Featured Post

#UsiaCantik dan Mengapresiasi Diri Sendiri

Bu, sekarang umur Ibu sudah berapa?   Pernah sesekali waktu anak keduaku nanyain umur model petugas sensus begitu. Iya sih, jawabnya me...

19 March 2013

Transformasi si Petualang


Kau ada sekarang atas jasa masa lalumu... jangan ingkari itu

    Duh, lagi kesengsem ama quote di atas, kurang tau deh itu quote siapa, tiba-tiba saja melintas di pikiran ;)
    Tak bisa dipungkiri memang, apa yang kita alami di masa sekarang, tentunya juga ada andil dari 'sang masa lalu' kita. Kira-kira setuju kah? Harus setuju dooonkkk.... idih maksa ya.
    Rasa syukur atas semua yang kualami di masa lalu rupanya berjodoh dengan event Give Away yang diluncurkan Bunda Yati Rachmat, bertajuk The Old and The New Photos. Suka banget dengan misi GA ini, walaupun sebenarnya aku kurang tau tepatnya apa harapan Bunda Yati. Bagiku event dari Bunda Yati ini sangat bermanfaat khususnya buatku untuk merefleksi bagaimana aku di masa lalu dan kini.

    Nanti kalau pembaca sudah mengikuti kedua foto yang jelas-jelas jauh sekali perbedaannya ini, baik dari segi fisik, kedewasaan maupun spiritual (hehehee...maaf malah ngegaya), tentu akan bisa memahami seberapa rasa syukurku atas apa yang sudah kudapatkan di masa lalu ini.
medio 1993
  Nah, foto pertamaku yang 'spektakuler' ini berasal dari jaman 'keemasanku' hihihiii...kayak apa aja ya Bunda Yati? Ini foto tahun 1993 saat pendakian ke Gunung Slamet, Pemalang. 
    Dulu aku penggiat alam bebas, Bunda. Sejak jadi mahasiswa aku memang aktif berkegiatan outdoor. Sebenarnya itu pelarian dari gagalnya masuk jurusan kuliah idola, jadinya ya gitu deh, lebih giat berpetualang daripada kuliah. Jelas bukan contoh yang bagus untuk anak cucu saya ya Bunda :)  
    Tapi tunggu dulu, banyak sisi positifnya juga loh. Ada beragam manfaat sebetulnya yang kudapatkan kala aktif berpetualang dan berorganisasi di kelompok pencinta alam yang kuikuti ini. Selain bisa lebih mensyukuri nikmat alam yang Allah berikan pada kita semua, aku juga belajar banyak tentang kedisplinan. Tanpa disiplin aku tak akan bisa bertahan di alam bebas, dimana petualangan sangat membutuhkan kekuatan stamina, kestabilan mental dan kecepatan pengambilan keputusan saat marabahaya menghadang. 
Berbagai kemampuan yang kudapatkan di atas sangat berjasa di masa kini. Dunia kerja yang keras dan penuh persaingan bisa kutaklukkan karena sudah kenyang dengan berbagai tempaan dari para senior dan alam raya itu sendiri saat berpetualang dulu.

foto saat ini (2013)
   Kini aku sudah menjadi ibunda dari 2 orang anak yang sehat, pintar, lucu dan Insya Allah sholehah dan sholeh. Putriku saat ini hampir berusia 9 tahun (tanggal 25 Juni nanti), sedangkan adeknya seorang cowok imut yang November lalu baru berusia 3 tahun. Suami dan kedua orang anakku ini merupakan belahan jiwa tiada tara, pemacu semangat jiwa, penghapus segala duka lara. 
    Dari foto kedua ini yang kuambil awal tahun 2013,  sudah tidak kelihatan tomboy kan? ;)  Yang jelas sekarang jauh lebih 'bundar dan berisi' hihihiii... 
Namun bagaimana pun keuletan dunia berpetualang masih kental mewarnai cara berpikirku.

We can always pass the worst

    Menurutku kalimat itu bisa menjadi pelecut semangat saat menghadapi hal-hal terburuk di berbagai sisi kehidupan. Bisa pada kehidupan rumah tangga, bersosial, ataupun di dunia kerja. Sudah banyak terbukti bahwa di dalam dunia bekerja sering terjadi sikut-menyikut, siapa yang lemah akan kalah. Di sini bukan berarti aku suka menang-menangan lho, Bunda Yati :)  Maksudku di sini Insya Allah aku sudah kuat mental menghadapi berbagai kesulitan maupun halangan yang lazim terjadi di dunia kerja.
    Dari dulu aku sangat suka membaca, namun baru kurang lebih setahun ini aku menyukai dunia tulis-menulis. Seiring dengan semaraknya dunia maya, makin mudah memperoleh informasi tentang dunia yang satu ini. Berkat aktif bersosial media pula lah aku bisa gabung dengan beberapa komunitas ibu menulis dan ibu blogger. Di sini lah awalku mengenal Bunda Yati, sosok yang sangat pantas dikagumi. 
    Bunda Yati seumuran ibuku, namun ibuku 'mboten ngertos' (tidak tau) dunia maya sama sekali, walaupun beliau tetap sangat aktif berkegiatan di kelompok warga usia lanjutnya. Semangat ibuku dan Bunda Yati ini luar biasa. Aku yang baru berusia kepala 3 semestinya harus lebih terlecut lagi semangat menulisnya. Bunda Yati aja bisa, kenapa aku tidak? Betul kan, Bunda?
    Terima kasih banyak Bunda Yati atas kesempatan mengikuti Give Away ini. Bener deh, hadiah-hadiahnya bikin ngileeeerrrr.... Semoga ya aku bisa beruntung mendapatkan salah satu. Yuk teman-teman blogger siapa yang belum ikut, buruaaann deh, ada banyak hadiah menanti loh. 

 Foto dan tulisan diikut-sertakan pada GiveAway - Pertamaku untuk Ultah Blog MISCELLANEOUS

selamat ultah Blog Miscellaneous

17 comments:

  1. poto lamanya di zoom in dong maaak :D

    ReplyDelete
  2. Beneran lho kuruus hihihi..*dikeplak mak unik

    ReplyDelete
  3. nih duo emak yaaa... gak percaya ya klo dulu aku kyuruuusss xixixixiii.. versi kumplit foto ada di fesbukku mak. nah klo sebohay sekarang gak bakalan kuat jalan jauh mak jiahahahaaa... hayuk pada ikutan GAnya Bunda Yati kan?

    ReplyDelete
  4. Foto pertama keren bgt mbak, apalagi kalo ada kisah manjatnya...btw aku dulu kuliah di salah satu PT di kaki gunung Slamet, naik lewat jalur mana mbak? sukses GA-nya yo...

    ReplyDelete
  5. Mas Anton : wah, lha ini sesuai tema GAnya ya, klo mbahas kisah pendakian ntar malah kayak Story Telling heheheee.... met kenal ya... aku dulu via Bambangan (klo gak salah inget, udah lewat 20th an sih)

    ReplyDelete
  6. wow, mbak uniek....kayaknya bunga sekolah ya?
    hihihihi
    sukses ya mbak

    ReplyDelete
  7. Bunga sekolah? apa itu mb Elly?
    Mb Elly ikutan GA ini juga kan...yuuuukkkk

    ReplyDelete
  8. itu loh mbakyu, maksudnya jadi idola di sekolah,wkwkkwkwk

    *emang mbak uniek sekarang gak kurus????kabooorr nyusul mbak rieka (belom pernah ketemua soalnya,hhihi)
    *tapi cantik kok,hehhe

    ReplyDelete
  9. gimana mau jadi idol mba Elly, wong kurus, item, dan gimbal wkwwkkkk... makanya ayok ketemuan mba, biar tau kenapa mak Dew dan mak Rahmi ngece aku kayak gitu xixixixiii... oya, yuk saling follow blog mba, boleh kasih alamat blognya ?

    ReplyDelete
  10. Woow...bahagianya udah memiliki sepasang permata hati ya. Yuni buat bunda aja deh ya coz bunda belum punya cucu perempuan tuh, hehehehe....(wuenak-e si bunda!) I like your quote: We can always pass the worst. Btw makasih partisipasi Uniek ya.

    ReplyDelete
  11. sama-sama Bunda.... hadiahnya keren-keren loh, ngarep banget nih xixixiiii.... semoga GAnya sukses ya Bunda :)

    ReplyDelete
  12. Woooow...kurus atau gemuk..semuanya cantik kok :)

    ReplyDelete
  13. eheheheee....matur nuwun untuk pengayem-ayemnya mba Esti :)

    ReplyDelete
  14. Inung ayo ikutan GAnya Bunda Yati ini, sapa tau bisa dapet hadiahnya ;)

    ReplyDelete
  15. ini blog-ku mbak, baru selesai bikin karena multiply-ku udah gak bisa tayang, hiks.
    masih pemula, jadi jangan diketawain ya mbak,hehhe
    http://ellynurmaningtyas.blogspot.com/

    ReplyDelete
  16. walah mb Elly merendah ah... yg pemula tuh aku mba, baru 2012 belajar ngeblognya

    ReplyDelete