Quote yang super logis tadi kutemukan di salah satu lembaran kalender meja cantik karya KEB (Kumpulan Emak Blogger). Tak jarang aku menemukan postingan membabi buta di akun jejaring sosial maupun blog. Entah itu memang orangnya gaya menulisnya seperti itu atau memang emosian kadang sudah tak bisa membedakan lagi.
Blog maupun akun sosial media itu memang hak kita sepenuhnya. Mau kita isi apa saja ya bebas. Namun bila bisa mengangkat hal-hal positif kenapa tidak sih.
Sebagai moody blogger aku biasanya baru bisa bikin postingan kalau sudah terpacu oleh artikel yang dihasilkan oleh teman-teman blogger lainnya. Hahahaa... bukan nyontek loh, bukaaann... Suka takjub saja dengan yang memiliki spirit menulis tinggi. Angkat topi beneran nih. Ingin belajar biar konsisten seperti itu sih, tapi kok ya alesannya banyak sekali nih, mulai dari jari-jari sakit, kepala nyut-nyutan, bibir merekah *eh apasih :))
Saat kondisi memungkinkan aku suka berkeliling ke rumah maya teman-teman blogger. Membaca postingan-postingan yang ada di rumah maya sahabat-sahabatku itu signifikan menaikkan semangat ngeblog. Ada kalanya kan seseorang menulis tentang ketrampilan, kesehatan, parenting, lalu tiba-tiba saja ada ide yang sekelebat lewat gitu. Oooo... aku juga punya nih yang bisa ditulis berkaitan dengan tema tersebut.
Yes, that's the beauty of
blogwalking. Blogwalking memang membutuhkan waktu khusus. Mampir satu-satu ke rumah maya sahabat blogger, menikmati sajian hangat di sana, duuuhh indahnya :) Semangat blogwalking ini tak lain dan tak bukan karena terpicu oleh salah seorang sahabat mayaku. Kebetulan nih kami berada di dalam satu grup whatsapp yang sebentar lagi akan berusia 2 tahun. Grup tersebut berisi emak-emak dan embak-embak blogger, yang so far masih bertahan karena banyaknya persamaan. Sama-sama bawel, sama-sama nyinyir, tapi sama-sama berhati bidadari bhahahaaa.... *
mual yak? ;)
Adalah dia
Lidya Fitrian, ibu beranak dua yang pada awal perkenalan dulu kupikir dia orangnya kalem. Adakah juga yang merasakan begitu? Hahahaaa.... iya sih kalem, tapiiii.... Ah sudahlah, hanya bagian tertentu saja yang hanya boleh kami anggota grup yang tau ;) Intinya dia tuh orangnya memang cool banget, jarang banget, atau malah tak pernah sekalipun menemui Lia (panggilan akrab anggota grup kepadanya) marah-marah gitu. Enggak di obrolan whatsapp ataupun status medsosnya. Boleh dikata nih orang flat banget emosinya. Kadang-kadang suka GMZZZZZ.... pengin banget bikin dia marah, tapi ga pernah berhasil :)
Kembali ke urusan blogwalking ya. Sudah ada beberapa teman blogger yang mengakui kepiawaian Lia sebagai ratu blogwalking (bewe). Sekali bewe gitu bisa marathon dia, byuh byuuhh... coba kalau itu marathon beneran yak, udah segede apa itu betisnya. Nah, semangat bewe yang dia tularkan itu layak lah ditiru, meskipun kembali lagi ya, bewe itu juga sesuai dengan kapasitas seseorang. Bila sedang tak ada waktu senggang memang susah sekali melakukan bewe ini.
Satu hal yang istimewa dari Lia selain bewe adalah gaya gerilya dia saat posting sesuatu. Coba, sobat blogger yang kumpul dengan yang bersangkutan di suatu komunitas blogger, pernah nggak menemukan sharing artikelnya di grup-grup sosmed? Entah ya kalau opiniku ini salah karena aku sudah agak lama menjauh dari salah satu medsos. Tapi setauku setiap kali posting artikel baru Lia ini hanya mengandalkan 'ajimat sakti' deh :)) Gimana enggak heran, nggak share nggak apa tau-tau yang komen udah bejibun. Nih orang udah nggak bener nih hahahaaa.... tiyom Lia :*
Kok bisa gitu sih? Iya, aku pun sampai sekarang tak tau gerilya ala Lidya ini dimana letak kesaktiannya ya. Mungkin karena keramahannya baik secara online maupun offline yang membuatnya populer di kalangan blogger meskipun dia sendiri tak pernah memamerkan diri. Posting ya diem, menang lomba blog ya diem, kadang-kadang jadi ikutan gemes pengin pamerin dia ke orang lain gitu loh.
 |
| Bertemu dengan Lidya Fitrian dan Pevita Wannabe di acara Asus Gathering, November 2015 |
Manisnya persahabatanku dengan Lia dan beberapa orang lainnya dalam grup whatsapp itu tak hanya sebatas online lewat henpon loh. Saat ketemu pun rasanya tak keruan bahagia. Sudah 2 kali sih aku jumpa dengan Lia di Semarang saat dia berkunjung ke kota kelahiran dan tempat tinggalku sekarang. Namun bisa menjumpainya saat aku berada di Jakarta merupakan kebahagiaan yang tak terkira.
Jauh hari sebelum ketemuan itu kami sudah merancang aneka skenario cantik ntar saat ketemuan. Mau begini begitu ini ituuu...halaaahh... zonk. Pas ketemuan ya adanya cuma bahagia bahagia dan bahagia deh. Begini ini ya rasanya
beauty of blogging seperti kata senior blogger Om NH.
Lia memang pendiam... mulanya ;) Perlahan namun pasti dia telah melakukan gerilya yang ampuh sekali. Iya, Lia telah menggerilya hatiku, hati sahabat-sahabat satu grup, teman-teman blogger lainnya di seluruh Nusantara bahkan luar negeri. Hati kami tergerilya oleh hangatnya persahabatan yang ia tawarkan selalu.
Terima kasih untuk persahabatan kita yang manis ya Lia, semoga tak lekang diguyur bara angkara yang kadang-kadang mewarnai jalinan pertemanan. Semoga selalu akan ada permakluman tak berbatas kita satu sama lain agar kekal persaudaraan kita ini. Semoga ada rejeki dan waktu lagi bagi kita untuk bersua tak hanya via dunia maya.