30 April 2016

Enchanted Moment with Bakmi Mewah di Semarang



Pada suka makan bakmi kah teman-teman?

Kalau saja mau jujur, pasti kebanyakan teman-teman akan menjawab IYA nih saat menjawab pertanyaan di atas. Aku dan anak-anak soalnya juga penggemar berat bakmi nih. Apalagi mie instan. Haeesshhh.... yang kata banyak orang nggak sehat itu karena mengandung MSG.

Untung saja nih ya ada wacana baru soal per-bakmi-an yang instan gini. Kapan hari aku dan teman-teman kontributor HelloSemarang mendapat undangan untuk menghadiri event yang dihelat oleh Bakmi Mewah. Bertempat di Valle (Pizza & Resto) aku dan rekan-rekan blogger lainnya disambut hangat oleh tim Bakmi Mewah yang memang sedang dalam rangkaian roadshow ke beberapa kota. Keren lho Semarang menjadi kota kedua yang disinggahi oleh tim Bakmi Mewah setelah sebelumnya giliran Palembang. Bahkan Jakarta aja belum. Yeaaayy....kasih aplaus dong buat Semarang ;)

Sebenarnya ya, aku tuh paling gemar masakan bergenre bakmi gini nih kalau pas menikmatinya di warung atau resto khusus olahan mi. Bedaaaaaa banget loh ya rasanya dengan mie instan yang biasa kusantap. Meski tetep enak sih apapun mie nya *dasar muka noodle.  Tapi kan ya boros banget nggak sih kalau tiap kali pengin makan bakmi enak trus kudu pergi ke resto gitu. Dih, mencederai pola hidup hemat demi masa depan dong namanya.

Makanya bersyukur banget nih sekarang ada Bakmi Mewah Rasa, bakmi ayam cepat saji tanpa kuah pertama di Indonesia yang bisa kunikmati bak makan bakmi a la resto. Kemewahan rasa dan kualitas luar biasa dari bakmi yang satu ini menjadi jawaban bagi para penggemar bakmi yang doyan banget dengan lezatnya bakmi resto, namun penginnya mudah, praktis dan enggak repot.

Seperti apa sih sebenarnya Bakmi Mewah Rasa ini?

Sebelum berpetualang rasa dengan sedapnya Bakmi Mewah, tentunya teman-teman sudah familier kan ya dengan bakmi yang satu ini. Iklannya sudah mejeng aja di berbagai media. Itu loh yang dibintangi sama Raffi Ahmad dan Indi Barends.

Masih ada lagi sih sebenarnya artis lain yang turut mendukung Bakmi Mewah, salah satunya si ganteng yang satu ini :


Waktu tau kalau bakalan ada Hengky Kurniawan dan Gita Gutawa di event Enchanted Moment with Bakmi Mewah ini, sudah seneeeenggg banget rasanya. Kapan lagi loh bisa ketemuan sama artis ibukota secara langsung.

Dan mimpi apa sih gue semalem sampe bisa-bisanya sepanggung sama si ganteng yang menggoda banget untuk ditowel iniiii... *tiba-tiba disiram air seember sama mas bojo dalam mimpi *duuuuhhh
video milik : +Slamet Riyadi 

Nggak tau ya kok bisa gitu, perasaan aku nih udah berusaha menyembunyikan diri. Namun rupanya aura bersinarku selalu terbaca oleh para artis yang datang sehingga mereka memilih untuk mencomotku naik panggung. Aku kan maluuuuu.... *ada Antim* nih mas/mba bila terasa mual


Selepas 'manggung' sama Hengky tadi, dia lanjut demo cara pembuatan Bakmi Mewah. Disertai dengan berbagai cerita hangatnya suasana keluarganya. Anaknya yang sudah mulai bisa begini begitu dan lucu. Aiiihh Abang, aku ngga konsen. Tau deh gimana tuh caranya bikin Bakmi Mewah, nih mata udah ga bisa lepas aja dari sosok abang ganteng di depan itu. Tolong ruwat aku pak kyaiiiii....


Perjuanganku untuk terlepas dari 'jerat' Hengky ternyata tak berhenti begitu saja selepas nyanyi Sinaran bareng tadi. Saat Hengky selesai memasak Bakmi Mewahnya, laaahh dia tetep keukeuh tuh nyari aku. Bakmi Mewah spesial buatannya itu katanya buat aku. Oh tidaaaaaakkkk... jangan kejar aku Hengky, aku sudah bersuami. (yeeee...pasti pada pengin lempar-lempar meja/kursi/lemari/gadget dan apa saja ke aku ya, sini-sini japri saja ntar bisa kok dikirim via kurir ke rumahku daripada dilempar-lempar gitu)



Weeeww... Bakmi Mewah beneran berasa mewah deh saat yang mbuatin dan nyuapin Abang Hengky :) Ternyata iklannya nggak boong lho, Bakmi Mewah Rasa memiliki topping daging ayam dan jamur asli yang besar dan tetap segar dalam kemasan. Wah... berarti ada pengawet ya koq bisa segar gitu?

Yeee... pada tau teknologi breakthrough nggak nih? Bakmi Mewah diproduksi dengan menggunakan teknologi breakthrough, yaitu melalui proses pemanasan streril suhu tinggi dimana teknologi ini baru PT. Mayora Indah Tbk (produsen Bakmi Mewah) yang menggunakannya.

Nah, jadi mantep kan ya. Udah sehat, sedaaaapp pula rasa bakminya. Bakmi cepat saji tanpa kuah ini juga diproduksi tanpa menggunakan MSG tambahan dan tanpa bahan pengawet sehingga aman untuk dinikmati.

Selepas menikmati sedapnya Bakmi Mewah, aku dan teman-temanku masih dihibur lagi oleh suara lembut Gita Gutawa. Artis yang masih sama belianya denganku ini ternyata ramaaaahh banget. Meski dikepung fans dari berbagai penjuru, Gita tetap sabar meladeni kami semua berfoto ria saat dia masih menyanyi di stage.



Berkesan bangetlah pokoknya ikutan Enchanted Moment with Bakmi Mewah ini. Tak sekedar menambah wacana kuliner baru, namun juga bisa ketemu dengan bintang-bintangnya yang keren ini.

Aku aja udah nyoba loh Bakmi Mewah, gimana dengan teman-teman semua?

Masih bingung harus beli dimana? Ini loh, teman-teman bisa beli di sini :


Aku aja beli di minimarket dekat rumah ada kok. Jadi kalau pas kangeeennn banget sama Hengky, eh bukan, maksudku kangen dengan bakmi a la resto, tinggal meluncur aja minimarket yang khas banget dengan strip merah di logonya itu. Borong aja Bakmi Mewah dan siap menikmati kelezatannya bersama keluarga.

28 April 2016

4 Tips Agar Tidak Stres Saat Membeli Rumah



Berkat kekuatan yang luar biasa dari internet, mencari tempat tinggal yang representatif kini tak lagi bikin kita terserang mimpi buruk. Kalau dulu ya jaman belum pada pake internet, diiihh nyari rumah kudu keliling sana sini sampai gempor. Ibarat kata nenek moyangku yang orang Jerman "Njajah desa milang kori". Naaah...

Saat ini amatlah mudah menemukan iklan yang relevan bagi kita berkaitan dengan informasi perumahan. Kita bisa mendapatkan berbagai macam keterangan penting yang kita butuhkan. Namun jangan lupa ya, kita juga perlu melihat hal-hal umum yang harus diingat setiap kali kita mempertimbangkan hendak membeli rumah.

25 April 2016

Torabica Soccer Championship 2016, Alternatif Suguhan Bermutu di Orange TV

Suka kesel nggak sih saat pindah-pindah channel televisi dapetnya siaran-siaran yang bikin hati kita tambah meronta-ronta? Maunya happy dan dapet edukasi, begitu klak klik sana-sini malah dapetnya tayangan yang menye-menye. 

Tidak semua tayangan televisi memang seperti itu, pintar-pintarnya kita aja kali ya untuk mencari channel yang tepat dengan kata hati. Apalagi seperti diriku yang memiliki 'jam beredar' amat terbatas di rumah untuk nonton televisi. Yakali sudah ngabisin 9 jam di luar rumah masak masih mantengin tipi mulu setiba di rumah :) Tugas-tugas lain sudah menanti nih, jadi ya akhirnya selektif banget milih tontonan.

Ada satu masa dimana pilihan tontonan perempuan itu nggak cuma dari sinetron ke sinetron loh. Kadang ada yang suka nggak percaya kalau perempuan itu juga suka nonton bola. Bagi yang nggak percaya, pasti belum pernah baca artikelku yang ini nih : Kala Emak Ngomongin Bola. Pada postingan tersebut tampak sekali 'napsu' membara untuk nonton tayangan Piala Dunia saat si ganteng Joachim Loew sukses mengantarkan timnya menjuarai Piala Dunia 2014. Entah dengan alasan apa nontonnya, nggak penting lagi kan untuk diinvestigasi? ;)

Itu kalau ngomongin dunia sepak bola internasional ya. Nah, untuk yang dalam negeri sendiri gimana?

Teman-teman tau nggak nih, ada televisi yang bentar lagi bakal nayangin secara eksklusif liga sepak bola tertinggi Indonesia yang bertajuk Torabika Soccer Championship (TSC). Laga sepak bola yang satu ini akan mulai berlangsung mulai April hingga Desember 2016. 18 klub sepak bola terbaik Indonesia akan bersaing menjadi yang terbaik setelah sempat vakum selama setahun lebih. Kick off TSC 2016 akan ditandai dengan laga pembuka antara Persipura Jayapura melawan Persija Jakarta, pada hari Jumat 29 April 2016 di Stadion Mandala, Jayapura. Setelah vakum selama setahun lebih diharapkan kompetisi TSC 2016 dapat mengobati kerinduan seluruh khalayak pecinta sepak bola Indonesia.

Masyarakat Indonesia sebagian besar merupakan pencinta olah raga sepak bola. Iya apa iya? Nah teman-teman masuk yang kategori penggemar sepak bola atau enggak nih?

Bagi penggemar sepak bola, beruntung nih Torabika Soccer Championship (TSC) akan tayang di Orange TV. Orange TV adalah televisi berbayar (pay tv) di Indonesia yang menggunakan sistem prepaid (prabayar) dengan isi ulang memakai voucher semudah isi pulsa handphone.

Orange TV yang memberikan apresiasi pada pelanggannya untuk bisa menyaksikan pertandingan sepak bola dalam negeri. Setiap tim yang ikut serta dalam TSC akan melangsungkan laga home and away total sebanyak 306 pertandingan selama satu musim kompetisi. Kompetisi ini diharapkan menjadi obat rindu bagi insan persepakbolaan nasional termasuk masyarakat Indonesia yang sudah menunggu lama bergulirnya sebuah kompetisi sepak bola yang menarik.

18 Club yang akan berlaga di antaranya adalah Persib yang menjadi juara Indonesia Super League 2014. Ada pula tim kuat seperti Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, PSM Makassar dan Persija Jakarta. Untuk dapat menyaksikan pertandingan Torabica Soccer Championship, bagi pelanggan Orange TV bisa mengaktifkan paket Happy/Favorit/BlackDiamond bagi pelanggan KU band atau paket Gembira/Unggulan/Hiburan utk pelanggan C band. Kompetisi TSC 2016 dapat disaksikan di Channel SCTV # 902, Indosiar # 905, serta O Channel #919.

Untuk mengingatkan setiap pertandingan yang akan berlangsung, para penggemar sepak bola tanah air bisa men-download aplikasi terbaru Orange TV bernama OrangeKu di Google store. Pelanggan dapat mengatur reminder pertandingan bola di OrangeKU melalui smartphone android. Selain bisa mengatur reminder tersebut, pelanggan akan mendapatkan juga jadwal tayang TSC 2016 dan info pertandingan lainnya. OrangeKu hadir untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan setia Orange TV.

Bagi yang masih menginginkan informasi lebih lanjut tentang laga menarik ini, bisa ubek-ubek www.orangetv.co.id atau bisa juga hubungi Orange TV di call center 0804 1 911 911.

Selamat menonton... Jangan lupa ya laga perdana TSC 2016 akan berlangsung hari Jumat tanggal 29 April 2016. Catet. 

24 April 2016

Beneran Bisa Dapet Cashback plus Diskon Saat Belanja Online via Shopback?

Tekanan di tempat kerja tuh ya terkadang bisa bener-bener bikin kita kelenger. Apalagi kalau ‘badai’ tekanan kerja tersebut datangnya di saat angka-angka kalender memasuki waktu Indonesia bagian bokek. Beuuhhh... udah bokek, stok jajan habis, lipstik udah mentok gak bisa diputer lagi, dimarahin bos pulak. Perfecto... 

Sebenarnya nggak pengin ngeluh sih. Sudah tanggal tua, dompet menipis, masak sih masih harus terus-terusan meringis. Bukannya hidup bakalan terus berlanjut meski kantong kita tak lagi gendut? 

Cuma ya gitu deeeehh... suka sebel kalau pas ngadepin tegangan tinggi di tempat kerja tanpa tau harus melarikan diri ke mana. Mau nyobekin kertas di atas meja, takutnya ntar itu lembaran perjanjian kontrak kerja dengan buyer. Mau pukul-pukul meja, eh ntar dikira kaum barbar dari angkatan taun berapa. Mau ditinggal belanja ngemol, yaelaaahh...perjalanan dari kantor ke kota yang ada mall nya udah ngabisin waktu istirahat sendiri. Wakwaw banget sih ya ini. 

Elah, ngapain coba bingung berkepanjangan. Kayak hidup di jaman apaan aja segala pengin belanja dibikin repot. Sekarang kan udah gampil alias gampang bingit buat belanja-belanji cukup modal jari. Asal ada koneksi internet , aku bisa searching sesuatu yang bisa mengobati lara hati akibat tegangan tinggi. Bawaan orok khas perempuan sejati nih, bahagia banget kalau bisa shopping. 

Saat ini berbagai online shop telah tumbuh subur bak jamur di musim panen jamur ;) Apalagi ada pula e-commerce yang kuantitas dan variasi dagangannya amat memanjakan mata. Klik ini, lirik sana, bandingin situ, eeehh...ada lagi yang bagus di sono. Nggak ku kuuuuu... bawaannya semua pengin dimasukkan ke shopping chart. 

Katanya bokek, lha kok malah belanja? 

Uhuks... Jangan ketinggalan jaman gitu dong. Nih belanjanya pake jurus-jurus sakti ala bunda-bunda irit di seluruh jagad raya. Pengin tau apakah itu? 


Belanja online dengan mengejar diskonan sudah biasa lah. Yang luar biasa itu manakala kita cukup buka satu situs saja untuk mengetahui ada diskon apa saja di toko-toko online favorit kita. Misalnya saja nih ya aku yang demen belanja di Tokopedia, Buka Lapak maupun Zalora, untuk tau sedang ada promo ataupun diskon di toko tersebut kan harus buka linknya satu-satu. Sekrol sana sekrol sini, memadukan antara keinginan hepi-hepi belanja dengan budget yang terbatas. Duuuhh... bawaannya malah mumet deh bandingin sana-sini dan capek hati plus iman karena kudu buka tutup tiap-tiap web jualan tadi.

Jadi, yang luar biasa tadi apa dong?

Ada satu situs yang kini menjadi cara baru untuk kita agar lebih cerdas dan hemat saat berbelanja online. Lebih praktis dan asyik kalau belanjanya via ShopBack. Melalui ShopBack kita bisa langsung tau ada diskon apa saja di toko-toko favorit kita. Plus diberi cashback juga loh oleh ShopBack. Jadi tak hanya sekedar promo, diskon, voucher dan kode kupon khusus saja yang bisa kita nikmati dari e-commerce pilihan kita, ntar ShopBack juga bakalan memberi cashback hingga 30% setiap kita belanja di e-commerce. Uwoooww bingit yaaa...

Caranya bagaimana biar bisa dapet cashback ini? Lihat cara kerja ShopBack di sini yuk atau bisa juga saksikan video berikut ini :




Gimana, asyik banget kaaaannn... Udah belanja dapet diskonan, eh masih ditambah uang cashback pula. Huhuuuyy... darah tinggi nggak jadi kumat deh saat hawa shopping di tanggal tua melanda. 

Apa saja sih yang bisa dibeli melalui ShopBack? 

Banyak. Produk yang bisa dibeli dengan lebih murah melalui ShopBack ada pulsa, gadget, smartphone, tiket pesawat, reservasi hotel, voucher makan, makanan, fashion, makeup, maupun kebutuhan ibu dan balita. 
 Buat teman-teman yang ingin mendapat tambahan uang lagi selain cashback tadi, bisa juga loh mengajak orang lain untuk ikutan belanja hepi melalui ShopBack. Setiap mengajak satu orang teman ke ShopBack, ntar bisa dapet Rp. 25.000 masing-masing. Yang ngajak dan yang diajak dapet semua. Kalau ada yang mau ikutan aku berburu promo, diskon, voucher, kode kupon plus cashback di ShopBack, boleh kok menggunakan kode ini : http://bit.ly/ShopWithUniek 
Suka belanja online? Di ShopBack-in aja!!

22 April 2016

Nonton Film Legal dan Bermutu di Genflix


SITI.

Sungguh padat dan mengundang tanya nih saat melihat poster film ini di Genflix. Jadi bertanya-tanya, senonjok apa sih ceritanya hingga bisa menjadi film terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2015 yang lalu.

Sudah tau tentang Genflix kah? Aku pernah posting tentang film animasi dari Jepang yang tayangnya bisa serentak di Indonesia dan Jepang. Bisa tengok-tengok dulu ya artikel berjudul Sajian Apik di Genflix sebelumnya biar ada gambaran dahulu apa sih sebenarnya Genflix.

Terus terang saat ini rasanya haus sekali menonton tayangan film Indonesia yang bermutu. Jaman kejayaan film negeri sendiri tahun-tahun 80an sepertinya harus dibangkitkan lagi. Banyak anak bangsa yang potensial dalam berkarya dan menghasilkan film-film bermutu. Hanya saja kadang memang rumus kelarisan suatu film menjadi paradox tersendiri.

Untuk itulah butuh effort dari berbagai pihak dalam menggairahkan lagi kecintaan pada film asli produksi anak negeri dengan tema yang khas milik kita sendiri juga. Siti merupakan film terbaik FFI yang memenangkan piala Citra untuk 3 kategori. Jelas bagus dan berkelas kan ya kalau bisa menang FFI gitu.



Sesuai dengan komitmen Genflix sih setauku kalau urusan tayangin film bermutu gini. Jadi pas banget deh kalau SITI akhirnya bisa dinikmati juga via Genflix. Sebelum tayang melalui bioskop di seluruh Indonesia, SITI pertama kali dirilis dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival 2014. SITI juga terpilih sebagai “Official Selection” berbagai festival film dunia seperti Taiwan International Film Festival dan Rotterdam Film Festival. Puncaknya adalah saat SITI berhasil terpilih sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2015 lalu.

Tak hanya itu, SITI juga berhasil memenangkan kategori Musik Terbaik dan Skenario terbaik di ajang penghargaan paling bergengsi bagi sineas perfilman Indonesia ini. Keunikan dari film ini adalah termasuk film Indonesia dengan anggaran kecil (low budget) karena hanya menghabiskan Rp 150 juta untuk seluruh proses produksi film yang berdurasi 88 menit. Selain itu, tempat pengambilan gambarnya pun hanya di sekitar pantai Parangtritis, Yogyakarta.


Film berjudul SITI ini mengisahkan tentang eorang perempuan penjual peyek yang terpaksa alih profesi menjadi pemandu karaoke di malam hari. Hal ini harus dilakukan Siti, tokoh utama di film ini, karena suaminya mengalami kelumpuhan setelah terjadinya kecelakaan yang menenggelamkan kapal nelayannya dan sekaligus membuat keluarganya terjebak dalam lilitan utang.

Penggalan kisah tadi amat menggambarkan keseharian masyarakat pada umumnya yang sering tertimpa musibah yang pada akhirnya membuat dirinya harus berjuang sekuat tenaga dan jiwa demi mengentaskan nasib keluarganya. Hal-hal seperti ini banyak terjadi di sekitar kita, hanya saja kita sering menutup mata dan telinga pada kejadian seperti itu.

Gimana, tertarik kan untuk nonton film SITI ini? Caranya mudah sekali loh. Teman-teman bisa mengakses Genflix dari Google Chrome, klik saja www.genflix.co.id atau unduh aplikasi Genflix di Play Store dengan klik link http://bit.ly/1PJiUkJ. Sedangkan untuk perangkat iOS, klik link berikut http://apple.co/22U65B6 untuk mendapatkan aplikasinya di App Store.



Streaming melalui aplikasi Genflix memiliki banyak keunggulan dan kemudahan karena aplikasi ini dapat di akses melalui perangkat seluler dimana pun berada dengan jaringan apapun. Metode pembayaran yang ditawarkan pun sangat banyak, mulai dari online banking, kartu kredit, transfer ATM, hingga yang paling mudah dengan potong pulsa lewat operator seluler. Dan yang paling praktis nih, kita bisa melakukan top up saldo melalui outlet Alfamart dan Seven Eleven terdekat.

Yuuukk nobar SITI di app Genflix kita masing-masing :)

12 April 2016

Relaxing Time in Giriloka Spa



Pernah nggak sih merasakan sehari penuh kayak dikejar-kejar debt collector meskipun kita nggak punya utang?

Rutinitas kita tiap hari sudah bagaikan detail buku agenda yang dari tiap detik ke jam ya begituuuu saja perputarannya. Bagi yang mengurus rumah tangga secara full, semua urusan internal harus dikerjakan dan aktivitasnya bakalan berulang-ulang tiada henti. Bagi yang bekerja di luar rumah pun sama saja. Selain di rumah memiliki urusan yang tidak bisa ditinggalkan, di tempat bekerja pun bakalan dikejar-kejar berbagai target.

Phewww.... rasanya penuh banget ya kepala saat harus mengerjakan ini dan itu. Mau ditinggalin juga nggak bisa karena namanya kewajiban mau gimana lagi. 

Teman-teman yang pernah merasakan hal tersebut di atas, biasanya cara relaksasinya apa nih? Nongkrong di cafe, pergi ke toko buku, shopping di mall, atau apa nih?

Pernah mencoba untuk 'lari' barang sekejap dari rutinitas dengan melakukan perawatan tubuh di spa?

Relaxing time di spa itu banyak manfaatnya loh. Meski aku sendiri jarang-jarang bisa pergi ke spa, setiap kali berada di spa rasanya memang menyenangkan sekali. Kita bisa menikmati rasa 'sendiri' dan 'terawat' kala berada di tangan terapis spa. Ada banyak jenis treatment yang ditawarkan oleh spa, tergantung kita mau menikmati treatment yang mana. 

Salah satu spa yang bisa kurekomendasikan di Semarang adalah Giriloka Spa. Berlokasi di beberapa hotel ternama di Semarang seperti Ciputra, Santika Premiere maupun Pandanaran, Giriloka menawarkan layanan spa bercita rasa hotel. 

Tadinya aku pening banget tuh saat segala urusan di kantor maupun di rumah nggak ada habisnya. Kepala pening plus badan rasanya kayak udah mau meriang saja. Duh, kalau tiba-tiba sakit kan malah efeknya kemana-mana. Meskipun manusia itu ya manusiawinya aja kalau sakit, tetep kan ya kalau pas sakit malah tambah mumet. Di kepala muter-muter terus segala urusan yang harus diselesaikan. Iya apa iya cobaaaa.... :)

Nah, makanya itu sebelum badan jadi ngedrop mendingan dirawat deh. Di area basement Hotel Santika Premiere Jl. Pandanaran No.116-120 Semarang kita bisa merasakan nikmatnya treatment spa di Giriloka Spa.


Saat tiba di sana di suatu sore yang pekat oleh tanda-tanda akan turun hujan, ramahnya sambutan resepsionis amat menenangkan perasaan. Dengan sabar resepsionis menjelaskan berbagai jenis perawatan yang disediakan oleh Giriloka Spa. Mau ngintip apa saja treatmentnya?

Boleeeehh.... ini dia berbagai treatmentnya :

SPA TREATMENT
  1. Arena Deluxe Treatment, selama 150 menit kita akan mendapatkan perawatan berupa massage, body scrub, body mask, facial dan milk bath.
  2. Spa Sensation, sama dengan Deluxe Treatment, hanya saja pilihan sensasinya lebih menggoda. Ada Chocolate Sensation dan Strawberry Sensation nih. 
  3. Paradise Deluxe Package : selama 120 menit treatment berupa body scrub, massage, body mask dan milk bath. Adapun variasi berdasarkan bahan dasar ramuannya adalah Coconut Package, Avocado Package, Kiwi Package dan Mutiara Package.
  4. Aromatherapy Body Shinning (Spa) : selama 100 menit kita akan dapat menikmati paduan perawatan dan kesehatan yang bertujuan untuk mencerahkan kulit dan membantu menghilangkan bau badan.
  5. Traditional Scrub (Spa) : selama 75 menit terapis akan melakukan perawatan tradisional dengan lulur yang bertujuan untuk menghaluskan kulit.
  6. Traditional Facial (Spa) : 60 menit perawatan wajah untuk mempertahankan keremajaan dan mengencangkan kulit wajah.

MASSAGE TREATMENT
  1. Accupressure Aromatherapy Massage : pilihannya bisa 60 menit atau 90 menit. Pada treatment ini kita mendapatkan manfaat dari teknik pemijatan tradisional yang bisa mengurangi kelelahan pada otot dan mengembalikan kebugaran tubuh.
  2. Relaxing Aromatherapy Massage : selama 90 menit kita akan merasakan teknik pemijatan untuk meredakan stress dan meningkatkan relaksasi tubuh.

THERAPY MASSAGE
  1. Balinese Boreh : pengobatan tradisional dengan rempah-rempah untuk meredakan nyeri otot dan persendian serta bertujuan untuk menghangatkan badan (90 menit).
  2. Warm Stone Therapy : terapi batu hangat untuk relaksasi dan membantu meredakan ketegangan otot (100 menit).
  3. Javanese Therapy Massage : teknik pemijatan dengan menggunakan minyak yang dihangatkan untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi kelelahan setelah bepergian jauh (90 menit).
  4. Ear Candle Therapy : terapi untuk kesehatan telinga yang bermanfaat untuk mengangkat kotoran dan mengurangi sakit kepala (45 menit)
  5. Foot Therapy : pimijatan kaki untuk melancarkan peredaran darah pada kaki (35 menit).
  6. Face Therapy : terapi yang bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membantu mengencangkan kulit wajah.

Nah, banyak kan pilihannya kalau ingin menyegarkan diri dan relaksasi di Giriloka Spa. Aku sendiri waktu itu menikmati pijatan dan luluran yang membersihkan kulitku dengan paket Traditional Scrub. Wanginya olive oil yang digunakan saat massage tercium sempurna pada inderaku, berpadu dengan nikmatnya pijatan terapis yang tekanannya disesuaikan dengan keinginan kita. Seberapa kuat pijatan yang diinginkan oleh seseorang kan berbeda-beda. Jadi kita bisa request kepada terapis untuk menyesuaikan dengan selera kita.



Setelah dipijat agar tubuh menjadi relax, baru deh terapis mengaplikasikan ramuan lulur ke seluruh badan. Agak sedikit berbeda dengan beberapa tempat spa yang pernah kudatangi nih, lulurnya langsung digosok-gosok begitu selesai dibalurkan. Ada beberapa tempat spa yang membiarkan lulur tersebut kering dulu dalam waktu 10 hingga 15 menit. Namun ini tetap tidak mengurangi kenikmatan ber-scrub ria di sana. Apalagi terapisnya memilihkan yang beraroma kiwi untukku. Hmmmm....segaaaarrrr....

Dipijat sedemikian rupa plus dilulur bener-bener bikin badan menjadi enakan deh. Bawaannya pas treatment itu pengin bablas bobok saja saking nikmatnya :)


Salah satu yang paling aku suka di Giriloka itu ruang bilasan ada di dalam ruang treatmentnya. Nggak perlu repot-repot keluar ruangan saat ingin membersihkan diri pasca treatment. Setelah dipijat dan dilulur badan kita jadi penuh minyak pijat dan sisa ramuan lulur kan. Enak banget loh di Giriloka ini, langsung mandi shower dengan air panas yang makin membuat sirkulasi darah kita lancar. Tubuh yang semula berasa tegang dan pegal berangsur-angsur menjadi rileks setelah mendapatkan perawatan di sana.

kembali segar dan kinclong kulitnya setelah dapet Traditional Scrub treatment :)

Sebagian besar customer Giriloka Spa di Hotel Santika Premiere ini adalah tamu-tamu di hotel tersebut. Giriloka memberikan jatah welcome massage selama 10 menit free kepada tamu hotel. Bila tamu menginginkan treatment yang lain tinggal pilih menu sesuai di atas tadi dan melanjutkan treatmentnya. Aiiihh... enak yaaa... jadi pengin nginep di Santika Premiere :) Bagi kita yang nggak nginep di sana pun bisa juga kok merasakan nikmatnya spa, tinggal pilih saja menu perawatan sesuai dengan yang telah kusebutkan di atas tadi.

Beneran loh selepas spa itu, sampai rumah mata berasa beraaaat banget. Kalau tadinya nggak bisa tidur meskipun badan luar biasa lelah, setelah relaksasi di spa ini baringan sebentar saja di kasur sudah bablas saja. Aura kasur dan bantal jadi sedemikian membiusku dan berasa ingin cepat-cepat terbang ke alam mimpi.

Well, kalau itu tadi pengalamanku melepaskan diri dari jebakan rutinitas yang tiada henti, apa cerita teman-teman semua saat menghadapi hal yang sama? Boleh ceritain donk.

Bagi teman-teman yang ada di Semarang ataupun pas berkunjung ke kota ini, bisa loh langsung ke Giriloka Spa bila ingin memanjakan diri dengan treatment level premium di sana. Ini ya kontaknya :

Giriloka Spa
Hotel Santika Premiere
Jl. Pandanaran No. 116 - 120 Semarang
telp. 024-8413115 ext. 260

09 April 2016

[Office Chronicle] Takut Pulang Malam



"Hati-hati kalau lewat pengkolan sebelah situ."

Dih, bikin bulu kuduk merinding saja. Dulu waktu aku masih bekerja di perusahaan yang berlokasi di Kawasan Industri Terboyo, setiap kali pulang malam harus melintas jalan raya Kaligawe dan lanjut melalui jalur jalan Bangetayu. Jaman dulu belum seramai sekarang, di setiap pinggir jalan ada saja yang jualan. Dulu mah swepiiiii...

Ruas jalan yang kulewati tersebut sebenarnya merupakan jalan besar, hanya saja kalau sudah lewat Maghrib memang tidak terlalu ramai lagi lalu lalangnya mobil dan kendaraan. Beda dengan sekarang, pengguna jalur ini sudah luar biasa membeludak karena makin banyak orang yang bekerja di dan dari Semarang ke Demak, begitu juga sebaliknya.

Suatu hari ada salah satu karyawan lapangan yang datang ke pabrik dengan luka babak belur.

"Kenapa tuh bisa kayak gitu?" tanyaku.

"Kemarin malam lewat pengkolan Bangetayu, Mba. Tiba-tiba kayak ada nenek-nenek yang nyebrang. Padahal saya lagi ngebut cepet-cepetan. Coba hindari mba, malah saya jatuh sendiri."

"Trus, si nenek nggak kenapa-kenapa?" kepo banget aku tanya lagi.

"Orang di belakang saya malah heran, Mba, ngapain saya pontang-panting nyetirnya. Nggak ada siapa-siapa katanya."

Weeeww... jadi merinding kaaaan... Padahal aku juga sering banget pulang malam lewat jalur situ. Emang sih pas di tkp itu gelap sekali, mana jalannya berbelok hampir 90 derajat. 

"Kan di situ ada kuburan..."

Halaaahh... malah ada yang nambah-nambahi begitu. Bikin tambah keder aja. 

Sejak kejadian karyawan jatuh ga keruan di jalan raya itu, aku selalu ngajak barengan siapapun yang kebetulan jam pulangnya sama. Jika kepepet banget ga ada yang diajak, bela-belain deh putar jalan yang jauhnya hampir 2 kali lipat. Yang penting enggak lewat pengkolan itu lagi.

Apa enaknya coba ntar tiba-tiba ada yang bonceng di pengkolan itu. Duh, menuliskan ini saja bulu-bulu di tangan jadi berdiri. Padahal mungkin tidak ada apa-apa kali ya. Mungkin saja karyawan yang jatuh tadi sedang dehidrasi dan terlalu berkhayal yang serem-serem :)

07 April 2016

[Office Chronicle] Sahabat Sejati Berinternet



"Uniek, ditunggu ya proforma packing list-nya. Segera kirim ke email saya ya."

"Saya tunggu jawabannya segera ya Bu, Bill of Lading-nya mau segera kami cetak."

"Mbak, bisa dicek segera kah draft yang dikirim tadi. Mau kami kejarin ke shipping line-nya biar segera beres dokumennya."

Phewww... saban hari saban waktu entah berapa banyak orang yang memburuku dengan pertanyaan-pertanyaan sejenis di atas. Nggak cuma bos, relasi-relasi kantor pun sedemikan gencar 'mengincarku' selama dokumen mereka belum kubereskan.

Pusiiingg... pusiiingg... Meskipun memang sehari-hari itu pekerjaanku, namun tak setiap saat aku berada di ruangan untuk melakukan pekerjaan administrasi. Berada sebagai single fighter di divisi ekspor membuatku harus pontang-panting dari ruangan ke lapangan. Terutama bila ada jadwal harus memuat barang-barang kiriman nih, widiiiwww.... udah deh ibarat nggak bisa menghela napas barang sejenak. Jalan kesana kemari, ngecek daftar barangnya sudah sesuai dengan order apa belum. Lanjut cek nomor peti kemas yang akan membawa barang-barang tersebut, plus memastikan barang A tidak tertukar dengan barang B saat dimuat ke dalam peti kemas. 

Ada sih sebenarnya petugas lapangannya, namun mempertaruhkan kredibilitas pabrik dalam hal kesesuaian data dan barang kepada orang lain tentu saja tak bisa kulakukan. Kadang hal-hal sepele yang lepas dari pengawasan bisa berakibat fatal. Sekedar tertukar 1 digit nomor peti kemas saja bisa-bisa nanti di negara tujuan barang tersebut tidak diloloskan oleh bea cukai.

Lalu, sekarang mau apa? Ngeluh melulu tak berkesudahan? Minta bos untuk nambah karyawan biar kerjaanku enteng?

Waduh, emangnya siapa diriku ya kok berani-beraninya seperti itu. Meskipun berasa kepayahan kan tetap harus berpikir ke depan, bagaimana caranya pekerjaan beres semua. 

sebenarnya lagi ngapain sih itu si kerudung ungu?

Di kantor sih sebenarnya ada WIFI yang biasa kugunakan untuk koneksi internet. Sebagian besar pekerjaanku memang mengharuskan selalu terkoneksi dengan internet. Cuma masalahnya kalau pas muat barang tuh, jarak dari kantor ke gudang pabrik tempatku mondar-mandir bak mandor kepanasan itu jauuuuuhh sekali. Ngandelin sambungan internet via WIFI kantor sepertinya tidak mungkin.

"Uniek, segera kirimkan proforma yang mau kita ajuin ke buyer ya. Sekarang ditunggu."

Help me... 

Gimana tak harus putar kepala agar kerjaan beres kalau seperti ini caranya. Di satu sisi harus memastikan semua aman terkendali di lapangan, namun di sisi lain urusan administratif via internet juga harus beres secara bersamaan. Nggak ada yang bisa di-pending barang sebentaaaarrr ajah. Hiks. 

tampilan myCare di hapeku
Ngirim data-data sih bisa pake smartphone, cuma ya itu problem koneksinya bo. Bayar kuotanya mihiiiiilll... Sedih dong ya kalau harus mengorbankan kuota internet pribadi untuk kerjaan kantor gini. Soalnya pulsa handphone memang tidak ditanggung kantor. Kantor sudah menyediakan sarana berinternet yang prima, oleh karena itu tidak ada kompensasi untuk pulsa pribadi.

Untungnya nih sejak aku dapet smartphone gretongan yang sudah 4G, problem koneksi di atas bisa terpecahkan. Asus Zenfone Selfie-ku dengan RAM 3gb dan didukung penuh jaringan Indosat Ooredoo menjawab semua tantangan kerja tadi. 

Zenfone Selfie bukannya buat selfie-an aja? Emang bisa bantu kerjaan?

Hellowww... ini bukan endorsement ya, juga bukan review gadget :) Kebetulan saja memang aku menggunakan device tersebut. Hanya mau nunjukin kalau perangkat ber-RAM 3gb yang kuisi dengan simcard Indosat Ooredoo tersebut benar-benar menjadi penolongku. Bak sahabat sejati yang tidak tega sahabat terkasihnya menderita.

Kirim-kiriman email sembari jadi 'mandor' di gudang

Hanya saja nih minus di mataku yang sudah cukup tinggi membuatku kurang nyaman mantengin tulisan kecil-kecil di layar smartphone, meski ukuran layar smartphoneku sudah 5.5 inch. Beruntungnya aku punya pad (yang gretongan juga) yang bisa tethering ke smartphoneku. Meski belum 4G pad-nya, namun wuz wuz-nya 4G IM3 Ooredoo di smartphone sungguh amat membantu kelancaran pekerjaanku.

"Yes, Sir, already sent the invoice along with all related documents to you."

"Okay, Uniek, I'll send the payment soon after checking all docs."

Woke sip, semua urusan beres deh. Berkat sahabat sejati berinternet yang selalu menyertaiku.

Nggak boros emangnya mainan internet pake hape gitu? Salah seorang temanku kantor pernah nyeletuk seperti itu. Dia ngeliat aku mondar-mandir di gudang tapi tetep kirim-kiriman email tiada henti.

Dukungan penuh dari Indosat Ooredoo saat Fun Blogging 9 di Semarang

Nah ini, pasti dia nggak ikutan Fun Blogging deh. Hahahaa... jadi kemana-mana deh ini. Iya, pas ikutan event Fun Blogging di Gedung Indosat Semarang kapan hari aku makin yakin untuk tetap menggunakan provider yang satu ini karena memberi kebebasan penuh saat berinternet. Indosat Ooredoo punya Freedom Combo yang enggak bikin kantong kita jebol.

Sumber : https://indosatooredoo.com


Indosat Ooredoo punya tarif Freedom Combo, dimana selain menyediakan kuota utama seperti daftar di atas itu, ada juga tambahan 10gb untuk 4Gnya. Wohoooo... 10gb mau abis gimana kan kalau cuma buat email-emailan kayak gitu. Enteeenggg.... ;)

Aku dan Shintaries
Pada Fun Blogging tanggal 19 Maret 2016 yang kuikuti tersebut, Indosat mendukung penuh koneksi internet dari para peserta event. Ada yang belum tau mupun ikutan Fun Blogging?

Fun Blogging ini dihelat oleh 3 orang blogger handal Haya Aliya Zaki, Ani Berta dan Shinta Ries. Masing-masing dari mereka membagikan ilmu bermanfaat seputar blogging kepada para peserta.

Buruh kok ngeblog sih?

Yeeee... justru ya sebagai buruh kekinian kudu ngeblog biar nggak anjlok :) *maksa. Sehari-hari rutin berkutat dengan yang itu-itu saja ntar jadi hampa loh jiwa bila tidak diimbangi dengan aktualisasi di bidang yang lain. Lagipula, ngeblog itu meskipun butuh effort tinggi di sela-sela tumpukan berkas yang menggunung, seringkali menyelamatkan kekeringan hati. Nengok sebentar saja ke postingan teman, langsung bikin hati ceria. Lha itu cuma nengok blog orang lain lho, apalagi nengok blog sendiri kan. Bawaannya udah buru-buru pengin update saja. Semangat deh menyelesaikan pekerjaan utama biar ntar ngeblognya enjoy di waktu luang. Yeaaayy...

Balik lagi ke bonus kuota 4G yang 10gb tadi, sampai sekarang aja bolak-balik kugunakan untuk nonton Youtube di sela-sela aktivitas di lapangan juga nggak habis-habis nih kuotanya. Kalau pas lelah gitu ya, ambil posisi di salah satu sudut gudang, leyeh-leyeh sambil menikmati musik-musik asyik dari berbagai penyanyi favorit. Ada Marcel, Blue, Kahitna, KLa, The Corrs, dan lain-lainnya. Mana yang pas pengin aja langsung diklik untuk menghibur diri dan melepaskan penat barang sejenak.

Lha kok enak sih kerja sambil youtube-an?

Ya enak dooongg... Daripada manyun saja duduk sendirian nungguin proses muat barang ekspor selesai, kan mendingan menyegarkan diri dengan cara begini. Jauh dari kantor yang berlimpah WIFI ya tak mengapa. Pan eike udah pake Indosat Ooredoo booooo... Lagu-lagu favoritku bisa tampil mulus tanpa lag, irit pulsa pula berkat Freedom Combo.

Bang Mandor mau ikutan nonton? Sini, yuk siapkan cemilannya ;)

Nonton Abang Marcel nggak pake nge-lag berkat jaringan 4G Indosat Ooredoo

Yang lain penuh batasan, kami beri kebebasan!

06 April 2016

Kisah Majalah Dinding Jaman SMA



"Enaknya hari ini posting apa ya di blog?"

Kalau sekarang sudah ngeblog bawaannya gitu deh setiap kali bingung mau isi blog dengan artikel apa. Habis gimana ya, kepala sudah terlalu penuh dengan angka-angka dan wajah-wajah sadis yang berkelebatan seharian tadi di kantor. Penginnya bobok manis manja aja sepulang dari tempat kerja :)

Cuma ya itu tadi, pertanyaan di atas selalu menghantui. Meski sering hanya menatap nanar laptop yang duduk manis di tempatnya, hati ini sering kebat-kebit sendiri. Bawaannya pengin posting melulu. Perang antara hasrat ingin nulis artikel dengan tubuh yang lunglai selalu saja terjadi. Jadi ini sudah prestasi banget ya bisa update saban hari. Semua gara-gara Teh Ani Berta ;)  Terima kasih ya Teh, 'jamu' pelancar postingnya manjur.

Soal hasrat ingin menulis jadi inget semasa SMA dulu. Kalau jaman anak-anak SMA tahun 90 an ada tuh yang namanya majalah dinding (mading). Benar-benar serupa majalah berbahan kertas yang ditempelkan ke dinding gitu. Kalau anak sekarang apa masih ada mading ya? Madingnya pakai screen LED kali yak sekarang hihihiiii...

Jaman SMA dulu, setiap kelas digilir untuk memajang mading hasil karya mereka di tempat yang telah ditentukan. Aku keingetan banget nih hebohnya kelasku mempersiapkan naskah dan outline mading yang akan kami tampilkan. Rata-rata kelas lain seringnya menampilkan ramalan bintang di mading mereka. Dih, terlalu mainstream kan ya.

Lalu, kelasku menampilkan apa dong biar lain dari yang lain?

Waktu itu kami sekelas punya ide untuk membahas profil masing-masing guru yang mengajar. Nah, di sinilah apa yang orang bijak katakan sebagai  "Genious ideas can kill you" benar-benar kejadian. 

Emang kenapa sih kok segitunya amat?

Idenya sih sederhana, bercerita yang asyik-asyik tentang guru-guru yang mengajar kami. Hanya saja, yah, namanya juga abege ya, eksekusinya itu suka kebablasan. Berkat mading kami yang extraordinary itu guru mata pelajaran geografi ngambek mengajar sampai seminggu.

Sebagai murid teladan tentu saja aku resah dan gelisah gara-gara ini. Aku suka belajar, jadi gimana dong kalau gurunya tidak mau mengajar. Aku bisa sakau. *turuuuun...turuuuuuunn... 

Lain halnya dengan teman-temanku yang bahagia sekali ada jam kosong. Paling dikasih tugas ini itu, ngerjainnya juga bisa sambil contek-contekan wong gurunya enggak nungguin. Kondisi ini tidak berlangsung lama karena wali kelas kami yang sangarnya tujuh turunan sudah mulai investigasi.

Beliau menanyakan kepada guru yang bersangkutan kenapa tidak mau mengajar lagi di kelas kami. Tau nggak bu guru geografi jawab apa? "Saya mau jual gorengan saja, nggak mau ngajar."

Waktu wali kelas menyampaikan ini ke murid-murid, tentu saja aku dan teman-temanku hanya bisa menahan tawa. Mana berani ngakak di depan wali kelas yang galak. Sampai mules-mules deh waktu itu dinasehati agar menjadi anak yang sopan, tidak kurang ajar sama guru, belajar yang benar nggak usah suka nyelinap-nyelinap beli gorengan ke kantin.

Bahahahaa... Iya, dulu memang kami sekelas bandel banget. Di ruang kelas yang kutempati bersama teman-teman, ada 2 pintu besar yang menjadi akses keluar masuk. Pintu utama tentu saja di bagian depan, adapun satu lagi pintu yang hanya bisa dibuka separuh berada di bagian belakang, tepat sejajar dengan dinding dan area berkumpulnya para jagoan jajan :)  Kebetulan ibu guru yang mengajar geografi ini kalau mengajar suka nggak merhatiin murid-muridnya. Asyik saja memberikan catatan dengan mendikte ataupun menulis di papan tulis. Ya gitu deh, ada oknum-oknum yang hobi menyelinap ke kantin, balik-balik ke kelas sudah bawa gorengan 1 plastik penuh.

Herannya ya, si ibu guru kok ya tidak mencium aroma ini. Anak-anak sekelas pada kunyah-kunyah gitu ya bisa-bisanya loh beliau tidak tau. Yang terlalu gurunya apa muridnya siiiihhh.... Hanya di kelas geografi saja kami berani begitu, kalau pas pelajaran yang lain enggak berani. 

Nah, di majalah dinding itulah semua fakta akhirnya terkuar gara-gara kealayan kami sekelas. Menulis "asyik loh kalau pas pelajaran geografi, serasa di kantin deh, gorengannya anget dan bergizi" kok ya enteng sekali waktu itu. Mungkin saat itu kami berpikir paling bu guru geografi nggak bakalan nengokin mading. Ternyata apes banget deh, si ibu beneran baca waktu itu.

Jadi deh akhirnya kami sekelas meminta maaf kepada bu guru tersebut dan berjanji untuk tidak mengulang kembali.

Beneran nggak ngulangi lagi? 

Biarlah hanya kami dan Tuhan yang tau ya ;)

02 April 2016

Kopdar Maksimal di Acara Blogger



"Seneng amat sih kopdaran dengan sesama blogger?"

Terkoneksi dengan teman-teman blogger dari seluruh penjuru tanah air (bahkan dengan yang tinggal di luar negeri sekalipun) merupakan suatu kebahagiaan tiada terkira. Bayangkan aja ya, kita yang terpisah jarak sedemikan jauh masih bisa saling terkoneksi. Melalui tulisan.

Ya, dengan tulisan yang kita posting di blog lah kita membuka pintu silaturahim dengan sahabat-sahabat blogger kita di belahan bumi manapun. Saat tulisan kita tersaji dan kemudian ditanggapi, di waktu itulah uluran pertemanan terurai.

Kadang di kesendirian pun hati terasa meriah karena banyak teman blogger di luar sana yang siap membaca tumpahan isi hati maupun sedikit informasi yang kita bagi. Pernah merasakan hal seperti ini kan? Bahkan saat kita sedang seorang diri pun kita masih bisa bersuka ria menikmati indahnya persahabatan di blogosphere.

Lantas apakah silaturahim secara tatap muka menjadi tidak penting?

Jelas sama pentingnya dong. Menyadari keterbatasanku yang tidak bisa sewaktu-waktu bertemu dengan sahabat-sahabat bloggerku yang tinggal sekota, maka ada berbagai pertimbangan yang kuambil saat memutuskan untuk mengikuti acara blogger.

Ya, pada saat-saat tertentu di Semarang ada event blogger seperti launching produk baru dari suatu brand, gathering blogger yang bersponshorship, ataupun pelatihan ngeblog. Tidak semua acara tersebut diselenggarakan di hari libur. Nah, di sinilah letak kesulitan yang kualami. Sebagai karyawan yang masih harus bekerja 6 hari seminggu, tentu saja aku harus selektif saat memilih untuk mengikuti suatu acara yang membutuhkan kehadiran blogger.

Apa saja sih pertimbangan seorang pekerja full time mengikuti acara off line blogger ?
  • Tambahan ilmu ngeblog yang tidak setiap saat bisa kudapat. Belajar seputar dunia blogging memang bisa dilakukan dimana saja dan melalui media apa saja. Namun ada juga banyak hal yang baru bisa kita dapatkan saat bertemu langsung dengan ahlinya. Banyak pertanyaan yang selama ini tersimpan bisa kita sampaikan ke ahlinya dan mencari jawaban / solusi seputar hal-hal tersebut.
  • Bila semua kegiatan offline blogger diikuti tentunya akan berdampak pada performa kerja di kantor. Kan harus ijin tuh ya bila acara blogger tersebut dilaksanakan pada hari kerja. Asas ekonomi dan asas manfaat harus dimaksimalkan saat memutuskan untuk mengikuti acara tertentu. 
  • Ada kalanya hadir di event blogger memang demi mencari sesuap nasi ;) Namun tak selalu seperti itu ya. Bahkan pada event tak berbayar sekalipun aku bakalan mengusahakan untuk hadir karena acara tersebut potensial menghasilkan pertemanan dan bertemu dengan relasi-relasi baru. 
  • Tak dapat disangkal lagi, salah satu hal yang paling menyenangkan saat mengikuti event blogger adalah kopdarnya. Moment inilah yang paling ditunggu-tunggu. Bertemu dengan teman-teman baik dan saling berbagi kisah merupakan kebahagiaan yang tak bisa diukur dengan sejumlah materi. Kopdar maksimal lah pokoknya kalau pas acara blogger ini. 
Kalau sobat-sobat blogger lainnya apa saja sih pertimbangannya untuk mengikuti acara offline blogger? Share yaaaa.... thks