13 November 2018

Indosat Ooredoo Lakukan Transformasi People untuk Wujudkan Kinerja Perusahaan yang Berkelanjutan

transformasi people di tim Indosat Ooredoo


Persaingan industri telekomunikasi (atau untuk lebih mudahnya kita sebut telco aja deh ya) kalau kita amati akan terlihat makin dinamis. Apakah teman-teman mengamati kecenderungan makin menurunnya habit orang untuk menggunakan layanan sms dan suara?

Yups, generasi jaman now kini lebih memilih menggunakan layanan data sesuai dengan tren digital yang telah merasuk ke dalam setiap sendi kehidupan. Udah jarang banget ya kini anak muda menggunakan layanan konvensional macam sms-an dan telepon-teleponan. Kalau mau telpon ya via whatsapp ataupun aplikasi yang lain. 

Nggak heran dong kalau akhirnya operator telekomunikasi dituntut untuk bisa mengikut perkembangan jaman ini dan menyesuaikan layanannya dengan kebutuhan customer. Kalau enggak gitu nanti bakalan ketinggalan eksistensinya dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

Sesiap itukah semua operator untuk mengikuti tren pasar?

Kita sadari ataupun tidak, setiap operator juga memiliki berbagai problem internal yang mempengaruhi kinerja mereka dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Kualitas jaringan dan juga strategi marketing menjadi faktor penting yang mempengaruhi hal ini. 

Tak hanya itu saja. Semua tantangan yang dihadapi tersebut juga harus didukung dengan keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk mendukung kinerja perusahaan di masa depan.

Bertepatan dengan HUT perusahaan ke-51, Indosat Ooredoo dengan tim manajemen baru menegaskan kembali pencananan program transformasi perusahaan dengan fokus pada People, Process dan Business.

Transformasi People menjadi perhatian pertama dan utama manajemen baru. SDM merupakan aset terpenting perusahaan dan menjadi motor penggerak utama bisnis. Tanpa SDM yang berkualitas, bisnis tidak akan dapat berjalan dengan laju.

Transformasi People yang dicanangkan oleh Indosat Ooredoo akan diimplementasikan dalam beberapa program utama yang meliputi pembentukan Employee Value Proposition melalui People Development dan Leadership Development yang kuat untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang dinamis. Juga akan didukung dengan Reward Strategy dan Employee Relation yang tepat untuk retain, engage dan develop talenta masa depan.

Indosat Ooredoo selama ini dikenal sebagai Talent Producer bagi industri telekomunikasi Indonesia. Melalui afiliasi dengan Ooredoo group, Indosat Ooredoo ingin menghasilkan talenta internasional yang mampu memenangkan persaingan bisnis yang semakin dinamis. Ini semua hanya bisa tercapai bila pembangunan SDM dilakukan secara employee centered.


Indosat Ooredo transformasi people
Tim Indosat Ooredoo, blogger dan wartawan


Berkaitan dengan usaha transformasi people ini, hari Senin 12 November 2018 lalu Indosat Ooredoo melakukan temu media dan blogger. Bertempat di Bowery Jl. Ahmad Yani, hadir beberapa rekan jurnalis dan blogger.

Suasana temu media ini berjalan dengan hangat dan akrab. Tim Indosat Ooredoo terbuka dalam menjawab berbagai pertanyaan para wartawan dan blogger yang hadir seputar perubahan manajemen baru dalam tubuh perusahaan.


transformasi people di tubuh Indosat Ooredoo
PTH Head of Central & West Java Region, Bp. Gunung Hari Widodo menjawab pertanyaan wartawan dan blogger


Hadir pula Bapak Gunung Hari Widodo selaku PTH Head of Central & West Java Region. Pak Gunung menambahkan bahwa program transformasi people ini diharapkan akan menjadi pendukung dan motor penggerak perusahaan yang lebih cepat dalam mengeksekusi berbagai rencana strategis dan target perusahaan ke depan.

Didukung dengan tim manajemen baru, komitmen investasi lebih massive ke depan. Juga dengan dukungan berbagai mitra strategis perusahaan, Indosat Ooredoo optimis akan dapat memenangkan persaingan di kemudian hari, memberikan layanan yang semakin baik kepada pelanggan, serta memberikan hasil terbaik kepada para stakeholders perusahaan.

Sip... semoga makin sukses dan berjaya terus ya Indosat Ooredoo.

Di akhir acara, bahagia banget rasanya bisa berfoto bersama dengan dua orang hebat di tim Indosat Ooredoo. Terima kasih untuk perkenan berfoto ya Mba Penny Anggraeni selaku Manager Marcom dan Bp. Gunung Hari Widodo, PTH Head of Central & West Java Region.

tim solid di tubuh Indosat Ooredoo
Tim Jelita Maya (jelang lima puluh tahun masih gaya πŸ˜‰

Read More »

09 November 2018

Digitalisasi Pembangunan, Wujud Indonesia sebagai Bangsa yang Optimis dan Kreatif




Coba baca share di sosmed, hari ini ada berita heboh. 

Wah, foto yang ada di grup WA luar biasa. 

Tau ndak, itu gara-gara pemerintahan sekarang lhooo… 

Just mention aja deh berbagai terpaan kabar seperti itu di berbagai lini masa sosial media. Banyak orang bergegas-gegas ingin membaca dan menjadi penyebar berita pertama di komunitasnya. 

Kebergegasan ini bukanlah salah jamannya. Semua memang serba bergegas saat ini. Kepemilikan dan mudahnya akses internet makin mendukung percepatan penyebaran informasi. 

Lalu, bisakah tipikal kebergegasan ini dijadikan pemicu positif untuk perkembangan bangsa? 



Potensi Indonesia di Masa Depan 

Masih ingatkah event besar di Indonesia tahun ini dalam bidang olah raga? 

Ya, masih lekat dalam ingatan kita betapa dahsyatnya penyelenggaraan Asian Games yang lalu. Sumber daya terbaik yang ada di Indonesia mengarah pada event ini. Baik para atlit, pelatih maupun pekerja kreatif saling bersinergi menyukseskan acara ini. Kebayang dong seberapa dahsyat upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak di atas tadi hingga tampil prestasi yang bias kita saksikan melalui layar kaca maupun berbagai berita di internet. 

Bangga sebagai warga Negara Indonesia? 

Siapa sih yang tidak bangga ketika di saat yang sama, bangsa ini harus memikirkan hal-hal yang maha berat. Di satu sisi sedang membangkitkan kembali ‘nyawa’ yang ada di Lombok, di saat bersamaan tetap harus menjamu ribuan atlit yang dating ke Indonesia. 

Laku Indonesia memang sudah selayaknya seperti bangsa yang besar ya. Bahkan auditor selevel Pricewaterhouse Cooper pun memprediksikan Indonesia bakalan menjadi bangsa maju ke-5 di dunia. 

Bagaimana tidak dikatakan sebagai bangsa yang maju ya ketika prestasi olah raga pun tak luput dari perhatian. Tak hanya pembinaan dari sisi pelatih saja, pemimpin bangsa pun tak mau lepas tangan. Dukungan terhadap beberapa cabang olah raga dilakukan oleh beliau melalui beberapa Kepres (sumber : sambutan Bu Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada tanggal 9 November 2018.  



Bisa ditilik juga dari pemberian insentif kepada atlit pemenang Asian Games. Sungguh menggiurkan ya jumlahnya? Bagi sesiapa yang berprestasi memang layak jika Negara memberikan apresiasi yang sesuai dengan ikhtiar sang atlit untuk menjadi juara. Selain dalam bidang olah raga, pemerintahan di bawah pimpinan Bapak Joko Widodo ini selama 4 tahun telah bekerja keras untuk menurunkan angka kemiskinan. Melalui jargon “Kita semua harus kerja agar orang lain pun bisa ikut bekerja” angka kemiskinan bisa bergeser turun ke angka yang sepertinya mustahil sepanjang masa. Namun buktinya, tingkat kemiskinan dari 10,2% berubah menjadi 9,8%. 

Kok bisa gitu ya gaes?



Flash Blogging 4 Tahun Indonesia Kreatif




Berpikir positif, optimis dan kreatif itu tidak mendadak jatuh dari langit. Butuh usaha dan tekad yang bulat.

Alhamdulillah hari ini tanggal 9 November 2018 saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti event keren yang dihelat oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Suntikan daya positif sebagai bangsa yang optimis dan kreatif tak hentinya diberikan oleh Kominfo kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kali ini giliran para pengguna aktif internet, yaitu blogger, jurnalis dan siswa maupun mahasiswa yang bergabung dalam event ini. Ruang yang amat terbuka lebar di dunia maya sudah sewajarnya diisi oleh berbagai content yang membangun.

Sudah bebas hoax kah negara kita tercinta ini?

Justru di ujung jari para penggiat literasi dan pengguna aktif internet inilah dibutuhkan karya-karya nyata yang bisa menangkal hoax yang terus bermunculan. Santernya berita negatif yang menghantam kinerja pemerintahan di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo bagaikan jamur yang terus bermekaran di musim hujan.

Sepanjang 4 tahun kepemimpinan beliau, banyak orang yang hanya sekedar melihat sosok Bapak Jokowi dalam sisi negatif sesuai perspektif mereka sendiri. Bahkan bukti turunnya angka kemiskinan pun tidak jua mengubah semua itu.

Padahal tau nggak sih, menurunnya angka kemiskinan ini salah satunya berkat kebijakan pemerintah terkait Dana Desa. Dahulu, banyak pemuda desa yang berbondong-bondong pergi menggantang hidup ke kota karena mudahnya mendapatkan kesempatan kerja di kota. Desa tercinta tempat kelahirannya ditinggalkan begitu saja.

Pernah baca impian Bapak Jokowi-JK untuk mewujudkan harapan mulia? Ya, lebih dikenal sebagai nawacita yang salah satunya membangun Indonesia sejak dari pinggiran. Maksudnya, kini pengembangan bangsa tidak hanya Jawa sentris, namun Indonesia sentris. Semua bagian negeri menjadi penting untuk dikembangkan.

Pembenahan infrastruktur memang tidak serta merta memberikan dampak langsung. Namun bagi kita yang mampu berpikir positif dan optimis, kemudahan transportasi makin mendukung para petani, nelayan dan orang-orang yang berada di pelosok desa untuk mendapatkan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi, tak sekedar mengandalkan tengkulak. Euy...so old fashioned banget ya tengkulak ;)




Saya amat tercerahkan dengan informasi yang disampaikan oleh ibu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo RI, Rosarita Niken Widiastuti. Penyampaian hal-hal tersebut di atas dilakukan dengan tenang dan menarik.

Kreatifnya pemerintah saat ini ditunjukkan dengan pemberian dukungan terhadap pembangunan internet di berbagai wilayah Indonesia, baik bagian barat, tengah dan timur. Diharapkan interaksi dan akses internet yang merata dapat membuat makin pesatnya bisnis rakyat melalui UMKM Go Online. Sampai sedetail itu added value yang direncanakan oleh pemerintah untuk kemakmuran bersama melalui digitalisasi usaha.

Saat ini, masa depan bangsa terletak di tangan kaum tua atau generasi milenial sih?

Tentu saja melalui bimbingan dan pikiran terbuka dari generasi baby boomer, generasi milenial dapat melesat pesat di berbagai bidang. Saat ini Kominfo telah membina 1.000 start up yang merupakan pelaku usaha berbasis IT (information technology).

Ada gunanya gitu memajukan start up?

Weits... ada dong. Hingga saat ini ada 4 start up yang sudah masuk level tinggi yang mendapat julukan Unicorn dengan salah satunya memiliki omzet hingga 5 milyar dollar, alias 60 trilyun dalam setahun.

Oya? Oyaaaaaa????

Baiklah, jika disebutkan Gojek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak, apa yang bakalan terlintas di benak teman-teman? Apakah keempat start up ini muncul begitu saja dari dasar bumi?

Ketika telah memenuhi syarat, pemerintah akan mempertemukan start up dengan pemilik modal. Dan munculnya keempat Unicorn tadi merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam digitalisasi pembangunan. Bahkan diakui dunia bahwa Gojek merupakan satu dari 50 korporasi yang mampu mengubah dunia.

Sungguh merupakan perubahan yang luar biasa ya dibandingkan dengan jaman dulu yang serba konvensional. Start up yang satu itu mampu menembus batas. Ketika orang kesulitan mendapatkan akses transportasi, Gojek mampu menghubungkan antara pemilik mobil ataupun motor untuk mengangkut orang maupun barang ke tempat tujuan. Hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya jauh sebelum era digital mendapatkan perhatian serius. Inilah yang kita kenal sebagai economic sharing.

Saat mengikuti event Flash Blogging yang diadakan di Po Hotel Semarang ini, saya pun jadi tahu bahwa Kominfo telah memaksimalkan digitalisasi generasi milenial melalui program Digital Talent bagi 20.000 orang. Beasiswa spesial ini diberikan kepada generasi milenial tentu saja melalui seleksi.

Ada beberapa sektor yang ditawarkan kepada para digital talent, ada cloud computing, digital business, cyber security dan sebagainya. Para generasi milineal berbakat ini akan dengan bangga menikmati kerja sama dengan Google, Microsoft ataupun perusahaan besar lainnya.

Oya, saya jadi ingat ketika dulu di media sosial bapak presiden kita dicemooh orang gara-gara menyampaikan pendapat tentang penggunaan drone. Dikatakan mimpi di siang bolong. Well, saat ini kita bisa melihat sendiri buktinya. Seberapa pesat perkembangan digital, mulai dari pembuatan content berupa tulisan hingga foto, bahkan video, yang kesemuanya merupakan hasil karya kreatif anak bangsa kita sendiri.

Tentu saja informasi negatif tadi tak akan pernah berhenti bermunculan, sebaik apapun usaha pengembangan ekonomi masyarakat dilakukan oleh pemerintah. Bahkan setelah 4 tahun Indonesia Kreatif dicanangkan. Di situlah ruang-ruang kosong yang tercipta layak diisi oleh blogger dan pengguna sosial media dengan menciptakan content yang optimis dan kreatif.

Situasi dunia maya wajib ktia jaga bersama, karena kondisi di dunia maya ini sangat mempengaruhi dunia nyata. Oleh karena itu setiap dari diri kita semampu mungkin membiasakan dan menyebarkan kebiasaan baik alias etika dunia maya.

Setiap menghasilkan karya digital, kita harus menjunjung tinggi sisi Responsibility (tanggung jawab), Empati, kearifan dan otentikasi. Jangan sampai ya kita justru membuat negara kita yang telah melesat pesat ini kembali lagi ke jaman purbakala. ;)


Read More »

07 November 2018

Mengapa Harus Berobat ke Penang?

Berobat ke Penang melalui berobatkepenang.com


Pernah nggak sih mendengarkan curhatan teman semacam ini : 

“Ibuku sudah berobat kemana saja, tapi kok belum pulih-pulih juga ya.” 

“Sebenarnya aku tuh sakit apa sih kok dari dokter yang satu dengan yang lain beda-beda analisanya?”

“Duh udah berobat ke rumah sakit mana aja tapi kok nggak sembuh-sembuh sih. Frustrasi rasanya.” 

Berasa pengin tiba-tiba berubah menjadi dokter yang super handal agar bisa membantu teman kita itu. Tentu kita bisa membayangkan betapa sedih dan frustrating saat seseorang telah berupaya maksimal untuk kesembuhannya, namun ternyata penyakitnya tak kunjung reda. 

Beraneka ragam penyakit kini mulai menghinggapi manusia seiring dengan makin tingginya tingkat radikal bebas dan pola hidup yang tidak sehat. Tak hanya yang sudah berusia lanjut saja yang terserang penyakit, kaum muda yang notabene berusia produktif pun kini telah banyak yang mengidap penyakit serius. Gabungan antara kerja keras, kurang istirahat, kurang berolah raga secara teratur dan asupan makanan yang tak menentu komposisi gizinya. 



Pernah mencoba untuk berobat ke luar negeri? 

Ingin tahu lebih lanjut tentang fakta berobat ke luar negeri? 

Fakta yang didapat dari data Malaysia Healthcare Travel Council bahwa tiap tahun ada 500.000 pasien Indonesia yang berobat ke Malaysia, terutama ke Penang. Bukan tanpa sebab kan kenapa banyak orang memilih untuk berobat ke Penang meskipun sudah berobat di dalam negeri. 

Tentu saja ketika kita sakit, entah itu diri kita sendiri, saudara, bahkan orang tua kita, tak mau jika mengalami sakit yang berkepanjangan. Terutama ketika segala ikhtiar telah dicoba. 

Ada beberapa hal yang menjadi alasan utama orang Indonesia berobat ke Penang, di antaranya adalah: 
  1. Diagnosa tepat dan cepat. Hampir semua rumah sakit di Penang menggunakan alat-alat medis yang canggih sehingga hasil diagnosanya bisa akurat dan cepat. 
  2. Profesional dan ramah. Dokter, perawat, bahkan staff rumah sakit memperlakukan setiap pasien dengan profesional dan ramah. Hampir semua dokter yang ada di Penang bisa Bahasa Indonesia, jadi tidak ada kendala saat pasien melakukan konsultasi. 
  3. Biaya berobat terjangkau. Biaya berobat di Penang cukup terjangkau, bahkan hampir sama dengan biaya berobat di Indonesia. Rumah Sakit di Penang juga tidak terlalu merekomendasikan pasien untuk tinggal di rumah sakit. Bila pasien dirasa sehat, makan akan disarankan untuk pulang. 
  4. Dokter lulusan Inggris, Amerika, Australia, atau Singapura. Hampir semua dokter spesialis yang praktek di Penang menempuh pendidikan di Inggris, Amerika, Singapura, atau Australia. Keempat negara ini tergolong maju di bidang kedokterannya. 





Mengapa orang Indonesia berobat ke Penang? 

Ketika memutuskan untuk berobat ke luar negeri, ada tujuan khusus yang ingin dilakukan oleh pasien. Tujuan orang Indonesia berobat ke Penang terutama untuk : 
  1. Mencari second opinion. Sebagian besar pasien yang ke Penang umumnya mencari second opinion terhadap vonis penyakitnya. Biasanya mereka mencari dokter lain untuk diminta pendapatnya dengan pertimbangan adanya rasa tidak percaya terhadap vonis penyakit yang diterimanya. Pasien jenis ini berusaha memastikan apakah vonis tersebut benar adanya. 
    Pada beberapa kasus, kadang ada salah vonis, dan di kasus lainnya vonisnya sudah benar tapi dokter spesialisnya bisa memberikan alternatif teknik operasi sehingga penyembuhan bisa lebih cepat. 
  2. Medical check up. Rumah sakit di Penang rata-rata menyediakan paket medical check up yang lengkap dengan harga yang kompetitif (kisaran 2-3 juta) sehingga banyak peminatnya. Biasanya pasien yang pergi medical check up juga sekalian jalan-jalan di Penang. Tau kan ya kalau Penang itu memiliki banyak tempat wisata dan pusat kuliner.  

Beberapa rumah sakit yang menjadi incaran untuk berobat di Penang adalah sebagai berikut: 
  • Island Hospital. Island Hospital Penang merupakan rumah sakit favorit di Penang bagi pasien Indonesia. Setiap hari ada sekitar 800 pasien Indonesia yang berobat di sini. Saat ini Island Hospital memiliki 50 dokter spesialis full time dan 300 bed, terkenal dalam menangani kasus spine, lutut, mata, dan organ dalam. 
  • Gleneagles Penang. Gleneagles adalah satu dari dua rumah sakit di Penang yang memiliki lisensi JCI, yaitu lisensi yang diberikan apabila rumah sakit telah memberikan pelayanan terbaik ke tiap pasien. Sejak didirikan pada 1973, Gleneagles menjadi rumah sakit rujukan utama untuk kasus kanker, jantung, dan tulang. 
  • Loh Guan Lye Specialist Centre. Loh Guan Lye adalah rumah sakit swasta di Penang yang berdiri sejak 1975. Awalnya Loh Guan Lye didirikan oleh Dr Loh, dokter kandungan, namun seiring waktu Loh Guan Lye penjadi rumah sakit dengan 70 lebih dokter spesialis dari berbagai bidang. Loh Guan Lye terkenal dalam menangani kasus kesuburan (IVF), kasus THT (dewasa dan anak), kasus tumor dan kanker payudara. 
  • Pantai Hospital Penang. Pantai Hospital (dulunya bernama Pantai Mutiara) adalah rumah sakit yang paling dekat dengan bandara Penang, hanya 10 menit perjalanan saja. Pantai Hospital terkenal dalam menganani kasus stroke dan saraf. 
  • Mount Miriam Cancer Hospital. Mount Miriam adalah rumah sakit khusus menangani pasien kanker untuk menjalani kemoterapi atau radioterapi. Rumah sakit ini tidak melayani biopsi atau operasi kanker. 



Mudahkah Berobat ke Penang? 




Suka parno ya saat membayangkan betapa ribetnya prosedur untuk berobat ke luar negeri. Berobat di tanah air sendiri aja kadang bingung banget saat melewati berbagai tahapan prosedurnya. 

Tapi tak usah keder duluan deh. Saat ini berobat kemana pun sudah gampang kok. Apalagi untuk berobat ke Penang, kini sudah ada www.berobatkepenang.com yang bakalan membantu kita dengan cepat dan gratis ketika kita memerlukan berbagai informasi penting terkait persiapan berobat ke Penang. 

BerobatKePenang.com adalah perwakilan resmi dari rumah sakit terbaik di Penang. Seperti yang sudah disebutkan di atas tadi ya, ada Island Hospital, Gleneagles, Loh Guan Lye, Pantai Hospital, dan Mount Miriam. Dan sebagai perwakilan resmi, kita bakalan terbantu sekali saat : 
  1. Membutuhkan rekomendasi dokter. 
  2. Cek jadwal dokter dan membuat appointment dengan dokter. 
  3. Memperkirakan biaya berobat. 
  4. Mengatur jemputan dari bandara Penang ke rumah sakit. 
  5. Transfer uang ke rekening rumah sakit. 


Tak ada orang yang mengharapkan untuk sakit. Itu benar adanya. Oleh karena itu, ketika sakit sedang mendera, bagi kita yang saat ini sedang sehat, apapun yang bisa kita lakukan silakan langsung saja dilakukan. Salah satunya adalah dengan memberikan informasi yang akurat terkait dengan pengobatan. 

Takut harus mengeluarkan biaya ini itu ketika mencari informasi tersebut? 

Beneran GRATIS loh ketika kita berkomunikasi ke pilihan rumah sakit yang telah ditentukan sebelumnya melalui BerobatKePenang.com ini. Teman-teman bisa merekomendasikan situs ini ke orang-orang terdekat yang saat ini sedang membutuhkan pengobatan. Semoga segera sembuh dan teratasi sakitnya yaaaa...
Read More »

30 October 2018

Staycation Ceria di Grand Karlita Purwokerto

Hotel Grand Karlita Purwokerto

Meski ada yang bilang kalau jadi ibu bekerja itu enak banget, sejujurnya saja semuanya itu balik lagi ke diri kita masing-masing. Kalau kata orang tuh sawang sinawang, saling melihat kelebihan dan kelemahan. 

Tau nggak kalau aku suka nganan sama yang bisa nungguin anak 24 jam sehari?

Pernahkah yang bilang kalau ibu bekerja itu santai-santai saja, mencoba membayangkan situasi saat diri ini sedang menghadapi tumpukan deadline di kantor, bos minta dibuatkan data ini itu, sedangkan anak di rumah sedang sakit. Bisakah kau bayangkan? *tersedu-sedu lebay

Hahaha... bukan, ini bukan postingan curhat. Hanya berusaha sedikit mendramatisir situasi. 😁 Selama ini nggak pernah cuwat-cuwit di sosmed, ngeluhin ini itu, jadi biarlah di sini saja ya sekedar melepas galau.

Ah, tapi jangan lama-lama galau lah, tak baik bagi masa depan generasi bangsa. Ibu yang hobi galau ntar bikin anak-anaknya bingung. Ditanya soal PR galau, ditanya ada lauk apa galau, ditanya naruh serbet dimana galau... lo ibu atau Miss Galau? πŸ˜ƒ

Sekedar melipir dari rutinitas bisa jadi obat galau paling manjur loh. Seperti yang kulakukan saat pergantian bulan yang lalu. Kebetulan pas banget lagi ulang tahun dan ada kesempatan jalan-jalan bersama bocah.


Staycation, Cara Menikmati Liburan Kekinian

Saat di rumah, segala macam urusan rumah tangga seakan tiada henti-hentinya 'merongrong' kita ya, Mama/Bunda/Umi/Ibu? Hehehee... bukan bermaksud mengeluh, tapi beneran kan ya seperti itu faktanya. Ibu sebagai pusat kehidupan keluarga, tak ada hentinya memastikan semua keadaan di rumah baik-baik saja, bahkan ketika dia sedang lelah ataupun sakit. 

Trus kalau mau menikmati liburan tipis-tipis, enaknya kemana? Membayangkan harus ke tempat wisata, rasanya udah lelah banget. Harus jalan kesana-kemari, berdesakan dengan orang banyak, belum lagi kalau badan pas agak meriang. Kayaknya mau liburan kok malah jadi capek sendiri ya.

Hal itulah yang kurasakan di akhir September lalu. Pikiran udah jenuh banget dengan pekerjaan dan pengin banget menikmati waktu yang longgar bersama keluarga. Sayang sekali, suami pas ada pekerjaan di luar kota jadi tidak bisa diajak seseruan libur.

Nah, liburan yang nggak harus macem-macem dan membutuhkan mobilitas tinggi enaknya apaan ya?

Yes. Staycation di hotel menurutku adalah pilihan yang sempurna. Bisa goler-goler manjah dan malas sembari bercanda dengan anak merupakan hal terindah bagi ibu pekerja macam diriku.

Saat kuceritakan rencana staycation ke anak lanang, dia udah excited banget. Apalagi begitu tau kalau hotelnya ada di luar kota. 

"Purwokerto, mana tuh, Bu?"

"Kita kesana naik apa?"

"Ada kolam renangnya nggak di hotel sana, Bu?"

Hahaaa.. olrait darlenk, daku sungguh mengerti luapan perasaan suka citamu itu. Anak lanang yang sehari-harinya melihat ibunya pergi pagi pulang sore, tentu saja kegirangan saat diajak pergi liburan ke luar kota. Hanya ada satu hal yang bikin ceria dia saat menginap di hotel : BERENANG.

Tidak hanya dia saja sih, aku pun sangat menikmati staycation yang dilengkapi dengan aktivitas bermain-main air begitu. Jadi ketika memutuskan untuk pergi ke Purwokerto, harus tau dong hotel mana yang bisa memfasilitasi hal tersebut.

Emang hotel apa sih yang bisa seasyik itu? πŸ˜‰





Grand Karlita Purwokerto, Pilihan Tepat untuk Memanjakan Keluarga

Baru kali ini aku liburan ke luar kota tanpa didampingi mas bojo tersayang. Hiks.. hikss... kan penginnya liburan sembari merayakan ulang tahun lhooo.. Apa daya, tugas negara sedang menantinya. Jadilah berangkat ke Purwokerto berdua saja dengan anak lanang kesayangan.

Meski harus bangun super pagi untuk naik kereta Kamandaka jam lima pagi, bocah kecilku tetap gembira. Nggak ada acara susah dibangunin seperti hari-hari biasa. Begitu dicolek beberapa kali, dia udah bangun dan penuh semangat. Mandi pun tak pakai malas-malasan karena dia sudah tidak sabar untuk segera naik kereta.

Jadi trenyuh deh kalau ingat semua itu. Saking jarangnya liburan ya, Nang? *entah harus senyum atau menangis

Lelah selama perjalanan dan campuran rasa haru tadi bikin aku segera pengin merebahkan badan di nyamannya kamar hotel. Gimana enggak pengin segera bobo cantik kalau kamarnya aja seenak ini?


Grand Karlita, kamar type superior


Bener kan, begitu membuka pintu dan melihat pemandangan seperti ini terhampar manjah, apa yang bakalan terlintas di benakmu?

Yuhuuu... mau buru-buru gegoleran dan kekep suami bantal yang empuknya enggak kira-kira itu. Hawa segar AC dan suasana kamar yang syahdu merindu bikin mata rasanya udah memberat dan pengin terpejam.

Eeehh... tapi apa itu ya, ada sesuatu yang sepertinya beda dari biasanya ada di tengah-tengah bed.

Jeng jeeeng.... aku pun mendekat dan melihat yang kayak ini nih :





Aaahh... meleleh banget hatiku mendapat sambutan hangat seperti ini. Belum pernah seumur hidup aku dapet ucapan sedramatis ini. Grand Karlita, I love you soooo much... Beneran enggak salah deh milih nginep di sini. Dari awal datang aja udah disambut sedemikian hangat.

Lalu lanjut melihat detail kamar. Menurutmu bagaimana, teman?



Lengkap semua fasilitas yang diperlukan untuk toiletris maupun air panas. Sempat lupa untuk menambahkan sikat gigi untuk anak lanang, alhamdulillah disediakan juga di sini.

Showernya juga enak, airnya cepat menyesuaikan saat ingin hangat-hangat kuku ataupun lebih panas lagi. Tak perlu khawatir mandi malam-malam karena ada air panas yang siap menemani tanpa harus repot-repot ngerebus air. 😊

Selain kamarnya yang oke dan memiliki view kece menghadap Gunung Slamet, salah satu hal yang bikin aku kerasan tinggal di hotel adalah pilihan breakfastnya yang mantab.





Aneka macam pilihan sarapan bisa ditemukan di sana, mulai dari bubur ayam, gorengan, jajan pasar, pancake dan nasi beserta puluhan lauk lainnya. Mau a la orang Barat juga bisa. Ada roaster yang berdampingan dengan coffee maker yang sepertinya jadi idola orang-orang yang nginep di Grand Karlita.



Denger-denger Milo panas di Grand Karlita ini enak sekali. Daaan... bener banget deh, kusudah membuktikannya. Itu foto di atas baru sarapan sebagian lhooo... belum semua.

Cerita nginep di Grand Karlita kayaknya masih banyak nih. Ntar disambung lagi di part berikutnya yaaa... Semoga masih berkenan membacanya, tingkiuuuuu
Read More »

24 October 2018

Rencana Libur Tipis-tipis 2019




Ibuuu... kapan kita naik pesawat yuks...

Duh, Dek, kasihan banget sih dirimu. Di saat mendengarkan obrolan riuh seluruh anggota keluarga, anak bungsuku ini suka protes karena dialah satu-satunya orang di rumah yang belum pernah bepergian menggunakan moda transportasi udara. Suka kesel sendiri dia πŸ˜†

Emang mau kemana sih, Dek?

Beberapa kali anak lanangku ini bilang ingin nyobain naik pesawat. Ayah, Ibu dan Kakak kan sudah pernah semua, gitu katanya. Hahahaa... ya kan memang lagi ada keperluan Dek, jadi perginya harus naik pesawat, bukan sengaja pengin pamer-pamerin dirimu. πŸ˜‰

Selama ini setiap kali ada liburan sekolah ataupun libur lebaran kami sekeluarga bepergian ke tempat yang dekat-dekat saja. Yah, namanya piknik bawa 2 anak, mana udah besar-besar, pasti penginnya macem-macem ya.

Ongkos booo...ongkoooss... pyusing emaknya kalau ngebayangin jajan mereka yang bakalan segambreng. Makanya, mendingan pergi bareng naik mobil saja. Udah berhenti di warung yang murce aja kalau mau jajan, ga usah melebar mampir kesana kemari biar enggak tambah pengeluaran. Hihiii.. perhitungan banget sih emaknya.

Bu, naik pesawat yuuukk...

Haduuuhh... dia lagi. Masak liburan Semarang ke Jogja, Solo, dan sekitarnya harus naik pesawat. Deket ini Dek, enakan juga ngelencer pelan-pelan naik mobil atau kereta aja lah ya. Mana kalau pas liburan kan harga tiket pesawat udah melambung luar biasa.

Akhir tahun nanti, saat si sulung liburan dan pulang dari asrama, udah ada rencana mau liburan nih. Mungkin ya tetap yang dekat-dekat saja lah. Bulan Desember hingga awal tahun baru udah kebayang peak season jadwal penerbangan kalau mau berangkat piknik bareng-bareng.



Liburan Tipis-tipis di 2019


Lalu terpikirkan ide gimana kalau pergi ke Jakarta aja nengokin keponakan yang tinggal di sana. Aku punya adik ipar yang tahun ini baru melahirkan putri keduanya. Sampai sekarang belum kesampaian nih nengokin keponakanku yang kiyut ini ke Jakarta.

Cek cek kalender dong segera. Ahaaa.... ada libur tanggal merah yang lumayan bisa dimanfaatkan untuk libur tipis-tipis di tahun 2019. Itulah pas libur Hari Lahir Pancasila. Ayooo... ada yang tau tanggal berapa?

1 Oktober kah?

Det dooott.... Salaaaahh... Selama ini kita taunya liburan yang berkaitan dengan Pancasila tuh 1 Oktober ya. Itu tuh Hari Kesaktian Pancasila. Kalau hari lahir Pancasila sendiri jatuh pada tanggal 1 Juni. Bisa dicek coba di kalender. πŸ˜‰


yang udah pengin liburan lagi

Masih lama dong kalau nunggu 1 Juni 2019, ngapain dipikirin dari sekarang?

Berhubung pergi bawa gembolan bocah segitu gedenya, pergi dadakan hanya bisa dilakukan saat budget limit aja. Pergi dekat-dekat dan tidak membutuhkan terlalu banyak biaya.

Kalau harus ke Jakarta naik mobil sendiri, duh kasihan si Ayah bisa capek banget ntar ya. Kalau dipaksain sih bisa, tapi masak liburan harus penuh paksaan, ye kaaann...

Okelah kemon Dek, kalau gitu kita berburu tiket pesawat dulu ya buat pergi nengokin tante dan adik cantik soleha kita di Jakarta. Buru-buru deh aku search berbagi web yang menyediakan fasilitas booking tiket.

Mau tau akhirnya aku dapetnya di web mana? Coba deh bisa ikutan ceki ceki di sini.

Kebetulan ntar libur tanggal merah hari Sabtu tanggal 1 Juni 2019 itu anak gadisku tidak bisa pulang ke rumah. Jadi sepertinya aku bisa anterin si bungsu ke Jakarta bertiga aja dengan ayah. Ga pa pa lah, anak gadisku udah beberapa kali naik pesawat ke Jakarta, dia ga bakalan envy dengan adiknya.

Lumayan loh, ada 2 opsi yang bisa dipilih saat dapet detail flight sebagai berikut :





Jika mau yang agak murah, bisa pilih menggunakan Lion ya, lumayan nih bisa menghemat pengeluaran. Namun jika tak ingin terlalu jauh jarak tempuh dari bandara ke rumah adik ipar, bisa juga pilih yang mendarat di Halim Perdanakusuma. Terpautnya juga enggak banyak-banyak banget nih.

Enaknya naik yang mana nih, teman? Kalau bawa anak cowok usia 9 tahunan, bakalan lebih senang yang mana, dari Cengkareng naik Damri ke arah Jakarta Pusat (bisa jauh dan berlama-lama menikmati perjalanan) atau mending pilih yang turun di Halim saja?
Read More »

Open House Pandanaran Hills dan Gathering Komunitas Bersama Ayla Club Semarang

open house pandanaran hills
gathering jayametro community


Hari Minggu pagi paling enak ngapain ya? Apa, tidur?

Bagi sebagian orang yang dari hari Senin hingga Sabtu telah lelah bekerja, kesempatan santai di Minggu pagi memang paling cocok digunakan untuk menikmati istirahat. Tidur. Udah cung tangan tinggi-tinggi nih aku kalau soal ini. πŸ˜‰

Sebenarnya, selain digunakan untuk beristirahat, hari Minggu bisa maksimal banget loh digunakan untuk bersilaturahmi dengan teman. Bisa apa saja bentuknya, mulai dari nongkrong cantik di cafe, sekedar ngobrol di rumah, atau bahkan temu komunitas.

Selain sibuk bekerja dan mengurus rumah tangga, teman-teman pada ikutan komunitas kah?



Gathering Jayametro Community

Hari Minggu 21 Oktober 2018 ada gathering komunitas yang gayeng banget loh. Ayla Club Semarang menikmati Minggu pagi bersama sembari melakukan aktivitas yang bermanfaat.

Tidak sekedar ketemuan dan touring tanpa tujuan nih komunitas yang satu ini. Sembari melancarkan silaturahmi, mereka datang ke rumah percontohan yang ada di Pandanaran Hills.

Pandanaran Hills dikembangkan oleh PT. Bukit Semarang Jayametro sebagai hunian nyaman di alam perbukitan. Saat hiruk pikuk kota terasa menyesakkan, terasa ayem dan tentrem ketika memilih untuk tinggal di daerah perbukitan. Akses transportasi sudah semakin mudah di Semarang, meski tidak tinggal di tengah perkotaan, aktivitas tetap berjalan normal.




Asyik juga ya bisa melihat rumah percontohan sekaligus menanyakan detail rumah tersebut plus bertanya soal harga kepada tim Jayametro yang mendampingi. Open House Pandanaran Hills ini memungkinkan peserta gathering komunitas untuk berinteraksi langsung dengan pengembang perumahan, dalam hal ini adalah Jayametro.

Pada open house dan gathering komunitas hari Minggu yang lalu, para peserta dipersilakan untuk melihat-lihat rumah tipe Sierra yang ada di Cluster Pandanaran Height Blok B.07. Terlihat antusiasme peserta menanyakan berbagai hal yang ingin diketahui seputar perumahan.

Tim Jayametro juga sangat komunikatif dengan melakukan interaksi saat gathering dilakukan. Sambutan maupun pertanyaan hadiah dilontarkan dengan sangat meriah dan bersahabat. Para peserta gathering tampak senang dan antusias.


  
Peserta gathering mendapatkan aneka hadiah dari Jayametro


Apalagi saat mendapat hadiah yaaaa... wuih senang sekali. Bisa hepi-hepi bareng teman, mendapatkan informasi penting tentang rumah nyaman di perbukitan, masih ditambah dapet hadiah. Auuww... gathering pujaan banget lah ini. 

Keseruan gathering tersebut bisa dilihat di instagram Jayametro yaaa...



Pandanaran Hills

Ada berbagai cluster yang terdapat di Pandanaran Hills, salah satunya adalah Pandanaran Height yang dikunjungi oleh komunitas Ayla Club Semarang hari Minggu yang lalu.

Pandanaran Height merupakan salah satu cluster hunian di perbukitan yang sejuk di dalam Pandanaran Hills, Mangunharjo, Tembalang, Semarang. Ada berbagai type rumah, mulai dari yang memiliki luas bangunan 45 m2 luas tanah 84m2 dengan 1 carport, 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi hingga rumah dengan dengan luas bangunan 100 m2 dan luas tanah 120 m2 dengan 2 carport, 3+1 kamar tidur dan 3+1 kamar mandi.

Berbagai tipe rumah di Pandanaran Height ini cocok sekali untuk keluarga muda yang ingin segera memiliki rumah idaman sendiri. Apalagi didukung dengan adanya kolam renang di dalam Pandanaran Hills, aktivitas keseharian saat di rumah menjadi menyenangkan. Ingin menikmati segarnya berenang bersama keluarga tak perlu jauh-jauh lagi.


Ingin juga menikmati open house Pandanaran Hills sekaligus gathering dengan komunitas tercinta? Silakan, bisa banget yaaaa... Syaratnya bisa dilihat sebagai berikut : 





Bagi komunitas yang tertarik untuk menggelar gathering bersama seperti ini, bisa langsung menghubungi kantor Jayametro. 

Selain itu sebagai tambahan informasi, program promo cluster di Pandanaran Hills juga beragam. Ada hadiah menarik seperti sepeda motor Nmax, potongan harga, free provisi dan juga promo-promo lainnya.

Kalau ingin tau lebih lengkap seputar Jayametro, silakan kunjungi marketing gallery berikut ini : 
  • Ruko Bukit Kencana Jaya Avenue no. 1-3 Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Semarang.
  • Ruko Pandanaran Hills blok AC no. 9 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang Semarang


Website Jayametro : 
https://www.jayametro.com/

Instagram : 
https://www.instagram.com/jayametro_smg/

Youtube : 
https://www.youtube.com/channel/UC2vREOBFMw3H9GfV3P00qEQ


Nomor telepon : 
(024) 76417777 / 7476353
Read More »

17 October 2018

Jagalah Hati Jangan Kau Nodai

menjaga fungsi hati dengan herbadrink temulawak



Jagalah hati, jangan kau nodai
Jagalah hati lentera hidup ini...

Ada yang familiar dengan lirik lagu ini?

Iyes, lagu ini pernah dilantunkan oleh Aa Gym. Bahkan disebutkan dalam rangkaian lagu tersebut, bila hati kian bersih, pikiran pun kian jernih.

Jika kita menarik pengertian soal hati ini ke makna sebenarnya, sama saja loh. Hati yang merupakan salah satu organ tubuh kita, perlu mendapat perhatian. Harus dijaga kebersihan dan kesehatannya.

Bagi kaum muda aktif jaman now, pekerjaan seperti tiada habisnya. Pada suatu saat masih mengerjakan sesuatu di kantor, lalu tak lama kemudian sudah harus berpindah ke tempat lain. Bertemu dengan klien, presentasi, kemudian sesegera mungkin mengejar flight terdekat agar tidak terlambat untuk pertemuan selanjutnya.

Duuuhh... gaya hidup yang super sibuk dan kurang istirahat begini bukannya tidak memiliki efek negatif loh. Berbagai organ tubuh dipacu untuk bekerja keras secara berlebihan. Apalagi didukung pola makan yang tidak karuan. Segala fast food disantap demi kepraktisan, lalu lupa untuk menjaga keseimbangan nilai gizi bagi tubuh.

Menyantap fast food sih oke oke saja ya asalkan tidak setiap saat dan tetap mengimbangi pola konsumsi di lain waktu dengan makanan yang berasal dari bahan-bahan segar, seperti sayur dan buah-buahan. Jangan lalu dibikin mudah saja, dimana ketemuan dengan teman atau partner kerja, ya sudah makan apa adanya saja. Jika dilakukan terus menerus, kasihan lah raga kita.

Hati merupakan salah satu organ tubuh yang bisa mengalami gangguan dengan pola hidup yang serba sibuk dan lembur tiada henti begini. Makin banyak orang dengan usia belum terlalu tua mengalami gangguan hati. Bukan sakit hati gara-gara putus cinta loh yaaa.. πŸ˜‰



Menjaga Kesehatan Hati dengan Temulawak


Berbagai tuntutan hidup memang serasa terus mengejar kemana pun kita pergi. Urusan keluarga saja tak ada habisnya, belum lagi tekanan dari tempat kerja. Uugghh... badan cuma satu tapi rasanya harus memiliki kekuatan ganda.

Pemaksaan kerja ragawi yang terlalu tinggi tak jarang menghasilkan dampak yang tidak diinginkan. Jatuh sakit dan untuk kemudian tidak dapat beraktivitas normal menjadi momok tersendiri.

Lalu gimana dong, kesibukan tidak bisa ditinggal kan? Ntar enggak kerja, anak istri makan apa?

Iya juga sih. Manusia dengan segala kebutuhan dan keinginan, mau tak mau harus terus melangkah untuk menggapai apa yang dicita-citakan. Namun bukan berarti kita tak punya solusi untuk ancaman kesehatan yang setiap saat mengintai.

Berkaitan dengan kesehatan hati, sebenarnya di sekitar lingkungan kita telah tersedia tanaman berkhasiat yang bisa kita petik manfaatnya.


sumber gambar : herbadrinknatural.com

Ada yang tau tanaman herbal apakah di atas?

TEMULAWAK. Ya, betul sekali jika tebakanmu itu, kawan. Dalam satu rimpang temulawak, ternyata terkandung begitu banyak zat yang bermanfaat, antara lain :
  • Kalagoga berfungsi sebagai peluruh atau penghancur batu empedu. Batu empedu merupakan penyakit yang terjadi di saluran atau kandung empedu. Salah satu penyebabnya adalah kolesterol yang terlalu tinggi. 
  • Xanthorrhizol. Zat ini hanya ada pada temulawak serta tidak ditemui dari jenis Curcuma yang lain. Xanthorrhizol berfungsi sebagai antifungi, antibakteri, antioksidan dan antiinflamasi. 
  • Glikosida berfungsi sebagai sarana pengobatan dalam arti luas yang beberapa di antaranya adalah sebagai obat jantung, pencahar, analgetik dan beberapa fungsi lainnya. 
  • Minyak atsiri berfungsi sebagai penekan pembengkakan jaringan dan meningkatkan produksi getah empedu. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba.
  • Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menghambat proses penuaan serta mencegah berkembangnya sel kanker. 
  • Kurkumin. Kenapa ramuan temulawak berwarna kuning? Salah satunya ya karena ada kandungan kurkumin ini. Kurkumin bermanfaat untuk antiinflamasi yang dapat mengurangi radang sendi pada tubuh. Kandungan kurkumin pada temulawak juga dapat menghambat penggumpalan darah yang bisa menyebabkan penyakit stroke dan serangan jantung.

Wowww... ternyata dalam sebentuk temulawak ini terdapat banyak zat yang bermanfaat untuk tubuh. Tak heran, para penjual jamu dan minuman herbal memasukkan temulawak ke dalam racikannya. Temulawak memiliki fungsi untuk memelihara kesehatan hati, mengurangi radang sendi, menjaga fungsi lambung dan menurunkan lemak dalam darah.



Menikmati Temulawak secara Praktis


Meski sudah memahami manfaat tanaman herbal yang satu ini, masih banyak orang yang enggan untuk mengonsumsinya secara rutin demi menjaga kesehatan fungsi hati.

Malas aaah harus berkotor-kotor untuk membersihkan tanaman temulawak...

Aih, alasan tersebut sudah tak berlaku lagi lho. Saat berbelanja di salah satu minimarket, aku melihat ada kemasan minuman siap seduh dari Herbadrink. Ada banyak variannya loh, antara lain sari jahe, sari temulawak dan lidah buaya.





Punya suami yang memiliki aktivitas padat seperti yang kusebutkan di atas tadi membuatku tak bisa abai untuk ikut serta menjaga kesehatannya. Mana suamiku itu kalau ketemuan dengan orang selalu di tempat makan. Otomatis makan segala macam yang kadang terlalu berlebihan untuk tubuh.

Sering luar kota, kalau di rumah hobi kerja sampai malam, duuuhh... apa ya enggak capek sih, Yah?

Bawaanku jadi sering kayak nenek nenek yang memberi wejangan ini itu. Mungkin mas bojo sampai udah hapal kali ya, habis kalimat A ntar nyambung ke yang B dan seterusnya. πŸ˜ƒ

Ya gimana lagi sih ya, kalau tidak seperti itu nanti dia lupa menjaga kesehatan tubuhnya sendiri. Harus selalu diingatkan.

Selain menyeduh Sari Temulawak dari Herbadrink untuk diriku sendiri, aku menawarkannya juga kepada suami. Dengan segala kebaikan temulawak seperti yang kutulis di atas tadi, tak ada alasan baginya untuk menolak minuman ini ketika kusajikan di atas meja.

MINUUUMMM.... *bergaya mandor 😎

Aman nggak sih mengkonsumsi Herbadrink Sari Temulawak?

Insya Allah aman ya, karena semua produk dari Herbadrink dikemas secara praktis dan higienis.  Tinggal diseduh, bersih dan tanpa endapan karena diproduksi dengan teknologi tinggi.


Jagalah hati dengan temulawak ini πŸ˜‰



Read More »