03 May 2021

Persaingan Tukang Sayur di Kampung

 

Mbak Adele (bukan nama sebenarnya) sudah lewat?

Begitu biasanya rutinitas sekitar pukul sembilan pagi, ibuku bakalan bertanya tentang salah satu tukang sayur yang biasa lewat dan mangkal persis di depan jalan keluar rumah kami. Ada tiga orang tukang sayur yang berkeliling di kampung tempat tinggalku.
Read More »

25 April 2021

5 Alasan Belanja di Shopee

 
Adakah di antara teman-teman yang tidak suka tengok-tengok flash sale di online shop?

Ada? Eh yang beneeeerr.... 😁😊

mengapa belanja di shopee

Barangkali memang ada ya yang begitu. Jarang tengok-tengok e-commerce tapi sekalinya buka langsung borong. Wayolooo siapa nih yang kayak gitu?
Read More »

14 April 2021

Kerja Expert dengan ASUS ExpertCenter D300TA


 

Pengin banget punya personal computer yang expert, nggak kayak gini..

Kupandang dia yang selalu mengeluh di saat bekerja bersamaku. Ada saja yang menjadi gerutuannya di kala menjalankan tugas di dalam kubikel kantornya. Selalu ituuuuu saja keluhan yang dilontarkannya.

Bukan kepada siapa-siapa, tapi selalu kepadaku. 
Read More »

29 March 2021

TRAC To Go, Aplikasi Sewa Mobil Andalan

 

Ada yang rindu jalan-jalan bersama keluarga?

Kayaknya bakalan banyak yang mengacungkan jari nih misal ditanyakan tentang hal tersebut. Iya kaann.. ngaku aja deh. Meski semangat untuk nrimo atas apa yang terjadi selama pandemi, nurut untuk selalu di rumah, membatasi aktivitas dan sederet protokol kesehatan lainnya, tentu dalam hati tetap ingin semuanya berjalan normal seperti dahulu lagi. 
Read More »

24 March 2021

Sikat Gigi Dua Kali Sehari Mulai Sekarang

 
Berapa kali sikat gigi dalam sehari?

Bakalan banyak yang heran jika ditanyakan hal seperti ini. Ngapain soal sikat gigi aja pake ditanya berapa kali dalam sehari? Bakalan pada jawab : ya dua kali sehari laaah...

Tapi yang menjadi pertanyaan, jawaban tadi tuh beneran dilakukan dalam kehidupan sehari-hari kah? Atau... jangan-jangan hanya sampai tataran jargon saja. 
Read More »

28 February 2021

Selalu Kriyoek Bersama Kroepoek

 
Beberapa kali kejadian nih, di tengah-tengah makan baru keingetan kerupuk. Baru nyadar ketika udah memasukkan sesuap nasi, rasanya kok ada yang kurang. Anuu... memang bener deh, makan makin enak pakai kerupuk loh.


Yes... ini gue banget deh. Merasakan hampanya hidup ketika harus makan tanpa ada kriyuk-kriyuknya. Biarin deh dibilang lebay, tapi memang faktanya begitu. πŸ˜€
Read More »

26 February 2021

Belanja Praktis Saat Pandemi, Gunakan Produk UKM dengan Semangat Gotong Royong

 

Bagaimana stok beras harian, bu ibuuu??

Trus stok garam, jajanan dan produk bersih-bersih gimana, aman juga?


Dalam keseharian, setiap saat para ibu selalu berusaha memastikan persediaan logistik di rumah aman dan terkendali. Persediaan mencukupi dan semua yang dibutuhkan ada di lemari penyimpanan. Jadi tiap kali hendak menggunakan, tidak gedubrakan akibat ketiadaan barang yang hendak dipakai. 
Read More »

17 February 2021

Aplikasi HRD Berbasis Web untuk Perusahaan Baru, Apakah Perlu?




Umumnya skala perusahaan yang baru saja berdiri memiliki karyawan yang masih sedikit. Namun, perlu diingat bahwa pengelolaan karyawan adalah hal yang sangat penting guna mendukung perkembangan perusahaan. 

Nah, apakah perusahaan baru yang notabene masih memiliki sedikit karyawan juga membutuhkan Aplikasi HRD berbasis web? 
Read More »

29 January 2021

Resolusi 2021

 


Apa kabar langkahmu di 2021 ini, Kawan?

Mau kita akui ataupun tidak, secara umum apa yang kita alami sepanjang tahun 2020 memang cukup membuat perjalanan hidup penuh gelombang. Terutama bagi mereka yang terpaksa kehilangan pekerjaan maupun menurunnya omzet usaha secara drastis. 
Read More »

28 December 2020

Ide Berkebun Hidroponik Menggunakan Pipa Air

 
pipa air rucika untuk hidroponik


Beberapa kali aku mengamati sistem perawatan sayuran yang ada di salah satu supermarket. Di bagian dekat kulkas pendingin, ada instalasi pipa air yang dibuat untuk meletakkan berbagai sayuran agar tetap segar ketika konsumen membelinya.

Untuk urusan tanaman gini aku memang bukan ahlinya. Hanya saja di rumah ibuku punya hobi berkebun. Jadinya terus punya ide misalnya ibuku mencoba beralih ke cara berkebun hidroponik gitu mungkin bisa jadi solusi. Saat ini ada sedikit masalah, pemasok pupuk tanah langganan ibuku sering kehabisan stok. Padahal kan tanaman di rumah harus rutin dirawat dan diganti tanah di dalam potnya.

Masa pandemi gini emang semuanya serba sulit ya. Si bapak penjual tanah yang mengandung hara tadi agak susah untuk dihubungi. Mungkin karena sedang tidak punya stok jadinya juga jarang ngider lagi ke daerah rumah kami. 

Padahal di satu sisi, ibuku gemar sekali mencoba menanam sayur-sayuran di rumah. Beliau senang sekali setiap pagi bisa memandang hijaunya tanaman di kebun yang dirawatnya sendiri. 

Trus solusinya gimana?



Berkebun Hidroponik Menggunakan Pipa Air


Sampai saat ini kebutuhan pupuk untuk tanah di rumah kami belum menemukan solusinya. Sementara tanaman yang ada dirawat dengan cara dipotong akarnya yang sudah terlalu 'gondrong' agar tidak memenuhi potnya. 

Agar aktivitas menanam tak berhenti di sini, butuh ide segar dan teknik berkebun yang berbeda dari sebelumnya. Kalau melirik sisa batang sayuran yang dimasak sehari-hari, aku menangkap kerinduan ibu untuk terus berkebun. Sayang sekali ya media tanam menggunakan tanah sedang tidak memungkinkan.

Makanya pas melihat deretan pipa air yang digunakan sebagai rak tempat sayuran segar di supermarket tadi timbul pemikiran nih, mengapa tidak menggunakan pipa dan botol saja sebagai media tanam. Nemu ide tambahan juga ketika membaca di kompas.com, ada informasi tentang aktivitas warga Kebayoran Lama yang bertanam sayuran organik dengan menyusun instalasi pipa air plus botol bekas.

Berkebun hidroponik dengan pipa dan botol, sumber : kompas.com

Sebenarnya pemanfaat limbah plastik sudah rutin dilakukan di rumah kami. Setiap kali ada botol bekas, panci bekas, ember retak, kami pasti mengumpulkannya di gudang. Sudah tahu nanti pasti eyangti (ibuku) bakalan menggunakannya untuk mengembangkan bibit tanaman sebelum memindahkannya ke dalam pot besar.


Ternyata bisa juga ya keberadaan botol bekas ini digabung dengan konsep membuat instalasi air menggunakan pipa. Tapi nggak bisa sembarang pipa deh kayaknya, harus pilih yang tahan terhadap korosi, kuat, bobotnya ringan, serta memudahkan dalam penyambungan dan pemeliharaannya.

Maka aku mulai mencari-carilah jenis pipa apa yang kira-kira cocok untuk digunakan. Browsing sana-sini akhirnya ketemu yang oke di www.rucika.co.id. Pipa Rucika JIS merupakan jenis pipa yang cocok untuk berkebun hidroponik ini. Adapun sambungannya menggunakan pipa uPVC Rucika, dimana keduanya terbuat dari bahan uPVC(unplastized Polyvinyl Chloride), pipa ini banyak sekali kelebihannya dibanding material polimer lainnya.

Sebagai informasi, Rucika JIS ini memiliki standar JIS (Japanese Industrial Standard) yang memiliki safety factor yang lebih tinggi dalam hal ketebalan pipa. Adapun bahannya termasuk kategori ramah lingkungan, terbuat dari bahan plastik yang mudah untuk didaur ulang. 


Baca-baca di web Rucika tentang cara penyambungan pipa ini, ternyata enggak sulit kok. Tinggal mengikuti langkah-langkah penyambungan yang ditulis secara detail di file lampiran khusus pipa JIS ini. 

Nah, setelah pemilihan pipa sudah beres, tinggal tentukan saja tanaman apa yang akan dikembangkan eyangti melalui cara hidroponik. Dari beberapa jenis sayuran dan buah yang sering dikonsumsi keluarga, berikut ini kandidat tanaman yang akan dikembangkan melalui cara hidroponik:
  1. Sawi
    Beberapa kali setelah belanja sayuran hijau yang satu ini, bagian pangkalnya kita buang begitu saja. Ternyata pangkal sawi jika dikenakan kelembaban selama beberapa hari akan mengeluarkan akar lho. Pernah nyobain nih menggunakan gelas plastik bekas kemasan air mineral dan berhasil. 
  2. Kangkung
    Ujung tanaman kangkung yang tidak turut dimasak bisa direndam di air. Nantinya daun akan tumbuh di bagian atas jika kita menyediakan air yang cukup untuk merendam bagian bawahnya. 
  3. Tomat
    Siapa sih yang enggak suka tomat? Sayuran segar yang enak sekali dijadikan lalapan ini bisa juga dijadikan pelengkap berbagai masakan. Untuk jadi bahan sop oke, ditambahkan untuk garang asem bakalan sedap banget, bahkan ditambahkan pada sambal pun tetap jadi favorit. 
  4. Selada
    Sayuran yang satu ini termasuk mudah banget untuk mengembangkannya dengan cara hidroponik. Daunnya yang lebar berwarna hijau muda itu amat menggugah selera ketika dihidangkan di meja makan sebagai pelengkap hidangan. 
Jadi ngebayangin nih betapa bahagianya ketika bisa panen berbagai jenis tanaman di atas dari kebun sendiri. Sebenarnya masih banyak lagi jenis tanaman yang bisa dikembangkan melalui cara berkebun hidroponik menggunakan pipa air ini. 

Teman-teman ada ide tanaman apa lagi yang bisa dijadikan bahan berkebun hidroponik? Boleh berikan saran di kolom komen yaaaa... Thanks. 
Read More »