Featured Post

#UsiaCantik dan Mengapresiasi Diri Sendiri

Bu, sekarang umur Ibu sudah berapa?   Pernah sesekali waktu anak keduaku nanyain umur model petugas sensus begitu. Iya sih, jawabnya me...

20 October 2015

Souvenir Pernikahan


Ada yang sedang membutuhkan ide untuk souvenir pernikahan?

Lhadalah, kok tiba-tiba membahas soal souvenir gini sih, padahal jadwal mantu kan masih lama yak :)

Dua belas tahun lalu saat mempersiapkan pernikahan, aku nggak kepikiran untuk memilih souvenir pernikahan yang unik dan menarik. Boro-boro lah ya, dulu aja menikah pusing mikirin modalnya hehehee... Iya, saat menikah dulu memang posisi finansial masih jauh dari cukup, meskipun dibilang kurang juga enggak sih. Yang jelas dulu hanya bisa memprioritaskan pilihan berdasarkan ketersediaan dana.

Untung saja di Semarang jaman aku menikah dulu sudah ada Pasar Johar dengan pilihan pernak-pernik souvenir pernikahan yang menyesuaikan dengan budget. Mau pilih sendok nasi dari kayu yang berhiaskan nama mempelai bisa. Sisir lucu dan imut dengan hiasan nama mempelai juga bisa. Bahkan berbagai hiasan dari tembikar dengan aneka bentuk pun bisa dipilih. Dugh...jadi inget deh dulu milih ini dan itu, heboh banget rasanya. Bukan heboh melihat kecantikan souvenirnya loh tapinya, heboh mencet-mencet kalkulator buat ngitung total pesanan ;)

Sobat blogger yang sudah menikah apakah dulu juga mengalami hal yang sama? Bagi yang pernah memesan souvenir pernikahan, apakah dulu juga mempertimbangkan hal-hal berikut ini : 
  1. Karakteristik tamu undangan. Bila saat pernikahan kita mengundang banyak pihak yang jauh lebih senior (misal jumlah tamu dari pihak orang tua lebih banyak), maka bisa dipilih jenis souvenir yang tepat untuk mereka. 
  2. Ketersediaan budget. Nah, ini nih yang tak kalah pentingnya, mau seberapa saja yang kita gelar, ujung-ujungnya kan juga seberapa besar prosentase budget yang kita sediakan untuk item souvenir ini. Jangan lupa, masih banyak kan item persiapan pernikahan lainnya selain untuk souvenir.
  3. Souvenir unik dan mudah dibawa. Pernah nggak mengalami hal yang seperti ini? Saat datang ke pernikahan teman, duh girang banget dapet souvenir patung kaca yang indah sekali. Tapi habis itu bingung gimana mau bawanya, secara tas resepsi yang kita bawa (khusus perempuan) biasanya kan ukurannya ya segitu-gitu aja kan. Sebelah tangan sibuk nenteng tas dan pegang souvenir, tangan yang lain sibuk pegang piring isi makanan. Trus mau makan gimana caranya donk? :) 
  4. Lamanya pemesanan souvenir. Bagi yang menginginkan souvenir dengan desain tertentu, perlu dipertimbangkan juga seberapa lama pesanan souvenir dapat terpenuhi. Bila urusan souvenir ini telah beres jadwal pengerjaannya, fokus kita bisa dialihkan ke hal lain yang masih membutuhkan penanganan.
  5. Souvenir yang fungsional. Kita tentunya akan merasa senang jika souvenir yang kita berikan ke tamu memiliki fungsi jangka panjang, tak hanya sekedar mengisi kotak pajangan di rumah mereka saja.
  6. Kesesuaian dengan tema pernikahan. Tentu saja hal ini berlaku bagi mereka yang menerapkan konsep tertentu dalam pernikahan. Kalau aku dulu sih bisa resepsi pernikahan saja sudah alhamdulillah, secara nih yaaa... budgetnya mefet :)

Beberapa kali aku menerima undangan pernikahan yang sudah sekaligus menjadi souvenir pernikahan loh. Ada yang berbentuk piring pajangan, tanggalan meja, maupun mug cute seperti ini :



Simpel juga ya undangan sekaligus souvenir begini meskipun desainnya kelihatan ramai. Pertimbangan budget dan kepraktisan memang lebih sering dipilih saat menentukan bentuk souvenir pernikahan. Nah, bagi sobat blogger yang pernah mengalami masa-masa ini, apa sih dulu pertimbangan memilih souvenirnya? Share dooonkk... siapa tau bisa jadi bahan pertimbangan bagi para calon pengantin lainnya. Thanks....

5 comments:

  1. Jdi inget, dulu pas mau nikah disaranin ke pasar johar. Tapi, apa daya kaki tak sampai. :D

    Kalau undangan plus sovenir, tamu udah ngga respot pas kndangan, ya. Bwa2 sopeniir, gitu.

    ReplyDelete
  2. klo mug di pajang yang lucu-lucu,yang modelnya biasa di pakai untuk minum sampai sablonannya hilang..hihihi...

    ReplyDelete
  3. kalau di jakarta biasanya di mester & mangga dua. Mbak kita gak bisa mantuan ya :-p

    ReplyDelete
  4. Aku dulu waktu nikah, souvenir pernikahannya kubuat sendiri, rempong banget hehehe :D

    ReplyDelete
  5. aku paling sukaaa lhoo ngumpulin yang uniek unieeek hehehe

    ReplyDelete