30 May 2016

Memanfaatkan Event Ramadhan Sale

Lebaran sebentar lagi…. Baju baru mulai naik daun lagi… 

Ahelah, udah umur berapa nih masih suka berburu baju baru untuk lebaran? ;) 

Sebenarnya bukan soal baju baru atau bukan nih. Tau sendiri kan sekarang semua kebutuhan bahan pokok sudah meroket harganya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Padahal sebaliknya, gaji tak kunjung naik nih. Bukan ngeluh loh ini, bukaaaan… Cuma konversi aja sekian rupiah pendapatan dibandingkan dengan rupiah yang harus dikeluarkan. 

Nggak heran kan kalau mode irit menjadi wajib dipraktekkan oleh para bunda bijaksana di seluruh penjuru dunia ;) Terutama yang berkaitan dengan pembelian barang-barang fashion nih. Suka mupeng nggak sih saat langak longok di etalase toko fashion. Baik yang offline maupun yang online nih ya. 

Hih gemeezz…gemezzz… baju incaranku selalu mahal mahal harganya. Kenapa oh kenapa saat kita naksir suatu barang, biasanya malah barang tersebut masuk kategori mahal. Jadi ngiler aja kan ya jadinya, mau beli baju tersebut, kok ya sayang, kepikiran duit beras yang nanti terpaksa ikut keambil untuk beli barang tersebut. 

Lah ngapain sih pusing amat pengin belanja fashion? 

Aku termasuk orang yang jarang sekali belanja-belanji fashion. Makanya baju yang dipakai ya itu itu melulu. Bahkan ada beberapa yang udah mulai kusam warnanya. Suka kepikiran nih, masak berangkat kantor atau pergi kemana-mana menggunakan yang udah mulai pudar warnanya itu. Perlu kan ya update stock fashion untuk menyikapi masalah ini? 



Di sinilah peran penting ‘buka mata buka telinga’ berkaitan dengan belanja fashion tadi. Aku coba klik sana sini untuk mulai berburu Ramadhan Sale. Yeaayyy, nemu harta karun niiihh….

Tau nggak nih teman-teman, di Lazada Indonesia sedang ada promo Ramadhan Sale. Wiiiyy… gede-gede nih diskonnya. Aku aja udah nemu yang diskonnya lumayan gede tuh di atas. Padahal belum mulai nih Ramadhan Sale-nya.

Jadi kapan donk kudu mantengin Lazada biar dapet barang-barang yang ekonomis yang kita butuhkan?



Ramadhan sale di Lazada akan dimulai pada tanggal 1 Juni hingga 11 Juli 2016. Bahkan nantinya pada tanggal 28 hingga 30 Juni 2016 bakalan ada Special Days. Wah, ada apa ya di tanggal tersebut? Aku sendiri jadi penasaran pengin dapetin yang spesial di tanggal tersebut.

Nggak, nggak bakal kalap mata lah. Aku bakalan beli apa yang memang butuh untuk diperbaharui. Udah setahun ini ga belanja-belanja euy. Ntar kalau dollar segepoknya malah jamuran karena nggak dibelanjain gimana coba ;)

Selain baju atasan biru yang sederhana namun keren di atas, aku juga nemu yang pantes diincer lagi nih. Udah didiskon malahan nih sekarang, barangnya tinggal berapa tuuuhh…

Orange-nya manis banget yaaa… cocok kan ya untuk mahmud cantik kayak diriku? *jangaaann…jangan lempar aku dengan gadgetmu… kirimi saja baik-baik lewat kurir ;)

Teman-teman sudah punya rencana kah menyisihkan sebagian untuk belanja fashion selain anggaran tetap untuk beramal? Bila memang punya rencana menambah perbendaharaan fashion untuk mengganti stok lama yang telah usang, sudah waktunya nih berburu di Ramadhan Sale, mumpung lagi banyak diskon bertebaran. Yuuukk…
Read More »

27 May 2016

[Office Chronicle] 4 Tipe Pemimpin yang Efektif Memunculkan Potensi Bawahannya


Lagi marak nih pada nonton film My Stupid Bos. Udah pada tau kan ya kalau film itu based on novel dengan judul yang sama? Aku sendiri malah belum nonton nih filmnya, tapi udah ngelotok banget soal 'boss man'-nya Cece Kerani ;)

Jaman pertama kali novelnya beredar, aku suka sekali membaca My Stupid Bos ini. Kisah frustrasi seorang karyawati dalam menghadapi bosnya yang ajaib ini seakan-akan 'gue banget'. Mentertawakan diri sendiri plus Si Kerani ini menjadi cara yang sangat manjur untuk meredam kegalauan yang disebabkan oleh perilaku bos ;)

Emangnya bos di kantor serese di novel itu?

Enggak lah, yang di novel itu kan tentu saja digambarkan dengan takaran yang berlebihan. Di dunia perkantoran udah lazim lah ya namanya bawahan dipusingkan oleh atasannya. Pan emang digaji buat pusing :D Ini kalimat yang efektif banget menaikkan kembali semangatku setiap kali 'drop' di tempat kerja.

Sebenarnya tipe bos / pemimpin yang bagaimana sih yang ideal?

The key to being an effective leader is to have a broad repertoire of styles and to use them appropriately
 -- Rosalind Cardinal (leadersinheel.com)

Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan sendiri. Ada yang tampak otoriter, ada pula yang berkesan ngalah pada bawahan. Masing-masing memiliki kadar efektifitas untuk memunculkan potensi bawahannya.

Ada beberapa tipe pemimpin secara umum yang pernah kubaca di trainingmag.com. Tak cuma sebatas di kantor saja sih, tipe pemimpin ini juga berlaku di mana saja, bisa saja di lingkungan tempat tinggal, komunitas, organisasi dan sebagainya. Ada 4 tipe pemimpin yang efektif memunculkan potensi orang lain (terutama bawahannya) untuk mencapai keberhasilan :

  1.  Thought Leaders. Pemimpin yang satu ini mengutamakan kepemimpinannya pada kekuatan ide untuk melakukan perubahan. Mereka menggerakan pengikut / bawahannya dengan mengajak berpikir bagaimana menciptakan berbagai kemungkinan baru untuk mencapai kesuksesan. Thought Leaders berpendapat bahwa semua perubahan, baik besar atau kecil, selalu dimulai dengan ide baru.Salah satu contoh pemimpin dengan tipe ini adalah Steve Jobs. Ada yang nggak tau tentang beliau? Mau disetrap? ;)  Steve Jobs adalah pendiri, ketua, dan CEO dari Apple Inc., di mana ia mengawasi pengembangan iMac, iTunes, iPod, iPhone, iPad, dan berbagai inovasi lainnya. Dia bahkan telah disebut sebagai "Bapak Revolusi Digital" dan master inovasi.
  2.  Courageous Leaders. Pemimpin yang seperti ini memiliki keberanian mengejar visi dalam menghadapi lawan-lawan yang cukup besar dan penuh resiko. Pemimpin macam begini memiliki keyakinan yang kuat tentang misi mereka (tujuan), visi (tujuan jangka panjang), dan nilai-nilai (benar dan salah). Mereka percaya diri dalam menyerukan keyakinan dan memperjuangkan nilai-nilai yang mereka anut, tanpa perduli apakah pemikiran dan keputusannya tersebut populer atau tidak. Contoh courageous leader bisa kita lihat pada Abraham Lincoln, presiden Amerika Serikat yang ke-16. Beliau menjadi pimpinan pada periode paling sulit dan berbahaya dalam sejarah Amerika Serikat. Meskipun hidupnya terus-menerus dalam bahaya dan kebijakannya selalu tampak tidak populer di masa tersebut, beliatu tetap teguh pada keyakinannya. Bahkan pada tanggal 1 Januari 1863, beliau berani memunculkan Emansipation Proclamation yang intinya memberikan kebebasan kepada budak.
  3. Inspirational Leaders. Pemimpin dengan tipe inspirasional ini melakukan perubahan melalui komitmen mereka terhadap ide dan cita-cita. Mereka merubah pandangan orang lain, dari yang hal-hal yang biasa dilakukan sehari-hari menjadi berbagai kemungkinan di masa depan. Biasanya pemimpin tipe begini memiliki kekuatan kata-kata yang mampu menggugah semangat, memperkuat keyakinan, dan menggerakkan orang lain untuk bertindak. Martin Luther King, Jr., adalah contoh yang tepat untuk mewakili tipe inspirational leader ini. Beliau merupakan seorang pendeta, aktivis, dan pemimpin di African-American Civil Rights Movement. Beliau terkenal atas kata-kata dan tindakannya yang telah menginspirasi banyak orang untuk berbicara dan berpihak pada hal-hal yang benar.
  4. Servant Leaders. Pemimpin jenis ini memiliki kepedulian yang amat tinggi pada orang. Mereka berusaha menghilangkan berbagai halangan dan hambatan yang ada pada orang lain. Hambatan tersebut biasanya menghalangi orang lain untuk mecapai kemampuan potensial yang dimiliki. Servant leaders berusaha menciptakan lingkungan yang memungkinkan para pengikut / bawahannya dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Mereka bakalan sering berpikir dan menanyakan “How can I help?”  Oprah Winfrey adalah chairman dari Harpo Inc, dia memiliki fokus membantu orang lain untuk sukses. Banyak program TV dan berbagai inisiatifnya ditujukan untuk menghilangkan hambatan yang dihadapi seseorang, sehingga orang akhirnya orang tersebut dapat mencapai potensi mereka. 
Lalu, tipe pemimpin seperti apakah bos di kantorku?

Bisa jadi tak selalu satu tipe saja yang ada pada karakter kepemimpinan seseorang. Bisa saja dia servant leader yang sekaligus thought leader. Bisa aja kan? Yang jelas, bagaimanapun tipe pemimpin yang kumiliki saat ini, I'll do my best to work with him ;)  How about you?
Read More »

24 May 2016

Hijab Lengkap dan Murah



Berpakaian dengan rapi dan sopan serta menutup aurat sudah merupakan ajaran Islam untuk umatnya. Mengenakan hijab untuk menutup aurat wanita kini sudah banyak dilakukan oleh wanita di Indonesia. Bagi kita yang berhijab, pastinya akan selalu mengoleksi aneka hijab dengan berbagai model dan warna untuk digunakan setiap harinya. 

Ketika pergi ke kampus atau bekerja dan bertemu client, pastinya tidak ingin tampilan hijab kita itu itu saja kaaaannn. Oleh karena itu, yuk segera lengkapi koleksi kita dengan berbagai hijab yang sangat bervariasi. Di semua toko ada lah ya tawaran aneka model hijab. Namun bila ingin praktis dan tak perlu buang-buang waktu ngider di berbagai tempat, cukup buka aja Bukalapak. 


Ada apa sih di Bukalapak?

Menjelang bulan Ramadhan kali ini, selain hijab yang kita cari, kita juga dapat menemukan berbagai diskon baju lebaran di Bukalapak. Macam-macam deh yang ditawarkan, mulai dari baju muslim wanita, pria, dress muslim, hingga hijab semua dapat kita temukan dengan penawaran yang menarik. Belanja online berbagai kebutuhan Ramadhan dan lebaran di Bukalapak sangat mudah dan praktis dengan berbagai metode pembayaran yang ditawarkan. 

Diskon dan promo belanja baju lebaran di Bukalapak diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para pelanggan setia Bukalapak pada hari raya dengan harga yang lebih hemat.

Berbagai Kreasi Memakai Jilbab / Hijab Cantik dan Praktis 

Bagi para hijabers pastinya ingin tampil setiap hari dengan model dan gaya hijab yang unik dan berbeda agar penampilan tidak monoton dan membosankan. Kreasi dalam mengenakan hijab kini semakin banyak pilihannya sehingga bikin kita tidak bosan dengan penampilan yang monoton setiap harinya. 

Model hijab pun kini semakin banyak, seperti jilbab segiempat dan jilbab pashmina. Berhijab dengan model pashmina sangat beragam dan bervariasi caranya. Kita dapat mengawalinya dengan menggunakan dalaman kerudung atau lebih dikenal dengan ciput ninja hingga menutupi bagian leher. Untuk model pemakaiannya, kita bisa mencoba-coba sendiri di depan cermin hingga menemukan kreasi yang pas untuk kamu. 

Selain jilbab pashmina, jilbab lainnya seperti jilbab segi empat dengan beragam variasi bahan dan warna juga dapat kita temukan dengan harga yang murah dalam semarak diskon lebaran di Bukalapak. Tuh tadi di atas, aku bisa dapetin hijab rawis dengan harga super ekonomis.

Emang hijab segiempat dengan bahan rawis itu dapat dimodel gimana aja sih? Apa kudu ribet dan ngabisin waktu?

Ih kurang update banget deh kalau nggak suka berburu tutorial hijab di youtube. Ada banyaaakk... Nih salah satunya punya Natasha Farani. Pas banget nemu yang pas dia bikin tutorial pemakaian hijab rawis untuk pergi ke kantor. Gampiiiill ternyata....




Tuh kan, gampang ya. Cuma dengan sedikit variasi menarik ke samping ujung hijab sebelah kanan aja tampilannya udah beda loh. Gaya simpel gini ini nih yang jadi favoritku. Nggak ngabis-ngabisin waktu ;) 

Untuk menambah kreasi, kita juga bisa menggunakan dua hijab sekaligus dengan warna yang berbeda sehingga tercipta penampilan hijab dengan warna yang sepadan dan terlihat cantik.

Aku sudah pernah loh nyobain yang model begini. Pertama-tama aku mengenakan hijab segi empat warna hitam yang cocok dengan warna gaun yang kugunakan saat itu. Kemudian kulilitkan deh pashmina 2 warna yang kumiliki. Pashmina ini sudah kumiliki bertahun-tahun yang lalu, hanya saja belum nemu waktu yang pas untuk mengaplikasikannya. Kebetulan dapet undangan deh dari salah satu brand mie instan yang mensyaratkan dresscode black and gold. Jadi deh seperti ini :


Tuuuhh... oke kaaan... Bagian dada tertutup rapat dengan hijab segi empatku yang berwarna hitam. Pashmina dua warna pun bebas deh dililit-lilitin pake model apa aja karena bagian yang harus tertutup sudah aman ;)

Bagi kamu yang tidak ingin repot-repot menata hijab setiap harinya, dapat memilih hijab dengan model yang langsung pakai. Hijab model langsung begini sekarang sudah banyak dijual dengan model yang semakin unik dan kreatif sehingga sudah hampir seperti mengenakan hijab dengan cara yang agak sedikit ribet. Dengan hijab model ini, selain dapat mempersingkat waktu ketika berdandan di depan cermin, kita juga akan mendapatkan tampilan yang tetap fresh dan tidak membosankan.

Bagaimana kreasi hijabmu, Ladies?
Read More »

18 May 2016

Kuliah Online bersama Binus Online Learning



Sampai sekarang masih keingetan terus jaman kuliah dulu. Pertama masuk kuliah sudah 'teracuni' dengan berbagai aktivitas di alam bebas. Jadinya yaaahhh... akhirnya kuliah itu seakan-akan jadi mengganggu hobi gituh.

Pernah ya waktu semester 1 aku dapet E untuk mata kuliah statistika. Padahal waktu ujian aku bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan loh. Meski jarang kuliah karena rajin 'ngelayap', aku tetap belajar dengan rajin setiap kali akan ujian. Lalu kenapa oh kenapa dapet nilai E gituh?

Nyesek banget waktu mendapat jawaban dari dosen matkul tersebut. Aku diganjar nilai E karena ketauan pernah nggak masuk kuliah saat beliau mengajar. Tidak ada ampun lagi kata beliau, sekali mahasiswa tidak datang saat ada tentamen / ulangan, maka ya segitu itu standar nilainya.

Pedih... pediiiihh Bang hati Adek. Tapi apa daya, sudah seperti itu sih ya titah pak dosen. Terpaksa mengulangi mata kuliah tersebut di semester berikutnya.

Sebenarnya bisa nggak sih kuliah tapi nggak harus selalu datang ke kampus gitu? Apalagi bagi mereka yang sudah sibuk bekerja namun ingin melanjutkan kuliah gitu. Kan repot ya kalau harus membagi waktu antara bekerja dan kuliah. Bisa-bisa malah pontang-panting nggak keruan kesana kemari. Yang ada justru capek hati dong nanti.

http://bulc.binus.ac.id/


Heloooo... kata siapa kuliah harus selalu datang ke kampus? Semua orang berhak untuk #MajuTanpaBatas di era digital seperti sekarang ini. Untuk mendapatkan ilmu lanjutan di saat sudah sibuk bekerja, kita dapat memilih untuk kuliah online.

Kuliah online itu memangnya seperti apa sih?

Kuliah Online itu sama saja seperti kuliah pada umumnya. Setiap peserta kuliah tetap belajar, mendapatkan materi dan berdiskusi. Bedanya, peserta kuliah bisa melakukan semuanya melalui internet. Tidak bisa dipungkiri jika kita seringkali memiliki keterbatasan waktu untuk kuliah karena kesibukan sehari-hari. Kita bisa saja mengikuti kuliah kelas karyawan ataupun kuliah di malam hari.

Berarti kita masih harus tetap datang ke kampus dan mengikuti pembelajaran di kampus setiap saat dong. Yaaahhh... masih repot lah kalau seperti itu. Kan capek ya setelah pulang kerja masih harus mikir kuliah lagi. Apalagi bagi karyawan sepertiku yang sepulang kantor sudah harus mengurus keluarga juga.

Salah satu cara agar kita dapat kuliah dan tidak perlu datang ke kampus setiap saat ya dengan kuliah online. Untuk kuliah online kita perlu memilih universitas penyelenggara yang dapat dipercaya dan berkualitas tentunya.

Kualitas ini mencakup kegiatan belajar serta interaksi mahasiswa tersebut. Belum banyak universitas yang dapat menyelenggarakan sistem kuliah online yang terpercaya dan berkualitas. Untuk itu, Binus Online Learning hadir memberikan kemudahan pendidikan untuk kita semua. Sistem Binus Online Learning ini sangat fleksibel. Dalam kegiatan belajar, mahasiswa dapat melakukan interaksi dengan dosen tanpa ada batasan waktu dan tempat. Kehadiran dalam tatap muka di ruang kelas tetap akan dilakukan, tetapi terbatas pada kegiatan yang bersifat pembahasan kasus, diskusi pemantapan / pemahaman materi kuliah, dan pada saat mengikuti ujian.

Interaksi dengan dosen dan praktisi sangat diutamakan untuk mendapatkan dan meningkatkan kemampuan dan wawasan mahasiswa dalam kegiatan praktis dan pengambilan keputusan yang nyata. Metode ini sangat cocok untuk pekerja professional dan entrepreneur, bahkan ibu rumah tangga yang ingin melanjutkan studi S1 tanpa terkendala dengan waktu dan tempat.

Untuk kegiatan belajar mahasiswa, Binus Online Learning sudah mempersiapkan dan memperhitungkan agar mahasiswa mendapatkan hasil yang berkualitas. Mahasiswa dapat fokus belajar dengan jumlah mata kuliah yang terbatas di tiap periode/semester, sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal. Mahasiswa Binus Online Learning juga akan mendapatkan Pembelajaran Global, dimana mahasiswa Binus Online learning tidak saja akan diajar oleh dosen dari kota lain seperti Jakarta, tapi juga dengan dosen-dosen yang ada di luar negeri.

Binus Online Learning menggunakan LMS (Learning Management System) yang terintegrasi untuk membangun jaringan interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen, dan mahasiswa dengan pembimbing akademis. Dengan demikian mahasiswa online learning dipastikan mempunyai kualitas yang sama dengan mahasiswa yang melakukan sistem perkuliahan pada umumnya.

Untuk metode perkuliahan, setiap mata kuliah akan diterima dalam beberapa bentuk seperti, diskusi di forum, tugas individu / kelompok, video conference, maupun video pembelajaran. Semua ini dilakukan secara online. Namun untuk awal masuk perkuliahan dan ujian, setiap mahasiswa harus datang ke BULC atau kampus BINUS.



Binus University Learning Community atau yang dikenal sebagai BULC sudah hadir di beberapa kota, diantaranya Palembang, Semarang, Malang dan Bekasi. Dengan adanya BULC ini jika mahasiswa Binus Online Learning sedang ada tugas keluar kota dan bertepatan dengan waktu ujian ataupun perkuliahan Face to Face, maka dapat datang ke BULC terdekat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dengan progam EES (Employabiity & Entrepreneurial Skill) yang dimasukkan kedalam mata kuliah, Binus Online Learning tidak saja menyiapkan lulusannya untuk siap bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan. Saat ini Binus Online Learning juga telah menghasilkan lebih dari 300 lulusan terbaik yang tersebar di berbagai instansi dan perusahaan, baik nasional maupun multinasional.

Nah, keliatan banget kan keuntungan metode pembelajaran secara online. Kita bisa #MajuTanpaBatas karena dapat kuliah kapan saja dan di mana saja. Tidak ada lagi penghalang bagi kita yang sibuk bekerja untuk terus maju kaaannn.... Sekarang kita dapat melakukan kuliah sambil bekerja, mengejar passion, mengurus bisnis, bahkan travelling ke luar negeri.

Sudah siap untuk #MajuTanpaBatas?
Read More »

17 May 2016

Generasi Muda Tangguh itu bernama Susi Sukaesih



Bagi teman-teman yang pernah merasakan riweuhnya berburu pekerjaan selepas kuliah, dulu pas nyari kerja yang terbayang di dalam pikiran kita tuh kerja model apa sih?

Kebanyakan memilih tipe kerja kantoran. Dengan bayangan memiliki pendapatan tetap yang diandalkan setiap bulannya, hampir sebagian besar anak muda memilih untuk bekerja di sektor formal ini. Begitu juga denganku yang dulu membayangkan saat ditanya "Kerja di mana?" bakalan bisa jawab dengan penuh rasa bangga "Kerja di PT. ABC nih".

Ya yaaa... standar banget kan. Nggak ada yang salah dengan semua itu, toh semua orang bebas menentukan pilihan masing-masing. Hanya saja aku pribadi selalu merasa kagum dengan orang-orang yang memilih untuk berkarya di bidang-bidang yang tak pernah kubayangkan sebelumnya.

Seperti ini nih salah seorang sahabat mayaku Susi Sukaesih, dia biasa dipanggil Susi Icuz. Lulusan Fakultas Ekonomi dari UGM yang kemudian mengambil Akta IV di FKIP Univ. Muhammadiyah Prof. DR. Hamka ini justru melaju melalui tantangan sulit yang ditetapkannya sendiri.

Bagi beberapa orang yang telah akrab dengan Icuz, tentu telah tau sepak terjangnya mendirikan SMK Itaco Bekasi. Tak hanya mendirikan sekolah saja, Icuz rajin berkelana ke berbagai sudut kota untuk mengumpulkan anak-anak kurang mampu yang kesulitan meneruskan sekolahnya. Mereka diasuh oleh Icuz dalam hal pendidikan agar terselamatkan dari ancaman masa depan suram.

Ah Icuz...luar biasa sekali kau, Nak *benerin kemben

Anak-anak didik Icuz pun selain mendapatkan materi pelajaran sekolah juga diajak untuk aktif berwirausaha. Coba deh teman-teman googling aja Siswa Wirausaha, tentu akan terus-menerus ketemu Icuz di sana yang serius membimbing murid-muridnya agar mampu berwira usaha sendiri tanpa perlu menggantungkan masa depan mereka dengan menjadi karyawan di perusahaan tertentu.



Ini dia salah satu produk yang dihasilkan oleh Siswa Wirausaha tersebut. Pouch yang kugunakan untuk menyimpan smartphone ini jahitannya rapi sekali. Nggak cuma pouch aja sih yang diproduksi oleh anak-anak bimbingan Icuz ini. Ada tas, daster, kaos dan pernak-pernik souvenir juga.

Buat yang ingin mendukung kemandirian anak bangsa, yuk dukung generasi muda tangguh macam Icuz ini. Sampai saat ini Icuz tetap terbuka bagi para donatur yang ingin ikut serta membiayai pendidikan anak-anak muda yang butuh uluran tangan kita karena keterbatasan ekonomi mereka.
Read More »

5 Tips Menulis Cerita Anak yang Sukses Diterapkan oleh Penulis Buku Ngehits



Petty sedang sibuk menyemburkan air ke tubuhnya yang kepanasan 
dengan belalainya yang belum terlalu panjang. 
Hari ini dia diperbolehkan oleh Ibu Gajah 
untuk bermain sendirian di sungai. 
Senang sekali hati Petty mendapatkan ijin dari ibunya 
yang lembut dan baik hati itu. Dari ibunya lah 
Petty selalu belajar untuk ramah dan suka menolong 


Dulu waktu masih aktif-aktifnya ikutan ngefiksi di kanal Fiksiana-nya Kompasiana, aku pernah menulis tentang Ronald Si Belalang Congkak. Entah waktu itu habis ngobrol dengan Mas Belalang Cerewet apa ya kok terus kepikiran mengambil tokoh belalang di kisah fiksi tersebut.

Saat itu Fiksiana sedang mengadakan perhelatan menulis. Award yang ditawarkan berupa kesempatan diterbitkannya cerita fiksi tersebut melalui penerbit mayor. Untuk perhelatan ini Fiksiana bekerja sama dengan Penerbit Dar! Mizan. Bagi yang putra-putrinya penggemar Kecil Kecil Punya Karya pasti sudah tidak asing lagi kan ya dengan penerbit yang satu ini.

Tentu saja senang sekali dong ngebayangin tulisanku bakalan diterbitkan oleh penerbit besar. Maka segera semedi lah diriku untuk mencari ide menulis cerita anak. Ya, waktu itu eventnya memang menulis cerita anak. 

Pertama ngadep monitor dan mau mulai mengetik berasa kliyeng-kliyeng deh. Soalnya kan jarang ya aku ngefiksi gitu, mana harus nulis cerita anak pula. Fiksiana memberikan dua pilihan kategori tulisan pada event tersebut, yaitu cerita anak sehari-hari dan cerita anak fantasi. Lalu bingung lah diriku mau ambil yang kategori apa. Tadinya sih pengin nulis cerita anak sehari-hari, tapi kok di benak yang berloncatan malah bayang-bayang Matt Damon yang ganteng. Dugh.

Lalu lanjut deh mengubah imajinasi ke tokoh-tokoh fantasi. Enaknya apa yaaaa.... Dan ketemulah sosok belalang bernama Ronald tadi. Setelah tulisan jadi aku pun berkonsultasi ke penulis anak yang kukenal dan minta pendapat gimana tuh cerita anak perdanaku itu.

Eeewww... aku tertampar. Rasanya pedih dan perih waktu baca komen-komen beliau. Pada kisah Ronald Si Belalang Congkak itu tulisanku terkesan terlalu memaksakan pendapat kepada pembaca. Memaksa pembaca untuk tau bahwa Ibu Gajah adalah ibu yang lembut, baik hati, ramah dan suka menolong. Terlalu banyak kalimat yang dengan gamblang mengatakan berbagai sifat baik dari Ibu Gajah.

Lalu harus gimana dong agar pembaca tau tentang kebaikan Ibu Gajah kalau kita tidak menuliskannya dengan jelas?

Nih, aku dapet tips menulis cerita anak yang telah sukses diterapkan oleh Fita Chakra. Ibu 3 orang putri yang ternyata adik angkatan di kampus dulu itu baik banget membagikan ilmu-ilmu menulis yang dimilikinya. Sampai saat ini sudah puluhan buku yang ditulisnya, baik solo maupun kolaborasi dengan penulis lain. Buku-buku anak yang ditulisnya hampir semuanya telah dimiliki oleh putri sulungku. Putriku ini salah satu fans Fita :) 

Ini dia 5 tips menulis cerita anak dari Fita Chakra :
  1. Menulis dari sudut pandang anak. Sedapat mungkin tempatkan tokoh anak-anak secara dominan di dalam cerita. Biasanya nih ya kalau kita memasukkan tokoh dewasa ke dalam cerita, yang ada nanti malah tokoh tersebut jadi terlalu banyak menggurui dan menjadi pihak yang selalu menyelesaikan masalah. Paling penting nih dihindari : tokoh anak yang 'meminjam' mulut orang dewasa.
  2. Peka terhadap dunia anak. Saat menulis cerita anak, kita dituntut untuk peka pada hal-hal yang dilakukan anak-anak karena mereka merupakan sumber ide terbesar. Setiap kali ada ide buruan dicatat, nanti pada saat kita butuh ide untuk alur cerita anak yang sedang kita susun, tinggal buka deh catatan ide kita tersebut.
  3. Show, don't tell. Tunjukkan dengan berbagai kejadian / peristiwa yang bisa meninggalkan kesan mendalam pada pembaca. Contohnya tuh dari penggalan cerita Ronald Si Belalang Congkak, penggambaran Ibu Gajah tampak langsung tanpa basa basi. Melalui Petty, penulis begitu bernafsu mencoba memaksakan gambaran Ibu Gajah kepada pembaca. Beda efeknya bila diceritakan apa yang dilakukan oleh Ibu Gajah kepada Petty melalui berbagai perbuatan baik. Pembaca akan lebih 'ngeh', oooo... ternyata Ibu Gajah baik hati ya, pantas Petty jadi anak gajah yang baik juga.
  4. Menghindari adegan kekerasan seperti adegan berdarah-darah. Anak-anak merupakan pengingat paling hebat atas berbagai peristiwa yang dilihatnya maupun bacaan yang dilahapnya. Alangkah baiknya bila memori mereka tidak diisi dengan berbagai kengerian. Misalnya nih membuat cerita anak dengan genre misteri, kita bisa membungkusnya sedemikan rupa agar lebih fokus kepada tokoh-tokohnya saja, bukan ke adegan yang vulgar.
  5. Tentukan karakter tokoh terlebih dahulu. Jika mengalami kesulitan menentukan cerita yang akan ditulis, lebih baik kita tentukan dulu karakter tokohnya. Karakter tokoh yang kuat akan menuntun kita menuliskan banyak hal pada cerita anak yang ingin kita bangun tersebut.

Lalu apakah kisah Ronald Si Belalang Congkak tadi akhirnya terpilih untuk naik cetak?

Ada kisah Peri Bunga yang Gemar Mengeluh di buku anak Alien Terakhir ini

Sesuai dengan prediksi : TIDAK.

Untung saja setelah berdiskusi dengan beberapa teman yang biasa menulis cerita anak, aku memutuskan untuk memposting satu artikel lagi dan kudaftarkan ikutan event tersebut. Alhamdulillah, tulisan keduaku yang berjudul Peri Bunga yang Gemar Mengeluh terpilih pada kategori cerita anak fantasi. Teman-teman bisa bandingkan ya di akun Kompasiana-ku itu antara Ronald Si Belalang Congkak versus Peri Bunga yang Gemar Mengeluh. Sampai sekarang pun aku masih beberapa kali membaca ulang kedua cerita fiksi tersebut dan mencoba menggarisbawahi tips menulis yang bisa dipetik dari keduanya.

Kangen nih jadinya pengin menulis cerita anak lagi. Kira-kira kapan ya ada kesempatan begini lagi? :)

Bagi teman-teman yang belum pernah menulis cerita anak ataupun yang masih kesulitan menentukan 'frame' bercerita a la anak, bisa banget loh mempraktekkan 5 tips menulis cerita anak dari Fita Chakra tadi.
Read More »

12 May 2016

Inspirasi Kado yang Cocok untuk Remaja Wanita Berhijab



Siapa yang suka milih-milih kado niiihh untuk someone special?

Beneran tapi kan ya kalau memilih kado itu biasanya rasanya menyenangkaaaann bingitz. Kita jadi full berimajinasi saat membayangkan ekspresi gembira dari orang yang akan kita beri kado. Tetapi enggak jarang lho kalau kemudian kita malah dibikin bingung sendiri dengan kegalauan hati bila belum punya ide tentang kado yang hendak dibeli. 

Daripada menghabiskan waktu kesana kemari untuk berburu kado, alangkah lebih baiknya jika kita sudah menemukan terlebih dulu idenya. Jadi enggak 'mbingungi' kesana kemari hunting kado padahal dalam hati belum menetapkan kado apa yang hendak dicari. Bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami kan? 

Kado untuk wanita juga kerap membuat kita bingung. Apalagi jika yang ingin diberi kado adalah remaja wanita yang sudah mengenakan hijab. Seperti anakku tuuuhh... meskipun masih remaja tanggung kadang myumet juga nyariin kado apa yang pas buat dia.

Sebenarnya kita tidak perlu bingung, karena ternyata beberapa benda ini bisa menjadi inspirasi kado yang tepat lho : 

Mukena Baru 

Remaja wanita pasti senang jika diberi kado berupa mukena baru. Terutama jika warna mukenanya sesuai dengan warna favoritnya. Pilihkan mukena baru yang bahannya nyaman, tak mudah kusut, dan mudah dibawa ketika bepergian. Tak sekadar kado, mukena akan membuat remaja wanita menjadi lebih rajin beribadah. 

Satu Set Perlengkapan Makeup 

Usia remaja menjadi awal bagi wanita untuk belajar merias diri. Oleh sebab itu, memberikan kado berupa perlengkapan makeup bisa menjadi pilihan yang tak kalah menarik. Ajaklah remaja wanita untuk menyimak tutorial makeup sebelum belajar merias diri dengan perlengkapan makeup barunya. 

Dress Wanita 

Kado yang satu ini juga tak kalah istimewa untuk remaja wanita. Pada dasarnya, dress wanita berhijab sama saja dengan dress biasa. Hal yang membedakan adalah ukuran panjang yang harus mencapai mata kaki dan menutupi pergelangan tangan. 

Variasi dress wanita terbaru bisa dibeli melalui MatahariMall. Model dan motifnya yang beragam tentu membuat kita lebih leluasa memilih salah satu yang paling menarik. Tanpa perlu menunggu lama, persediaan dress wanita dengan harga yang terjangkau di MatahariMall pasti menjadi solusi tepat ketika kita mencari kado. 

Buku Bertema Religi 

Buku merupakan kado yang harganya terjangkau namun sangat bermanfaat. Selain meningkatkan minat baca remaja, buku juga bisa menjadi selingan yang tepat untuk mengisi waktu senggang. Selain buku-buku tentang ilmu agama, novel bernuansa religi juga tak kalah menarik untuk dijadikan kado. 

Keempat ide kado tersebut pasti menjadi inspirasi yang tepat ketika kita hendak memberikan kado pada remaja wanita. Buatlah dia yang menerima kado tersenyum senang karena mendapat hadiah yang bermanfaat di hari istimewanya.
Read More »

11 May 2016

Tempat Wisata di Surabaya yang Paling Ingin Dikunjungi



Kapan terakhir kali ke Surabaya?

Duh aku langsung merasa bersalah tiap kali ditanya hal ini. Sudah lamaaaa sekali aku nggak pergi ke kota ini lagi. Dulu waktu masih SD pernah ke sana sih, nengok kos-kosan Bapak yang waktu itu kuliah di sana. Trus pas kakak sulungku melanjutkan S2 di sana juga sempat main ke Surabaya dengan agenda yang sama : nengok kos-kosan :)  Dikira aku inspektor kos-kosan kali yak.

Emangnya pergi ke sana enggak piknik atau apa gitu?

Jujur saja sudah lupa nih waktu di Surabaya dulu pernah diajak kemana saja oleh alm. Bapak. Waktu itu beliau lebih cenderung mengajak aku touring saja sih dari Semarang ke Surabaya naik motor. Huaduuuhh... waktu itu sampe tepos rasanya berkendara sekitar 7 jam. Enaknya sih bisa brenti-brenti gitu di tempat mana saja yang disuka sambil berfoto ria. Waktu itu sempat foto-foto di depan Menara Kudus, terus juga narsis di Pantai Tuban saat perahu-perahu kecil warna-warni sedang sandar. Maaf ya ga bisa pamer foto, kepalanya masih telanjang waktu itu :)

Kini aku kembali rindu pada kota tersebut. Hanya saja sudah tidak ada saudara yang tinggal di sana. Ada sih sahabat blogger yang domisili di Surabaya. Bisa diagendakan nih ya kapan-kapan kalau merencanakan liburan keluarga harus ke sana ketemu dia. Yak yang tau yang tauuuu... tolong aku disambut yaaaaa *guyang teh :))

Anak-anakku sih paling gemar diajak bepergian naik kereta api. Udah kebayang nih asyiknya liburan ke Surabaya naik kereta api rame-rame. Mulai dari sekarang harus persiapan tempat wisata mana saja yang ingin dikunjungi saat nanti pergi ke Surabaya.

Ini dia tempat wisata di Surabaya yang paling ingin dikunjungi :

Monumen Kapal Selam
Ada beberapa kali aku baca postingan teman tentang tempat yang satu ini. Surabaya memang terkenal dengan wisata baharinya ya. Padahal Semarang juga punya potensi wisata bahari loh, tapi kenapa tidak ada kapal selam di sini ya hihihiii

sumber : initempatwisata.com


Monumen Kapal Selam atau lebih tenar sebagai Monkasel berada Jalan Pemuda, tepat di sebelah Plasa Surabaya. Kapal yang kemudian dijadikan monumen ini adalah kapal selam KRI Pasopati 410. Armada Angkatan Laut Republik Indonesia ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru. Waktu itu tugas yang diembannya lebih pada usaha untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia.

Klenteng Hong Tiek Hian
Di Semarang tersebar berbagai kelenteng karena pada jaman dahulu banyak peranakan Tionghoa yang berdatangan ke kota tercinta ini. Makanya ntar kalau pergi ke Surabaya juga pengin mendatangi klenteng yang ada di sana. Pengin menunjukkan ke anak-anak berbagai klenteng dengan legendanya ke mereka. Sama halnya nih kalau pas bawa mereka jalan-jalan ke Pecinan di Semarang, bawaannya pengin cerita ini itu ke mereka.

sumber : surabaya.panduanwisata.id

Klenteng yang dominan dengan warna merah ini terletak di Jalan Dukuh No 231 Surabaya. Kalau lihat ornamen-ornamennya ya sebelas dua belas ya dimana-mana. Hong Tiek Hian menjadi landmark kawasan Pecinan di Surabaya, tepatnya di sebelah timur Jembatan Merah.

Jembatan Merah
Nah, kalau ngomongin Jembatan Merah sebenarnya ini lebih pada rasa penasaran atas sebuah lagu dengan judul yang sama. Halah... udah umur berapa sih Neng kok lagunya Jembatan Merah ;)

Ya kan kalau di Palembang ada Jembatan Ampera dan di Semarang ada Jembatan mBerok (perbandingannyaaaaa....), di Surabaya ada Jembatan Merah yang dulunya menjadi saksi sejarah pertempuran 10 Nopember. Penting nih pentiiiingg... kudu ke sini. Anak keduaku kan lahir di tanggal yang sama. Wajib nih dia dibawa sowan ke sini :)

Melihat bentuk jembatan ini plus arsitektur yang nampak di seputarnya, jelas sekali kalau kawasan Jembatan Merah ini dulunya adalah tempat tinggal dan lokasi berdagang orang Eropa. Sama nih dengan kawasan Kota Lama yang seputaran Jembatan mBerok itu tadi.

House of Sampoerna
Pernah ya suatu kali pas baca novel Lupita karya Mba Dian Kristiani (sebentar lagi mau difilm-in loh, buruan baca bukunya dulu), aku jadi penasaran dengan salah satu tempat yang dikunjungi Lupita. Nama tempat itu adalah House of Sampoerna. Waktu itu beneran belum ngeh apaan sih itu House of Sampoerna. Terlalu khusyu' sama cerita novelnya sih, jadi ya gak kepikiran untuk browsing mencari tau tentang tempat tersebut.

sumber : surabayarek.com
Kirain bangunan bekas pabrik rokok yang sudah terbengkalai dan kemudian dijadikan museum atau apa gitu. Ternyata salah ih sodara-sodara. Sampai sekarang House of Sampoerna masih aktif digunakan sebagai tempat produksi rokok lintingan. Selain masih menjadi tempat tinggal keluarga Sampoerna, ternyata ada museum, toko cindera mata dan cafenya jgua. Bahkan ada tempat khusus untuk memamerkan karya seni para pelukis ternama Indonesia.

Aku tertarik nih untuk ikutan Surabaya Heritage Track (SHT) barengan anak-anak kalau misalnya masih ada. House of Sampoerna mengadakan program ini agar para peserta tour lebih tau tentang kota Surabaya di masa lalu.

Kayaknya nggak cukup ya kalau liburan bersama keluarga ke Surabaya kalau cuma 1 hari saja. Berhubung nggak ada keluarga, ntar bisa lah pilih-pilih hotel di Surabaya yang sesuai dengan selera dan budget yang ada.

Dari sekarang perlu segera mempersiapkan segala sesuatunya nih. Jadi ntar kalau pas jatah liburan sudah nggak puyeng lagi mau jalan-jalan kemana.
Read More »

04 May 2016

Pesona Wisata di Dusun Bambu Lembang



Sudah pernah dengar tentang Dusun Bambu?

Bentar lagi libur panjang kan ya ini? Pas banget dong kalau kita gerak cepat mempersiapkan rencana mau jelong-jelong kemana gitu. Nah, salah satu yang pantas dilirik ya Dusun Bambu

Dusun Bambu layak menjadi destinasi wisata dalam liburan panjang akhir minggu ini. Tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Burangrang Cisarua Lembang ini menyajikan area wisata yang dilengkapi dengan restaurant, villa serta Pasar Khatulistiwa dan Tegal Pangulinan. Hotel juga banyak tersedia di sekitar lokasi Dusun Bambu. 

Untuk sampai ke Dusun Bambu Lembang, bagi mereka yang berasal dari Jakarta, perjalanan darat Jakarta - Bandung bisa via kereta, bis maupun mobil pribadi. Biasanya sekitar 2 sampe 3 jam ya dengan kendaraan pribadi kalau pas nggak hectic ;) Siap-siap memanjangkan usus nih kalau pas musim libur panjang week end seperti ini. Apalagi buatku yang harus mengawali perjalanan dari Kota Lunpia dulu. Hoossshh... butuh obat kuat dan suplemen untuk daya tahan fisik nih ;)

Meskipun lelah karena perjalanan jauh, bagi yang muslim jangan lupa lho untuk tetap beribadah. Ada Masjid Alun-Alun Kota Bandung yang bisa kita gunakan untuk sholat maupun beristirahat sejenak selepas masuk kawasan Bandung. Ah, jadi ingat nih sahabat-sahabat blogger yang pada tinggal di kota ini. Halooooo teteh dan akang, temani aku doooonggg.... :) 

Menurut beberapa artikel yang kubaca, dari Alun-alun Kota Bandung ini kita bakal menempuh perjalanan lebih dari 1 jam untuk sampai ke Dusun Bambu. Dusun Bambu terletak di Jalan Kolonel Masturi Km 11. Bisa langsung free masuk ke sana nggak sih?

Well, untuk masuk ke Dusun Bambu kita beli tiket masuk dulu ya. Nggak mahal-mahal amat kok, cuma Rp. 15.000 per orang. Eh dengan catatan harga sewaktu-waktu dapat berubah. Mau ceki ceki lagi aaahh demi fix nya soal tiket masuk ini. 

Oh ya, di Dusun Bambu ini pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan atau minuman dari luar. Demi menjaga keamanan dan kesehatan kali ya jadi mereka menawarkan bundling service seperti ini. Ntar kalau pengunjung membawa jajanan dari luar trus kenapa-kenapa di sana, tentunya pihak pengelola bakalan kesulitan kan ya menemukan penyebabnya. Salah-salah malah dikira mereka lagi yang jadi penyebabnya. Reasonable lah kalau ada kebijaksanaan seperti ini. Aku sendiri maklum banget dengan ketentuan yang diterapkan beberapa tempat wisata berkaitan dengan hal tersebut.

Jika pergi secara rombongan, ada salah satu tips dari teman yang hobi jalan-jalan nih yang sampai sekarang masih kuingat-ingat : kumpulkan uang tiket menjadi satu agar lebih mudah mengkordinirnya. Daripada bayar sendiri-sendiri kan malah ribet. Belum kalau antriannya penuh sesak, kan kesian yang sudah agak berumur maupun anak kecil. Betul kan? 

Perlu nggak bawa kamera kalau pergi ke Dusun Bambu?

Gimana maksud loe yak halan-halan ke tempat asyik tanpa bawa kamera hihihiii... Bawa dong, kamera dari smartphone pun sekarang udah canggih-canggih kok. Mengabadikan keindahan di Dusun Bambu ga bakalan rugi deh. 

Tempat pertama yang bisa dikunjungi di Dusun Bambu adalah Lutung Kasarung. Kayak judul legenda yang sering kita dengar itu ya. Lutung Kasarung merupakan bangunan kecil menyerupai sarang burung yang berbentuk kapsul. Ada danau kecilnya dengan restaurant Purbasari di sekelilingnya juga loh. 

sumber foto : kabarrakyat.co

Beragam aktifitas bisa dilakukan di Dusun Bambu, mulai dengan naik perahu, bermain ATV,  latihan memanah dan menembak, dan tentu saja juga mencicipi beraneka ragamnya jajanan dan kuliner yang ada di Dusun Bambu.

Sebagai tambahan informasi nih ya, saat di Dusun Bambu jika ingin membeli sesuatu, kita harus menukarkan uang dengan kupon. Nanti pada saat ingin membayar dan membeli sesuatu, kita tinggal gunakan saja kupon tersebut.

Setelah puas mengunjungi satu persatu tempat yang ada di Dusun Bambu seperti Lutung Kasarung, danau dan Restaurant Purbasari, kita masih punya banyak tujuan menarik lainnya loh yang bisa dinikmati selama di sana. Ada camping ground dan wahana bermain anak-anaknya juga. Wiiihh... paket komplit kan ya kalau liburan ke sana mengajak serta buah hati kita. Masjid di Dusun Bambu juga cukup bersih dan nyaman untuk digunakan sholat bagi para pengunjung.

sumber foto : bisbandung.com

sumber foto : sauus.com

Eh eeehh.. ada juga loh tempat berkumpul yang asyik kalau pas rame-rame pergi ke Dusun Bambu. Itu, danau dekat kebun strawberry. Setelah capek keliling-keliling, bisa nih jadi alternatif untuk relax sejenak di sini.

Dusun Bambu merupakan tempat wisata yang tergolong baru di Lembang Bandung. Dulu udah pernah sih bareng teman-teman kuliah reunian di Lembang, tapi bukan di Dusun Bambu. Jadi tempat ini pantas ditarget untuk disambangi lah ya pas liburan. Buat teman-teman yang pas berkunjung ke Lembang juga, bisa banget nih mampir ke tempat wisata yang satuini. Selain untuk berwisata, tempat ini juga sangat cocok untuk dijadikan tempat pemotretan, baik itu untuk majalah, pre wedding, atau belajar photography. Spot dan areanya yang sangat indah amatlah disayangkan jika tak diabadikan.

Waaawww... udah kebayang ajah nih bisa update akun sosmed dengan setting tempat seperti foto-foto di atas tadi. Instagenic banget kan ya tempatnya. Ya kan ya kaaaan.... Mau capek atau ngantuk setelah menempuh perjalanan panjang, kalau liat tempat kayak gini sih demi apa ajah bakalan pose syantiek dan heboh deh ah ;) 

Yuukk liburan ke Lembang yuuukk... Jika ingin bermalam di sekitar Lembang, banyak loh hotel yang bisa dipilih. Nggak usah bingung tanya sana sini soal info dan harga hotel, coba aja klik di sini.
Read More »

02 May 2016

Ingat Pecel Madiun, Ya Ingat Mba Reni Judhanto

Bila ada yang menyebut nama makanan yang satu ini, memoriku seakan terbawa kembali ke tahun 1999, pertama kali aku menginjakkan kaki di bumi pecel yang satu ini ;)

PECEL MADIUN. Belinya harus di Madiun yak? *tanya sonoh sama sambel pecel 

sumber : faktakita.com

Berhubung susah banget nemuin Pecel Madiun yang bener-bener seperti apa yang pernah kucoba dulu di Madiun, pinjem gambar ya dari web lain. Secara umum orang makan pecel itu identik berlauk rempeyek. Paling ngehits memang rempeyek kacang sebagai teman kriyak-kriyuk si pecel ini.

Tapi, kalau teman-teman pernah menghabiskan waktu di Madiun, ntar bakalan tau deh kalau jodohnya pecel ini bukan rempeyek. Kata papa mertua yang asli orang Ngawi (Ngawi tuh tetanggaan ama Madiun) Pecel Madiun itu paling cocok ditemani oleh lempeng.

What? Lempeng?

Ini bukan lempeng yang bermakna pecahan kerak bumi loh. Jangan terlalu inget pelajaran sekolah ya, ntar jadi pinter loh ;)  Lempeng ini sebenarnya nama lain dari kerupuk gendar. Itu tadi di atas ada gambarnya. Di tempat tinggal teman-teman apa tuh namanya? Kayak kerupuk puli sih bentuknya. Tapi kalau pernah membandingkan secara langsung antara kerupuk puli dan kerupuk gendar ini pasti teman akan tau bedanya.

Sudah pusing dengan penjelasanku di atas?

Hahahahaa....nggak usah pusing lah. Dulu waktu pertama kali bekerja selulus kuliah, aku sudah pusing urusan Pecel Madiun ini. Setiap pagi, saat mencari sarapan, penjual makanan yang paling dekat akses ke kos ya penjual pecel ini. 6 kali seminggu nasi pecel setia menggelontor lidah dan lambungku. Bukannya nggak kreatif nyari sarapan ya, tapi emang penjual sarapan lainnya jauuuuhh banget lokasinya dari kos-kosan.

Hingga akhirnya ada satu masa aku berasa trauma gitu ketemu nasi pecel :))  Tapi nggak lama sih, wong pecel itu kan ya makanan yang sungguh eksotis, bikin rindu untuk bertemu lagi dan lagi.

Apa bedanya sih Pecel Madiun dengan pecel-pecel dari daerah lain?

Yang amat membedakan pecel satu ini dengan yang lain adalah taburan petai cina mentah di atasnya. Juga tambahan daun kemangi yang makin membuat aroma pecel ini terasa wangi. Di dekat rumahku sini di Semarang pernah ada penjual Pecel Madiun, tapi kok tampilannya tidak seperti pecel yang kumakan dulu di tempat aslinya.

"Orang sini pada nggak suka Mba kalau pecelnya ditaburi petai cina," begitu penjelasan penjualnya saat kutanya perihal tersebut. 

Nah, teman-teman sendiri suka nggak sih makan pecel dengan taburan petai cina plus kemangi? Kalau aku sih suka bangeeeettt... Petai cina dan kemanginya sih gampang saja beli di dekat-dekat sini. Sayangnya untuk sambal pecelnya agak susah nih ndapetinnya. Berbagai sambal kemasan yang dijual di supermarket masih kurang pas rasanya.

Untung saja aku punya teman yang tinggal di Madiun, blogger kalem yang biasa kupanggil Mba Reni. Reni Judhanto tepatnya nama beliau. Mba Reni ini baik banget suka bagi-bagi sambal Pecel Madiun ke teman-teman yang ada di grup whatsapp Embakceria. Aku salah satunya yang sudah pernah dapet kiriman sambal pecelnya yang memang kerasa banget kencur dan daun jeruknya itu. Syedaaaappp....

pinjam foto dari idahceris.com

Apalagi waktu kirim itu Mba Reni baik banget ngasih bonus krupuk jagung. Rasa jagungnya benar-benar nonjok deh kerupuk ini setelah digoreng. Kayak makan tortila chips itu loh, tentunya tanpa embel-embel perasa makanan ya. Udah sering keliling-keliling ke warung-warung kelontong untuk cari kerupuk jagung ini, tapi nihil nih. Mba... Mba Reni... ini kode garis keras looh :))

Walhasil ya setiap kali pengin banget menikmati Pecel Madiun, ya ingatnya ke Mba Reni Judhanto. Sepertinya Mba Reni ini layak deh mendapat predikat Blogger Sambal Pecel terheitzzz di muka bumi. Mba... aku padamu yo mbaaaaa....
Read More »