Apa yang terlintas di benakmu ketika disebutkan autonomous vehicle alias kendaraan tanpa awak atau pengemudi? Berasa aneh nggak sih, mosok ada gitu kendaraan bisa jalan sendiri. Emangnya mobil di film James Bond atau Mission Impossible yang bisa dikendalikan menggunakan remote? Kalian baru akan ngeh setelah membaca tulisan ini yang membahas tentang first autonomous vehicle at Green Office Park, BSD City, Tangerang.
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan
![]() |
| sumber : futuready.com |
Dibanding menggunakan sepeda motor, mengendarai mobil akan memberikan kenyamanan yang lebih karena kita bisa terhindar dari polusi udara. Selain dari faktor keselamatan yang lebih, berkendara menggunakan mobil juga harus menjaga tenaga supaya lebih prima. Oleh sebab itu dibutuhkan perawatan ekstra. Kebanyakan orang hanya mengacu pada oli saja yang diganti saat mengetahui jarak tempuhnya di speedometer.
Padahal sebenarnya ada bagian mobil lain yang harus kita perhatikan dan menggantinya secara berkala supaya laju mobil lebih optimal di medan apapun. Apa saja?
Yuk, ketahui bagian-bagian mobil yang harus diganti secara berkala ketika sudah mencapai batas kilometernya. Check this out!
1. Kampas kopling
![]() |
| sumber : momobil.id |
Kampas kopling memiliki peran yang sangat penting bagi kendaraan terutama pada mobil. Fungsi dari kampas kopling ini sendiri untuk menghindari selip ketika kita menyetir, apalagi buat tipe mobil manual. Batas maksimal kilometer yang dianjurkan untuk mengganti kampas kopling kamu adalah ketika angka jarak tempuh pada kilometer sudah mencapai 20.000.
Adapun ciri-ciri sebuah mobil yang kampas koplingnya sudah harus diganti yakni ketika mobil sudah cenderung terbebani dan terasa berat saat digunakan untuk berkendara.
Oya, kalau mengalami mabuk perjalanan ketika naik mobil, boleh loh intip artikel tentang cara mengatasinya di sini.
2. Busi
![]() |
| sumber : teknisimobil.com |
Sama seperti halnya kampas kopling, ketika kilometer sudah mencapai angka 20.000 maka tandanya busi sudah harus diganti. Sebab, busi akan menjadi lebih kotor karena pengaruh karbon yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar dari mobil tersebut.
Jika tidak segera diganti, maka akan timbul karat pada busi dan bisa mengganggu performa mobil. Gejala yang dapat timbul saat busi harus diganti dengan yang baru adalah ketika mobil mau menyala saat distarter atau bahkan sulit untuk dipanaskan.
3. Kampas rem
![]() |
| sumber : auto2000.co.id |
Ketika mengendarai sebuah kendaraan, rem memiliki peran paling utama untuk memegang keselamatan dalam berkendara. Adapun ciri-ciri kampas rem yang harus diganti yakni ketika rem susah untuk diinjak dan akan terasa lebih keras.
Selain itu, akan timbul bunyi berdecit yang disebabkan oleh rem karena pelumasnya sudah mulai berkurang. Jika kilometer jarak tempuh sudah mencapai angka 10.000 maka tandanya kampas rem sudah harus diganti supaya daya cengkramnya lebih maksimal dan berkendara menjadi aman.
4. Filter oli
![]() |
| sumber : tazvita.com |
Ketika kita sedang mengganti oli, alangkah baiknya cek kondisi filternya juga apakah sudah harus diganti atau belum. Karena filter oli bisa meninggalkan kotoran sisa oli yang sebelumnya sehingga akan teroksidasi dengan oli barunya.
Jika kita tidak segera menggantinya maka akan menjadi sia-sia ketika kita baru saja mengganti oli. Tetapi jika mobil jarang dipakai kita bisa mengganti filter oli ini ketika jarak tempuh kilometer sudah mencapai 10.000.
5. Filter udara
![]() |
| sumber : yureotomotif.blogspot.com |
Prioritas utama untuk bisa berkendara dengan nyaman adalah kita bisa menikmati udara yang sejuk dan nyaman saat di dalam mobil. Filter udara pada mobil bisa kita ganti ketika kilometer sudah mencapai angka 30.000.
Meskipun begitu ternyata udara kotor juga bisa masuk ke dalam mobil lho. Oleh sebab itu, filter udara mobil diwajibkan untuk diganti secara berkala. Selain itu, filter udara yang tak kunjung diganti akan berakibat komponen mesin maupun lainnya menjadi rusak karena kinerjanya yang terbebani.

Meskipun penggantian komponen-komponen mobil di atas sangat menguras kantong, tetapi itu semua bisa menjaga keselamatan dan kenyamanan kita dalam berkendara. Selain itu, biaya tersebut tentunya akan menjadi lebih murah jika dibandingkan saat mobil sudah bermasalah di kemudian hari.
Jadi, jangan sampai menunggu masalah datang pada mobil kita baru menggantinya, ya!
Pernah nggak sih merasakan sebal ketika pengin cepat-cepat servis motor tapi antriannya mengular panjang sekali? Been there. 😔

Sekarang kan udah jamannya praktis ya, kita maunya semua serba cepat. Waktu amatlah berharga, setiap menit yang berlalu merupakan waktu produktif kita yang harus dimanfaatkan dengan maksimal. Tentunya tak mau dong membuang waktu hanya untuk antri ke bengkel ketika hendak servis motor.
Heart of Uniek Kaswarganti

Halo, saya Uniek, mom blogger dari Semarang yang punya hobi membaca novel, bertukar kartu pos dan membuat kerajinan cross stitch atau kruistik. Blog milik saya ini terbuka untuk kerjasama penulisan. Jika ingin menghubungi saya, silakan langsung klik laman Tentang Saya ini. Terima kasih.
POPULAR POSTS
Blog's Archive
IBX582A750D7C3FA








