Kuliah di Singapura menjadi pilihan menarik bagi banyak pelajar internasional, termasuk dari Indonesia, yang menginginkan pendidikan berkualitas tinggi di lingkungan yang multikultural. Negara ini dikenal dengan sistem pendidikan yang modern dan universitas-universitas berstandar dunia.
Selain menawarkan program akademis yang beragam, Singapura juga memiliki fasilitas teknologi canggih dan mendukung inovasi dalam berbagai bidang. Ditambah lagi, lokasinya yang dekat dengan Indonesia menjadikan Singapura pilihan strategis untuk melanjutkan studi tanpa harus jauh dari rumah.
Selama ini jika membahas tentang dunia kesehatan, yang lebih kita perhatikan adalah eksistensi seorang dokter. Pernahkah teman-teman memperhatikan, bagaimana para perawat menjalankan tugasnya sehari-hari? Yang lebih sering berhadapan dengan pasien di rumah sakit ataupun di klinik kesehatan tuh justru perawat ya kan.
Ya, eksistensi dokter memang lebih sering diperbincangkan. Tentang bagaimana dia menyembuhkan pasiennya, seberapa cakap sang dokter menangani yang sedang sakit, betapa larisnya dokter ahli dengan pasien yang rela antri demi bisa konsultasi dengannya. Namun ketika sedang dirawat dalam rangka pengobatan, siapa sih yang lebih sering melayani segala kebutuhan pasien? Perawat kaaann...
Sering dengar atau baca tentang kegiatan reuni yang digelar oleh mantan siswa ataupun mahasiswa? Yup, tentu teman-teman sangat familier dengan reuni. Ada yang senang ikutan berbagai reuni, ada pula yang tidak tertarik sama sekali untuk mengikutinya.
Banyak alasan yang mendasari mengapa seseorang suka atau tidak suka dengan adanya reuni. Bisa jadi punya masa lalu yang kurang indah saat sekolah. Bisa juga karena ada mantan di sana, seseorang yang sama sekali tidak ingin dilihat.
Bagi kita yang terbiasa hidup baik-baik saja terkadang tak bisa memahami
mengapa seseorang bisa jatuh dalam tindakan yang kita anggap berlebihan.
Contohnya seperti apa tuh?
Ngobrolin soal pendidikan nih di saat pandemi gini menjadi satu hal yang
berbeda. Sudahlah merencanakan sesuatu, ternyata harus bisa mengatur ulang
rencana terkait pendidikan pada kondisi masih harus belajar di rumah gini.