Makan bakso di Semarang enak nggak sih? Mosok panas-panas malah makan bakso?
Weits... jangan salah yaa... Akhir-akhir ini cuaca di Semarang lagi gloomy, lebih sering mendungnya dibandingin panas kayak hari-hari normal. Cucok banget nih kondisinya untuk menikmati semangkok bakso panas, bikin badan berasa hangat.
Rata-rata di Semarang tuh tipikal baksonya memiliki kuah kaldu yang cukup strong, bahkan sebagian besar menjadikan isian bakso seperti tetelan, babat, iso, dan aneka jerohan lainnya sebagai daya tarik tersendiri.
Khusus untuk diri saya pribadi, saya tidak begitu menikmati tipe kuah bakso yang seperti ini. Saya selalu mencari warung bakso yang menyediakan kuah bening dan segar.
Alhamdulillah, di daerah pusat kota Semarang, kini sudah ada loh bakso daging sapi yang nikmat dengan kuah bening yang rasanya segar namun tetap gurih di lidah. Yuuk saya ajak bereksperimen rasa di outlet Bakso Alex Asli Solo.
Bakso Alex Asli Solo dengan Kuah Bening dan Segar
Belum lama ini ada outlet bakso baru loh di daerah dekat kampus Undip lama. Yuk, saya ajak kalian menuju ke Jl. Pleburan Barat no. 3C.
Ancer-ancernya kalau dari kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP, dulu dikenal dengan sebutan BPLP), ambil arah ke Jl. Hayam Wuruk (arah Kampus Undip Lama), lurus saja ke jalan menuju lokasi Bank Indonesia (BI). Sebelum sampai ke pertigaan BI, ada belokan jalan besar ke kiri, masuk ke Jl. Pleburan Barat.
Kira-kira 200 meter di sebelah kanan akan terlihat outlet Bakso Alex Asli Solo. Mari kita coba bakso yang sudah lama eksis di Solo ini.
Pada kunjungan pertamaku ke Bakso Alex, ada 4 hidangan yang kucoba. Kita bahas satu-satu yaaa...
1. Bakso Komplit
Denger-denger sih andalan atau best seller di Bakso Alex salah satunya bakso uratnya. Biasanya saya akan skip yang berurat ini dan lebih memilih bakso yang halus saja. Tau sendiri kan kalau bakso urat tuh ada sensasi 'nggrenjel-nggrenjel' kata orang Jawa hehehee... Ya emang sih itu karena ada uratnya, tapi kok berasa kayak ada campuran lemaknya gitu.
Namun demi menuntaskan rasa penasaran pada si bakso andalan ini, oke lah saya
coba Bakso Komplit yang tertera di buku menu. Satu menu sajian Bakso Komplit
terdiri dari bakso urat, bakso halus, mie putih, pangsit goreng dan sawi
hijau. Yang uniknya tuh sawi tidak masuk ke dalam mangkok dan ikut terguyur
kuah. Sawi hijau dan pangsit goreng disajikan terpisah di dalam piring
kecil.
Kok harus dipisah gitu kenapa ya? Apakah takut si sawi akan bertarung sengit dengan baksonya nanti kalau nyampur di mangkok? Aaahhh elaaah... halu nih. Ntar aja deh saya tanyakan ke pramusaji atau pemilik kedainya ya gaes.
Yuukk kita sluurpp dulu kuahnya. Cobain dulu dong gimana rasanya.
Waahh... benar-benar sesuai ekspektasi loh. Kuah beningnya memang terasa segar, tidak mengandung aroma gajih maupun jerohan. Suka suka sukaaaa... Setiap kali mencoba makanan berkuah, yang saya lakukan pertama kali memang mencoba kuahnya dulu tanpa ditambah sambal, saus ataupun kecap. Fixed, Bakso Alex ini kuahnya dinikmati tanpa campuran apa-apa sudah enak kok.
Baru deh kemudian saya tambahkan sambal dan kecap untuk penambah selera. Ada pedas-pedasnya gitu kan jadi lebih sedap. Tak lupa saya masukkan sawi dan pangsit gorengnya juga.
Bakso urat yang dihidangkan oleh Bakso Alex ini istimewa, gaes. Meskipun ada tekstur khas bakso urat pada umumnya, namun rasa ndagingnya bold gituh, tidak terkontaminasi rasa lemak ataupun aroma tetelan. Nah, yang gini ini cocok banget dengan saya yang kalau nyobain perbaksoan cukup rewel pilah-pilih. Biasanya saya tidak akan makan bakso urat, gajih, maupun jerohan.
Bakso halusnya juga enak banget. Rasa nikmat terasa di setiap gigitannya. Paduan kedua jenis bakso, mie, sawi dan pangsitnya sangat memanjakan lidah. Ini kalik ya yang diibaratkan lidah bergoyang hehehee... endeus soalnya.
Harga : 24 ribu rupiah
2. Mie Ayam Hotplate
Ternyata tidak cuma perbaksoan saja yang disediakan oleh Bakso Alex, ada mie ayamnya juga. Nah, oke kalau gini, jadi kan kita punya beberapa pilihan untuk dinikmati.
Lihat dong isian hotplate-nya, uwuwuuuu... penuh banget yaaa... Porsi mie-nya lumayan banyak, ditambah sayuran yang terdiri dari sawi, buncis dan wortel. Topping ayamnya melimpah ruah, enggak pelit. Masih ada pangsit juga yang makin memeriahkan seporsi mie ayam hotplate ini.
Menikmati panas-panas mie ayam dalam sepinggan hotplate di saat cuaca dingin, benar-benar surga deh rasanya. Hangat di badan, perut pun kenyang berkat porsinya yang cukup besar. Kalian wajib buktikan kedahsyatan hidangan yang satu ini jika datang ke Bakso Alex di Semarang.
3. Es Buah Segar
Bagi penyuka minuman dingin, boleh banget kalau ingin mencoba es buah segar yang disajikan di Bakso Alex Asli Solo. Isian es buah ini terdiri dari potongan melon, pepaya, nenas dan jelly. Segaaarnya kebangeten dech...
Jika cuaca siang di Semarang cukup memanggang kulit dan menguras keringat, maka menikmati semangkuk es buah segar ini bisa mendinginkan suasana. Ademnya hingga ke sanubari loh gaes... *apaseh
Harga : 10 ribu rupiah
4. Es Teh Krampul
Ingat Solo, pasti ingat es teh krampul, minuman segar khas kota ini. Jadi kurang afdol rasanya kalau makan bakso di Bakso Alex Asli Solo tanpa pesan juga es teh krampulnya.
Mengapa dinamakan krampul? Krampul tuh artinya mengambang. Teh ini dilengkapi dengan irisan jeruk yang bila tidak ditindih oleh sendok teh, maka dia akan mengambang di permukaan.
Berbeda dengan lemon tea yang diberi kucuran jeruk nipis, pada teh krampul ini jenis jeruknya menggunakan jeruk manis dan tidak diperas. Hanya diletakkan saja di dalam gelas sebelum dituangi teh.
Teh khas Solo tuh citarasanya pekat, saya suka sekali dengan teh jenis begini. Mantap... Kalian wajib coba nih.
Sedikit Cerita tentang Bakso Alex dan Perjalanannya
Beruntung sekali saat datang ke outlet Bakso Alex di Jl. Pleburan ini, saya bisa bertemu dengan pemiliknya. Ada Bp. Alex dan putrinya, Mbak Siti Nur Hidayati, yang dengan ramah dan penuh keceriaan berkenan sedikit berbagi cerita tentang asal muasal Bakso Alex Asli Solo ini.
Bakso Alex Asli Solo yang saat ini telah memiliki sejumlah outlet di Solo, Semarang, Jakarta, Sragen dan Boyolali ini bermula dari gerobak bakso kaki lima di area Pasar Mbeling Solo. Pada tahun 1990, Pak Alex yang berasal dari Pracimantoro Wonogiri mulai berjualan bakso hingga 2 tahun berikutnya baru sanggup membuka warung bakso.
Andalan dari semua outlet Bakso Alex adalah bakso uratnya yang rasanya mantap seperti yang sudah saya tulis di atas tadi. Cara penyajiannya pun berbeda dengan bakso pada umumnya. Bakso Alex tidak menyertakan daun bawang ataupun seledri. Bahkan sayur sawinya pun disajikan terpisah.
Terjawab sudah rasa penasaran yang saya tulis di awal tadi, mengapa kok sawinya tidak dimasukkan ke dalam mangkuk sekalian? Mbak Siti menjelaskan bahwa tidak semua orang menyukai sensasi rasa 'langu' sawi di dalam kuah bakso. Oleh karena itu, sawi disajikan terpisah dalam wadah tersendiri.
Sebenarnya di Semarang sudah ada outlet Bakso Alex sejak 2021, berlokasi di daerah Banyumanik yang termasuk Semarang atas. Terlalu jauh untuk saya yang tinggal di kota bawah. Makanya nih senang sekali sekarang tidak perlu pergi jauh-jauh ke daerah atas untuk menikmati kelezatan Bakso Alex yang sudah melegenda.
Bakso Alex Tersedia Dalam Paket Frozen & Bisa Dipesan Melalui GoFood
Bagi yang sedang tidak bisa bepergian keluar rumah, bisa juga loh menikmati sedapnya Bakso Alex. Pesan melalui GoFood, beres tinggal santap saja selagi hangat.
Nah, yang pengin memberi oleh-oleh Bakso Alex Asli Solo ataupun untuk stok di rumah, ada juga yang versi frozen-nya.
Semua produk di Bakso Alex dijamin HALAL, jadi kita tak perlu khawatir lagi ketika hendak menyantap aneka hidangan yang tersedia.
Ya kaan... komplit aneka perbaksoan di Bakso Alex Asli Solo. Bahkan untuk persediaan di rumah dan bisa dimasak kapan saja pun ada.
Gaskeun yuuk langsung cuz ke outlet Bakso Alex di Jl. Pleburan Barat no. 3C Semarang. Kedai bakso ini buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar