26 December 2018

ZenFone Max Pro M2 - Tak Sekedar Gaming Phone

ZenFone Max Pro M2, bukan sekedar gaming smartphone

Kalau bukan gamer apa ndak boleh pake ZenFone Max Pro M2?

Hadeeww... semoga segera ditunjukkan jalan yang benar wahai dia yang menjawab tidak boleh. Dia berarti telah menumbangkan segenap hak asasi manusia untuk mendapatkan kenikmatan menggunakan smartphone berspesifikasi tinggi.

Read More »

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat - Semarang yang Lebih Baik





Tolong... saya butuh pernapasan buatan...

Kalimat di atas sering banget dijadikan bahan candaan ketika seseorang ingin flirting dengan lawan jenis. Aku pun sering terbahak-bahak mendengar kalimat itu. Bahkan lebih parahnya lagi malah ikut-ikutan melakukan candaan tersebut. Tentu saja beraninya hanya pada suami sendiri lah. 

Read More »

13 December 2018

ZenFone Max Pro M2 Tak Lagi Gaib





Apa? ZenFone Max Pro M2 tak lagi gaib? Mungkin karena sudah ada Oppa Galip. 

Duuhh.. sungguh gaje pemikiranku tadi ya, asbun bat 😁 Eh tapi bener banget lho, saat mengikuti launching ZenFone Max Pro M2 pada 11 Desember yang lalu, bahkan Jimmy Lin sebagai Regional Director ASUS South East Asia mengatakan "No more gaib smartphone."

Sempat terkekeh juga saat mendengarkan ucapan Jimmy Lin dengan dialek yang lucu itu. Juga sempat tertegun dengan janji ini karena pada seri sebelumnya yaitu ZenFone Max Pro M1, banyak sekali para calon pembeli yang komplain atas ke-gaib-an smartphone yang satu itu.

Tentunya kesel banget kan ya, begitu ada launching pengin banget beli karena saking kecenya tuh smartphone. Eeehh... ikut flash sale gagal, pergi ke toko-toko online tuh barang gaib. KZL KZL KZZZLLL banget kaaan...

Hal ini rupanya menjadi pemikiran yang serius dari pihak ASUS. Jadi ketika launching ZenFone Max Pro M2 dilakukan, ASUS telah mempersiapkan penjualan perdana mulai tanggal 14 Desember 2018 di 12 toko yang ditunjuk.

Seperti yang sama-sama kita ketahui, animo masyarakat terhadap smartphone gaming memang kian meningkat.  Tak salah lagi bila generasi baru smartphone gaming dinanti-nanti kedatangannya di Indonesia. 

ASUS akhirnya melakukan launching ZenFone Max Pro M2 di Indonesia dalam event Next Generation Gaming di Jakarta. Smartphone gaming berbaterai besar ini digadang-gadang sebagai penerus ZenFone Max Pro M1 yang sangat fenomenal dengan spesifikasi dan fitur yang tentunya jauh lebih baik.

Tidak hanya memberikan janji perihal kualitas, spesifikasi barang, dan fitur perangkat yang kian ditingkatkan, ASUS juga memastikan metode distribusi smartphone ini berjalan lebih baik. Hal tersebut dilakukan agar konsumen bisa segera mendapatkan smartphone terbaru ini dengan mudah.

Pihak ASUS melalui Jimmy Lin akan memastikan ZenFone Max Pro M2 segera bisa didapatkan setelah peluncurannya. Untuk itulah jaringan retail offline ASUS telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. 

ASUS menunjuk 12 toko pertama di seluruh Indonesia untuk melakukan penjualan perdana ZenFone Max Pro M2 yang akan digelar tangal 14 Desember 2018 pukul 10.00 WIB. Setiap pembelian ZenFone Max Pro M2 di 12 toko ini, pembeli akan mendapatkan power bank ZenPower Duo berkapasitas 10.000 mAh secara cuma-cuma.

Berikut adalah daftar 12 toko yang akan melakukan penjualan perdana ZenFone Max Pro M2:
  1. Duta Ponsel, Jl. Jend. Sudirman No. 79, 81, 83, Pekanbaru
  2. Maxx Mobile, Jl. Kolonel Abunjani, Sipin – Jambi
  3. Goeboek Imut Expo, BEC 2, Jl. Purnawarman 13-15, Lt. LG Main Road (Depan Blok G)
  4. Sinar Mas Selular, Matahari Plaza Simpang Lima, Lt. 1 Semarang (Depan Escalator naik)
  5. Hartono Mobile (Hartono Elektronika), WTC Lt. 5 No. 5028 E-Mall. Surabaya
  6. Cellular World, Jl. Teuku Umar, Denpasar
  7. (M) Deltasindo Sagita Mandiri , Jl. Raya Sentani Rt.001/010 Waena Jayapura
  8. Surya Phone, Jl. KH. Abul Hasan No.36 Samarinda
  9. Rappang Cellular (AES Bekasi), Bekasi Cyberpark, Lt. GFX-AT03 - Bekasi
  10. Prima Phone (AES Roxy), ITC ROXY MAS Lt. Dasar No 5 – Jakarta Pusat
  11. CV Mobile generation/Aries Cell (AES Cempaka Mas), ITC CEMPAKA MAS Lt.4 Blok G No. 491, Jakarta
  12. Asus Exclusive Store - Medan, Plaza Medan Fair Lt.4 No. 40-42 Medan

ZenFone Max Pro M2 kali ini hadir dengan layar all-screen display (19:9) beresolusi Full HD (2280x1080 pixel). Layar tersebut tampil lebih baik dengan reproduksi warna dan kontras yang lebih baik dari pendahulunya. 




Tidak hanya itu, layar ZenFone Max Pro M2 telah dilapisi Gorilla Glass 6, membuatnya semakin tangguh. Sementara bodinya menggunakan desain 3D glossy dengan wave pattern agar tampil lebih premium.

ZenFone Max Pro M2 dipersenjatai dengan SoC Qualcomm Snapdragon 660 AIE yang lebih kencang dari Snapdragon 636 yang digunakan di ZenFone Max Pro M1. Penggunaan SoC ini memastikan performa yang lebih baik dalam segala hal. Dukungan teknologi terbaru pada Snapdragon 660 AIE juga membuat ZenFone Max Pro M2 tidak hanya tampil powerful, tetapi juga lebih cerdas.

Dari sisi kamera, ZenFone Max Pro M2 juga telah mengalami peningkatan. Kali ini smartphone gaming terbaru ASUS tersebut menggunakan sensor kamera premium dan terkini, Sony IMX486 beresolusi 12MP dengan aperture lensa besar f/1.8. Sensor kamera tersebut memiliki ukuran pixel 1,25Β΅m, lebih besar dari rata-rata sensor yang digunakan di smartphone sekelasnya. 

Dengan ukuran pixel yang lebih besar, sensor bisa menangkap cahaya lebih baik sehingga foto yang dihasilkan akan lebih bagus. Berbekal sensor tersebut, ZenFone Max Pro juga dapat diandalkan sebagai smartphone untuk keperluan fotografi.

Waaahh... ini sungguh sesuai kebutuhan ibu yang gemar potrat-potret sekaligus punya anak cowok yang lagi demen-demennya main Mobile Legend dan Free Fire. Tinggal gantian aja pakainya. πŸ˜‰ *kode keras




ZenFone Max Pro M2 masih tampil dengan baterai besar 5.000mAh sehingga siap menemani penggunanya sepanjang hari. Smartphone ini bisa menemani penggunanya bermain game hingga 10 jam atau sekitar dua kali lebih tahan lama dari smartphone lain di kelasnya. ZenFone Max Pro M2 juga masih sangat ringan dan memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan ZenFone Max Pro M1 serta smartphone berbaterai besar lainnya. 

ASUS masih mempertahankan penggunaan sistem operasi Stock Android Oreo. Keuntungan menggunakan sistem operasi Stock Android adalah lebih ringan dan performanya yang lebih kencang, serta dipastikan mendapatkan update lebih cepat. ASUS juga memastikan ZenFone Max Pro M2 akan mendapatkan update Android Pie.

Yuhuuu... ga bakalan ketinggalan update Android deh. Udah paling cakep memang smartphone yang satu ini. Jadi ga sabar untuk mencobanya niihh...
Read More »

07 December 2018

Tips Mendekorasi Dinding pada Sudut Ruangan

Tips Mendekorasi Dinding pada Sudut Ruangan
Tips dekorasi sudut rumah


Adakah yang memiliki masalah berkaitan dengan penataan sudut ruangan?

Yes, sama banget nih dengan diriku. Mungkin hal ini dialami juga ya oleh para penghuni rumah dengan luasan bangunan yang tidak terlalu besar. Kita sering mengesampingkan ruang-ruang atau sudut-sudut kecil dalam penataan ruangan tersebut.

Tau nggak sih, sebenarnya justru area tersebut memiliki peran tersendiri jika dimanfaatkan dengan maksimal. Sebagian para pemilik rumah justru menempatkan beragam furnitur pada ruang atau sudut kecil. Hal ini justru menimbulkan kesan ramai dan sesak.

Ketika aku googling di beberapa web yang berkaitan dengan penataan ruang, ternyata disarankan untuk tidak menempatkan furnitur di ruang atau sudut kecil secara berdiri. Kita bisa menempatkan furnitur dan menambah dekorasi pada dindingnya. Menurutku hal ini akan lebih baik dan memberikan kesan menarik pada area tersebut.

Tak semata-mata dapat meningkatkan keindahan ruang saja loh saat kita memberikan dekorasi yang tepat pada dinding. Penataan dekorasi yang oke juga bisa memunculkan sisi komersialnya.

Nggak percaya? Coba saja buktikan pada hunian yang dinding-dindingnya diberi hiasa pada ruang dan sudut kecilnya. Hunian ini ditata sedemikian rupa dan diunggah melalui foto untuk meningkatkan interest para pencari hunian tipe sewa, baik sewa rumah atau apartemen.

Dilansir dari Cultmtl.com, ada beberapa cara dalam mendekorasi dinding pada ruang atau sudut kecil hunian agar berkesan menyenangkan dan indah. Yuk kita bahas detailnya satu per satu.



Gantung rak di dinding 


gantung rak di dinding


Menggantung rak merupakan cara termudah untuk membuat ruangan kecil terlihat menjadi menarik. Tidak hanya mempercantik tampilan, rak-rak yang digantung pada dinding bisa juga memberikan kesan luas pada ruangan tersebut.

Keberadaan rak juga akan meningkatkan kesan rapi dan terorganisir bagi pemiliknya. Untuk membuat tampilan yang lebih menarik, kita bisa melakukan variasi barang yang disusun, misalnya buku-buku dengan vas bunga, patung, dan sebagainya.



Menggantung Tanaman



Dekorasi dinding rumah dengan tanaman


Bagi pemilik rumah yang gemar berkebun atau memiliki area tanam di luar hunian guna membuat kesan hijau dan asri, sudah saatnya menciptakan area serupa di dalam hunian juga. Salah satu caranya dengan menempatkan tanaman-tanaman tersebut di dalam ruangan.

Menempatkan tanaman yang dipasang pada dinding ruangan akan menciptakan interior rumah yang menyenangkan dan mengesankan. Tanaman-tanaman hidup yang kita gunakan dapat membentuk konsep keasrian dalam ruangan, juga dikatakan akan menimbulkan energi positif.



Menonjolkan Sisi Artistik 


Mendekorasi dinding rumah secara artistik


Kesan artistik tentu berkaitan erat dengan menempatkan lukisan-lukisan berkelas pada dinding ruangan. Agar membuat kesan lebih luas pada ruangan, jangan tanggung-tanggung untuk menempatkan lukisan yang berukuran besar pada dindingnya.

Tidak hanya menempatkan lukisan, mempercantik sudut ruangan agar lebih artistik juga dapat dilakukan dengan menggambar lukisan atau pola dengan menggunakan cat metalik. Berbeda dengan penggantungan lukisan, kesan artistik yang didapatkan dari melukis akan lebih terasa menakjubkan. 



Tempelan Populer di Zaman Sekarang 


Jika tidak ingin rumit memikirkan ide kreatif dalam melukis area dinding, kita dapat menggunakan wallpaper atau stiker dinding berkualitas tinggi. Hal ini merupakan cara paling populer dan modis digunakan oleh masyarakat di jaman sekarang.


Stiker dinding untuk dekorasi rumah


Yang dimaksud dengan berkualitas tinggi tuh yang kayak gimana sih?

Kualitas tinggi dalam hal ini adalah kualitas stiker yang meminimalkan kerusakan pada dinding dan cat ketika proses pasang maupun melepas.

Alternatif lain yang bisa kita pikirkan adalah memilih untuk menggunakan wall pics. Kita bisa gunakan keramik bergambar yang dapat dilepas atau dipasang secara fleksibel tanpa meninggalkan bekas atau menggores cat dinding.



Memajang Unsur Klasik



Memanjang Unsur Klasik di Sudut Rumah


Menempatkan cermin merupakan opsi yang paling klasik dalam dekorasi dinding ruangan. Tidak hanya dimanfaatkan secara fungsional, keberadaan cermin yang ditempatkan pada posisi yang benar dikatakan dapat menerangi ruangan tersebut dengan cahaya alami. Pantulan cahaya alami disebut juga dapat menimbulkan energi positif untuk ruangan tersebut.

Selain cermin, opsi klasik lain yang dapat dipilih adalah dengan menggantungkan elemen kain bermotif atau kain sulam. Elemen kain dinyatakan selain menimbulkan kesan etnik dan berbudaya juga dapat menimbulkan kesan yang lebih anggun pada ruangan.

Unsur klasik pun dapat ditemukan ketika kita menggantungkan pelat dinding dari porselen atau kay,u atau dengan hiasan logam dari kuningan. Jika kita termasuk orang yang mengoleksi barang-barang tersebut, disarankan untuk membentuk pola atau kolase agar koleksi tersebut terlihat teratur. Pelat ataupun hiasan logam dapat membawa kesan elegan dan megah pada ruangan kecil tersebut.


Gimana nih, ada lagi yang bisa ditambahkan seputar tips mendekorasi dinding dan sudut ruangan a la teman-teman sendiri? Yuukk saling share di kolom komen. Tingkiuuuu...
Read More »

04 December 2018

Kirim Paket Tanpa Ribet

Paxel Antarkan Kebaikan - Kirim Paket Tanpa Ribet




Suasana di Semarang yang konstan hot hot pop terkadang bikin hasrat untuk bepergian jadi melayang. Sepertinya enak banget ngadem mulu di rumah sambil bikin es jus segaaarr...

Emang sih kalau soal jemuran, ga ada lawannya deh ini tingkat keseriusan panas matahari dalam menuntaskan pekerjaan. Nggak pake lama segala cucian sudah bisa tertumpuk manis di keranjang. Ingat, ini curcolan emak-emak yang sepertinya bakalan melegenda sepanjang masa. πŸ˜‰

Nah, masalahnya kemudian timbul ketika harus mengirimkan paket kepada seseorang. Males banget nggak sih rasanya di hari yang super terik harus kelayapan kemana-mana? Belum lagi kalau di rumah ternyata lagi ada banyak kerjaan yang harus diselesaikan.

Sungguh ribet ya kalau harus bepergian kesana-kemari misal mau kirim paket satu doang?


Beneran kemudian hal itu terjadi padaku. Waktu itu lagi hectic banget dengan pending-an kerjaan yang harus selesai secepatnya. Tapi kok ternyata punya tanggungan untuk mengirim hadiah kepada teman-teman blogger yang di waktu sebelumnya telah ikutan menulis  review salah satu produk elektronik dari brand tertentu.

Duuhh... iya, aku belum kirim hadiah untuk teman-temanku nih...

Ribet sekali kan tatkala kita teringat punya hutang. Entah itu janji ataupun barang, namanya hutang ya harus dilunasi. 

Pas sekali ada jasa pengiriman yang bisa bantu mengantarkan hadiah-hadiah kepada temanku dalam waktu yang cepat. Aku mendapatkan informasi tentang perusahaan logistik ini dari beberapa teman yang sudah membuktikan terlebih dahulu.

Paxel. Baru pertama kali deh aku dengar ada perusahaan jasa pengiriman yang bernama seperti itu. Ingin tau lebih lanjut dong.



DJOHARI ZEIN - Filosofi Hidup untuk Antarkan Kebaikan

Bp. Djohari Zein


Ada salah satu cerita menarik dari pendiri Paxel ketika beliau sedang beribadah ke tanah suci. Saat bertemu dengan beliau di media gathering tanggal 22 November 2018 lalu, Bp. Djohari Zein menceritakan tentang pengalaman spiritual yang muncul selama berada di tanah haram.

Segala kebaikan yang telah beliau terima sepanjang hidup memunculkan suatu perenungan yang luar biasa mendalam. Sampai kepada titik dimana beliau menyadari bahwa apalah arti segala harta yang didapat di dunia jika tidak digunakan untuk #AntarkanKebaikan kepada sesama.




Djohari Zein bukanlah orang baru dalam dunia logistik. Beliau sebelumnya telah lama handle jasa ekspedisi yang cukup terkenal di Indonesia. Jadi ketika ide untuk mendirikan Paxel ini, beliau jelas berada dalam kondisi yang sangat expert seputar dunia pengiriman paket.

Tak sekedar antarkan paket. Masih terngiang-ngiang ucapan Pak Djohari Zein kala itu. Paxel hadir selain untuk memenuhi kebutuhan antar dan kirim barang, juga menyediakan lapangan kerja bagi orang-orang yang ada di sekitarnya.

Sempat lho Pak Djohari menyampaikan hal yang sungguh membuat saya merinding :

Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, yang berbuat riya, dan enggan memberikan bantuan.

Kutipan ayat di atas beliau ambil dari surat Al-Ma'un 107 yang menjadi bahan perenungan, bahwa semulia-mulianya orang, meskipun dia telah memiliki banyak kekayaan, manalah artinya jika enggan memberikan bantuan.

Memberikan bantuan yang dilakukan Pak Djohari melalui Paxel ini tidak sekedar dua hal yang kusampaikan tadi, yaitu antarkan paket dan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat. Namun yang lebih utama lagi, #AntarkanKebaikan yang diyakini beliau itu disalurkan melalui berbagai social movement yang beliau prakarsai.

Paxel telah bekerja sama dengan berbagai yayasan dan NGO yang menaungi isu-isu seputar dunia anak, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Di antaranya ada Rumah Harapan, Yayasan Pita Kuning, Indonesia Mengajar, YPPI (Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia) dan masih banyak lagi.

Apa yang kutulis di atas bukan isapan jempol lho. Inisiatif dari Pak Djohari untuk antarkan kebaikan kepada sesama juga diamini oleh salah seorang pengurus Rumah Harapan yang amat terbantu dengan uluran tangan dari Paxel untuk rumah singgah yang dikelolanya. 

Ketika makin banyak orang tidak aware kepada kegiatan kemanusiaan, Paxel berusaha antarkan kebaikan dengan support Rumah Harapan. Mulai dari donasi hingga jaminan bahwa akan ada 1 orang anak penderita kanker yang akan dijamin pengobatannya setiap ada 20 kiriman yang dilakukan oleh usernya.

Alhamdulillah yaaa... sungguh mulia hal yang dilakukan oleh Pak Djohari ini. Beliau yakin, dengan membantu orang lain, kita tidak akan menjadi orang yang kekurangan


Selain mendapat insight yang luar biasa dari founder Paxel ini, bincang-bincang Paxel dengan media dan blogger berlangsung akrab. Dalam suasana suam-suam kuku khas Kota Semarang, Pak Djo dan tim Paxel memperkenalkan lebih detil misi apa yang diusung Paxel untuk mengantarkan kebaikan, seperti misi yang telah disebutkan tadi sebelumnya.


Alexander Zulkarnai, Brand Happiness Hero

Selama ini yang ada di benak semua orang adalah bagaimana caranya paket diantarkan secara cepat. Namun pernahkah terpikir tentang kebaikan yang terkandung di dalamnya?

Kebaikan ini datang dari dua sisi, pengguna dan pelaku jasa pengiriman. Dari sisi pengguna ada kepuasan tersendiri karena mendapatkan pengalaman kirim paket yang menyenangkan. Sedangkan pada pihak ekspedisi sendiri, petugas yang mengantar dan menjemput paket selalu dalam kondisi bahagia.

Kenapa sih pengirim barang saja harus bahagia?

Orang yang melakukan suatu pekerjaan dengan landasan bahagia tentunya akan beda ya dengan yang sekedar menjalankan kewajiban saja. Pekerjaan jadi tuntas tanpa ada ganjalan di hati.

Nah, di Paxel ini, mas-mas yang bertugas mengantar dan menjemput barang disebut dengan Hero. There's a hero... when you look inside your heart.... *ahelah...





We are not only delivering goods,
WE DELIVER EXPERIENCE


Pada umumnya, para pekerja unsur terbawah lah yang harus mengalami tekanan paling tinggi. Begitu juga yang terjadi di sebagian besar perusahaan logistik. Jasa mas-mas pengantar terkadang kita lupakan.

Nah, di Paxel ini ada yang istimewa. Mereka yang berjasa untuk menjemput dan mengantarkan paket disebut HERO. Kalau menurutku udah oke banget nih, ada penghargaan dan pengakuan bahwa di tangan mas-mas Hero itulah nasib paket kita berada.

Lalu, apakah aku hanya sekedar ngecap saja soal service Paxel ini?

Oww.. okay, jika engkau berpikir begitu, wahai teman, akan kuceritakan kenapa EXPERIENCE dalam berkirim paket itu penting. Ini penilaianku dari sisi pengguna jasa ya.

Sebelum tanggal 22 November itu aku sudah membuktikan sendiri nikmatnya berkirim paket melalui Paxel. Dalam kondisi masih banyak pekerjaan di rumah yang harus diselesaikan, tapi di sisi lain harus mengirimkan barang ke teman. Gimana dong?

Kucoba saja Paxel ini dengan download dari playstore (untuk android). Bagi kalian yang menggunakan smartphone berbasis iOS juga sudah ada loh. Oya, tambahan informasi, jika ingin mendapatkan top up gratis sebesar Rp. 100.000 bisa loh masukkan kode referalku ya : uniekkas

Setelah download, lanjut ya ke instal. Fitur-fiturnya mudah banget kok dioperasikan. Boleh deh sini aku jelasin satu per satu yaaa...


1. Download aplikasi Paxel di playstore ataupun appstore. Lanjut ya dengan Instal dan bikin account di Paxel. Ada beberapa pilihan untuk register, bisa menggunakan akun Facebook, bisa juga dengan akun Google. Atau langsung click Create Account.



2. Masukkan nomor hp yang nantinya akan digunakan untuk konfirmasi saat akan memverifikasi kode khusus yang diberi oleh Paxel kepada kita. Kalau sudah, berarti kita sudah siap untuk membuat akun baru di Paxel, yeaayyy...



3.  Pada saat akan masuk ke akun kita di Paxel, nanti akan ada kolom memasukkan referral code. Boleh doong masukkan uniekkas ke dalamnya ya biar engkau dan aku sama-sama tersenyum manis πŸ˜‰



Udah deehh... semudah itu lho membuat akun Paxel di smartphonemu, teman.

Jika ingin tau pengalamanku berkirim barang menggunakan Paxel, boleh kalau masih mau mantengin artikel ini.

Aku mengirim paket untuk kedua orang temanku secara bersamaan. Seperti yang sudah kuceritakan di atas tadi. Aku pas lagi rempong banget di rumah tapi harus mengirimkan paket tersebut kepada teman-temanku yang berhak menerimanya.

Oke, langsung dong kucoba mengirim barang via Paxel ini. Ilustrasinya sebagai berikut :



Ikuti saja semua proses dan petunjuk di aplikasi tersebut. User interface-nya memudahkan pengguna kok. Aku hanya membutuhkan waktu tak kurang dari 15 menit untuk memproses semua data yang dibutuhkan untuk pengiriman kepada 2 orang temanku.

Dan soal Hero yang sudah kutulis di atas tadi aku enggak sekedar mempromosikan Paxel lho. Eh barang belum siap dan belum kubungkus, mas Hero udah dateng aja 😁

"Ini belum saya bungkus gimana, Mas?"

"Tidak apa, Bu, nanti akan dibungkus oleh pihak Paxel."

Beklah, Mas Hero, aku padamu pokoknya yaaa...




Mas Bayu, hero yang datang menjemput paket ke rumahku sangat baik orangnya. Dijelaskan satu persatu tahapan untuk mengirim barang ini. 

Soal resi pengiriman tak perlu repot. Setiap hero yang datang menjemput barang ke rumah sudah dibekali smartphone juga yang siap memproses pengiriman tadi. Ada juga mesin cetak resi kecil yang dibawa oleh setiap hero. Satu-satunya yang harus dikerjakan oleh pengirim paket hanyalah membubuhkan tanda tangan secara elektronik di smartphone hero.

Udah gitu aja.

Lhoo... kok simpel?

Ya kan tadi udah kubilang kalau mau kirim paket tanpa ribet yawda nge-Paxel aja lahhhh 😍


--------------------


Jadi begitulah, berdasarkan pengalaman mengirimkan barang, aku jadi bisa memahami berbagai penjelasan yang disampaikan oleh tim Paxel tentang servis apa saja yang ditawarkan kepada pengguna jasa logistik.



Yang paling saya sukai pas bagian ini nih tentang analogy Iron Man dari Paxel. Visi #AntarkanKebaikan yang dilakukan dari Paxel merupakan panggilan dari hati. Seperti kata orang bijak, hal-hal yang dilakukan berlandaskan 'hati' akan menemukan kebaikan.




Kebaikan ini diejawantahkan melalui sameday service yang menjadi andalan dari Paxel. Ketika pihak lain sudah merasa ribet untuk mengantarkan paket, maka Paxel akan menghandle last mile yang ada. 

Awal-awal jasa logistik dulu berkembang, yang ada hanyalah regular delivery. Lalu berkembang menjadi next-day delivery. Sepanjang tidak ada hal-hal yang mendesak, servis jenis ini fine-fine saja untuk dipilih.

Yang menjadi masalah di kemudian hari adalah adanya kebutuhan akan cepat sampai dari paket yang telah dipesan. Pembeli kadang tidak mau tau persoalan pelik yang dihadapi industri logistik. Saat beres melakukan pembayaran ke online shop tertentu, maunya barang segera sampai di hari yang sama.


Yeaayyy...dapet hadiah dari Paxel saat media gathering di Han's Kopi Semarang

Oya, salah satu nilai lebih dari Paxel ini ada di sisi harga. Jika selama ini kita tau ada jasa pengiriman yang termasuk on-demand delivery, kita akan dicharge sesuai jumlah kilometer di perhitungan jarak. Beda dengan Paxel. Misal nih ya seperti contoh pengiriman 2 paket yang kulakukan di dalam kota tadi, meski kedua jarak tersebut berbeda secara hitungan kilometer, tarifnya tetap flat. Senang dooongg.... 😍


Saat ini memang Paxel baru melayani beberapa daerah saja seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Solo.




Baru satu tahun sob... wajar lah ya jika coverage Paxel akan bertambah secara bertahap. Paxel sendiri menargetkan pada pertengahan tahun 2019 nanti sudah bisa beroperasi 20 kota besar yang ada di Indonesia. 


Semoga ke depannya Paxel makin pesat perkembangannya ya. Siapa sih yang tidak mau dilayani dengan sepenuh hati oleh jasa ekspedisi yang selalu siap #AntarkanKebaikan ini?
Read More »

02 December 2018

Mengintip Pesona Wisata di Bumi Garam Indonesia



Bagaikan sayur tanpa garam.

Bahkan dalam peribahasa pun peran garam dijadikan sumber kekuatan. Ya, manalah ada sayur, atau bahkan makanan apapun, yang bakalan terasa enak dan sedap tanpa adanya garam.

Sebegitu pentingkah secuil garam untuk kenikmatan hidup? *uh yeah, aku memang selebay itu kalau bikin kalimat πŸ˜€

Beklah, bila ditanyakan tempat manakah yang menjadi penghasil garam terbesar di Indonesia, apa jawabmu, Teman?



Madura - Bumi Garam Indonesia yang Melegenda


Betul sekali jika engkau menjawab Madura, wahai temanku tersayang. Bahkan pada bulan Juni 2018 lalu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Bp. Mohammad Nasir pernah menyatakan tentang hal ini. Indonesia yang terbentang mulai dari Aceh hingga Papua, ternyata mengunggulkan Madura yang memiliki lahan ladang garam hingga 15.000 hektar (sumber : ekbis.sindonews.com). Hal ini menjadikan Madura unggul sebagai penyuplai garam terbesar di Indonesia.

Baca juga : Menuju Menduniakan Madura

Madura tuh masih jadi bagian dari Pulau Jawa kah?


sumber : id.wikipedia.org


Secara administratif, Madura masih menginduk ke Jawa Timur. Kondisi geologisnya membentang di bagian utara adalah pegunungan kapur. Tak heran jika kemudian saat aku jalan-jalan ke Madura, menyusuri wilayah Bangkalan hingga Sumenep, pantai-pantainya pun tak lepas dari bebatuan karst.

Bahkan sempat juga loh aku dan teman-temanku memasuki gua yang di dalamnya terdapat batu mengilap seperti berlian. Hal itu tak lepas dari komposisi bebatuan karst yang membentuk dinding dan atap gua tersebut.

Tak hanya kekayaan alamnya saja yang kemudian menjadi lirikan penggemar wisata alam di Indonesia, bahkan bukan tidak mungkin jika ke depannya nanti Madura akan menjadi obyek pariwisata kelas dunia. Jadi orang luar negeri nggak cuma kenal Bali saja jika ditanya tentang Indonesia.

Madura pun terkenal dengan stereotipe tipikal orangnya. Legenda Carok pun seakan mengukuhkan tentang sifat dasar orang Madura. Meskipun pada kenyataannya, saat aku jalan-jalan ke Madura, aku bertemu dengan banyak orang yang berpembawaan halus. Tak ada bedanya dengan orang dari suku lain.


Wonderful Indonesia - Madura Pulau Garam dan Pulau Penghasil Oksigen Terbaik Kedua di Dunia


Tak banyak yang tau jika Madura itu selain sebagai penghasil garam terbesar di Indonesia, ternyata merupakan pulau dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania. Hal ini baru kuketahui ketika perjalananku telah menyentuh perbatasan laut di Kabupaten Sumenep. Benar-benar wonderful Indonesia deh. πŸ˜πŸ’™πŸ’š




Oksigen terbaik ini dihasilkan oleh Giliyang, salah satu pulau yang masih masuk wilayah Sumenep. Tepatnya terletak di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura. Perjalanan menuju Giliyang (Gili Iyang = gili artinya pulau) dapat kita tempuh selama kurang lebih 45 menit dari Pelabuhan Dungkek dengan menggunakan kapal nelayan bermesin.

Kadar oksigen terbaik ini membuat penduduk Giliyang tampak sehat dan berseri-seri. Ada beberapa titik oksigen yang telah diberi tanda, agar para wisatawan yang ingin membuktikannya bisa dengan jelas merasakan kemurnian oksigen tersebut.

Hanya sayangnya, waktu itu aku jatuh tertidur dan tidak ikut rombongan yang ingin membuktikan kemurnian kadar oksigen itu. Bisa jadi catatan tersendiri untuk teman-teman yang ingin tau tentang oksigen terbaik ini, bersiap-siaplah untuk terjaga pada pukul dua hingga tiga dini hari. Pada saat itulah akan terasa sekali kesegaran oksigen di Giliyang.


Pantai Ropet di Giliyang, Kab. Sumenep, Madura

Jika ingin menikmati pantai di Giliyang, teman-teman akan menemukan jalur mengitari tebing-tebing curam berkapur. Ya, kandungan batuan kapur memang mendominasi Pantai Ropet.

Keindahan pantai ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Bibir pantai terdiri dari karang-karang terjal yang cantik ketika senja datang menjelang. Aneka warna-warni perahu nelayan makin membuat syahdu suasana senja di Pantai Ropet.

Selain memiliki pantai yang indah, Giliyang juga memiliki gua yang sungguh memiliki nuansa cantik nan magis.


Batu berkilau di Gua Mahakarya, Giliyang

Stalaktit dan stalakmit yang ada di Gua Mahakarya cantik-cantik loh. Ada yang berkilauan seperti foto di atas. Ada juga yang menghasilkan bunyi tertentu ketika diketuk dengan batu.


Apabila teman-teman masih ingin menikmati suasana pantai yang lain, cobalah telusuri juga deretan tepi laut di Kabupaten Sampang. Nanti akan kita temukan Pantai Nepa yang tak kalah cantiknya meskipun kondisinya masih perawan, belum terlalu tersentuh oleh fasilitas kawasan wisata pada umumnya.


Menghadang matahari terbit di ujung Pantai Nepa, Kab. Sampang, Madura


Obsesi ingin mendapatkan sunrise di Pantai Nepa rupanya tidak terkabul. Terbiasa dengan dimulainya waktu subuh yang agak lebih lambat di Semarang, membuatku lupa jika di ujung timur Jawa Timur ini subuh datang lebih awal. Binar awal mentari pagi sudah lebih dahulu datang ketika aku dan teman-teman baru saja mulai berjalan ke arah Pantai Nepa.

Meskipun kecewa, akhirnya rasa galau di dada itu terobati dengan menikmati kesegaran tempat wisata lain di Sampang.


Air terjun Toroan, Kab. Sampang, Madura


Yang unik dari Air Terjun Toroan di Sampang ini, cucuran airnya langsung menuju ke permukaan laut. Jadi pengunjung air terjun ini diharapkan waspada dan tidak mandi sembarangan di pinggir air terjun. Ada palung yang sanggup membuat orang terseret hingga ke laut.

Bersuka ria menikmati keindahan alam boleh-boleh saja ya, gaes. Asal jangan lupa memperhatikan keselamatan diri.


Jadi bagaimana, teman-teman punya cerita perjalanan yang menarik? Yuk tunjukkan Indonesia tuh sungguh kaya dengan keragaman alam dan budaya.






Read More »

30 November 2018

Peluang Usaha Tas Wanita Murah




Bagaimana Peluang Usaha Tas Wanita Murah Saat Ini? 

Wanita dan tas itu udah ibarat soulmate, satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Pernah melihat wanita bepergian sambil lenggang kangkung doang nggak bawa tas? πŸ˜‰

Seiring perkembangan jaman, kini banyak sekali wanita yang gemar mengoleksi berbagai macam jenis tas untuk menunjang penampilannya. Tas yang digunakan akan disesuaikan dengan peruntukkannya. Misal pas olah raga ya bawa tas olah raga, ketika akan jalan-jalan bawa tas yang lebih santai. Begitu juga ketika akan menghadiri resepsi, tasnya udah beda lagi

Read More »

28 November 2018

5 Blogger yang Menginspirasi



Berkaitan dengan aktivitas blogging, ada satu hal yang tak bisa ketinggalan untuk dilakukan. Mencari inspirasi. 

Yes. Kebekuan ide tak jarang menghampiri jika referensi kita terbatas. Jadi tak ada salahnya jika blogger 'meguru' kepada blogger lain.

Kemudahan teknologi membuat blogger tak harus bertatap muka saat mencoba belajar dari blogger yang lain. Dengan membaca-baca artikel yang ada di blog favorit, kita bisa menambah wawasan.

Siapa saja sih blogger favoritku?

Read More »

27 November 2018

Apa yang Selalu Ada di Dalam Tas?



Adakah teman-teman yang kalau bepergian kemana-mana tidak membawa tas?

Bisa jadi ada yang memiliki kesukaan seperti itu ya. Tidak membawa tas dan memasukkan semua barang penting ke saku baju atau celana atau jaket. 

Kalau aku sih tidak bisa begitu. Bahkan sekedar pergi ke penjual sayuran di kampung aja bawa tas kecil. Apalagi untuk aktivitas semacam pergi ke kantor pos, nongkrong bareng teman, bayar listrik atau STNK, manalah bisa aku tak membawa tas.

Emang bawa apa sih?
Read More »

26 November 2018

Open House Jaya Metro dan Gathering Komunitas MataPonsel


Bertemu dengan teman sekomunitas tentunya terasa menyenangkan. Apalagi ketika weekend tiba dan bingung mau kopdaran dimana.

Bisa banget nih mencoba gathering komunitas a la PT. Bukit Semarang Jayametro. Jayametro sendiri merupakan salah satu pengembang perumahan terbesar di Kota Semarang.




Read More »

5 Tempat Makan Favorit di Semarang




Apa saja sih yang menarik untuk dilakukan di Kota Semarang?

Beberapa teman di luar kota Semarang kerap menanyakan hal tersebut ketika akan berkunjung ke Semarang. Tentunya aku pun tidak keberatan untuk menyebutkan beberapa destinasi yang layak untuk dikunjungi selama mereka ada di Semarang.

Read More »

25 November 2018

5 Fakta tentang Diri Sendiri a la Uniek Kaswarganti



Paling enak tuh menilai orang lain, gampang.

Tuh, betul nggak, Kawan? Seperti yang ada di dalam peribahasa "Kuman di seberang lautan terlihat, gajah di pelupuk mata tak nampak." 

Iya aja, matanya diambrukin gajah siiihh... πŸ˜€ 

Read More »

24 November 2018

Personal Branding di Media Sosial

menciptakan personal branding melalui media sosial


Seperti apa sih citra diri yang ingin kita sajikan di media sosial?

Sudah bukan rahasia lagi ya jika kita bicara tentang media sosial, kita bakalan berpikir postingan seperti apa yang ingin kita tampilkan di sana. Berbagai akun media sosial kita miliki dan bisa menjadi perantara diri kita dengan orang lain yang membaca dan mengikuti akun tersebut.

Banyaknya follower atau friend, atau bahkan seberapa banyak postinganmu mendapatkan Like atau Comment, kerap kali kita jadikan tolak ukur keberhasilan kita bermedia sosial. Benarkah jika kita berpikir seperti itu?

Read More »

23 November 2018

Blogger Juga Perlu Berjejaring



Apa yang selanjutnya akan dilakukan ketika tulisan sudah tayang di blog? Biarkan saja dia menemukan jodohnya gitu?

Beberapa orang menyatakan pendapat bahwa masing-masing tulisan memiliki jodohnya sendiri. Setiap tema artikel yang tersaji di blog kita akan ditemukan orang lain yang membutuhkan, sesuai dengan selera dan kebutuhan orang mendapatkan informasi yang terkait dengan artikel yang ditulis oleh blogger.

Pada kenyataannya, apakah seideal itu?

Read More »

22 November 2018

Heart of Mine Nama Blogku


Ada beberapa orang yang bilang jika memberi nama blog itu disesuaikan dengan target pembacanya. Misal senang menulis artikel blog seputar parenting, ya namakan blog dengan hal-hal yang berkaitan dengan dunia anak.

Begitu juga terkait pertimbangan bahasa yang digunakan dalam blog tersebut. Jika blogmu menggunakan Bahasa Indonesia, pakailah nama blog yang bernuansa nggunakan bahasa tersebut. Misal Dunia Traveling, Celoteh Anak, Kata Hati, dan masih banyak lagi ide nama blog yang bisa kita gali.

Namun mengapa di blog ini, yang jelas-jelas menggunakan Bahasa Indonesia, kok nama blognya malah Heart of Mine. Mau sok kebule-buleankah diriku?

Read More »

21 November 2018

5 Tema Blog Favorit




Banyak di antara kita bingung harus ngapain ketika berada dalam kondisi resah. Resah yang lebih cenderung pada keraguan harus ngapain ketika ada yang mengganjal di hati. 

Tak hanya bagi yang memiliki kebiasaan menulis sih sebenarnya solusi ini kusampaikan. Bagi yang hobi update status di berbagai sosial media, terbuka sekali kesempatan untuk menuliskan apa yang tiba-tiba muncul di pikiran ke dalam bentuk rangkaian aksara yang lebih sistematis.

Read More »

20 November 2018

Ngeblog Ben Ra Ngganjel

Kenapa menulis blog


Ibu, ajarin bikin blog dong.

Kenapa kok pengin bikin blog, Nduk?

Biar kayak Ibu.


Pyaaarr... rasanya hidungku langsung kemepyar mendengar jawaban anak wedokku sekitar enam tahun yang lalu. Anu, bisa mbayangin hidung kemepyar nggak? 😁

Beneran loh tak menyangka jika aktivitas ketak-ketik di personal computer maupun laptop yang kulakukan di antara padatnya rutinitas bekerja di kantor ternyata menarik perhatian anak sulungku. Saat itu dia masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar.

Read More »

19 November 2018

Stop Body Shaming

stop body shaming

Aih, sekarang kok kayaknya agak gendutan ya, Jeng?

Grrr...grwll...$%#@&xx*@

Adakah yang pernah mengalami pertanyaan seperti ini? Bisa juga mungkin kebalikannya, menyatakan "Kok kamu kurus banget sih sekarang...".

Read More »

14 November 2018

Notebook Gaming? Asus laaahh...



Sudah pernah dengar tentang notebook gaming?

Iyes, segmen notebook gaming merupakan lini produksi yang terus berubah-ubah dan sangat menarik untuk digarap oleh berbagai vendor penyedia notebook. Salah satu alasan yang paling jelas adalah fakta bahwa pengguna notebook gaming ini amat mementingkan 4 hal ini : teknologi terkini, kecepatan tertinggi, kualitas terbaik dan pengalaman bermain yang sangat memuaskan. 

Soal harga gimana?

Read More »

13 November 2018

Indosat Ooredoo Lakukan Transformasi People untuk Wujudkan Kinerja Perusahaan yang Berkelanjutan

transformasi people di tim Indosat Ooredoo


Persaingan industri telekomunikasi (atau untuk lebih mudahnya kita sebut telco aja deh ya) kalau kita amati akan terlihat makin dinamis. Apakah teman-teman mengamati kecenderungan makin menurunnya habit orang untuk menggunakan layanan sms dan suara?

Read More »

09 November 2018

Digitalisasi Pembangunan, Wujud Indonesia sebagai Bangsa yang Optimis dan Kreatif




Coba baca share di sosmed, hari ini ada berita heboh. 

Wah, foto yang ada di grup WA luar biasa. 

Tau ndak, itu gara-gara pemerintahan sekarang lhooo… 

Just mention aja deh berbagai terpaan kabar seperti itu di berbagai lini masa sosial media. Banyak orang bergegas-gegas ingin membaca dan menjadi penyebar berita pertama di komunitasnya. 

Kebergegasan ini bukanlah salah jamannya. Semua memang serba bergegas saat ini. Kepemilikan dan mudahnya akses internet makin mendukung percepatan penyebaran informasi. 

Lalu, bisakah tipikal kebergegasan ini dijadikan pemicu positif untuk perkembangan bangsa? 



Potensi Indonesia di Masa Depan 

Masih ingatkah event besar di Indonesia tahun ini dalam bidang olah raga? 

Ya, masih lekat dalam ingatan kita betapa dahsyatnya penyelenggaraan Asian Games yang lalu. Sumber daya terbaik yang ada di Indonesia mengarah pada event ini. Baik para atlit, pelatih maupun pekerja kreatif saling bersinergi menyukseskan acara ini. Kebayang dong seberapa dahsyat upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak di atas tadi hingga tampil prestasi yang bias kita saksikan melalui layar kaca maupun berbagai berita di internet. 

Bangga sebagai warga Negara Indonesia? 

Siapa sih yang tidak bangga ketika di saat yang sama, bangsa ini harus memikirkan hal-hal yang maha berat. Di satu sisi sedang membangkitkan kembali ‘nyawa’ yang ada di Lombok, di saat bersamaan tetap harus menjamu ribuan atlit yang dating ke Indonesia. 

Laku Indonesia memang sudah selayaknya seperti bangsa yang besar ya. Bahkan auditor selevel Pricewaterhouse Cooper pun memprediksikan Indonesia bakalan menjadi bangsa maju ke-5 di dunia. 

Bagaimana tidak dikatakan sebagai bangsa yang maju ya ketika prestasi olah raga pun tak luput dari perhatian. Tak hanya pembinaan dari sisi pelatih saja, pemimpin bangsa pun tak mau lepas tangan. Dukungan terhadap beberapa cabang olah raga dilakukan oleh beliau melalui beberapa Kepres (sumber : sambutan Bu Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada tanggal 9 November 2018.  



Bisa ditilik juga dari pemberian insentif kepada atlit pemenang Asian Games. Sungguh menggiurkan ya jumlahnya? Bagi sesiapa yang berprestasi memang layak jika Negara memberikan apresiasi yang sesuai dengan ikhtiar sang atlit untuk menjadi juara. Selain dalam bidang olah raga, pemerintahan di bawah pimpinan Bapak Joko Widodo ini selama 4 tahun telah bekerja keras untuk menurunkan angka kemiskinan. Melalui jargon “Kita semua harus kerja agar orang lain pun bisa ikut bekerja” angka kemiskinan bisa bergeser turun ke angka yang sepertinya mustahil sepanjang masa. Namun buktinya, tingkat kemiskinan dari 10,2% berubah menjadi 9,8%. 

Kok bisa gitu ya gaes?



Flash Blogging 4 Tahun Indonesia Kreatif




Berpikir positif, optimis dan kreatif itu tidak mendadak jatuh dari langit. Butuh usaha dan tekad yang bulat.

Alhamdulillah hari ini tanggal 9 November 2018 saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti event keren yang dihelat oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Suntikan daya positif sebagai bangsa yang optimis dan kreatif tak hentinya diberikan oleh Kominfo kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kali ini giliran para pengguna aktif internet, yaitu blogger, jurnalis dan siswa maupun mahasiswa yang bergabung dalam event ini. Ruang yang amat terbuka lebar di dunia maya sudah sewajarnya diisi oleh berbagai content yang membangun.

Sudah bebas hoax kah negara kita tercinta ini?

Justru di ujung jari para penggiat literasi dan pengguna aktif internet inilah dibutuhkan karya-karya nyata yang bisa menangkal hoax yang terus bermunculan. Santernya berita negatif yang menghantam kinerja pemerintahan di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo bagaikan jamur yang terus bermekaran di musim hujan.

Sepanjang 4 tahun kepemimpinan beliau, banyak orang yang hanya sekedar melihat sosok Bapak Jokowi dalam sisi negatif sesuai perspektif mereka sendiri. Bahkan bukti turunnya angka kemiskinan pun tidak jua mengubah semua itu.

Padahal tau nggak sih, menurunnya angka kemiskinan ini salah satunya berkat kebijakan pemerintah terkait Dana Desa. Dahulu, banyak pemuda desa yang berbondong-bondong pergi menggantang hidup ke kota karena mudahnya mendapatkan kesempatan kerja di kota. Desa tercinta tempat kelahirannya ditinggalkan begitu saja.

Pernah baca impian Bapak Jokowi-JK untuk mewujudkan harapan mulia? Ya, lebih dikenal sebagai nawacita yang salah satunya membangun Indonesia sejak dari pinggiran. Maksudnya, kini pengembangan bangsa tidak hanya Jawa sentris, namun Indonesia sentris. Semua bagian negeri menjadi penting untuk dikembangkan.

Pembenahan infrastruktur memang tidak serta merta memberikan dampak langsung. Namun bagi kita yang mampu berpikir positif dan optimis, kemudahan transportasi makin mendukung para petani, nelayan dan orang-orang yang berada di pelosok desa untuk mendapatkan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi, tak sekedar mengandalkan tengkulak. Euy...so old fashioned banget ya tengkulak ;)




Saya amat tercerahkan dengan informasi yang disampaikan oleh ibu Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo RI, Rosarita Niken Widiastuti. Penyampaian hal-hal tersebut di atas dilakukan dengan tenang dan menarik.

Kreatifnya pemerintah saat ini ditunjukkan dengan pemberian dukungan terhadap pembangunan internet di berbagai wilayah Indonesia, baik bagian barat, tengah dan timur. Diharapkan interaksi dan akses internet yang merata dapat membuat makin pesatnya bisnis rakyat melalui UMKM Go Online. Sampai sedetail itu added value yang direncanakan oleh pemerintah untuk kemakmuran bersama melalui digitalisasi usaha.

Saat ini, masa depan bangsa terletak di tangan kaum tua atau generasi milenial sih?

Tentu saja melalui bimbingan dan pikiran terbuka dari generasi baby boomer, generasi milenial dapat melesat pesat di berbagai bidang. Saat ini Kominfo telah membina 1.000 start up yang merupakan pelaku usaha berbasis IT (information technology).

Ada gunanya gitu memajukan start up?

Weits... ada dong. Hingga saat ini ada 4 start up yang sudah masuk level tinggi yang mendapat julukan Unicorn dengan salah satunya memiliki omzet hingga 5 milyar dollar, alias 60 trilyun dalam setahun.

Oya? Oyaaaaaa????

Baiklah, jika disebutkan Gojek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak, apa yang bakalan terlintas di benak teman-teman? Apakah keempat start up ini muncul begitu saja dari dasar bumi?

Ketika telah memenuhi syarat, pemerintah akan mempertemukan start up dengan pemilik modal. Dan munculnya keempat Unicorn tadi merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam digitalisasi pembangunan. Bahkan diakui dunia bahwa Gojek merupakan satu dari 50 korporasi yang mampu mengubah dunia.

Sungguh merupakan perubahan yang luar biasa ya dibandingkan dengan jaman dulu yang serba konvensional. Start up yang satu itu mampu menembus batas. Ketika orang kesulitan mendapatkan akses transportasi, Gojek mampu menghubungkan antara pemilik mobil ataupun motor untuk mengangkut orang maupun barang ke tempat tujuan. Hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya jauh sebelum era digital mendapatkan perhatian serius. Inilah yang kita kenal sebagai economic sharing.

Saat mengikuti event Flash Blogging yang diadakan di Po Hotel Semarang ini, saya pun jadi tahu bahwa Kominfo telah memaksimalkan digitalisasi generasi milenial melalui program Digital Talent bagi 20.000 orang. Beasiswa spesial ini diberikan kepada generasi milenial tentu saja melalui seleksi.

Ada beberapa sektor yang ditawarkan kepada para digital talent, ada cloud computing, digital business, cyber security dan sebagainya. Para generasi milineal berbakat ini akan dengan bangga menikmati kerja sama dengan Google, Microsoft ataupun perusahaan besar lainnya.

Oya, saya jadi ingat ketika dulu di media sosial bapak presiden kita dicemooh orang gara-gara menyampaikan pendapat tentang penggunaan drone. Dikatakan mimpi di siang bolong. Well, saat ini kita bisa melihat sendiri buktinya. Seberapa pesat perkembangan digital, mulai dari pembuatan content berupa tulisan hingga foto, bahkan video, yang kesemuanya merupakan hasil karya kreatif anak bangsa kita sendiri.

Tentu saja informasi negatif tadi tak akan pernah berhenti bermunculan, sebaik apapun usaha pengembangan ekonomi masyarakat dilakukan oleh pemerintah. Bahkan setelah 4 tahun Indonesia Kreatif dicanangkan. Di situlah ruang-ruang kosong yang tercipta layak diisi oleh blogger dan pengguna sosial media dengan menciptakan content yang optimis dan kreatif.

Situasi dunia maya wajib ktia jaga bersama, karena kondisi di dunia maya ini sangat mempengaruhi dunia nyata. Oleh karena itu setiap dari diri kita semampu mungkin membiasakan dan menyebarkan kebiasaan baik alias etika dunia maya.

Setiap menghasilkan karya digital, kita harus menjunjung tinggi sisi Responsibility (tanggung jawab), Empati, kearifan dan otentikasi. Jangan sampai ya kita justru membuat negara kita yang telah melesat pesat ini kembali lagi ke jaman purbakala. ;)


Read More »