"Nduk.....motormu
sudah dimasukkan rumah?" tanya ibuku.
"Dereng
bu, nanti saja, kalau nanti butuh mau kemana-mana utk beli keperluan mendadak
biar cepet, " jawabku menjelaskannya.
Ternyata
bukan sekedar rutinitas saja pertanyaan ibuku ini, yang dilontarkan beliau
sembari memasak bersama sore ini. Usut punya usut, siang harinya baru saja ada
kejadian yang hampir saja menimbulkan kerugian.
Cerita
ini bermula saat siang hari tanggal 11 Desember 2012, sekitar pukul satu siang.
Kondisi saat lengang pada jam-jam rawan ngantuk ini. Sulungku Vivi belum pulang
sekolah, anak lanangku Faris masih bobok siang, dan anggota keluarga yang lain
sedang punya kesibukan sendiri-sendiri. Budhe Tari, asisten rumah tanggaku,
mulai menyapu rumah setelah selesai akitivitas ‘laundry’nya :) Seperti biasa dia akan mulai dari dalam rumah
dan mengakhirinya di halaman.
tancap crampoon
di CPU jiwa
kau buta tak berasa
lalai kan kata
yang tak kunjung bermakna
dera
suka kah lalu lalang
amuk kacaukan jerembabkan
kupunguti segala retakan
terhela kaca tak berdaya
tiup saja
banting
terpelanting
berderai-derai
sukakah engkau wahai dewa dewi?
 |
| source : licapoli.blogspot |
Tak seperti biasanya, kali ini
liburan kantor koq lama sekali ya. Tumben pake banget deh kalau anak jaman
sekarang bilang. Seringnya sih bila ada tanggal merah, liburnya ya hanya pas
tanggal itu saja. Senang sih liburan begini karena tiap harinya aku selalu
menghabiskan waktu di kantor dari jam delapan pagi hingga jam lima sore. Jadi dengan liburan seperti ini,
aku bisa berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluargaku. Tapi bingung juga
bila liburan terlalu lama tanpa ada rencana jalan-jalan, masak harus di rumah
terus.
Tahun baru Hijriyah 1434 kali ini
jatuh pada tanggal 15 November 2012, kebetulan pas di hari Kamis. Keputusan
manajemen di kantor memberikan liburan karyawan mulai tanggal 15 itu hingga
tanggal 18, tanggal 19 November atau hari Senin masuk kerja seperti biasa. Nah,
berarti aku punya 4 hari libur kan.
Kemana nih enaknya, batinku berkata. Belum lagi suamiku juga sedang dinas luar kota hingga akhir pekan.
Otomatis hanya aku dan kedua anakku saja yang ada. Trus, enaknya ngapain ya?
Resensi untuk novel Mima dan Putri Jenna
karya Fita Chakra
Mima mulai tumbuh menjadi gadis cilik
kesepian setelah bundanya meninggal saat Mima berusia 5 tahun. Ayahnya
yang seorang guru jarang bisa menemani hari-harinya yang sepi, karena
setelah pulang mengajar ayahnya kembali disibukkan oleh pekerjaan
rangkapnya sebagai tukang reparasi alat-alat elektronik.
Suatu hari Mima mendapat undangan ulang tahun dari teman sekelasnya,
Tara, dimana syarat untuk menghadiri pesta ulang tahun tersebut adalah
harus mengenakan baju yang unik dan membawa makanan kesukaan
masing-masing untuk ditukarkan atau dicicipi oleh teman-teman yang lain.
Lelah dengan aneka rutinitas di kantor, aku mencoba untuk mengikuti "other session of my life", ikutan seminar parenting yang diadakan oleh majalah Ayah Bunda yang dilaksanakan Sabtu kemarin, 10 Maret 2012.
Ini bener-bener baru pertama kali aku ikutan acara yang seperti ini. Salah satu yang menarik adalah pembicaranya, Becky Tumewu. Siapa sih yang enggak tau mba Becky, cantik, pinter, nice talking dan heboh :) Mba Becky juga dikenal sebagai founder dari Talk Inc. itu tuh... sekolah ngomong itu lho heheheee....
Ehm, ini bukan ngebahas mb Becky-nya lho. salah satu yang menyenangkan dari bincang-bincang yang bertajuk "Bicara Efektif pada Anak" ini adalah setting membaur antara pembicara dengan peserta. Jadi enggak ada tuh pembicara yang hanya duduk di depan aja, ngejogrok, dan pesertanya terus jadi ngantuk-ngantuk :)
Saya munculkan pula warna lain yang lebih centil, yang sangat digemari oleh putri saya, dan kebetulan sekali juga banyak disuka oleh para pemesan, warna PINK. Pink selalu membawa kesegaran dalam penampilan lincah putri saya, moga-moga juga putri-putri anda semua :)
Saya pun tak mau kalah loh ama putri saya....angry bird ini cute banged buat pin jilbab saya. kebanyakan koleksi pin saya memang berbentuk bunga (ini pas lagi sadar umur ya heheheeeeee).