30 Mei 2022

Tips Sukses Berbisnis Aksesoris dan Fashion


tips sukses bisnis aksesoris dan fashion

 
Kebutuhan manusia tak lagi semata-mata memenuhi keperluan dasar hidupnya saja. Sudah sejak puluhan tahun yang lalu, kebutuhan sekunder maupun tersier makin mendapatkan prioritas untuk dipenuhi juga, tentunya dengan pertimbangan ketercukupan dana. Bisnis aksesoris dan fashion pun kian berkembang.

Jadi ingat nih ketika di awal maraknya orang-orang menggunakan platform media sosial berbasis Facebook, aku termasuk salah satu yang menyambutnya dengan gegap gempita. Mengumpulkan teman-teman lama jaman sekolah dulu terasa menyenangkan. Lalu muncul ide untuk menjual aksesoris yang dibuat oleh kakakku melalui platform ini.

Awal memulai bisnis memang terasa berat, harus jualan ke siapa? Ternyata yang lebih berat tuh justru mempertahankan bisnis yang sudah berjalan ini. Harus berburu ide apa saja yang sedang digemari orang saat itu. Apalagi produk dalam bentuk aksesoris sebagai pelengkap fashion, pergerakan trennya selalu saja cepat berganti.





Mengikuti Tren Bisnis Aksesoris dan Fashion



Seperti yang kita tahu, yang namanya mode tuh cepat sekali berganti-ganti. Bisa dibilang semuanya serba dinamis di masa sekarang ini. Bakalan selalu ada tren baru yang hadir setiap harinya, bahkan dalam hitungan jam sekalipun. 

Tren terbaru seringkali menarik perhatian masyarakat luas. Nah, bagi para pemilik bisnis aksesoris dan fashion, perlu dong mengikuti tren yang sedang berjalan agar tidak tertinggal mode. Efek positifnya, peluang untuk selalu hadir dan diperhatikan oleh masyarakat pun akan meningkat. 




Ketika tren bros rajut sedang melangit, aku dan kakakku mendapat banyak pesanan, Kami berdua selalu mencari ide baru dan melongok berbagai informasi secara online, tren mode bros rajut yang sedang digemari apa saja. 

Selain mengikuti tren tersebut, branding BC Collection, nama bisnis aksesoris yang kami tekuni itu, juga menerima pesanan aksesoris rajut secara custom. Lucu-lucu loohh... ada yang order bros berbentuk kodok, sapi, lebah, kincir angin, daun, dan masih banyak lagi.





Ada beberapa keunggulan yang kita dapatkan ketika mengikuti tren bisnis aksesoris dan fashion:


1. Menghemat Biaya


Sekarang semua sudah serba digital. Bikin promosi produk pun rata-rata sudah menggunakan media digital. Peran kualitas konten yang kita unggah pun menjadi hal yang penting agar bisa menarik minat audiens. 

Saat kita telah mengetahui tren yang sedang berkembang, acuan untuk membuat konten pun jadi jelas. Kita tidak nabrak sana-sini untuk membuat produk yang kira-kira diminati oleh masyarakat saat ini. Juga tak perlu banyak eksperimen dalam penyusunan materi konten promosi. Otomatis biaya yang kita gunakan dalam proses pembuatan konten pun bisa kita minimalisir.

Membuat konten kan butuh aneka peralatan dan properti yang sesuai. Kalau belum tahu konsep promosinya, segala macam properti dibeli. Ujung-ujungnya nanti tidak terpakai. Dengan memahami trend yang sedang berkembang, produksi dan materi promosinya pun jadi terarah. 



2. Lebih Terhubung dengan Audiens


Selera netizen dalam melahap konten seringkali berubah-ubah. Penting sekali bagi kita untuk tahu cara terbaik untuk menjangkau mereka agar produk yang kita tawarkan secara online bisa mendapatkan perhatian secara optimal. 

Misalnya nih, saat itu tren pembeli online gemar mendapatkan bonus ongkir ataupun mendapatkan cashback dalam jumlah tertentu, hal itu bisa menjadi pertimbangan bagi penjual aksesoris dan fashion untuk memanfaatkan tren tersebut. 

Bisa juga kita menciptakan tren tersendiri, misalnya belanja sambil berdonasi. Apalagi ketika ada musibah nasional yang memang perlu banget kita dukung dalam hal pendanaan bagi korban bencana alam. Nah, sambil berbisnis kita bisa juga sambil melakukan dukungan sosial saat jualan. Menawarkan donasi seikhlasnya kepada audiens, disertai dengan informasi saluran penggalangan dananya lewat mana, siapa tahu kita bisa jadi pelopor bisnis aksesoris dan fashion yang concern dengan permasalahan sosial. 

Keunikan citra bisnis yang dibentuk itu akan selalu melekat dalam benak audiens maupun calon pelanggan. Makanya tepat banget kan ketika kita bilang bahwa mengetahui tren terbaru dapat menjadi kunci untuk mengembangkan dan menjaga hubungan dengan mereka.



3. Menemukan Ide Bisnis


Tren yang berkembang akan membantu kita dalam menemukan berbagai ide baru yang menarik ketika ingin mengembangkan usaha. Pebisnis akan mencari cara yang tepat sesuai tren terbaru agar lebih cepat dan mudah terhubung dengan audiens. Dengan begitu bisnis kita juga dapat berkembang ke arah yang lebih positif.




4. Mendapatkan Respon Pelanggan


Produk aksesoris dan fashion yang mengikuti tren, tentunya akan selalu ditunggu-tunggu oleh pelanggan ataupun calon pembeli. Produk yang itu-itu saja telah membanjiri lapak online, bahkan ada kemungkinan kompetitor meniru desain produk tersebut. 

Pebisnis aksesoris dan fashion yang mau jadi pionir, sebaiknya punya wawasan yang luas terkait dengan tren mode secara global. Tidak menutup kemungkinan ada respon dari pelanggan atas produk yang kita lemparkan ke pasar pun bisa menjadi ide baru lagi. 

Komentar dari para audiens ini bisa dijadikan panduan bagi pebisnis aksesoris dan fashion untuk terus memuaskan pelanggan. Mereka tentunya akan merasa dihargai ketika masukannya diterima. Pemilik usaha bisa saja memperbaiki kualitas produknya, ataupun melakukan diversifikasi mode sesuai tren yang sedang berjalan. 





Kolaborasi UMKM dengan JNE


Hubungan antara penjual dan konsumen seperti yang sudah tertulis di atas tadi, termasuk kategori kolaborasi yang saling menguntungkan. Jadi tak semata-mata urusan uang saja yang mendasari pebisnis untuk terus mengembangkan usahanya. 

Dalam dua tahun terakhir ini, ketika dunia dilanda pandemi yang merontokkan sendi bangsa, para pemilik usaha mati-matian mempertahanan bisnisnya. Jualan yang semula lancar-lancar saja, akhirnya menurun tajam karena masyarakat lebih memilih menyimpan dana untuk keperluan kesehatan dibandingkan beli ini dan itu.

Berbagai cara untuk bertahan pun dilakukan oleh pemilik usaha, termasuk UMKM yang besaran modalnya tak seberapa dibanding pabrikan besar. Semangat positif dari pemilik UMKM menguar dari Muhammad Taufiqi (Co-Founder Kelana Scarves) dan Haris Prasetyo (pemilik Qrani Hijab) saat gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Pasuruan yang berlangsung pada tanggal 19 Mei 2022 lalu. 


jne ngajak online 2022


Pandemi ini memang memiliki dampak yang signifikan bagi sektor ekonomi. Para pelaku Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM) menghadapi berbagai tantangan seperti penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, serta kesulitan bahan baku. Menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi juga berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM.

Maka sudah tepat sekali ketika JNE sebagai penyedia jasa logistik yang pionir di Indonesia mengadakan webinar online tersebut. Melalui webinar online ini diharapkan UMKM di Indonesia, khususnya di Pasuruan dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Hadir dalam webinar tersebut Dwi Setyaningsih selaku Branch Manager JNE Pasuruan yang memberikan beberapa statement. Menurutnya tren pengiriman kembali meningkat berkat peranan para online shop yang terus berkembang. Diharapkan kolaborasi antara JNE dengan UMKM dapat terus terjalin.

JNE Pasuruan juga akan terus berinovasi, bersinergi dengan swasta dan pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang berdaya. JNE siap menjaga potensi dan peluang yang ada di Pasuruan.

Salah satu narasumber yang hadir, Muhammad Taufiqi, mengawali kisahnya yang menginspirasi dari sejarah memulai jualan. Kelana Scarves dibuat untuk jualan hijab karena istrinya memiliki passion di bidang fashion.

Saat pandemi, toko offline yang dimilikinya justru aman dari sisi penjualan berkat dukungan sisi online yang dijalankannya juga. Sebagai sosok yang bergerak di industri fashion, Muhammad Taufiqi menilai pentingnya memahami social media marketing dan juga trend fashion yang ada di masyarakat. 

Mulai belajar marketing dari seperti apa caranya menjual di Instagram, facebook dan whatsapp itu seperti apa, selain itu juga belajar social media ads.
(Muhammad Taufiqi, Co-founder Kelana Scarves)

Narasumber kedua, Haris Prasetyo selaku Owner Qrani Hijab, juga bercerita tentang perjalanan bisnisnya. Awal bertemu dengan calon istrinya, Haris berkolaborasi dan mengembangkan produk hijab. 

Terkait bidang marketing, Haris menggunakan media sosial dan semua marketplace, sehingga dalam 2 bulan dapat menjual lebih dari 1000 item barang. Selain itu Haris juga mempercayai bahwa keunikan atau diferensiasi memainkan peranan penting 


Nilai value sangat penting bagi brand kami, value kita yaitu kita bisa custom model dan warna apapun. Untuk mendapatkan awareness yang lebih besar, kami menggunakan Facebook dan Instagram Ads, kita mempelajari social media marketing untuk meningkatkan bisnis kami.
(Haris Prasetyo, Owner Qrani Hijab)


JNE Pasuruan sangat mendukung UMKM Pasuruan untuk terus berkembang. Solusi yang diberikan JNE Pasuruan bagi para UMKM Pasuruan seperti workshop gratis untuk para UMKM Pasuruan, tersedia juga layanan free pick up di berbagai wilayah.
Selain itu, JNE menghadirkan program apresiasi untuk loyal customer seperti member JLC yang dimana para UMKM bisa mendapatkan hadiah menarik, dan promo diskon ongkir. 
“Kita sudah bekerjasama dengan brand lokal, 2 diantaranya yaitu narasumber kita hari ini untuk mewakili UMKM Pasuruan”, tutup Dwi Setyaningsih selaku Branch Manager JNE Pasuruan.

JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Pasuruan merupakan kota ke-sepuluh dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2022 akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Pasuruan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Jember  pada 20  Mei 2022.

65 komentar:

  1. Mantep bisnis aksesoris dan fashion memang lagi banyak diminati sekarang apalagi mudah dengan adanya berbagai toko online dan jasa pengiriman. Terima kasih tipsnya!

    BalasHapus
  2. Bisnis aksesoris dan fashion ini nggak lekang oleh waktu ya mbak, yang penting harus kreatif membuat produk yang unik ya mbak. Salut sama JNE, programnya keren banget..

    BalasHapus
  3. pertengahan tahun 2011 sampai 2014 aku sempat menjalani usaha jualan fashion hijab mba, saat itu tools buat jualan gak banyak hanya di Blackberry Group dan FB aja. Kalo jaman sekarang dengan kecanggihan teknologi digital berjualan apapun memungkinkan karena tools-nya banyak, yang terpenting ada kemauan ya

    BalasHapus
  4. Melihat trend memang faktor penting untuk para penjual terutama yg terkait fashion ya mbak, beruntung sekali ukm pasuruan nih di fasilitasi oleh jne

    BalasHapus
  5. Salut deh untuk JNE yang terus dukung UMKM berkembang dan go digital. Semoga kolaborasi ini terus berjalan untuk saling mendukung satu sama lain.

    BalasHapus
  6. Bisnis aksesoris dan fashion ini nggak ada matinya ya Kak. Apalagi sekarang udah ada JNE yang mendukung bisnis UMKM seperti ukm pasuruan. Jadi pemasaran produknya bisa lebih luas.

    BalasHapus
  7. Memang jaman digital sekarang lebih mudah berjualan lewat online pastinya butuh kerjasama dengan ekspedisi pengiriman barang kan.

    Langkah JNe tepat bekerjasama dengan umkm

    BalasHapus
  8. Berbisnis itu memang seru ya, kak Uniek.
    Ada banyak hal yang harus dipelajari tanpa henti dan dengan mengikuti serangkaian acara JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis, maka bisnis UMKM perlahan bertumbuh dengan semangat berkolaborasi.

    BalasHapus
  9. Salfok dengan aksesories warna-warninya, Mbak. Bagus dan unik.
    Salut untuk JNE yang terus dukung UMKM berkembang, semoga terus berdampingan ya...

    BalasHapus
  10. JNE Goll ABorasi Bisnis udah sampai Pasuruan ya, hm... sebentar lagi sampai di kota mana lagi ya? Menarik sekali mengikuti kiprah JNE dalam mendukung UMKM lokal. Dan banyak tips yang bisa dipelajari dari para pegiat UMKM Mitra JNE

    BalasHapus
  11. Wah bros rajutnya lucu-lucu. Bisnis aksesoris dan fashion ini banyak diminati tapi memang perlu ide-ide baru yang terus dikembangkan ya.
    Btw salut dengan JNE yang terus berkomitmen mendukung UMKM, semoga kolaborasi JNE dan UMKM membuat UMKM bangkit kembali dan makin maju ke depannya.

    BalasHapus
  12. Kalau dijalankan dan ditekuni secara ajeg, bisnis aksesoris ini bisa cuan banyak ya mba.
    Apalagi klo di perkotaan kan banyak cewek yg suka pakai aneka aksesoris.
    Bangga banget dgn JNE karena always support UMKM.
    keren!

    BalasHapus
  13. Eh, nggak nyangka lho Mbak Uniek bisa berbisnis aksesoris. Mantap pisan. Sama mantapnya dgn JNE Goll ABorasi ini, yak.

    BalasHapus
  14. Aaakkk~ gemoy sekali aksesoris rajutnya mbak, terimakasih banget nih tipsnya. Mau kubagikan ke adikku yang juga suka rajut biar lebih paham lagi bagaimana berbisnis aksesoris dan fashion.

    BalasHapus
  15. Kok, lucu-lucu asesorisnya Bun. Kalau produknya lucu gini sih, saya yakin dengan ikutan acara keren seperti JNE Goll Aborasi Bisnis, pasti akan semakin maju usahanya

    BalasHapus
  16. Pas marak-maraknya tren bros dan rajut, saya sampai belajar merajut lho. Lucu jika ingat ini.

    BalasHapus
  17. Salut untuk JNE bisa mendukung UMKM.
    Semoga bisnisnya semakin maju dan berkembang.

    BalasHapus
  18. JNE ini emang punya program menarik. Gak cuma sekedar meningkatkan pelayanan, tapi merangkul UMKM, hebat yaa

    BalasHapus
  19. Menarik sekali program JNE ini bikin pelaku UMKM semangat untuk jualan terus karena disupport langsung sama ekspedisi. Salut banget sama yang bisa konsisten membangun bisnis, saya pernah beberapa kali bisnis online tapi nggak lanjut kafena banyak alasan. Hehe.. Padahal kalo mau tekun bisa berkembang banget ya usaha online ini..

    BalasHapus
  20. Dennise Sihombing10 Juni 2022 09.40

    Salud nih pake 2 jempol untuk JNE yang aware pada para pelaku UMKM. Terpenting memang dalam sebuah usaha harus diniatin dengan serius, kita senang produknya bukan sekedar ikut-ikutan tren

    BalasHapus
  21. Saya juga dulu pernah ngejalanin bisnis fashion, jualan daster ama batik pekalongan terbantu sekali dengan ekspedisi JNE. Paling sering kirim barnag via JNE

    BalasHapus
  22. JNE memang sangat memikirkan UMKM dijadikanlah program yang membantu mereka mengembangkan bisnisnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. JNE memang ekspedisi yang top banget urusan mendukung UMKM ya. Salut banget deh.

      Hapus
  23. Laily Fitriani10 Juni 2022 13.49

    Lucu-lucu aksesorisnya Mbak...daku suka. Btw, bisnis aksesoris ini termasuk awet lho, setiap saat banyak yang cari apalagi ditunjang dengan model pengiriman paket yang aman ya Mbak.

    BalasHapus
  24. Laily Fitriani10 Juni 2022 14.53

    Wow, lucu-lucu aksesorisnya ini Mbak, apalagi ditunjang dengan pengiriman paket JNE yaa

    BalasHapus
  25. Pandemi, sosial media, dan promosi digital telah memungkinkan produk UMKM bisa dikirim kan ke seluruh Indonesia. Termasuk produk asesories fashion yang selalu bergerak mengikuti trend. Kehadiran kerjasama JNE dan UMKM ini saling menguntungkan. Kolaborasi yang kompak, JNE punya produk untuk dikirim, UMKM bebas berproduksi dan gak pusing mengirimkannya ke pelanggan mereka

    BalasHapus
  26. Betul sekali Mbak, mempertahankan dan mengembangkan bisnis itu sungguh lebih menantang ya rasanya. Terus update dengan perkembangan dunia luar jadi penting utk kemajuan usaha. Harus rajin-rajin melihat peluang dan berpartner. Seperti dengan JNE selaku penyedia jasa kurir misalnya..

    BalasHapus
  27. Jualan aksesoris bisa jadi UMKM yang menarik asal dilakoni dengan baik dan benar. JNE ini peduli banget sama UMKM

    BalasHapus
  28. Bisnis aksesoris ini nggak ada matinya ya mbak, sama seperti fashion. Yang penting harus kreatif dan inovatif. Keren banget ini program JNE, sangat membantu para pelaku UMKM

    BalasHapus
  29. Wah kreatif sekali ya K. Semangat terus dan makin sukses bisnisnya :)

    BalasHapus
  30. Yang ampun itu bros BC Collection lutjuuu...Salut untuk Mbak Uniek dan Kakaknya yang bsia menangkap peluang hingga bisa berbisnis aksesories.
    Senangnya kini UMKM saat ini didukung banyak pihak termasuk JNE yang terus mendukung perkembangannya baik di Pasuruan maupun penjuru Nusantara

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, bros rajutnya cantik dan perpaduan warnanya pun bikin mata langsung jatuh cinta dalam sekali lihat.
      Cocok dipadukan dengan jilbab polos ataupun motif.

      Bersama JNE, kini bisnis UMKM tetap bisa berkembang dengan baik menerjang segala tantangan aman yang ada.

      Hapus
  31. Bros rajutnya cakep-cakep dan banyak motifnya. Sampai saat ini aku belum bisa dan belum pernah bikin bross rajut. Saat ini bisnis fashion dan aksesoris memang banyak diminati karena menguntungkan.

    BalasHapus
  32. Dulu saya pernah jualan aksesoris dan fashion. Kirim-kirimnya pakai JNE karena lebih bisa dipercaya. Jadi pengen jualan lagi hehehe. Senengnya jasa ekspedisi favorit saya ini mendukung banget UMKM

    BalasHapus
  33. Bros nya keren-keren, Mbak. Lucu, imut-imut. Sukses selalu ya, Mbak Uniek.

    Bravo buat JNE yang selalu support pelaku usaha kecil. Aku dah lama jadi pelanggan JNE. Dan jadi makin setia karena perusahaan ini begitu komit dalam membersamai UMKM.

    BalasHapus
  34. Kadang memang ada yang sukses menjalankan bisnis offline tapi tidak berhasil ketika mencoba menjalankannya secara online. Salah satu alasannya karena memang tidak tahu caranya. Kuncinya memang harus belajar supaya ada ilmunya. Atau bayar SDM yang udah terlatih dan menguasai caranya. Saya salut sama JNE tidak henti memberikan dukungan pada UMKM, kali ini lewat program Goll..Aborasi Bisnis Online. Semoga sukses!

    BalasHapus
  35. Masa pandemi yang jualan onlen lebih kencang ya. Ini menguntungkan karena gak perlu keluar duit buat sewa stand, yang biasanya mahal banget apalagi kalau dalam mol dan tempat strategis. JNE ini juga agennya banyak jadi memudahkan umkm.

    BalasHapus
  36. Sekarang zaman yang kalo mau beli apa-apa lewat media online ya, jadi lebih praktis dan mudah. Jadi cocok sekali jika punya modal di gunakan untuk bisnis onine. Sukses terus ya buat JNE yang selalu mendukung UMKM indonesia.

    BalasHapus
  37. Sejak pandemi, aku juga beli apa-apa ke online dan JNE tetap jadi pilihan pengiriman untukku hingga saat ini
    Sempat salah fokus sama foto model hijab duh itu aku sudah pernah coba semua dengan segala aksesorisnya, skrg yang praktis-praktis aja jadinya πŸ˜‚

    BalasHapus
  38. Memang kalau hubungannya sama makanan dan fashion tuh selalu laris manis ya mbak. Cuma biar bisa bersaing ya harus tahu memasarkannya dengan baik, dan juga memberikan pelayanan yang oke kepada customer. Salah satunya memilih jasa ekspedisi yang oke, tentunya JNE masih jadi yang terbaik saat ini.

    BalasHapus
  39. setuju sekali bahwa pebisnis apapun mesti mengikuti perkembangan, apalagi produk terkait fashion ya.. ah, jadi ingat bros cantik dari BC colection ini.. semoga sukses selalu ya..begitu pula dg JNE yg berkolaborasi untuk kemajuan UMKM kita..saluut!!

    BalasHapus
  40. Bisnis aksesoris dan pakaian itu bisnis yang tidak akan pernah mati, selama masih ada manusia di muka bumi ini pastinya pakaian dan perintilannya akan tetap dibutuhkan. Tipsnya bener tuh saya mengalami juga. Bahwasanya kita bisa menggunakan apa saja berdasarkan kreativitas dan ide yang out of the box

    BalasHapus
  41. Aku masih simpan lho aksesoris rajut yg beli di mbak Uniek masih sering kupakai juga :) selama masih ada perempuan bisnis aksesoris ga akan mati deh. Semangat mbak ayo bebikinan lagi

    BalasHapus
  42. Berbisnis di bidang aksesoris dan fashion ini selalu ada dan tiap tahun kian berkembang. Terlebih saat ini didukung oleh JNE yang bisa mengirim paket ke penjuru negeri.

    BalasHapus
  43. Banyak banget pekuang yang bisa digali di dunia digital, nggak perlu punya toko kita bisa bisnis online ya mba. Setuju dengan konsep kolaborasi karena dengan saling kerjasama kita bisa meningkatkan penjualan

    BalasHapus
  44. Jadi inget dulu sempat mau bikin bros atau aksesoris lain karena gemes pas dapat souvenir dari nikahan tuh kurang oke. Gak ada niat jual, cuma pengen pakai buat sendiri aja. Sekarang UMKM kaya gini pada berkembang apalagi ada kolaborasi juga bersama JNE

    BalasHapus
  45. Seru keknya punya bisnis yang crafting kayak aksesoris di atas, selain cuan bisa jadi metode healing

    BalasHapus
  46. Mba Uniek aku nyerah kalau disuruh merajut, bagus hasilnya. UMKM PASURUAN keren bareng JNE Golaborasi. Semoga sukses selalu dan menebar inspirasi untuk UMKM yg lain.

    BalasHapus
  47. Yang begini nih yang keren. Saling berkolaborasi. Jadinya semua pihak yang berkolaborasi bisa saling maju. Semoga JNE bisa kolaborasi dengan banyak UMKM di berbagai daerah ya. Biar semua UMKM bisa maju.

    BalasHapus
  48. Lucuu lucuu asesorisnyaa, semogaa sukses bisnisnya ya bunnn, apalagi sekarang banyak platform yg bisa dijadikan tmp untuk jualan (gusti yeni)

    BalasHapus
  49. Dengan cepatnya laju dunia fashion, bisnis aksesoris ini emang menjanjikan banget. Dan bertahan di dunia ini juga ngga mudah ya. Untungnya My JNE udah berniat bnagettt bantuin UMKM untuk memperlancar bisnisnya

    BalasHapus
  50. Mengetahui tren baru menjadi kunci untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Memang perlu terus meningkatkan kualitas usaha agar bisnis sukses ke depannya. Termasuk berkolaborasi dengan perusahaan ekspedisi seperti JNE dengan banyak program yang digagas demi kemajuan UMKM di Indonesia

    BalasHapus
  51. Ada banyak yang bisa dipelajari ketika berbisnis dan kebantu banget dengan webinar kerjasama JNE Pasuruan dengan UMKM.
    Salah satunya adalah harus memahami marketing di masing-masing sosial media, seperti berjualan di Instagram, facebook atau whatsapp dan memanfaatkan social media ads.

    BalasHapus
  52. Mbak Uniek pinter banget sih bikin aksesoris rajut gituh. Aduh aku yang suka berantakan tertampar melihat ini loh. Memang namanya bisnis gak lepas dari jasa pengiriman ya, seneng banget sama program JNE yang bisa memajukan UMKM jadi lebih luas jaringan distribusinya

    BalasHapus
  53. Gemes gemes mbaaak hehehe. Sekarang sudah banyak bertebaran ide jualan juga di youtube maupun TikTok. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya ya. AMT biar ada yang berbeda dari yang lain

    BalasHapus
  54. Keren nih acaranya. Aku juga nonton d yutub tp baru nyimak yg kota jember.

    BalasHapus
  55. Lucu amat itu yang kumbang warna ungu. Mbak nya mbak uniek masih suka bikin gini? Lajut teruuus moga bisa go nasional dan internasional.

    BalasHapus
  56. Bisnis fashion dan aksesoris bisnis yg ga ada matinya, semua orang butuh baju, dan banyak yg suka pake asesoris. Menarik buat dijadikan bisnis

    BalasHapus
  57. Mbak Uniiiiieeeek histeria massa aku liat bros mu
    cantik en ucul ucul hihihii

    kolab lagi yuk kitah, pake JNE pasti lebih mak joossss jualane

    BalasHapus
  58. UMKM dan JNE sepertinya memang tidak bisa terpisahkan karena online shop selalu butuh kurir dan delivery. Meski sekarang ini ada banyak delivery service yang bermunculan, JNE tetep mendapatkan trust dari olshop dan pelanggan karena JNE salah satu pionir di bidang ini.

    BalasHapus
  59. Tipsnya sangat bermanfaat dan membantu banget kak, terima kasih

    BalasHapus
  60. Etapi klo bisnis mengikuti apa yang lagi happening, artinya harus selalu siap dengan inovasi baru ya? Karena kan klo masa hyprnya mulai mereda, kita harus siap bikin gebrakan baru lainnya.

    BalasHapus
  61. Senang banget lihat orang bisnis aksesoris, biasanya kreatif bikin bros atau jepitan rambut gitu ya. Suka aja unik dan menarik. Keren juga baca tips bisnisnya Mbk.

    BalasHapus
  62. Bros rajutnya lucu banget mbak. Mau dong beli juga. Sekarang bisnis apapun jadi lancar kalau pengirimannya pakai JNE ya. Cepat dan layanan terbaii. Jadi pengen bikin bisnis juga nih. Nanti pakai jasa JNE buat pengirimannya. Hehe

    BalasHapus