24 March 2021

Sikat Gigi Dua Kali Sehari Mulai Sekarang

 
Berapa kali sikat gigi dalam sehari?

Bakalan banyak yang heran jika ditanyakan hal seperti ini. Ngapain soal sikat gigi aja pake ditanya berapa kali dalam sehari? Bakalan pada jawab : ya dua kali sehari laaah...

Tapi yang menjadi pertanyaan, jawaban tadi tuh beneran dilakukan dalam kehidupan sehari-hari kah? Atau... jangan-jangan hanya sampai tataran jargon saja. 

Dulu waktu masih kecil, aku terbiasa menggosok gigi lebih dari dua kali malah. Bangun tidur pas mau subuhan, saat mandi sore hari, dan sebelum tidur. Sudah merasa top banget tuh rajin gosok gigi. Hingga masuk usia 40an hampir tak pernah punya masalah gigi kecuali tumbuhnya gigi geraham miring yang juga dialami oleh banyak orang lainnya.

Ternyata, kebiasaan menggosok gigiku tadi ada yang salah. Meskipun sudah lebih dari dua kali, ada urutan menyikat gigi yang masih kurang benar. Nah loh. 




World Oral Health Day 2021


Pas banget ketika ingin membincang tentang kesehatan gigi, aku mendapat kesempatan untuk mengikuti webinar yang dihelat oleh Kumpulan Emak Blogger bersama dengan Unilever Indonesia. Dalam rangka World Oral Health Day 2021, webinar yang mengusung tema #SikatGigiSekarang ini menghadirkan banyak pembicara yang kompeten terkait kesehatan gigi.

para narasumber di webinar Hari Kesehatan Gigi & Mulut Sedunia 2021


Hadir dalam webinar tersebut narasumber sebagai berikut:
  1. Ira Noviarti - Presiden Direktur Unilever Indonesia
  2. Dr. Gerhard Seebergers - Presiden FDI World Dental Federation
  3. drg. Oscar Primadi, MPH - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  4. drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. - Head of Sustainable Living Beauty & Personal and Home Care Unilever Indonesia Foundation
  5. Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K), MM - Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)
  6. Duma Riris - celebrity mom dan ibu dua anak

Setiap narasumber memberikan insight yang pantas kita catat. Masukan yang berharga sekali untuk dicatat berkaitan dengan kebiasaan baik menyikat gigi. 

Dr. Gerhard Seebergers dari FDI menceritakan tentang upaya selama 16 tahun mengedukasi anak untuk dua kali dalam sehari menyikat gigi. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan baik pada anak sejak dini. 


Kemungkinan anak-anak untuk tidak sikat gigi amat terpengaruh oleh kebiasaan orangtuanya juga. Ketika orangtua lupa sikat gigi, maka kecenderungan anak untuk tidak sikat gigi juga akan tinggi sekali. 

Lah papa mama tidak sikat gigi, ngapain aku harus sikat gigi? Mungkin bisa jadi akan dibantah seperti itu oleh anak. Hal ini dibenarkan oleh Duma Riris, seorang selebritas yang juga istri penyanyi Judika. Dia menggarisbawahi tentang kebiasaan sikat gigi anak akan dipengaruhi oleh perilaku orangtuanya. Anak tidak bisa sekadar diberi perintah untuk sikat gigi tanpa orangtuanya memberikan contoh. Metode memberikan teladan akan jauh lebih efektif dalam menciptakan kebiasaan sikat gigi dua kali sehari secara teratur

Lebih lanjut lagi, drg. Oscar Primadi, MPH menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa pandemi. Semua perilaku adaptasi kebiasaan baru dilakukan dalam rangka menumbuhkan perilaku hiudup bersih dan sehat. 

Kondisi tubuh yang sehat berawal dari kebiasaan menjaga kesehatan mulut. Yup, mulut yang sehat itu bisa jadi salah satu parameter kesehatan pencernaan juga. Kebersihan seluruh tubuh, termasuk gigi dan mulut, sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi di masa pandemi ini. Sikat gigi secara teratur menjadi perilaku yang penting untuk diterapkan.

Sejalan dengan peringatan World Oral Health Day (WOHD) 2021, beliau mengharapkan terjadinya perubahan yang signifikan pada masyarakat dalam hal perilaku hidup sehat, termasuk kesehatan gigi.  Kesehatan gigi merupakan bagian dari kesehatan masyarakat secara umum. 

Di Indonesia orang yang memiliki masalah kesehatan gigi terbilang masih tinggi. Melalui riset yang dilakukan pada tahun 2018, ditemukan fakta yang menyebabkan tingginya permasalahan gigi tadi. Ternyata perilaku menjaga kesehatan gigi masih kurang bagus. 

Ditambahkan pula oleh Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K), MM - Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), ketika banyak orang melakukan Work From Home, dimana yang bersangkutan tidak pergi kemana-mana, maka mereka pun jadi jarang sikat gigi. Bukannya memperpendek rantai paparan virus, justru kemalasan menyikat gigi ini bisa makin memperarah keadaan.

Oral hygiene sedapat mungkin benar-benar kita miliki. Caranya mudah kok, lakukan kebiasaan baik dengan sikat gigi dua kali sehari. Ketika rongga mulut kita bagus, maka kondisi badan secara keseluruhan pun akan bagus. 

Perlu diingat, rongga mulut ini merupakan tempat masuk segalanya ke dalam tubuh. Apabila sampai terjadi infeksi dalam gusi, maka virus yang masuk ke dalam mulut akan dengan mudah menyusup ke dalam pembuluh darah. Wuidiihh... ngeri banget kan ya. 

Oleh karena itu WOHD kali ini merupakan momentum penting di masa pandemi. Setiap orang diharapkan bisa memperbaiki perilaku menjaga kesehatan giginya. Berbagai terobosan telah dilakukan melalui kemajuan teknologi yang ada untuk memberikan pelayanan kesehatan mulut dan gigi. Berbagai inovasi dan kreasi berupa telemedicine, tele dentistry hingga telekonsultasi sangat mudah dicapai sekarang ini. 

 

Indonesia Bebas Karies 2030 


Masih teringat paparan dari salah satu narasumber pada webinar tersebut, yaitu drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Head of Sustainable Living Beauty & Personal and Home Care Unilever Indonesia Foundation. Tak hanya berusaha mengurangi permasalahan gigi saja, Unilever ternyata memiliki cita-cita pada tahun 2030 nanti Indonesia bisa bebas dari karies. 


Apa sih karies itu?

Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang menyebabkan timbulnya kerusakan jaringan pada permukaan gigi yang kemudian menjalar ke bagian pulpa (rongga di bawah lapisan gigi). Kondisi ini terjadi akibat proses demineralisasi dan remineralisasi pada gigi. Proses ini mengubah mineral pada gigi akibat adanya asam hasil produksi bakteri di mulut, yang kemudian berusaha dinetralkan oleh air ludah. (sumber : tanyapepsodent.com)

Perubahan mineral pada gigi ini menyebabkan rusaknya enamel gigi, lalu dentin, hingga pada akhirnya menyebabkan gigi berlubang. Karies gigi tergolong penyakit kronis karena terjadi dalam waktu yang panjang dan perjalanan dari kondisi awal hingga menyebabkan kerusakan tergolong lama. Jika dibiarkan makin lama, kerusakan gigi secara struktural tidak lagi dapat dihindari.

Terasa miris ya jika membayangkan hal ini terjadi pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Makanya nggak heran deh ketika Unilever memaparkan misi mencapai Indonesia Bebas Karies di tahun 2030. 

Paling tidak ada 3 program khusus yang digulirkan oleh Unilever terkait dengan usaha mencapai Indonesia Bebas Karies 2030 ini, yaitu:
  1. Program Sekolah
    Sejak tahun 1995 Unilever telah memberikan edukasi serta layanan pemeriksaan dan perawatan gigi secara gratis. Langkah ini telah menjangkau sekitar 22 juta anak Indonesia. Pada tahun 2025 yang akan datang, Unilever menargetkan 25 juta anak dapat teredukasi dengan baik. 

  2. Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)
    Mulai tahun 2010, Unilever bekerja sama dengan PDGI dan AFDOKGI dalam memberikan lebih dari 520.000 layanan periksa gigi gratis. Pada BKGN telah dilakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada lebih dari 30.000 masyarakat.

  3. Pahlawan Senyum
    Saat perayaan Hari Kemerdekaan tahun 2020 lalu, Unilever menggulirkan program #MemerdekakanSenyum para pemulung. Bekerja sama dengan Ikatan Pemulung Mandiri Indonesia (IPMI) dan kitabisa.com, mengumpulkan lebih dari 260 juta donasi yang dilipatgandakan. Donasi tersebut dikonversikan menjadi hygiene kits dan mesin press sampah.

Hambatan menuju ke Indonesia Bebas Karies 2030 ini lebih kepada kecenderungan masyarakat yang masih memiliki perilaku menjaga kesehatan gigi yang masih kurang baik. Fakta unik ini baru kuketahui saat webinar. Kecenderungan masyarakat menjaga kebersihan di masa pandemi rupanya tidak termasuk perilaku menjaga kesehatan gigi.

Pada November 2020 dilakukan survey global oleh Pepsodent pada 6700 responden yang berusia 18 tahun ke atas, meliputi 8 negara: India, Ghana, Indonesia, Vietnam, Bangladesh, Mesir, Italia dan Perancis. Hasilnya cukup membuat kening berkerut. Coba perhatikan nih:
  • 70% masyarakat Indonesia kini memberikan perhatian ekstra pada kesehatan fisik dan mental. Adapun perawatan gigi dan mulut belum menjadi prioritas.
  • 64% responden dua kali lebih mungkin mencuci tangan dibandingkan menyikat gigi (31%).
  • 52% menggunakan pembersih tangan dibandingkan obat kumur (20%)
  • 30% mengaku pernah melewati satu hari penuh tanpa menyikat gigi
  • 46% menyebutkan malas sebagai alasan tidak sikat gigi
  • 13% tidak menyikat gigi dua kali dalam sehari
  • 25% berangkat bekerja tanpa menyikat gigi terlebih dahulu
Temuan di atas menunjukkan kepada kita bagaimana perilaku masyarakat secara umum terkait dengan kecenderungan menjaga kesehatan gigi. 

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki semua itu?


Biasakan sikat gigi minimal dua kali dalam sehari, yaitu setelah sarapan dan menjelang tidur malam. Memberikan contoh kepada anak jauh lebih baik dibandingkan dengan sekadar memberikan instruksi. Teladan dalam penerapan dua kali sikat gigi dalam sehari ini kita harapkan menjadi senjata yang manjur untuk meningkatkan kondisi kesehatan gigi di masa mendatang.

Kita bisa mencapai kondisi Indonesia Bebas Karies 2030 jika bersatu padu menggaungkan semangat #SikatGigiSekarang. Jangan ditunda-tunda lagi. 

Mari kita sikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride yang ampuh melindungi gigi kita dari kemungkinan terjadinya gigi berlubang dan permasalahan gigi lainnya. 

Bagaimana denganmu, Teman, sudahkah engkau sikat gigi hari ini?



79 comments:

  1. Sikat gigi sehari 2 kali emang penting banget ya... Meski susah membiasakannya terutama ke anak-anak ..Kalo udah berlubang atau kena masalah gigi lainnya lebih riweuh..

    ReplyDelete
  2. Wah bagian anak 7x lebih lupa bila ortu ga sikat gigi ini menamparku sekali. Hoho. Secara aku mandi malam sekalian sikat gigi. Anak2 auto udah lama ga diingetin soal sikat gigi sebelum tidur deh. Hiks. Semoga ntar kalo bayi udah gedean bisa sama2 sikat gigi bareng sebelum tidur biar jadi kebiasaan baik. Aamiin. Demi Indonesia bebas karies 2030 nih

    ReplyDelete
  3. minggu lalu aku ngerasain sakit gigi gusi bengkak akibat tumbuh gigi geraham terakhir di paling ujung, wah itu rasanya mantapp banget sampe bengkak. padahal aku rajin sikat gigi sehari dua kali, gak kebayang deh sama yang gak rajin sikat gigi dua kali sehari gimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan memang aku paling bawel di rumah buat ingetin anakku untuk rajin sikat gigi setiap hari, setelah makan dan sebelum tidur

      Delete
  4. Gigi si nenek ini cuman tersisa kurang lebih 70%. He he .... Padahal dari muda lumayan rajin menggosok gigi. Terima kasih telah berbagi, Mba Unik.

    ReplyDelete
  5. Memang deh paling malas rasanya kudu menyikat gigi malam sebelum bobo. Kalau pas ada sisa makanan nyempil di sela2 gigi dan sakit ngilu, baru deh kelimpungan wkwkwkwk. Makasih sharingnya..kita jadi makin semangat membersihkan gigi deh.

    ReplyDelete
  6. 2030 Indonesia bebas Karies, semoga bisa tergapai yaa
    selalu sukaaa dgn edukasi dan semangat yg ditularkan Pepsodent
    Be proud of your mouth, keren mbaaa

    ReplyDelete
  7. Aku selalu rewelin anak2 nih mba.. alhamdulillah capek 🀣🀣 tapi demi mereka terbiasa dari kecil. Bebas karies yaa Indonesia.. programnya bagus 😍 moga terwujud

    ReplyDelete
  8. Aku dulu diberi contoh Bapak Ibuku tetang kedisplinan siikat gigi..Dan kuperhatikan pas sudah beranjak sepuh, gigi Beliau berdua lebih awet sehatnya daripada yang sebaya. Maka kukini juga sama, membiasakan dengan kasih teladan ke anak-anak terkait jaga kesehatan gigi ini termasuk kebiasaan rutin sikat gigi

    ReplyDelete
  9. aduh baca kalimat pembukanya langsung ketonjok saya. Hihi sikat gigi dua kali itu kadang masih dalam tataran idealnya bagi saya. Niatnya malam sebelum tidur mau sikat gigi, tapi udah tertidur duluan saat ngeloni si bungsu.

    ReplyDelete
  10. Udah tadi pagi sekali hehe. Kadang aku 3x malahan mbak sikat giginya. Habis makan siang jg sikat gigi. Enak aja gitu berasa bersih

    ReplyDelete
  11. Ini nih mba harus rajin karena kita akan manen pas udah usia 50an, kalau malas rusak deh gigi. Aku biasa gosok gigi habis makan sama mau tidur. Tapi habis makannya pagi gitu

    ReplyDelete
  12. Lah kok bisa berangkat kerja tidak sikat gigi, aduduhhh.

    Aku dulu juga tiga kali sikat gigi, dg jadwal sama kayak mba Niek. Karena merasa tiap mandi harus sikat gigi

    ReplyDelete
  13. Yo, mari kita gaungkan semangat dan kebiasaan untuk menyikat gigi 2 kali dalam sehari. Kalau kebiasaan baik itu sudah dilakukan setiap hari, yakin deh tahun 2030 kita bebas Karies gigi.

    ReplyDelete
  14. Kadang kalo udah ngantuk males banget sikat gigi. Tapi sekarang aku biasain habis isya langsung sikat gigi biar nggak lupa gitu. Karena sakit gigi itu sakitnya minta ampun hehe

    ReplyDelete
  15. Iya mbak, sikat gigi bukan cuma harus memperhatikan frekuensinya aja ya... Waktunya pun harus tepat...

    ReplyDelete
  16. Makanya anakku kalau disuruh gosok gigi maunya barengan sama aku kalau mamaknya mager pastilah dicerewetin anak2 ahhaha

    ReplyDelete
  17. pembiasaan sejak usia dini dan pemberian contoh oleh orang tua memang sangat perlu ya, termasuk dalam hal gosok gigi secara benar ini.. terima kasih sharingnya..

    ReplyDelete
  18. Kesehatan gigi nih emang oenting banget dan nggak boleh disepelein yaaaa.. yang utama pastinya nggak boleh lupa sikat gigi 2 kali sehari dan ke dokter gigi minimal 2 bulan sekali yaaa

    ReplyDelete
  19. Perlu banget edukasi tentang kesehatan gigi sejak dini. Karena kalau gigi rusak dan sakit, duhh..rasanya luar biasa sekali. Dan pasti berdampak ke kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    ReplyDelete
  20. Waduh, anak bisa 7X lebih besar kemungkinannya gak sikat gigi ya kalo orang tua lupa. Duh, kalo malam ya, aku abis Isya, sikat gigi, dan langsung tidur. Anak-anak biasanya sama bapaknya. Bapaknya ngingetin mereka sikat gigi gak, ya? Huhu takut banget deh mereka karies. Tahu sendiri deh gimana sakitnya sakit gigi. Kudu diwanti-wanti nih bapaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok kayak anakku, dulu waktu kecil rajin sikat gigi saat mau bobok. Aku bilang gak boleh makan atau ngemil lagi kalo udah sikat gigi

      Delete
  21. Yeah krn anak nyontek ortu.
    Kebiasaan membersihkan gigi kudu dimulai sejak kecil supaya gigi anak2 terawat ya mbak. Aku keknya anak2 lbh dr 2, soalnya abis sarapan atau makan siang kdng aku bersihkan lg.
    Aamiin 2030 bebas karies.

    ReplyDelete
  22. Oh jadi ini yang bikin senyum Mba Un selalu sehat dan indah mempesona ya?
    Hmm jadi ga salah pilih deh aku sama Pepsodent

    ReplyDelete
  23. wah benar sekali ya mbak uniek, dgn rajin sikat gigi dua kali sehari bisa membuat gigi kita sehat dan bebas dari karies
    apalagi klo disikat sama pepsodent, pasta gigi yang sudah teruji kualitasnya

    ReplyDelete
  24. Selama pandemi ternyata banyak yang makin kendor sikat giginya.
    Padahal kebersihan gigi dan mulut juga pengaruh ke kesehatan keseluruhan ya mba.

    Alhamdulillah saya juga ngga pernah punya keluhan masalah gigi sampai sekarang.


    ReplyDelete
  25. Ini nih slogan yang selalu saya sebut everyday buat ngingetin anak sikat gigi 2x sehari. Alhamdulillahnya anak saya biarpun masih kicik gitu semangat terus kalo diminta sikat gigi. Problematikanya skrg dy lagi maunya apa2 sendiri, bagus sih ya sebenernya cuma saya masih gemes aja liat dy kalau sikat gigi sendiri. Abis dy sikat gigi auto nyikatin lagi. Wkwk..

    ReplyDelete
  26. Alhamdulillah sudah membentuk kebiasaan baik menyikat gigi minimal 2x. Tinggal harus konsisten pergi ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.

    ReplyDelete
  27. Senyum cemerlang dan hepi banget mba Uniek. Aku di rumah Swedia dong pepsodent di warung kelontong emak mertua juga jualan.

    ReplyDelete
  28. Sudah dong mbak. Sudah 2X! ^^

    Kadang-kadang malah lebih, apalagi kalau habis makan makanan yg lengket di gigi dan gusi. Paling nyaman kalo langsung sikat gigi lagi saja

    ReplyDelete
  29. Orang tuanya dulu kudu rajin menyikat gigi baru bisa nyuruh anak-anak disiplin yaa hihihi anak mencontoh perilaku orang tua..

    ReplyDelete
  30. klo sikat gigi dua kali sehari sih sudah dilakukan rutin sama anak anakku, biasanya pas mandi sikat giginya
    yg masih blm disiplin adalah sikat gigi di malam hari sebelum tidur

    ReplyDelete
  31. Kemungkinan anak-anak untuk tidak sikat gigi amat terpengaruh oleh kebiasaan orangtuanya juga.
    Ketika orangtua lupa sikat gigi, maka kecenderungan anak untuk tidak sikat gigi juga akan tinggi sekali.

    Nah, naahh. Ini yg kudu di-BOLD dan di-Underline ya Mak Uniek.
    Harus biasakan gaya hidup sehat dan konsisten, supaya anak mencontoh yg baik2 yak.

    ReplyDelete
  32. Klo pas mandi sore ga sikat gigi kok berasa ada yg kurang&ga enak gigi rasanya ya? Kecuali pas puasa,krn ga makan apa2 ga sikat gigi sore juga ga masalah. Makasih mbak Uniek infonya...

    ReplyDelete
  33. Aku juga sikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur. Alhamdulillah anak-anakku sdh terbiasa juga. meski begitu, ternyata masih ada yg salah dg caraku menyikat gigi, haduh. Tapi gigiku skrg sdh aman semua, yg bikin sakit udah aku cabutin, hihi

    ReplyDelete
  34. Syudahhhhh. Sumpah syudah mbakkkk. Wkwkwkw. Bener juga ya, kalau orang tua aja lupa, anak2 makin sering lupa/gak sikat gigi. Pantes susah banget minta anak lanang sikatan sebelum bobok. Lebih2 kalo udah keburu capek

    ReplyDelete
  35. Aku masalah ama karang gigi nih. Belum berani juga ke dokter gigi untuk dibersihkan.
    Pepsodent memang udah jaminan mutu deh peduli kesehatan gigi. Bener juga ya...anak-anak gimana ortunya.

    ReplyDelete
  36. Iya sih mulut yang sehat itu bisa jadi salah satu parameter kesehatan pencernaan juga. Sering dapat di seminar tentang kesehatan pencernaan juga yang nantinya nyambung ke kecerdasan anak. Memang harus aware, yah.

    ReplyDelete
  37. Bagi saya gosok gigi sebelum tidur malam lebih penting daripada gosok gigi setelah bangun pagi. Selamat malam, Mbak Uniek.

    ReplyDelete
  38. Aku sama kayak Mbak Uniek nih, sukanya sikat gigi pas bangun tidur (sebelum sholat shubuh), pas mandi sore, dan sebelum tidur, hihi...

    Btw, di rumahku, dari saat aku masih kecil sampai sekarang udah punya anak 2, pasta giginya Pepsodent juga. Pernah coba pakai merek lain, tapi balik ke Pepsodent lagi. :D

    ReplyDelete
  39. Saat alami sakit gigi waktu kuliah, merupakan momentum aku untuk istiqomah menjalanai ritual sikat gigi 2 kali sehari, juga belajar cara menggosok gigi yang benar.

    Aku termasuk tuh orang yang sikat gigi keras-keras. Biar bersih, ceritanya.
    Ya ampyuuuun, ternyata itu salah, pemirsah!
    Terbayang aku betapa bertahun-tahun lalu aku melakukan kesalahan.

    Tapi itu dulu!

    Alhamdullillah kami sudah termasuk yang malah tak bisa tidur jika belum sikat gigi sebelum istirahat di malam hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya dari dulu malah takut sikat gigi keras-keras karena mudah berdarah.
      Sampai sekarang masih berjuang ini membiasakan anak.

      Delete
  40. Aku lagi ngajarin Manda nih utk sikat gigi malam. Dia suka ketiduran sebelum sikat gigi malam soalnya, huhuhu. Sementara kakak2nya juga sama aja, kudu disuruh dulu baru dikerjain 😩

    ReplyDelete
  41. Aku lagi ngajarin Manda nih utk sikat gigi malam. Dia suka ketiduran sebelum sikat gigi malam soalnya, huhuhu. Sementara kakak2nya juga sama aja, kudu disuruh dulu baru dikerjain 😩

    ReplyDelete
  42. Sekarang aku bahkan sikat gigi dulu, wajib, jika mau keluar rumah. Karena kan pake masker ya, nah, bau mulut tuh mantul dong kita cium sepanjang kita pakai masker. Hahahaha..itu sebabnya bukan cuma 2 kali sehari, tapi sebelum pakai masker wajib gosok gigi kalo aku. Nggak mandi gpp yg penting gosok gigi

    ReplyDelete
  43. aku juga selalu mencoba disiplin mba.. paling berat malam memang, sudah sikat gigi eeeh ngemil lagi hahaha. Tapi kalau siang aku sering gosok gigi setelah makan juga

    ReplyDelete
  44. Seumur hidupku, baru 1 kali ke dokter gigi, krn buat bersihin karang gigi.
    Tp soal sikat gigi, aku ga pernah lupa mbak apalagi klo mau tidur hehe

    ReplyDelete
  45. Kalau anakku bisa lebih mbak dari dua kali, udah malam sikat gigi, eh tru spengen ngemil jadi sikat gigi lagi pas mau tidur gitu aja tuh berulang kali soalnya takut lupa. Alhamdulillah gak ada keluhan sakit gigi. Dari kecil pakai pasta gigi Pepsodent anak juga nih

    ReplyDelete
  46. Permasalahan sikat gigi selain di rumah jg terbawa sampai sekolah. Bahkan dl pernah sih selama setahun ngajar kelas 5 gtu ada absen pagi "sudah gosok gigi belum?"

    Menerapkan ke Intan juga harus dengan contoh. Lagi2 anak itu peniru bgt ya

    ReplyDelete
  47. Sedang mulai berusaha membiasakan sikat gigi di waktu yang tepat nih. Karena sering malas sikat gigi di luar saat mandi tuh. Kalau sikat gigi malam juga harus cari ide unik biar anak nggak bosan

    ReplyDelete
  48. kalau urusan gigi jangan main - main yaaa mba Un..kalau sudah sakit rasanyaaa hehehehe. Kuncinya disiplin

    ReplyDelete
  49. sejak pandemi, saya belum berani buat kontrol ke dokter gigi mba,

    Duh, padahal wajib banget kan strict sama kesehatan gigi dan mulut.

    Sekarang aku makin jarang makan yang manis2 dan selalu berusaha sikat gigi teratur.

    ReplyDelete
  50. Sudah tentu sikat gigi sudah hari ini, dan sudah dua kali. Ingin juga ajarkan anak rutin sikat gigi nih, masih belum bisa kumur2 anakku yang balita

    ReplyDelete
  51. Yang berat sebenernya mengawali kebiasaan baik ya mbak. Jika memang sudah terbiasa, maka sikat gigi dua kali sehari ini kalau nggak dilakukan malah jadi ngerasa ada yang kurang.

    ReplyDelete
  52. Saya lebih dari 2x sih Mbak 😁
    Biasanya pagi saat bangun tidur
    Trus setelah makan siang
    Pas mandi sore
    Sama malam sebelum tidur
    Karena selain mulut rasanya nggak enak kalau nggak bersih, pengalaman bisa pengaruh ke tenggorokan juga
    Apalagi kalau makan sesuatu yang berlemak and msgnya agak banyak, tidur ga sikat gigi = besok tenggorokan sakit

    ReplyDelete
  53. Keren banget program Indonesia Bebas Karies 2030. Kalau di rumah anak diajarin sikat gigi dengan benar sejak kecil bisa nih terwujud.
    Anak-anak udah biasa sih sikat gigi kalau pagi tanpa disuruh, kalau malam ini yang harus berkali-kali diingetin.

    ReplyDelete
  54. Sebetulnya kebiasaan sikat gigi awalnya pagi hari mandi dan sore hari saat mandi sore. Tapi kayaknya emang yang terbaik ya pas sebelum tidur

    ReplyDelete
  55. Mulia sekali nih programnya Unilever: Indonesia bebas karies 2030
    Program2nya juga udah mendukung banget itu ya. Tapi tetep emang kembali lagi ke disiplin masyarakat dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut yaa... Siap jadi bagian yang berdisiplin, InsyaAllah

    ReplyDelete
  56. Wahhh thanks for the info Mbak. Walau tiap hari ku sikat gigi, ternyata banyak pemahaman kesehatan gigi yg aku belum tahu juga.

    ReplyDelete
  57. Penting membiasakan diri untuk sikat gigi 2 kali sehari, terutama setelah mempunyai Anak ya, karena kita akan menjadi role model bagi Anak-anak. Kebiasaan baik diharapkan akan menurun ke Anak-anak soal merawat gigi ini.

    ReplyDelete
  58. Kalau lagi nggak pandemi aku sama anak langganan datang tiap ada Bulan Kesehatan Gigi Nasional. Selebih dari itu aku alhamdulillah hanya satu-dua kali seumur hidup sakit gigi, dan nggak mau ngulang lagi!

    Alhamdulillah juga sudah rutin sikatan sebelum tidur, karena seringkali mulut asam tambah gak enak kalo dibawa tidur ya.

    ReplyDelete
  59. nah iya mbak, kayaknya aku salah di waktu deh.
    bener sih gosok gigi dua kali sehari,tapi ya pas mandi..
    hmm oke sekarang harus benar waktu gosok giginya

    ReplyDelete
  60. Berarti lebih dari 2x sehari itu salah Mbak? Kan kebiasaan kalau mandi sekalian sikat gigi ya πŸ™ˆ

    ReplyDelete
  61. Rutin dan disiplin menggosok gigi
    Karena kesehatan mulut dan gigi tak kalah penting. Dan hal ini mesti menjadi Sebuah keharusan apalagi jika sudah menjadi orang tua tentu akan menjadi contoh dan teladan bagi anak.

    ReplyDelete
  62. Kalau aku sih, selama ini udah sikat gigi 2x sehari. Udah kapok bermasalah sama gigi. Jadi, sebelum muncul masalah lain, mendingan dirawat aja deh.

    Yang jadi PR itu ya anakku. Ajakin sikat gigi kaya mau ajakin perang. Padahal kan gigi susu lebih mudah kena karies. Aku takut banget giginya kaya gigiku dulu. Gigis abis. Trus gedhenya harus pakai behel.

    ReplyDelete
  63. Iyaa gara-gara ikut webinar ini jadi lebih peduli kesehatan mulut dan gigi, ribut menyuruh anak-anak untuk rajin sikat gigi

    ReplyDelete
  64. Mulut menjadi parameter kesehatan pencernaan, tersentil jadinya. Karena kadang abai untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.
    Pepsodent ya memang selalu juara dengan produk dan aneka campaign edukasinya. Keren!!

    ReplyDelete
  65. Senang sekali rasanya mendapat senyuman dari seseorang.
    Terasa disambut hangat.
    Dan untuk menjaga senyuman agar tetap indah saat dilihat, perlu banget sikat gigi minimal 2x sehari. Senyuman bisa menambah semangat dan menularkan kebahagiaan untuk orang lain.

    ReplyDelete
  66. Wiwin | pratiwanggini.netApril 3, 2021 at 4:25 PM

    Anak pertama udah bisa ngurus dirinya sendiri termasuk rutinitas sikat gigi. PR saya sekarang adalah membiasakanya si anak bungsu untuk rajin sikat gigi juga. Dengan pada rajin sikat gigi, semoga program Indonesia Bebas Karies tahun 2030 bisa terwujud ya..

    ReplyDelete
  67. Aku sendiri kalau mau minta tolong Kecemut buat sikat gigi harus percaya diri kalau Mamaknya udah siat gigi duluan. Ngga berani asal nyuruh. Hahaha. Btw Bunn, kebiasaan sikat gigi kita bisa samaan, yaa. Sama salahnyaaa. Wkwkwk. (Tapi itu duluu) Pepsodent pilihan kamiiii.

    ReplyDelete
  68. 2x sehari pun kadang adaaa aja masalah gigi muncul ya mba. Gimana kalo enggak. Heu. Kadang jg 2x itu pas mandi doang. Pas malam sebelum tidur malah missed. Padahal itu yg penting ya

    ReplyDelete
  69. Kadang kalau siangny banyak makan aku juga bisa gosok gigi sehari 3x mak. Walau gigiku ga secemerlang model pepsodent ga mau banget kalau sakit gigi. Tapi ini kesadaranku dateng di usia 30an. Dulu mah males minta ampun hihihi malu ah

    ReplyDelete
  70. Intinya Penting bnget menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut ya mba..kalau dah sakit bakalan kerasa keseluruh tubuh mudah2an Kita bisa nih selalu jadi role model bagi anak2

    ReplyDelete
  71. Kalau anakku harus sikat gigi setiap habis makan soalnya udah terlanjur karies. Tapi sy bilang pakai odol nya 2 kali aja. Kadang kumur aja sih. Pake air garam

    ReplyDelete
  72. Wah iya nih, sikat gigi kudu rutin 2x sehari ya,, agar kesehatan gigi dan mulut terjaga. Kesehatan gigi menentukan jg ya kesehatan tubuh keseluruhan yaa

    ReplyDelete
  73. membiasakan sikat gigi dua kali sehari sangat penting ya untuk kesehatan gigi dan mulut. dan yang tak kalah pentingnya kita juga harus mencontohkan kebiasaan ini ke anak.

    ReplyDelete
  74. Program yang diusung semuanya keren banget ini.
    Menjaga kesehatan gigi dan mulut ini wajib banget ya mba, kalau nggak rajin dikit-dikit sakit gigi. Sedih. Webinarnya keren banget

    ReplyDelete
  75. bagus ya kampanyenya mbak, saya sebagai orang tua mendukung banget adanya kampanye sikat gigi minimal 2x sehari, karena walau bagaimana gigi perlu dirawat kalau gak mayan juga perawatannya kalau gigi terlanjur rumah. jadi usaha preventif ini ya

    ReplyDelete
  76. Kampanye seperti ini bagus yah, jadi dukung banget nih saya sebagai orang tua. Biar anak terbiasa juga soalnya agak susah membiasakan anak gosok gigi sebelum tidur.

    ReplyDelete