Terheran-heran aku membaca salah satu buku yang sempat kubeli karena rasa penasaran. Kecenderungan remaja untuk mencari bahan bacaan melalui salah satu aplikasi di smartphone tentu saja mengundang rasa ingin tahu pada diriku. Penasaran dan ingin mencari tahu letak cacat sastra yang kian lama kian menghantui.
Di masa sebelumnya, orang hendak menerbitkan buku itu harus melalui proses yang bertahap. Dimulai dari mengumpulkan ide, menata alur, menuliskannya dan melamar kesana-kemari agar tulisannya itu bisa diterbitkan.
Sadarkah kau Kawan jika Indonesia ini sangat kaya akan budaya?
Yuuk daripada sedih berkepanjangan, kita obrolin aja yuk tentang aneka ragam kekayaan budaya di negeri tercinta ini. Bakalan tak ada habisnya deh, termasuk jika kita bahas tentang kesenian masing-masing daerah.
 |
| sumber foto : gpswisataindonesia.info |
 |
| sumber : pinterest.co |
Gitar adalah salah satu alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik yang menghasilkan bunyi dari senar-senarnya. Gitar memiliki berbagai macam jenis yakni gitar akustik, gitar elektrik, gitar dua belas senar, gitar archtop, gitar baja, gitar resonator, gitar double neck, gitar klasik, gitar flamenco, dan gitar gass. Dari semua jenis gitar ada salah satu gitar yang memiliki suara bass untuk musik rock yang membuat lagu menjadi lebih dahsyat yaitu Gitar Bass.
Nggak rela... masak batik di-claim sebagai kekayaan budaya negara tetangga.
Duh, pernah nggak sih tau ucapan di atas? Iya, pada masanya dulu ada friksi kepentingan antara negara kita dengan negara tetangga sehingga terlontar ujaran di atas. Kurang lebihnya kita pun lalu kusut masai dan tidak terima lantas berucap seperti itu.
Beneran enggak rela nih? Coba, dalam seminggu kita menjalani hidup, berapa kali kita menggunakan batik? Jujur lho yaaa... 😉
Bentar lagi udah mau tahun baru nih... di tempat teman-teman ada perayaan menyambut tahun barukah?
Berbagai perayaan sering diselenggarakan oleh tempat-tempat tertentu berkaitan dengan suatu event penting. Nah, kapan hari ada nih yang namanya Festival Banyuurip (FBU) 2016. Festival tahunan ini diselenggarakan sebagai usaha promosi potensi lokal yang ada di desa-desa Kecamatan Gayam kepada masyarakat luas. Adapun Kecamatan Gayam merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.