Cerita ABG memang selalu asyik untuk diperbincangkan, apalagi bila berkaitan dengan ABG yang suka dicium. Wuiiihhh....siapa sih yang tidak ngiler membayangkan dicium mesra model ABG begini.
ABG yang mendamba ciuman mesra itu adalah Ayah Bunda Gembira yang selalu hangat hatinya tatkala buah hati tercinta berebut untuk mencium mereka. Ayah Bunda yang setiap harinya dari pagi hingga malam menjelang disibukkan oleh berbagai rutinitas pekerjaan yang memaksa mereka untuk berjauhan secara fisik dengan anak-anaknya. Pelukan dan ciuman anak-anak tercinta tatkala pulang ke rumah lah yang membuat cerita ABG ini makin istimewa.
Apa coba yang lebih menyenangkan dibandingkan kehangatan keluarga melalui ciuman mesra dan pelukan buah hati terkasih. Mencari nafkah sekuat tenaga dan pikiran buat siapa lagi kalau bukan untuk anak-anak. Saat di rumah sudah selayaknya menjadi moment berharga yang sungguh sayang bila tak diisi dengan kemesraan bersama keluarga. Sekedar membacakan buku cerita kesukaan anak-anak, main game bersama, menonton film kesukaan si kecil bersama-sama, ataupun jalan-jalan di sekitar rumah saja. So simple deh cerita ABG ala bunda rempong ini ;)
Hiruk pikuk rumah yang diwarnai jeritan tiada henti sepanjang hari pun tak mengurangi romantisme cerita ABG. Memiliki anak lebih dari satu seringnya memang begini. Yang satu diam, yang satunya mulai 'uwik-uwik' jahil. Si sulung serius membaca, adeknya iseng tarik-tarik buku kakaknya. Adeknya lagi senang main mobil-mobilan, kakaknya pura-pura tidak sengaja menendang mainan mobil itu. Bahkan tak hanya di rumah, saat sedang berada di tempat umum pun 'kemesraan' buah hati ABG ini terus berlanjut. Seperti foto di bawah ini, Ayah Bunda Gembira sedang antri di customer service sebuah toko buku, sejoli kakak-adek ini malah hingar bingar sendiri.
Semua kelucuan, keceriaan dan 'kekacauan' tadi makin membuat manis cerita ABG ini. Apalah arti semua kebanggaan dan keberhasilan diri di dunia kerja bila memiliki anak pemurung dan sakit-sakitan.
Anak yang pintar dan cerdas rata-rata ya lihai bikin 'kericuhan' seperti itu. Wahai ABG alias Ayah Bunda Gembira di seluruh dunia, nikmati semua bebunyian dan gedubrakan yang dihasilkan oleh buah hati terkasih. Mau kita terima ataupun tidak, lambat laut kita akan merindukan keributan itu. Mereka tak akan menjadi anak kecil selamanya. Saat menginjak remaja atau bahkan sudah dewasa nanti, gaung suara mereka di masa kecil itu akan terus terngiang-ngiang dan membuat kita mewek berat karena rindu ;)
Hiruk pikuk rumah yang diwarnai jeritan tiada henti sepanjang hari pun tak mengurangi romantisme cerita ABG. Memiliki anak lebih dari satu seringnya memang begini. Yang satu diam, yang satunya mulai 'uwik-uwik' jahil. Si sulung serius membaca, adeknya iseng tarik-tarik buku kakaknya. Adeknya lagi senang main mobil-mobilan, kakaknya pura-pura tidak sengaja menendang mainan mobil itu. Bahkan tak hanya di rumah, saat sedang berada di tempat umum pun 'kemesraan' buah hati ABG ini terus berlanjut. Seperti foto di bawah ini, Ayah Bunda Gembira sedang antri di customer service sebuah toko buku, sejoli kakak-adek ini malah hingar bingar sendiri.
Semua kelucuan, keceriaan dan 'kekacauan' tadi makin membuat manis cerita ABG ini. Apalah arti semua kebanggaan dan keberhasilan diri di dunia kerja bila memiliki anak pemurung dan sakit-sakitan.
Anak yang pintar dan cerdas rata-rata ya lihai bikin 'kericuhan' seperti itu. Wahai ABG alias Ayah Bunda Gembira di seluruh dunia, nikmati semua bebunyian dan gedubrakan yang dihasilkan oleh buah hati terkasih. Mau kita terima ataupun tidak, lambat laut kita akan merindukan keributan itu. Mereka tak akan menjadi anak kecil selamanya. Saat menginjak remaja atau bahkan sudah dewasa nanti, gaung suara mereka di masa kecil itu akan terus terngiang-ngiang dan membuat kita mewek berat karena rindu ;)