28 May 2017

Yang Favorit di Bulan Ramadhan



Selamat menunaikan ibadah puasa ya saudara-saudara muslimku di seluruh dunia. Semoga di bulan Ramadhan ini kita semua bisa beribadah dengan tenang, tak tergoda oleh rayuan timeline yang sering bikin kepala cenat-cenut πŸ˜‰

Hahaaa... enggak bermaksud nyinyir loh, tapi aslik banget beberapa waktu ke belakang setiap kali membuka timeline medsos bawaannya pengin segera nutup lagi. Berbagai permasalahan hidup memang akan terus ada, enggak bakalan bisa otomatis kita minimalisir dengan menutup jendela timeline. Namun, at least itulah hal termudah yang bisa dilakukan untuk tidak terpancing ini dan itu. 

Ya namanya orang sejagat raya ya, mana bisa frekuensi pemikirannya harus sama. Pun ketidaksamaan frekuensi itu tidak serta merta juga bisa dijadikan pembenaran untuk saling serang dan sikut.

Paling asyik ngebahas apa sih kalau pas puasa gini? Takmir masjid yang ganteng? 

Wooyy... istighfar wooyy.... 

Okelah, pembahasan tiap hari sudah dapat berapa juz mungkin bisa dilakukan di grup tertutup saja ya. Kali ini blogku bakalan menerima challenge dari GRes (sebutan untuk anggota komunitas blogger Gandjel Rel) Ika Hardiyan Aksari dan Mba Hidayah Sulistyowati. Kedua GRes ini memberikan tema posting yang asyik, pas banget untuk saat ini : masakan favorit di saat bulan Ramadhan.


Gorengan

Legenda Kuliner Wonosobo : Nasi Megono, Tempe Kemul dan Geblek


Sepertinya sih biasa aja ya value dari makanan yang sering kita sebut gorengan ini. Segala yang digoreng, mulai dari tempe, tahu, hingga sekedar gumpalan tepung diberi rajangan sayuran yang kerap kita sebut bakwan.

Ya yaaa... memang betul, satu potong gorengan jelas mengandung kalori yang berlebihan untuk jatah asupan dalam sehari. Secara ilmu gizi dan itung-itungan kalori memang begitu. Apalah daya, si biang serap minyak yang satu ini tak henti-hentinya menggoda iman untuk dicomot.

Apalagi nih ya kalau pas puasa trus bepergian ke arah Wonosobo, kota dimana suamiku dulu dibesarkan. Saking seringnya dibawain tempe kemul (olahan tempe yang digoreng dengan balutan tepung yang endeusss rasanya) dan geblek (jajanan dari tepung tapioka semacam cireng), sampai sekarang jadi favorit banget nih.

Hanya saja karena keterbatasan kemampuan memasak, akhirnya hanya bisa bikin gorengan tempe seadanya saja. Tempe papan diiris tipis, direndam dahulu dalam bumbu tempe, baru kemudian 'ditenggelamkan' dalam larutan tepung terigu yang telah diberi bumbu bawang, ketumbar dan diberi irisan daun bawang.

Gimana penampakannya?


Hahaayy...standar aja lah penampakannya. Dengan bumbu seadanya seperti disebut di atas, asalkan diramu dengan penuh cinta pasti bakalan lezat nikmat. Itu sih kata para pakar yaaa... Kalau menurutku sih karena di rumah adanya itu ya suami dan anak nrimo-nrimo saja. Daripada enggak buka puasa kan ya πŸ˜€

Seistimewa itukah gorengan di bulan puasa? Bukankah di bulan-bulan biasa pun bakul gorengan juga tetap jualan dan tak pernah sepi pembeli?

Kalau di hari-hari biasa sih aku justru berusaha menghindari yang namanya gorengan. Too much calories... Jadi ya pas puasa ini berasa istimewa banget bisa menyantap gorengan, terutama yang dibuat sendiri ya. Jelas minyak gorengnya baru dan bumbu-bumbu yang ditambahkan tidak ada MSGnya, benar-benar hanya bawang putih, ketumbar dan garam. Paduan bumbu-bumbu tersebut saat bertemu dengan daun bawang, amboooiii...syedapnyaaa...





Setup dan Kolak Pisang

Untuk urusan penghilang dahaga, di keluargaku termasuk yang simpel-simpel ajah. Yang utama kan membatalkan puasa terlebih dahulu ya dengan air putih. Setelah itu, untuk menghangatkan tenggorokan biasanya kami sekeluarga lebih memilih teh manis hangat. Saat kehangatan teh mengalir, terasa sungguh indah sehari puasa yang telah kami lewati.

Puasa itu ternyata memang sangat lah sederhana, tak perlu jajanan dan minuman yang berlimpah. Sepotong makanan dan aliran hangat air teh saja sudah menghapus segala lapar dan dahaga yang kita alami seharian. Memang sih, pas sedang berada di bawah terik sinar matahari, kerongkongan terasa kering, pasti pada mbayangin betapa segarnya kalau bisa minum es campur, es jus, ataupun aneka es istimewa lainnya. Kenyataannya, saat berbuka puasa tubuh kita tak membutuhkan sebanyak itu.

Sebagai tambahan teh hangat tadi, sesekali keluarga kami membuat setup maupun kolak pisang. Kalau pas pengin segar tanpa ada tambahan santan, setup pisang is da best lah 😍  Sesekali aja kalau kangen yang gurih-gurih, kolak pisang dengan ditambahi kolang-kaling boleh lah. Atau cincau hitam yang diiris-iris kotak dan dimasukkan ke dalam santan masak yang telah dibubuhi gula putih dan daun pandan. Hmmm... nikmatnyo kemano-manoooo...


Itu tadi favoritku dan keluarga di bulan Ramadhan, kalau teman-teman punya sajian favorit apa nih? Share yuuukk...

Read More »

25 May 2017

ZenFone Zoom S, Smartphone Fotografi Dual Lens




ASUS kembali merilis update terhadap smartphone fotografinya. Setelah menghadirkan ZenFone 3, Built for Photography, kini produsen asal Taiwan tersebut menghadirkan varian terbaru yakni ZenFone Zoom S ZE553KL, smartphone yang disebut sebagai: Built for Photography dengan fitur dual lens.

Selain dibuat khusus untuk para fotografer profesional sebagai perangkat pendukung mobilitas, ZenFone Zoom S juga merupakan smartphone tertipis dan paling ringan di dunia yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar, yakni 5.000mAh dan dilengkapi dengan dual-camera system untuk menghadirkan kesempurnaan foto.

Sistem dual camera inovatif ZenFone Zoom S terdiri dari dua buah kamera. Sebuah kamera utama dengan aperture f/1.7 serta 25mm wide-angle dipadankan dengan sensor Sony IMX362 resolusi 12MP dan ukuran sensor besar yakni 1.4Β΅m pixel (ukuran sensor 1/2.55”) serta sebuah kamera zoom 59mm 12MP dengan dukungan 2,3x optical zoom serta total 12x zoom.




Untuk membuktikan kecanggihan teknologi fotografi yang ditawarkan, ASUS menggelar campaign Zoom 100 Masters. “Pada campaign kali ini, kami menggandeng lebih dari 100 fotografer profesional di Indonesia yang dimotori oleh Darwis Triadi, Roy Genggam dan sederet fotografer terkemuka lainnya untuk menjajal kemampuan yang ditawarkan oleh ASUS ZenFone Zoom S,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia.

Hasilnya, Galip menambahkan, ASUS ZenFone Zoom S memang terbukti mampu untuk memenuhi kebutuhan fotografi mobile mereka. “Sejumlah mahakarya para fotografer papan atas negeri ini dapat disaksikan pada ajang ASUS ZenFinity 2017,” tambahnya.



Kamera Mumpuni untuk Hunting Foto Seharian

“Kombinasi kedua main camera ZenFone Zoom S memastikan fokus yang tajam dari jarak manapun. ZenFone 3 Zoom juga merupakan model pertama yang dilengkapi dengan SuperPixel Camera yang memungkinkannya untuk mengambil foto secara cepat dan jelas di malam hari atau kondisi low-light,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia.

Teknologi SuperPixel Camera, tambah Galip, bekerja dengan mengombinasikan hardware mutakhir dan optimalisasi software ASUS SuperPixel untuk mendapatkan tingkat sensitivitas cahaya hingga 2,5 kali lebih baik dibanding smartphone flagship kompetitor, dan hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan smartphone pada umumnya.

ZenFone Zoom S juga diperkuat oleh baterai berkapasitas besar, yakni 5.000mAh, di atas rata-rata kapasitas baterai smartphone pada umumnya. Dikombinasikan dengan prosesor yang paling hemat energi saat ini, yakni Qualcomm Snapdragon 625 yang dibuat dengan teknologi 14 nanometer, membuat ZenFone Zoom S mampu bertahan hingga 6,4 jam non stop saat digunakan untuk merekam video 4K Ultra HD, atau waktu standby yang mencapai 42 hari. “Pengguna juga tidak perlu khawatir, baterai yang tersedia pada ZenFone Zoom S cukup memadai untuk diajak hunting foto seharian,” ucap Galip.

Baterai berkapasitas besar juga membuat ZenFone Zoom S bisa berfungsi sebagai powerbank bagi perangkat lain. “Yang paling menarik, kepadatan kapasitas baterai tersebut membuatnya dapat dipasang di dalam full metal chassis yang super tipis, hanya setebal 7,9 milimeter dan bobot hanya 170 gram,” sebut Galip. “Ini membuat ZenFone Zoom S sebagai smartphone 5,5 inci dengan baterai 5.000mAh tertipis dan paling ringan di dunia,” sebutnya.





Dibuat untuk Fotografi Sempurna

ZenFone Zoom S merupakan smartphone kamera paling lengkap yang pernah dibuat ASUS. Sejumlah fitur baru telah disematkan untuk membuatnya tak tertandingi di bidang fotografi mobile. Beberapa di antaranya antara lain:
  • Dual-camera system. ZenFone Zoom S dilengkapi dengan fitur baru ASUS SuperPixel Camera untuk fotografi low light yang tak tertandingi. Selain itu, ia juga masih punya kamera tambahan 12MP dengan focal length 59 milimeter untuk optical zoom hingga 2.3x dan total zoom hingga 12x.

    Kombinasi kedua kamera tersebut membuat ZenFone Zoom S sangat ideal untuk mengambil objek gambar secara umum dan juga macro hingga sedekat 10cm, sementara kamera optical zoom sangat baik untuk mengambil objek foto jarak jauh. Kelebihan utama dengan adanya dua kamera dengan lensa yang focal length-nya berbeda adalah kemampuannya untuk memungkinkan pengguna berpindah lensa dan membuat foto dalam perspektif yang berbeda.
  • SuperPixel Camera. ZenFone Zoom S menawarkan sensitivitas cahaya yang jauh lebih baik dibandingkan dengan smartphone pada umumnya berkat teknologi ASUS SuperPixel Camera yang bisa mengambil foto secara cepat dan jelas pada malam hari atau kondisi low-light. SuperPixel Camera sendiri terdiri dari tiga komponen yakni:

    1. Pixel berukuran besar yakni 1,4 micron. Semakin besar ukuran pixel, semakin tinggi pula tingkat sensitivitas kamera terhadap cahaya dan menurunkan grainy atau noise pada foto yang dihasilkan, khususnya foto yang diambil pada lingkungan low-light. ZenFone Zoom S memanfaatkan sensor Sony IMX362 dengan pixel sebesar 1,4 micron dan sensor sebesar 1/2.55 inci, yang merupakan salah satu sensor terbesar pada kamera smartphone. Hasilnya, kamera tersebut sangat baik di bidang fotografi low-light.

    2. Aperture lensa yang besar yakni f/1.7. Aperture yang besar memungkinkan semakin banyak cahaya masuk ke sensor sehingga hasil foto menjadi lebih terang. Ukuran aperture ini lebih baik dibandingkan dengan kamera smartphone lainnya.

    3. Teknologi ASUS SuperPixel. Kombinasi dari ASUS SuperPixel engine hardware dan image digital-signal-processing software meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 4 kali lebih baik dengan cara mengontrol level ISO secara cerdas saat memotret, dan menghapuskan noise pada post-shot processing.
  • High Resolution SuperPixel Selfie. Kamera depan ZenFone Zoom S merupakan salah satu yang terbaik pada smartphone saat ini. Ia menggunakan sensor Sony IMX 214 dengan resolusi 13MP dan aperture lensa sebesar f/2.0 yang mampu mengambil foto selfie resolusi tinggi. Dengan teknologi ASUS SuperPixel yang digunakan, foto bisa dibuat dua kali lebih terang. Ia juga mendukung fitur baru yang disebut dengan mode ‘screen flash’ yang memanfaatkan layar sebagai sumber cahaya pada lingkungan berpencahayaan kurang.


  • ASUS TriTech+ Auto-Focus 0,03 Detik. ZenFone Zoom S memiliki sistem autofocus ASUS TriTech+ yang sudah ditingkatkan dengan tiga teknologi fokus generasi terbaru. Teknologi tersebut antara lain adalah Dual Pixel PDAF, Laser Auto-Focus generasi kedua, serta Subject Tracking Auto-Focus. ASUS TriTech+ akan secara otomatis memilih teknologi terbaik yang akan ia gunakan, tergantung pada subjek. 

Selain itu, ia juga akan mampu mendapatkan focus sangat cepat, hingga 0,03 detik, yang merupakan teknik auto-focus tercepat di dunia. Berikut ini penjelasan masing-masing:
  1. Dual Pixel PDAF. Tiap pixel pada sensor dibagi ke dalam dua seksi phase-detection yang bisa mendeteksi pergerakan subjek dengan menganalisa variasi antara pancaran sinar yang menuju ke kedua sensor. Bekerjasama dengan seluruh 12 juta pixel lainnya yang ada di sensor, ZenFone Zoom S sanggup mendapatkan phase-detection autofocus yang sangat cepat, bahkan dalam kondisi low-light.
  2. Second Generation Laser AutoFocus. Teknologi baru yang menawarkan jarak hingga tiga kali lebih baik dibandingkan dengan sistem laser focus standar. Ia menawarkan kelebihan tersendiri, yakni memotret objek dekat, dalam jarak 1,5 meter.
  3. Subject-Tracking AutoFocus. Sistem ini secara cerdas melacak pergerakan objek saat pengguna membidik sehingga ia tidak akan kehilangan fokus. Pelacakan objek aktif secara default baik untuk still image ataupun video.


  • RAW File Support. ZenFone Zoom S menawarkan kebebasan pada fotografer untuk memotret dan menyimpan komposisi warna dalam format RAW. File RAW menyimpan data foto yang diambil oleh sensor kamera secara penuh dan sangat ideal untuk dimodifikasi lebih lanjut lewat software editing. Pengguna bisa mengungkapkan detail-detail tertentu di area yang berbayang, atau memulihkan area yang terdampak over exposure dengan degradasi kualitas gambar yang lebih rendah dibandingkan dengan editif file JPEG. Dukungan file RAW ini akan tersedia saat upgrade ke Android 7.0 Nougat.
  • Full Manual Mode. Mode ini memungkinkan pengguna untuk punya kontrol penuh terhadap setting ZenFone Zoom S yang sangat luas. Setting yang dapat diubah antara lain adalah white balance, exposure value (EV), fokus dan setting ISO. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan pilihan shutter-speed yang sangat impresif, mulai dari 1/50.000 detik sampai 32 detik. Pada ZenFone Zoom S, mode ini juga memungkinkan pengguna untuk mengabaikan pemilihan kamera otomatis dan memilih antara lensa utama yang 25mm f/1.7 atau lensa zoom 59mm.




Handal untuk Reverse Charging dengan Baterai Besar 5.000mAh

Dengan kapasitas besar mencapai 5.000mAh, baterai ZenFone Zoom S merupakan salah satu yang terbesar untuk smartphone, dan merupakan kapasitas terbesar di dunia, di kelasnya. Dikombinasikan dengan prosesor 14 nanometer bertenaga namun efisien Qualcomm Snapdragon 625, baterai tersebut memungkinkan ZenFone Zoom S menembus 6,4 jam saat merekam video 4K UHD atau standby time hingga 42 hari tanpa perlu khawatir kehabisan energi.

Kapasitas baterai besar milik ZenFone Zoom S juga memungkinkannya berfungsi sebagai powerbank berkecepatan tinggi untuk mengisi ulang perangkat lain lewat kemampuan reverse-charging. Selain itu, ia juga merupakan smartphone berbaterai 5.000mAh tertipis dan paling ringan di dunia dengan ketebalan hanya 7,9 milimeter dan bobot seberat 170 gram.



Tampilan yang Kece Nan Perkasa

ZenFone Zoom S memiliki display 5,5 inci Full HD dengan panel AMOLED serta kecerahan 500cd/m2 untuk tampilan terbaik saat aktivitas outdoor. Tampilan akan terlihat sangat jernih dan kontras serta color gamut lebih dari 100% cakupan warna NTSC. Layar smartphone juga mendukung blue-light filter yang mencegah kelelahan mata saat melihat layar dalam waktu yang lama.

ZenFone Zoom S juga merupakan salah satu smartphone pertama yang menggunakan lapisan Corning Gorilla Glass 5 di bagian cover panelnya yang membuatnya 70% lebih kuat saat terjatuh dibandingkan dengan generasi Gorilla Glass sebelumnya. Panel ini juga telah dibuat dan dibentuk sedemikian rupa sehingga pas dengan body smartphone yang cantik dengan balutan aluminium-alloy dengan finishing sanblast. Sensor fingerprint juga ditempatkan secara nyaman di bagian belakang smartphone untuk aksesibilitas yang mudah.


Berikut ini spesifikasi teknis ASUS ZenFone Zoom S:

Model
ASUS ZenFone Zoom S ZE553KL
CPU
Qualcomm Snapdragon 625 Octa-core 14nm processor, 8x 2.0GHz with FinFET LPP (Low Power Plus) powersaving technology
GPU
Adreno™ 506
RAM
4GB RAM
Storage
eMCP 64GB + 5GB ASUS WebStorage + 100GB Google Drive (free for 2 years)
MicroSD
Supports up to 2TB
Connectivity
802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi direct
Network
FDD-LTE (Bands 1, 3, 5, 8), TD-SCDMA (Band 40), WCDMA (Bands 1, 5, 8), GSM (850, 900, 1800, 1900 MHz), LTE Cat4: UL 50 / DL 150 Mbps (WW/US/BR/IN/ID version), DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42 Mbps
SIM Cards
SIM 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card, SIM 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card, Dual SIM dual standby (Only use the Nano SIM card or the MicroSD card at a time). Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 3G WCDMA / 4G LTE service at a time.
Navigation
GPS, A-GPS, GLONASS, BDSS
Display
5,5” FHD (1920 by 1080) AMOLED display, 500nits brightness, Corning® Gorilla® Glass 5 for best screen protection, Over 100% NTSC high color gamut display, Bluelight filter for eye care, 10-finger capacitive touch, Fingerprint and smudge-resistant oleophobic coating, Slim bezel (2.08mm), 76.5% screen-to-body ratio
Video
4K video recording (3840 by 2160) at 30fps, 1080p HD video recording at 30fps, 720p HD video recording at 30fps, 3-axis electronic image stabilization, Take still photo while recording video
Battery
5.000mAh (non-removable) + Reverse Charging
Main Camera
12MP, f/1.7 aperture Sony IMX362 sensor (1/2.55" large sensor size, 1.4Β΅m large pixel size), Focal Length 25mm, 6p lens, 82° field of view, 4-axis, 4 stops Optical Image Stabilization for steady photos, 3-axis Electronic Image Stabilization for shake-free videos, 4K UHD (3840 by 2160) 30 frame per second video recording, Color correction (RGB) sensor for the best white balance and natural-looking colors, Dual-LED real tone flash, ASUS Exclusive TriTech+ Auto Focus system with 0.03s instant focus, ASUS SuperPixel™ Technology for 2.5 times light sensitivity
Zoom Camera
12MP, 12x total zoom, 2.3x optical zoom, Focal length 59mm, 5p lens
Front Camera
13MP, Sony IMX214 sensor (1/3.06", 1.12um), f/2.0 aperture, Screen flash
Sensor
Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor, RGB sensor, IR sensor, Fingerprint
OS
Android 6.0 with ASUS ZenUI 3.0, upgradable to Android 7.0 Nougat
Dimension
154.3 x 77 x 7.99mm
Weight
170 gram
Color
Navy Black, Glacier Silver
 
Read More »

23 May 2017

Aktifitas Lancar Tanpa Nyeri Sendi


Nikmatnya jalan-jalan tanpa nyeri sendi



“Paling nikmat itu rasanya setiap kali bangun tidur di pagi hari. Segeeeerrr....” 

“Seger dari Hongkong... nikmat piye kalau tiap kali bangun tidur badan perih semua. Sendi-sendi rasanya nyeriiiii pas mau bangun.” 


Berasa banget yak kontradiktifnya percakapan di atas. Itu beneran kejadian loh. Ibuku pernah menceritakan hal tersebut saat beliau sedang ketemuan dengan teman-temannya di komunitas warga lanjut usia (lansia). Ada salah seorang temannya yang mengeluhkan kondisi tubuh yang udah gak keruan setiap kali bangun tidur. 

Bangun pagi merupakan berkah tersendiri. Alhamdulillah, masih diberi kesempatan untuk melakukan banyak hal yang bermanfaat oleh Sang Maha Kuasa. Maunya sih tiap kali bangun bisa langsung loncat dan melakukan berbagai aktifitas dengan riang gembira. Namun apa daya bila kejadiannya seperti teman ibuku tadi. 


Nyeri Sendi pada Lansia

Pas dengerin cerita ibu, aku ngakak-ngakak membayangkan ekspresi bersungut-sungut teman ibu yang sebal sekali saat dibilang bahwa bangun tidur tuh enak, badan segar, segala letih lesu hilang karena telah cukup tidur. Bagi beliau, mengalami nyeri sendi tak berkesudahan itu bagaikan nightmare. Ada kengerian tersendiri tiap kali bangun pagi karena ada masalah di jaringan sendi. Rasa sakit tak tertahankan harus dihadapi beliau tiap kali sang surya menyapa.

Biasa lah ya, masalah lansia banget nih.... gitu aja pikirku waktu itu. Nyeri yang dirasakan berasal dari adanya peradangan sendi / osteoarthritis. Hal seperti ini sering banget dikeluhkan oleh teman-teman sebaya ibuku yang sudah enam puluh tahun ke atas. Tulang rawan sendi sudah mengalami kerusakan. Di kita sih biasa disebut pengapuran.

Daaaann... di suatu pagi yang indah, yang harusnya aku yang belum lansia ini bisa bergerak lincah dan penuh vitalitas, eeee... kok di beberapa ruas sendi terasa nyeri ya. Langsung deh keingetan cerita ibu tadi dan merasa berdosa banget pernah ngetawain teman beliau. Ternyata ya, bisa merasakan bebas gerak tanpa kaku di saat bangun pagi tuh memang benar lah adanya kalau disebutkan sebagai karunia. Dan ini berasa banget manakala ada rasa tak nyaman yang kurasakan ketika membuka mata pertama kali di saat fajar menjelang.

Loh loooh... aku kok kayak nyai nyai. Hiks, sedih deh rasanya. Masak sih mamah muda kinyis-kinyis kayak eike bisa mengalami hal seperti ini. Bagaimana dong nanti nasib generasi muda penerus bangsa kalau mamahnya udah semplok kek gini? Kudu gimana nih akyuuuu...



Nyeri Sendi di Usia 40-an

Usia emang ga bisa bohong deh. Meski selalu ‘menolak tua’ dan enggak mau dipanggil ‘ibu’ oleh mba-mba SPG, apa daya berbagai ‘mesin’ dan jaringan di tubuh sudah mengalami penurunan. Sekarang kalau pas ngobrol dengan eyang utinya anak-anak nih, pembahasan soal nyeri sendi udah jadi salah satu topik.

Bu, aku mau coba juga dong nutrisi sendi yang dipakai Ibu.



Lalu ibuku memandang dengan takjub, dilanjut dengan ngakak bersama. Sepertinya beliau senang karena ada teman senasib sepenanggungan hahahaaa... Welcome to the club, Nduk... begitu kata beliau.

Dih, anaknya sakit kok malah digituin. Please deh, utiiiiiii πŸ˜“πŸ˜΅

Lalu aku jadi ingat jaman masih anak-anak hingga remaja dulu, aku paling hobi olah raga lari. Bahkan teman sekelas di SMP, yang udah puluhan tahun tidak bertemu, saat jumpa reunian hanya satu yang dia ingat tentang aku : Ini Kaswarganti yang dulu kalau lari keliling sekolah selalu paling depan kan? Hehehee... jadi malu kalau ditanyain gitu.

Dari kecil memang almarhum bapakku gemar banget mengajak olah raga, mulai dari renang hingga atletik. Berhubung aku tipe orang yang tidak bisa melakukan percepatan lari di lintasan pendek, jadilah bapak melatihku untuk jadi pelari jarak jauh. Hosh...hosshhh... saat cewek lain bisa berkutat dengan dandanan dan mode terkini, aku sibuk dengan keringat dan debu di jalanan.

Nggak tau deh ada pengaruhnya atau gimana soal kerja berat tulang sendi yang terus-menerus digunakan untuk lari. Yang jelas, saat ini aku mulai bisa merasakan derita teman ibuku tadi. Iya loh, saat bangun tidur badan kok rasanya gimanaaaa gitu. Dipakai untuk bangkit dari tempat tidur berasa nyeeeerrr... hadoh, sakit euy.



Nyeri Sendi dan Viostin DS 

Terus gimana dong kalau sudah begitu, masak ya masih sekinyis-kinyis ini aku udah harus bergerak tertatih-tatih?

Tentunya ga mau dong ya... Aku sudah biasa bebas gerak kemana saja tanpa kaku untuk menghadapi aktifitas yang bejibun. Mulai dari enam hari seminggu kerja di kantor, tiap pagi harus bangun paling awal untuk menyiapkan segala kebutuhan keluarga, belum lagi kalau pas harus ikutan event blogger kesana-kemari. Masak dengan kegiatan seabrek gitu harus kujalani dengan rasa nyeri menusuk-nusuk sendi?




Untungnya di rumah aku sudah biasa menyediakan Viostin DS untuk ibuku yang memang telah mengalami nyeri sendi di usianya yang telah memasuki kepala tujuh. Saat ngobrol dengan ibuku, beliau menyarankan aku untuk mencoba juga suplemen ini.

Viostin DS merupakan nutrisi tulang rawan sendi dengan kekuatan ganda (Double Strength) yang bisa digunakan untuk mengatasi kaku dan nyeri sendi akibat penipisan atau rusaknya tulang rawan sendi (osteoarthritis).

Emangnya ada kandungan apanya sih kok bisa ampuh banget mengatasi nyeri sendi?



Dalam setiap 1 kaplet Viostin DS ternyata mengandung Glukosamin 500 mg dan Kondroitin 400 mg. Kandungan glukosamin dan kondroitin yang lebih besar ini membuat Viostin DS lebih cepat dan efektif dalam menstimulasi pembentukan tulang rawan sendi. Kedua penyusun nutrisi sendi Viostin DS ini sangat efektif membantu melumasi sendi yang telah aus tergerus usia, membentuk tulang rawan baru dan mengatasi rasa nyeri.

Untuk pencegahan terjadinya nyeri sendi, bisa loh konsumsi nutrisi sendi ini 1 x 1 kaplet per hari. Kalau untuk pengobatan atau perawatan bisa 2 hingga 3 kali 1 kaplet per hari. Diminumnya setelah makan yaaaa.. Viostin DS ini bahkan aman dikonsumsi penderita diabetes karena tidak meningkatkan kadar gula darah dan resistensi insulin. Jadi cocok banget nih buat aku yang memang secara genetik potensial terkena diabetes. Duh doain aja ya daku sehat terus biar bisa mengantarkan anak-anak hingga dewasa dan menimang cucu tanpa harus meringis-ringis menahan nyeri sendi *langsung berasa tuaaaaa banget kalau ngomongin cucu 😁


Itu tadi pengalamanku dengan nyeri sendi nih. Kalau teman-teman punya cerita juga kah soal nyeri sendi yang bikin tidak bisa bebas gerak lagi? Share yuuukk...
Read More »

22 May 2017

[BLOG COMPETITION] Makin Produktif dan Kreatif Bersama Notebook Kesayangan



Kirimin data-data yang mau dipake presentasi doongg... SEGERA.

Yah, ga bisa, gw lagi ga di depan komputer nih. Ntar yaaa...

LALU ORDERAN PUN LEWAT BEGITU SAJA. BHAAAYY...



Mungkin banget gak sih hal seperti di atas tadi bakalan terjadi? Bisa jadi. Namanya persaingan di segala sektor ya. Misalnya pas banget tenderan order emang rebutan, kalah cepet dikiiit aja bisa kejadian nih rejekinya kudu ke-pending

Iya sih, rejeki memang sudah digariskan. Tapi udah bawaan manusia kan, kenceng dan pantang mundur dalam menjalankan ikhtiarnya. Apapun bidangnya loh ya. Tak terkecuali bagi kita yang saat ini amat menggantungkan diri pada kemajuan teknologi dan jaringan internet.


Mendingan bawa aja nih laptopnya, siapa tau nanti ada yang urgent harus dikerjakan.

Ogah... beraaatt... menuh-menuhin tas.

Yang begini bisa juga kejadian. Apalagi buat yang tas bawaannya enggak terlalu gede. Kadang kalau kegedean kan jadi enggak stylish ya. Hareee gene lah, modis itupenting banget, biar kapan saja dan dimana saja potretable dan instagramable, uhuukkss...

Yak, fix banget deh kalau pada akhirnya kita yang terbiasa melakukan pekerjaan secara digital amat membutuhkan perangkat kesayangan yang siap diboyong kemana saja untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas. Apa saja kira-kira yang terbayang di benak kita saat memutuskan untuk memilih notebook 'kesayangan' kita ini?

UKURAN. Yup, sesuai dengan yang sudah kutulis di atas tadi, bawa-bawa 'kesayangan' kemana-mana tentunya tak mau repot kan? Penginnya bahagia kan? Selain handy, maunya juga enggak berat-berat amat. Hidup ini sudah berat lah saat melihat babang Hamish telah...telaaahh... oh tidaaaakkk... Jangan tambahi dengan hal-hal berat lainnya ya. Gimana, kalian bisa cepat move on kan?

DAYA TAHAN. Paling gak asyik kalau perangkat kesayangan kita gampang lemes dan keok kan. Bakalan asyik kalau bisa punya notebook yang ukurannya compact dengan daya tahan baterai yang handal.



TIDAK BERISIK. Udah antrian kerjaan nunggu, pacar kejar-kejar minta dilamar, baru bisa bayar cicilan kartu kredit sebesar bunganya doank,  eeehh... notebook yang dipakai ikut-ikutan berisik. TIDAAAAKKKK... Tentunya tak mau kejadian seperti ini lah. Notebook dengan desain super tipis dan fanless bakalan menjadi teman teranteng saat kita sedang berjuang melewati hari-hari berat ituh.


NYAMAN. Pengiiinn banget punya notebook kesayangan yang walaupun desainnya mungil tapi nyaman digunakan untuk bekerja. Touchpad besar di notebook amat membantu tercapainya stabilitas fisik dan psikis saat kudu kerja lembur kejar setoran.

Emang ada gitu ya notebook dengan spesifikasi semua di atas itu?


Ada dooonggg... ASUS punya loh notebook seri E202 yang didesain untuk selalu siap sedia menemani, dimana pun dan kapan pun. Bobotnya yang hanya 1,21 kg tentunya seringan perasaan kita di saat tak sanggup bayar hutang eeehhh dapet rejeki nomplok buat ngebayarnya *bawaan mamak-mamak ngredit panci.

ASUS E202 memiliki dimensi 193 x 297 mm, tidak lebih besar dari ukuran kertas A4, jadi sangat lah mudah untuk menyimpannya di dalam tas yang kita boyong kesana kemari. Wah, bisa banget nih si cantik satu ini masuk ke dalam tas berukuran sedang, tak perlu lagi geloyoran bawa notebook berat saat sedang mobile.

Daaaan.... buat teman-teman blogger yang sudah berkenan mampir ke blog ini, ada kabar gembira loh. Si uniekkaswarganti.com dengan dukungan sepenuhnya dari ASUS Indonesia bakalan membagi 10 unit ASUS E202 untuk teman-teman.

Sepuluh unit? Serius?

Insya Allah serius banget nget ngeeett.... ya, teman-teman tercinta. Kali ini aku barengan ASUS Indonesia menggelar Blog Competition dengan tema yang tidak jauh-jauh amat dari keseharian kita sebagai netizen dalam melakukan proses kerja kreatif. Ya menulis bikin artikel, nge-desain, sosmedan, promosi, dan banyak lagi lainnya.

Yuk bisa disimak dulu detail lomba dan ketentuan-ketentuannya sebagai berikut :
  1. Menulis postingan di blog dengan tema : Makin produktif dan kreatif bersama ASUS E202, notebook berukuran 12 inci dengan baterai yang tahan lama.
  2. Artikel boleh berupa preview produk, tips memilih notebook, manfaat yang didapat jika menggunakan ASUS E202, apa yang akan dilakukan jika memiliki notebook ASUS E202, ataupun poin-poin lainnya yang relevan.
  3. Mohon di awal artikel bisa dipasang banner lomba blog dan di-link ke artikel lomba ini.
  4. Di dalam artikel yang ditulis, peserta wajib menyebutkan bahwa notebook yang hadir dalam versi Windows 10 dan juga DOS ini tersedia dalam pilihan warna Silk White, Dark Blue, Lightning Blue dan Red Rouge. (revisi)
  5. Peserta juga wajib menyebutkan bahwa notebook berukuran A4 ini menggunakan prosesor Intel hemat daya yang menawarkan masa aktif baterai hingga 8 jam, dan memiliki port USB 3.1 Type-C yang sangat menghemat waktu, karena USB dapat dicolok dengan berbagai arah dengan colokan reversible setiap saatnya dan kecepatan transfer USB 3.1 ini lebih cepat 11x dibandingkan USB 2.0. (revisi)
  6. Setiap peserta blog competition ini dibebaskan untuk berkreasi mempercantik tampilan artikel. Mau bikin infografis, video, ataupun alur cerita memikat tak terduga, monggoooo... Yang penting jangan lupa ya gunakan foto-foto yang telah disediakan di link ini : https://drive.google.com/drive/folders/0B312CSJeICmzOS1VZGEweUMzOWs
  7. Tidak menyebutkan brand notebook lain selain ASUS di dalam postingan.
  8. Blog Competition ini terbuka untuk semua blogger di seluruh penjuru bumi, hanya saja alamat pengiriman hadiah untuk pemenang tetap hanya di seputar Indonesia saja ya.
  9. Satu orang boleh mengirimkan beberapa blogpost, namun hanya berkesempatan sekali saja menjadi pemenang
  10. Follow blog ini dengan klik widget followers yang ada di bagian kanan atas. 
  11. Like fanspage Mommy Uniek dan follow IG @uniekkas. Mau kan yaaa... πŸ˜‰πŸ˜ 
  12. Di akhir postingan tuliskan : Blog Competition ASUS E202 by uniekkaswarganti.com. Pada kata uniekkaswarganti.com itu diberi link hidup ke http://www.uniekkaswarganti.com/
  13. Share artikel di blog teman-teman ke berbagai akun sosmed dengan hastag #E202BlogCompetition, jangan lupa mention ataupun tag diriku ya. Fanspage dan akun instagram sudah disebutkan di point 10 ya, jika ingin share via twitter bisa mention @uniekkas, dan bila ingin melalui akun facebook pribadi bisa juga senggol-senggol aku di Uniek Kaswarganti
  14. Blog Competition ini berlangsung dari tanggal 22 Mei hingga 22 Juni 2017 pukul 23.59. 
  15. Pengumuman pemenang Insya Allah max 20 Juli 2017, agak lama ya karena kepotong libur lebaran. Jurinya mau ngerayain lebaran dulu πŸ˜‰
  16. Daftarkan artikel yang dilombakan ke : http://bit.ly/E202BlogCompetition

Gimana... temanya tidak sulit kan, teman-teman? Yuukk cuuzzz kumpulkan ide dan semangat untuk ikutan. Ntar isi google docs yang sudah disediakan ya (lihat point 15). Jika ingin tulisannya dikunjungi peserta lain boleh aja sih kalau mau tulis di komen postingan ini.

Ditunggu partisipasinya yaaaa.... terima kasih 😍




Read More »

20 May 2017

ZenFone Live ZB501KL, Smartphone Khusus Live Streaming





ASUS memperkenalkan smartphone terbarunya yang diperuntukkan bagi para pelaku dan pecinta konten live streaming, khususnya para wanita. Berkat kecanggihan yang dimilikinya, perangkat bernama ASUS ZenFone Live ini mampu memberikan pengalaman yang luar biasa, yakni membuat wajah kian mulus, bersinar dan merona saat sedang melakukan live streaming.

Hal tersebut dimungkinkan karena ZenFone Live memiliki sebuah fitur yang bernama BeautyLive. Teknologi tersebut bekerja seperti layaknya fitur beatification pada wajah saat hendak melakukan swafoto atau selfie. Wajah pengguna akan terlihat lebih cerah dan mulus saat selama live-streaming berlangsung.

“Siapapun itu, apakah dia selebritis atau bukan, terkenal atau tidak, bahkan berparas menarik atau biasa saja, semua bisa mem-framing dirinya dengan sebuah benda kecil bernama smartphone, kemudian berbagai kisah secara real time melalui live streaming,” ucap Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “ZenFone Live akan membuat Anda semakin percaya diri untuk melakukannya,” tambahnya.

Bersama dengan peluncuran ZenFone Live ZB501KL, ASUS juga memperkenalkan dua brand ambassador terbarunya yakni Sheryl Sheinafia dan Tatjana Saphira. Kedua brand ambassador ini mewakili apa yang ditawarkan dan menjadi kekuatan positioning ASUS ZenFone Live. 




“Sheryl dan Tatjana merupakan dua rising star yang berasal dari industri yang berbeda, dunia musik dan dunia peran. Namun keduanya memiliki profil yang sangat mewakili ZenFone Live,” sebut Galip. “Profil mereka yang energik, ceria, muda namun kreatif dan memiliki talenta yang sangat besar sangat sesuai menggambarkan segmen pengguna ASUS ZenFone Live,” sebutnya.



Live-Streaming Sempurna dengan BeautyLife

Seiring dengan tren live streaming video yang semakin booming, ucap Galip, ASUS menyambutnya dengan perangkat yang akan memudahkan pengguna untuk keperluan itu. “Fitur BeautyLive pun tidak hanya sekedar membuat paras semakin menarik, lebih dari itu, ia akan sangat memudahkan pembuat konten untuk melakukan streaming hanya dengan sekali klik,” ucapnya.
 
Cara kerjanya, BeautyLive mengombinasikan algoritma software yang pintar dan akselerasi hardware untuk secara otomatis memuluskan kulit dan menghapus noda. Ia kemudian mengintegrasikan hasilnya dengan Facebook, Instagram dan YouTube dan juga hampir 30 layanan live-streaming populer lainnya. Daftar layanan yang didukung sendiri akan terus ditambah.
 
“Intinya, dengan ZenFone Live, pengguna dapat mengatur dan menyiarkan penampilan sempurna mereka sapanjang sesi live-streaming kepada seluruh pemirsa mereka,” sebut Galip.
 




Untuk menopang aktivitas live streaming secara mulus, ASUS ZenFone Live juga sudah mendukung konektivitas data 4G LTE pada kedua slot SIM yang disediakan. Tentunya hanya satu kartu SIM yang dapat aktif di jaringan 4G di satu waktu.

“ASUS ZenFone Live sudah mendukung seluruh operator 4G LTE yang tersedia di Indonesia, mulai dari Telkomsel, Indosat, XL, 3, Smartfren dan Bolt,” ucap Galip. “Dengan dukungan seluruh jaringan operator seluler, tak ada lagi hambatan yang berarti bagi pengguna yang butuh melakukan live streaming dengan tetap tampak cantik,” ucapnya.

Agar optimal, tambah Galip, akses Internet yang perlu didapat oleh pengguna saat melakukan live streaming dengan BeautyLive adalah di atas 1,5Mbps.



Desain Ramping dengan Metallic Finish dan 2.5D

Saat melakukan live streaming, apalagi secara mobile, tentu saja seseorang butuh perangkat yang ringan ramping agar mudah dipegang. Atau dengan kata lain, smartphone itu harusnya mobile friendly. Untuk hal tersebut, ASUS Zenfone Live telah memenuhi semua persyaratan di atas.

“Smartphone ini punya bodi yang tipis dengan ketebalan hanya 7,95mm. Selain itu, bobotnya juga ringan hanya 120 gram. Dua aspek ini amat penting untuk memudahkan pengguna ketika mereka akan membuat konten live streaming,” ucap Galip. “Tak aka ada masalah semisal pengguna ingin membuat video sambil jogging sehat di pagi hari, atau ketika sedang berada di cafΓ© bersuasana cantik, atau bahkan sambil berbaring di peraduan sekalipun,” lanjutnya.



Disamping itu, panel display smartphone dengan bentang layar 5 inci ini memiliki resolusi HD (1280 x 720) serta punya bezel yang tipis yakni 2,36mm. Screen to body ratio-nya atau luas keseluruhan permukaan layar yang terpakai mencapai 75 persen. Artinya, pengguna akan dibuat nyaman dengan luas layarnya yang cukup besar.

ZenFone Live mempunyai tiga varian warna berbeda yakni Navy Black, Shimmer Gold, dan Rose Pink. ASUS membuat perangkat ini memiliki desain yang menyerupai metal dengan menggunakan metallic coating. Bagian pinggirnya dilengkapi dengan fitur 2,5D sehingga berbentuk agak melengkung. Tampilan ini menimbulkan kesan yang premium pada perangkat tersebut.



Audio Bertenaga dengan Five-Magnet Speaker dan Smart Amp

Zenfone Live sendiri merupakan smartphone terjangkau yang memiliki tiga keunggulan utama. Gawai ini menyatukan antara keistimewaan desain, audio, dan teknologi beuty live stream miliknya. Sehingga boleh dikatakan, gadget ini adalah perangkat yang value for money untuk segmen mainstream.

Sementara jeroan internalnya, ASUS menyematkan prosesor Qualcomm Snapdragon quad core berkeecepatan 1,4GHz. Komponen kartu grafis pada SoC (System on Chip) tersebut adalah Adreno 305. Kapasitas memori penyimpanan internal sebesar 16GB dan tersedia pula versi 32GB. Sementara RAM-nya tersedia sebesar 2GB. Zenfone Live memiliki baterai sebesar 2.650mAh. Baterainya dapat bertahan hingga 471 jam untuk waktu talk time.

Keunggulan utama lainnya pada perangkat ini adalah dari sisi audionya. Secara keseluruhan, ASUS memberikan beberapa teknologi penting pada smartphone ini untuk membuat keluaran suara yang mampu diperdengarkannya fantastis.

Ada beberapa teknologi utama pada fitur audionya yakni, dual microfon noise cancellation, enhanced speech clarity, smart amplifier technology, 5 magnet audio dan ICE power dan Sonic Master. Dual microfon, berfungsi untuk meminimalkan noise yang terjadi pada saat melakukan live streaming. Lubang mic ditempatkan di bawah berdekatan dengan grill speaker. 
 



Pada ZenFone Live, speaker bertenaga dengan desain 5 magnet dan metal voice coil akan memproduksi audio yang keras dan jernih serta kualitas sangat baik di setiap skenario. Speaker ini juga dilengkapi dengan smart amplifier yang dapat meningkatkan kekuatan suara serta resolusi audio tanpa suara terdengar pecah.

“Dengan kombinasi unik tersebut, ZenFone Live mampu menghadirkan audio hingga 67 persen lebih keras dibanding smartphone lain di kelasnya,” sebut Galip. “Selain itu, kombinasi keduanya mampu memperluas reproduksi suara frekuensi rendah hingga 17 persen dan mengurangi distorsi hingga 15 persen,” sebut Galip.

Untuk memastikan suara pengguna selalu terdengar, ZenFone Live juga punya sepasang mikrofon MEMS yang sangat sensitif yang sudah diset dan diposisikan secara akurat untuk mengurangi noise. Pengaturan tersebut membuat penangkapan suara vokal menjadi lebih jernih, sehingga pengguna bisa menikmati live streaming dengan jelas meski berada di sisi jalan yang bising atau pusat perbelanjaan yang ramai.
 
 
 

Kamera Selfie dengan LED Flash dan 82o View Angle

Mendukung fitur livestream beautification, kamera depan pada ASUS Zenfone Live juga sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat mengambil foto selfie lebih tajam dan jelas. Untuk menangkap gambar, ia menggunakan sensor ekstra lebar, dengan pixel berukuran 1.4 micron yang mampu meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya hingga 200 persen dibanding smartphone pada umumnya.

ZenFone Live juga dilengkapi dengan soft-light LED flash yang mampu mengiluminasikan skin tone lebih alami. Saat memotret, lensa wide-angle dengan sudut pandang selebar 82o memunginkan pengguna mengambil banyak objek dalam satu frame foto.

Tak hanya kamera depan yang telah ditingkatkan. ASUS ZenFone Live juga punya kamera belakang 13MP dengan aperture f/2.0 serta five-prism lens. Sama seperti jajaran smartphone ASUS ZenFone lainnya, ZenFone Live juga menggunakan teknologi low-light yang tersedia pada ASUS PixelMaster Camera. Teknologi low-light tersebut mampu meningkatkan sensitivitas cahaya, mereduksi noise dan meningkatkan kontras warna hingga 400 persen.

Untuk melengkapi modus pemotretan, ASUS ZenFone Live juga memiliki 12 mode yang dapat dipilih. Selain real-time Beautification, yang merupakan fitur andalan ZenFone Live, tersedia pula modus Low Light untuk memotret di tempat redup, Super Resolution untuk menangkap foto resolusi lebih tinggi, dan modus-modus lainnya.



Berikut ini spesifikasi teknis ASUS Zenfone Live:

Model
ASUS Zenfone Live ZB501KL
CPU
Qualcomm Snapdragon @1.40 GHz
GPU
Adreno 305
RAM
2GB
Storage
16GB + 5GB ASUS Webstorage +  Google Drive 100GB free (2 years)
Micro SD
Yes (up to 128GB)
Connectivity
802.11b/g/n, Bluetooth V 4.0 +EDR, Wi-Fi direct
Network
2G Band 850/900/1800/1900, 3G Band 1/5/8, 4G Band 1/3/5/8, TDD Band 40
DC-HSPA+: UL 42 / DL 5.76 Mbps, LTE Cat4:UL 150 / DL 50 Mbps
SIM Card
Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation
GPS, AGPS, GLONASS, BDS
Display
5” HD (1280 x 720) IPS display, 75% screen-to-body ratio, 400nits
Video
Full HD Video recording 1080p @30 FPS, Take still photo while recording
Battery
Lithium-Polimer 2650mAh Li-ion battery (non-removable)
Main Camera
13MP, f/2.0-aperture, Five-prism Lens with Low-Light Technology
Front Camera
5MP, 1.4ΞΌm pixels, 82o wide-angle Lens
Sensor
Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light, Fingerprint
OS
Android™ 6.0 with brand-new ASUS ZenUI 3.0
Dimension
141.18 x 71.74 x 7.95mm
Weight
120g
Warna
Navy Black, Shimmer Gold, dan Rose Pink.
 

Read More »