Di antara bejibun tugas dan kewajiban yang kita lakukan setiap hari, sadarkah wahai teman bahwa kita butuh me time?
Banyak pendapat yang menyatakan bahwa me time itu adalah saat melakukan sesuatu sendirian dengan tujuan untuk memberikan jeda pada rutinitas sehari-hari. Bisa saja dengan ngopi di cafe, membaca buku di dalam kamar, nonton televisi sambil ngemil popcorn ataupun kacang mede, bermain piano atau gitar, dan masih banyak aktivitas sejenis lainnya.
Buatku yang tiap hari selalu merasa (sok) sibuk ini, kepikiran juga untuk me time. Kalau pas di kantor kadang suka dilama-lamain minum coklat panas. Sudah tau wedang coklatnya masih panas kok ya keukeuh aja ditiup-tiup, disendokin sedikit demi sedikit dan sembari dicecap dengan penuh hikmat. Sama juga saat minum panas lainnya seperti teh, nikmatnya 'menggauli' wedang tadi mungkin hanya aku, Tuhan dan para penikmat minuman panas saja yang tau ;)
![]() |
| me time dengan ngeteh |
Kalau bos lihat bisa kena tegur kali yak karena menghabiskan waktu ngurusi wedang tadi. Namun 5 menit menikmati minuman panas ini sangat berharga untukku sebelum menghabiskan ribuan kalori yang harus kubuang melalui aktivitas jiwa dan raga di kantor *lebay melambayyyy...
Me time itu biasanya bakalan dilakukan selaras dengan kegemaran. Yakali me time kok malah jadi sebel ;) Seperti aku nih yang doyan banget sama buku (doyan ngumpulin buku, menata rapi di rak buku, dan kemudian bacanya jarang-jarang), aktivitas sederhana macam begini sudah bisa jadi self healing loh :
Buku yang bersampul ibarat gadis cantik berbalut busana elegan, indah dipandang mata dan nyaman dipegang. Eh bukan gadisnya loh yang dipegang, buku ini bukuuuu...;) Bagi yang gemar melancong ke perpustakaan pasti sering lihat kan buku yang covernya tertekuk-tekuk dan lemas terkulai. Nah kalau menurutku buku yang tidak disampuli lama-kelamaan akan jadi seperti itu. Sayang banget kan. Baik mau dikoleksi maupun nantinya dihibahkan ke orang lain yang lebih membutuhkan, bakalan akan lebih terjaga kondisi buku kita bila disampuli plastik.
Sebagai ibu (sok) super sibuk yang punya tipikal high temper, menyampul buku adalah me time sekaligus terapi kejiwaan yang bagus. Seriyuuusss.... Energi negatif yang timbul bisa disalurkan melalui cara begini. Ada yang mau bukunya kusampulin? Pahala loh, membantu self healing-ku sekaligus menambah penghasilan. Tarifnya nyampulinnya harga damai laaahhhh *plaaakkk....
Ada juga saat me time yang justru enggak sendirian. Loh piye to... katanya me time?? ;)
Taking time for yourself doesn't have to mean taking time alone (unless, of course, that’s what you need) - Alberta Health Services.
| me time dengan nonton konser yg ada Mas Lilo ;) |
Berhubung aku ini orangnya semanak, grapyak lan mboten cluthak, sebagian besar me time yang kupilih adalah dengan melakukan aktivitas di luar keseharian yang bikin happy, yang justru akhirnya malah membuatku berada di tengah lautan orang.
Salah satunya ya nonton konser musik. Satu-satunya konser musik yang pernah kutonton secara langsung hanya konser KLa Project, pas mereka manggung di Semarang. Meskipun harus berkeluh kesah karena tiketnya nggak dibayarin suami (dengan alasan ini kebutuhan tersier), aku nekat berangkat sendiri.
Seperti yang kuduga, di tempat konser bertemu dengan KLanis lainnya sudah ibarat orang kenal berabad-abad. Secara spontan ngobrolin kaset KLa mana yang sampul albumnya ada tanda tangan personel KLa, album terakhir yang dipunya apa, pada ngoleksi pas KLa jadi Neo KLa apa enggak, ya gitu gitu deeehh... Rata-rata berusia sama kalau KLanis mah, nggak usah dipermasalahkan yaaa... ;) Jadi begitulah me time ku yang akhirnya kuhabiskan dengan ratusan orang yang tak kukenal sama sekali, yang mungkin juga sedang membutuhkan me time juga seperti diriku.
Nah ada lagi me time yang ramai-ramai nih....
![]() |
| beli gemblong / jadah bakar aja gayanyaaaaa.... |
Selepas nonton konser KLa aku harus menahan kantuk gara-gara tidur tak tenang yang hanya sekitar 2 jam saja. Pagi-pagi buta harus pergi ke Yogyakarta, demi Blogger Nusantara (Blognus) kuharus tinggalkan suami dan anak-anak tercinta. Sudah bagus belum ini rimanya? :) Pada Blognus 2013 itu aku seseruan bareng blogger seluruh Indonesia. Tanpa bawa anak. Tanpa mikirin di rumah anakku bagaimana. Terlalu kan ya?? :p
Me time model begini bagi mereka yang sudah berkeluarga memang membutuhkan kesepakatan yang jelas. Saat yang satu sibuk nonton dan beraktivitas di luar rutinitas seperti di atas tadi, berarti ada pasangan hidupnya yang rela dititipi buah hati. Luar biasa banget ya pasangan tersebut. Makin cintaaaaa deh sama ayah *glodhaaakkk....
Kalau me time mu yang seperti apa temans?
Photo courtesy : me, Ardinal & Inung Nie
Photo courtesy : me, Ardinal & Inung Nie





