Heart of Mine

Catatan Momblogger dari Semarang

  • Home
  • Kesehatan
  • Techno-Gadget
  • Artikel Lifestyle
    • Pendidikan
    • Kuliner
    • Traveling
    • Properti
    • Beauty
    • Fashion
    • Parenting
    • Healthy
    • Blogging
    • Ekonomi
    • Liputan
    • Obrolan-Inspirasi
    • Sosial
    • Budaya
  • Giveaway
    • Giveaway Cinta Produk Indonesia
    • ASUS Laptopku - Blogging Competition
    • Blog Competition - Makin Produktif dan Kreatif bersama Notebook Kesayangan
    • Giveaway Aku dan Kamera Ponsel
    • Giveaway Cerita di Balik Blog
    • 10th Wedding Anniversary
    • Kuis Bukune SGFD
    • Perempuan & Bisnis

Pernah mendengar atau membaca tentang ngemil bijak?



Coba, siapa yang begitu baca kalimat di atas langsung ngerespon gini : 

"Mana ada ngemil kok bijak, ngemil tuh ya udah bebas ajah."

"Ngemil ya ngemil aja, ngapain mikirin soal bijak segala!"

Lalu emosi. Habis biskuit sekaleng nggak kerasa. 😀

 

Setiap kali membaca artikel tentang perjalanan umroh ataupun haji, hati ini serasa tergetar hebat. Selain berdoa dan melakukan ikhtiar tanpa henti, aku jadi teringat saat ibundaku dulu berangkat ke Baitullah menggunakan paket umroh dari Madinah Iman Wisata (MIW).



Teringat pada tanya si bapak pengelola MIW Semarang ini : 

"Mengapa Ibunda dibiarkan berangkat sendiri? Kenapa Mba tidak menyertai Ibunda?"
 
Terheran-heran aku membaca salah satu buku yang sempat kubeli karena rasa penasaran. Kecenderungan remaja untuk mencari bahan bacaan melalui salah satu aplikasi di smartphone tentu saja mengundang rasa ingin tahu pada diriku. Penasaran dan ingin mencari tahu letak cacat sastra yang kian lama kian menghantui.



Di masa sebelumnya, orang hendak menerbitkan buku itu harus melalui proses yang bertahap. Dimulai dari mengumpulkan ide, menata alur, menuliskannya dan melamar kesana-kemari agar tulisannya itu bisa diterbitkan.

Beberapa waktu yang lalu, aku pernah mendengarkan keluhan seorang teman tentang seringnya mendapat telepon maupun SMS tagihan utang dari penyedia pinjaman online. Dia tak pernah merasa memiliki utang, namun kok rasanya hidup jadi penuh teror baginya.


Kok bisa gitu?



Konsumen di era sekarang akan berpikir seribu kali untuk membeli sebuah barang khususnya kacamata yang ada di pasaran. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan mulai dari apakah produk tersebut mempunyai masalah mengenai gaji pegawai yang tidak dibayar, siapa pemiliknya dan motivasi yang dipunyai oleh produk tersebut, animal cruelty, bahan produk apakah aman atau berbahaya untuk lingkungan, dan banyak lainnya. 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Heart of Uniek Kaswarganti



Halo, saya Uniek, mom blogger dari Semarang yang punya hobi membaca novel, bertukar kartu pos dan membuat kerajinan cross stitch atau kruistik. Blog milik saya ini terbuka untuk kerjasama penulisan. Jika ingin menghubungi saya, silakan langsung klik laman Tentang Saya ini. Terima kasih.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Makan Siang Syahdu View Danau di Maari x Ideologist BSB Semarang
  • Seputar Kuliah di Singapura yang Perlu Kamu Tahu
  • Menjaga Nyala Literasi di Tengah Ujian Bangsa
  • Mampir Ngopi di Kebun Makna Magelang
  • ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Premium Pebisnis Sukses
  • Giveaway Cerita di Balik Blog
  • [BLOG COMPETITION] Makin Produktif dan Kreatif Bersama Notebook Kesayangan
  • Giveaway Aku dan Kamera Ponsel
  • Giveaway : 10th Wedding Anniversary
  • Aktifitas Lancar Tanpa Nyeri Sendi

Trusted Blogger Intellifluence

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink

Seedbacklink

Blog's Archive

IBX582A750D7C3FA

Pengikut

Featured Post

ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Premium Pebisnis Sukses

Part of
Gandjel Rel Komunitas BP BloggerHub Indonesia

Copyright © Kinsley Theme. Designed by OddThemes