"Nikmat itu bisa dirasakan bukan hanya oleh orang-orang yang memiliki harta berlimpah. Tapi, juga oleh mereka yang mampu menutupi kekurangan-kekurangannya tanpa pernah berkeluh kesah di hadapan orang lain."
~ Bahagia Bersama, hal. 34
Sering rasa malu menyergap diri ketika dalam segala kemudahan yang ada di tangan, masih saja hobi berkeluh kesah. Mana ngeluhnya dijadikan bahan postingan di media sosial pula...
Selama ini siapa yang masih beranggapan kalau rumah sakit milik pemerintah itu identik dengan tidak profesional, tempatnya kumuh dan pelayanan buruk?
Dulu aku pun beranggapan yang sama meskipun belum pernah secara langsung mengalami perlakuan buruk dari rumah sakit pemerintah. Hanya dengar-dengar saja keluhan dari banyak orang, gerundelan di berbagai grup dan percakapan di media sosial.
Bangga jadi orang Indonesia dan bijak bermedia sosial, apa hubungannya?
Saat membaca rangkaian kalimat di atas, tentu akan muncul sejumlah pertanyaan. Bagaimana bisa penggunaan media sosial membuktikan bahwa kita bangga menjadi orang Indonesia?