28 May 2021

Jalan-jalan Aman di Masa Pandemi

 
Kayaknya aku kurang piknik nih...

Hayo siapa yang saat ini di dalam lubuk hati menjerit-jerit seperti ini? Kayaknya hampir sebagian besar merasakan hal yang sama ya. 


Seakan sudah berabad-abad deh berada di dalam rumah. Bukan mengeluh dan meratapi nasib lho ya ini, sadar sesadar-sadarnya kok jika pandemi ini memang membuat kita harus membentuk pola hidup baru yang sama sekali berbeda dengan masa-masa sebelumnya. 

Ketika rasa ingin piknik itu datang, ini lebih karena hampir sebagian besar anggota keluarga merasakan hal yang sama. Terutama nih anak-anak yang harus menyesuaikan hidup kesehariannya, yang semula bebas bermain dan sekolah, dalam satu tahun terakhir ini harus bersabar untuk berada di rumah terus menerus. 




Tempat Wisata Ikonik di Semarang



Semarang merupakan tempat yang cukup unik untuk dikunjungi. Di salah satu bagian kota, Semarang berbatasan langsung dengan laut dan memiliki pelabuhan yang cukup populer sebagai tempat singgah berbagai kapal dagang dan pesiar. 

Namun Semarang juga memiliki kawasan perbukitan juga yang sering disebut sebagai Semarang Atas. Suasananya jauh lebih sejuk dibandingkan Semarang Bawah yang tak pernah luput dari terpaan angin pantai yang cukup hangat.

Jika berkunjung ke Semarang, jangan lupa untuk datang ke berbagai tempat khas yang menawarkan pesona tersendiri untuk dinikmati. Apa sajakah itu?

Beberapa tempat ikonik yang menyenangkan untuk dikunjungi di Semarang adalah:



1. Sam Poo Kong

Pengaruh budaya Tionghoa sangat terasa ketika kita memasuki kelenteng Sam Poo Kong. Kisah sejarah kedatangan Laksamana Cheng Ho ke daratan yang kini dikenal dengan nama Semarang ini memang telah banyak dikenal oleh masyarakat umum.


Selain bisa menikmati keindahan bangunan yang sarat nuansa merah dan cantik tersebut, kita juga bisa mempelajari sejarah kedatangan Laksamana Cheng Ho. Di bagian dalam tempat wisata ini, terdapat rangkaian relief yang runtut menceritakan kedatangan sang laksamana besar ini di berbagai wilayah Nusantara. 

Memangnya ngapain sih Laksamana Cheng Ho mampir di berbagai tempat di Nusantara? Hayuuk ke sini aja, Kelenteng Sam Poo Kong akan mengisahkan banyak hal kepadamu, terutama tentang sejarah mengapa bangunan ini didirikan di wilayah Semarang.



2. Kota Lama 

Kurang afdol rasanya kalau keliling Semarang tidak menjejakkan kaki di Kota Lama. Jika Jakarta punya Kota Tua, makan Semarang pun punya Kota Lama. Sama-sama wilayah kota yang memiliki ciri khas peninggalan gedung-gedung jaman kolonial Belanda dulu.

Salah satu spot cantik di Kota Lama, Semarang

Berbagai kota pelabuhan di Indonesia memang menjadi daya tarik bagi penjajah. Mereka mendirikan pusat pemerintahan maupun pusat bisnis di kota-kota tersebut.

Sebagai kota yang memiliki pelabuhan, maka Semarang pun menjadi salah satu lokasi dimana Belanda menjadikannya sebagai pusat kegiatan. Pada masanya, Semarang menjadi kota yang memiliki pusat perkeretaapian dan menjadi sumber distribusi gula yang sangat potensial.

Bagi penduduk Semarang, berkeliling Kota Lama merupakan hiburan tersendiri di antara kepenatan rutinitas harian. Yang perlu diperhatikan, jika ingin menikmati keindahan lokasi tersebut, pilih saja pagi atau sore hari di saat hari kerja, bukan akhir minggu, apalagi di hari libur. Biasanya orang-orang berjubel di sana di saat-saat liburan gitu. 

Asyik juga lho mengelilingi Kota Lama dengan menggunakan sepeda. Selain bisa berhenti dimana saja yang kita mau, terutama di bagian yang tak terlalu ramai pengunjung, kita juga dapat melanjutkan perjalanan ke Pecinan juga. Tak terlalu jauh kok dari Kota Lama yang bernuansa Eropa menuju Pecinan yang sarat dengan budaya Tionghoa. Bahkan bisa juga mengelilingi Pekojan yang sarat dengan budaya Arab.



3. Pecinan

Semarang memiliki beberapa wilayah hunian khusus berdasarkan kesamaan etnis. Jaman dahulu kondisi penjajahan kolonial Belanda membuat pemisahan lapisan masyarakat berdasarkan etnis tertentu.

Salah satu wilayah yang sangat khas dengan peninggalan budayanya adalah kawasan Pecinan. Sesuai dengan namanya, maka di kawasan ini akan terlihat kental sekali budaya Cina/Tionghoa. Berbagai kelenteng dengan dominasi warna merah ada di Pecinan.


Masing-masing kelenteng didirikan untuk menghormati dewa dan arwah leluhur bagi masyarakat keturunan Tionghoa. Kita bisa mengunjungi tempat-tempat ini asalkan tidak mengganggu mereka yang sedang melakukan ibadah di sana. 

Sebagai informasi tambahan, di Pecinan sini juga terdapat pasar yang wajib teman-teman kunjungi ketika datang ke Semarang. Namanya Pasar Gang Baru. Di sini kita bisa mendapatkan aneka sayuran segar dengan kualitas super. Aneka jajanan pasar yang sangat enak dan bervariasi juga bisa diperoleh di sana. Harus pagi-pagi datang ke tempat ini jika ingin mendapatkan belanjaan segar. Jangan lupa terapkan protokol kesehatan yaaa...



Amankah Jalan-jalan di Masa Pandemi?


Masih ada banyak tempat yang asyik untuk didatangi seperti Pekojan, Pagoda Avalokitesvara, Kampung Pelangi, Lawang Sewu, hingga Goa Kreo. Jika masih ingin mencari tempat wisata alam yang berudara sejuk, kita bisa melipir ke Kabupaten Semarang. 

Kabupaten Semarang memiliki tempat wisata alam yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Kota Semarang. Ya maklum aja, wilayahnya yang banyak terdiri dari perbukitan itu memang menjanjikan nuansa alam yang damai dan segar, jauh dari hingar bingar perkotaan.

Kita bisa menjelajahi Dusun Semilir, Cimory on The Valley, Taman Bunga Celosia, Gedong Songo, Eling Bening dan sebagainya. Segarnya suasana perbukitan yang berpadu dengan hijaunya aneka tanaman menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang merindukan dekapan alam.

Aman nggak sih jalan-jalan di masa pandemi gini?

Rangkaian protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak tentu sudah mendarah daging ya bagi kita saat ini. Setiap saat dan setiap waktu tak boleh lengah menjalankan ketiga prosedur standar ini.

Bepergian pun sebisa mungkin dibatasi, terutama ke tempat-tempat yang rawan bertemu dengan banyak orang alias bergerombol. Oleh karena itu, jika kita memutuskan untuk jalan-jalan bersama keluarga, harus bijak juga memilih tempat yang cukup aman untuk keluar rumah.

Berada di ruang tertutup disinyalir memiliki resiko yang cukup tinggi. Lebih baik ketika kita ingin mencari udara segar bersama keluarga, pilih lokasi di alam terbuka saja. Pilih waktu yang pas bukan di hari libur ataupun di akhir minggu (weekend). 

Kondisi orangtua yang harus work from home dan anak-anak yang masih belajar daring bisa disiasati ketika kita ingin jalan-jalan sekadar mengurangi kebosanan saat berada di rumah. Di antara berbagai lokasi wisata di Semarang tadi, mana saja kira-kira yang aman untuk dikunjungi?

Sebenarnya semua tempat aman dikunjungi karena pemerintah telah menetapkan standar yang ketat terkait protokol kesehatan. Semua tempat wisata telah diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan, melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin dan pembatasan jumlah pengunjung. Nah, tinggal kitanya aja nih yang mau disiplin atau enggak?

Pembayaran tiket masuk maupun sarana transportasi pun bisa kita lakukan dengan cara yang aman. Transaksi cashless sudah sangat umum dilakukan, ye kaaann...



Aman Bertransaksi Menggunakan PayLater dari Traveloka


Ketika kita hendak booking hotel, tiket pesawat, maupun tempat wisata, salah satu platform online andalan adalah Traveloka. Di sini kita bisa mendapatkan fasilitas apply kredit tanpa kartu kredit. Nah loh, gimana itu?

Pernah dengar kan tentang PayLater

PayLater adalah fasilitas keuangan dari Traveloka yang memungkinkan kita melakukan metode pembayaran dengan cara mencicil, namun tanpa kartu kredit. Metode pembayaran ini berlaku untuk semua produk yang tersedia di Traveloka, kecuali untuk beberapa produk Pembayaran Tagihan dan top-up Pulsa.

Aplikasi cicilan online ini dapat membantu penggunanya mewujudkan liburan dadakan dengan nyaman dan bebas ribet. Setiap pengguna aplikasi bisa membeli tiket dan produk-produk lainnya tanpa harus membayar terlebih dulu. Proses pendaftaran yang cepat dan mudah juga menjadi kelebihan PayLater Traveloka di samping tak ada biaya tahunan dan uang muka.

Susah nggak sih untuk mendaftar PayLater ini?

Enggak lah... Kita tinggal mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan di aplikasi tersebut. Untuk lebih mudahnya, kita install aja aplikasi Traveloka di smartphone. Lakukan langkah-langkah cara mengaktifkan PayLater Traveloka sebagai berikut:

1. Buka aplikasi Traveloka, lalu klik travelokaPay. Pilih yang PayLater yaaa..


2. Nanti akan muncul pilihan Pendaftaran PayLater.


Isi semua kolom isian, mulai dari data pribadi, keluarga maupun pekerjaan.


3. Siapkan identitas diri berupa KTP dan foto diri untuk keperluan verifikasi. 

4. Proses verifikasi akan berlangsung dalam waktu kurang lebih 1 jam. Pastikan diri kita dan keluarga yang tercantum di dalam data tadi bisa dihubungi yaaa..

5. Segera aktifkan akun Traveloka dan gunakan PayLater untuk berbagai transaksi di Traveloka.


PayLater bisa digunakan di Traveloka versi 2.19 ke atas untuk transaksi pembayaran berikut ini:
  • tiket pesawat
  • tiket bus dan travel
  • kereta bandara
  • kereta api
  • hotel
  • bioskop
  • kuliner
  • spa dan kecantikan
  • kamar budget
  • hotel last minute 

Bijak bertransaksi merupakan koentji. Yup, ketika kita sudah memahami prioritas dalam mengatur keuangan, maka kita bisa memanfaatkan berbagai kelebihan PayLater dari Traveloka ini. 

Keuntungan menggunakan Traveloka PayLater adalah kemudahan untuk membeli produk-produk Traveloka tanpa harus membayarnya di hari yang bersamaan. Seperti yang sudah disebutkan di atas tadi, kita bisa membeli produk Traveloka dengan cicilan tanpa kartu kredit.

Selain tiket pesawat, PayLater juga mempermudah kita untuk membayar reservasi hotel tanpa kartu kredit. Tiket kereta api dan tiket rekreasi pun dapat dibeli melalui metode pembayaran cashless ini.

Traveloka PayLater juga membantu pengguna membatasi pengeluaran. Dibandingkan dengan pinjaman online lainnya, PayLater menyediakan program cicilan Traveloka mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan. Bunga per bulan PayLater pun cukup ringan dengan limit kredit hingga Rp.50.000.000


Okay.... Sebentar lagi sudah akan memasuki masa liburan sekolah nih. Bagi para orangtua yang sekiranya membaca artikel ini, sudahkah menyiapkan rencana liburan yang aman untuk keluarga?

Yuk bagikan pendapatmu di kolom komentar. Terima kasih banyak sebelumnya yaaa... 

37 comments:

  1. yups..setuju banget bahwa bijak bertransaksi (termasuk pemanfaatan paylater yg praktis) adalah koentji. hepi2 saat jalan2 mestinya juga hepi setelahnya,hehe..

    ReplyDelete
  2. Aplikasi andalan buat sewa hotel sama beli tiket pesawat. Udh sering aku pake Traveloka, paling enak kalau beli tiket ke candi Borobudur, beli di traveloka masuk gerbangnya beda, bareng turis asing di gate satunya yg ada welcome drink gitu. 🀭

    ReplyDelete
  3. wah, sekarang traveloka juga udah ada fitur paylater. enak sih, jadi memudahkan ya bisa bayar belakangan..

    ReplyDelete
  4. Sekarang walaupun masih pandemi, tapi udah bisa jalan2 tentunya tetep mengikuti proses. Paling suka sama layanan PayLater Traveloka deh

    ReplyDelete
  5. Di masa pandemi ini aku memang sempat beberapa kali jalan-jalan, memang rata-rata larinya ke alama saja hehe. Nyari yang sepi dan terbuka banget jadi ga ada kerumunan yang riskan...

    ReplyDelete
  6. Rencana tempat yang dituju untuk liburan sekolah udah ada mba Uniek, kangen menjelajah wisata di kampung halaman. Tapi yaitu, harus perlu budget lebih kalau utk jalan seperti sekarang, selain prokes tentunya. Untung mbaca tulisan ini, bisa manfaatkan Paylater Traveloka. Yeay, bakal jd liburan nih.

    ReplyDelete
  7. Di masa pandemi seperti sekarang ini, aku pilih destinasi yang ngga terlalu ramai. Tetep prokes pastinya. Iya yah, kayaknya protokol yang kita jalani emang udah mendarah daging. Hehehe. Lumayan juga ya credit limitnya besar pake PayLater. 😍

    ReplyDelete
  8. saat ini nggak ada yang nggak kenal sama PayLater ya mbak.
    tinggal kita sebagai user yang harus smart saat menggunakannya.

    ReplyDelete
  9. Lama gak cek traveloka, sekarang ada paylaternya lagi ya. Bagus sih ini bisa dipakai buat yg ga punya cc dan ada urusan dadakan gitu.

    ReplyDelete
  10. aku juga sudah beberapa kali jalan2 pas pandemi ini, mbaa.. meskipun yaa tetap harus extra nih menerapkan protokol kesehatannya. untuk beli2 tiket aku juga biasanya pakai traveloka

    ReplyDelete
  11. Aplikasi andalan aku juga nih kalau mau jalan-jalan dan staycation. Memang praktis dan bantu banget dengan adanya aplikasi Traveloka ini, apalagi ada fasilitas paylaternya

    ReplyDelete
  12. Caii..tempat wisata yg lebih eksplore alam..jadi gak banyak kerumunan. Tetap aman wisata dimasa pandemi...wajib laksanakan prokes

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah sudah merasakan liburan aman dan nyaman ketika pandmi, yang pentinng pinter2 kita memilih tempat liburan ya Mba Uniek, plus pinter2 sacar bertransaksi biar aman pula di jaman now.
    Btw, ku beeloom pernah pake Paylater, nanti kalo urgent mau tak manfaatin daah.
    Kemoon kita liburaan!

    ReplyDelete
  14. Asik nih ada paylater Traveloka. Bisa direncanain mau kemana, budget berapa, dan sementara bisa dibayarin dulu kan sama Traveloka hehe. So, begitu travelling udah kelar, lanjut deh ngelarin paylaternya.

    ReplyDelete
  15. PayLater ini memang andalan buat jalan jalan ya mbak Uniek
    jalan jalan saat pandemi nggak masalah, asalkan kita dalam kondisi sehat dan menaati protokol kesehatan, ya kan mbak?

    ReplyDelete
  16. Aku pun selalu nyaman memakai aplikasi ini kalau mau hunting tiket pesawat dan lain-lain. Apalagi dengan adanya fasilitas paylater jadi makin memudahkan untuk traveling kapanpun dimanapun. Tetap jaga prokes tentu saja.. :)

    ReplyDelete
  17. Kalau udah gak pandemi, mau juga coba jalan-jalan pakai Traveloka PayLater. Gak jauh deh, Semarang aja gak papa. Sekarang belum dulu soalnya gak berani motoran sendiri. Naik kendaraan umum belum memungkinkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga Mbak senang jalan2, apalgi pake Traveloka Paylater.
      Semoga pandemi cepat berlalu dan kita semua bisa happy-happy

      Delete
  18. Kirain pay latter tu cuma buat tiket2 dan hotel tok mbak. Ternyatq macem2 ya bisa dimanfaatkan termasuk banyak pilihan juga di semarang. Thanks mbak infonya jd pengen nyoba booking treatment spa deh

    ReplyDelete
  19. traveloka ter-install di handphone ku untuk memudahkan jalan-jalan, traveling, piknik, entah sama teman ataupun sekeluarga

    ReplyDelete
  20. aku belom pernah ke 3 tempat itu mbaa.. padahal beberapa kali main ke Semarang dan sekitarnya, tapi malah belom pernah berpetualang di sana. pengen banget bisa jalan di kota tua, dan sam poo kong khususnya, hahaha.. semoga next time bisa

    ReplyDelete
  21. hehhe bener mbak, di rumah aja emang boring juga yaa, awal awal pandemi malah aku ga pernah keluar dari pagar rumah, setelah lihat situasi dan kondisi dan memang harus ke kampus ngurus segala macem, jadinya berani juga keluar. asalkan kita taat prokes, insyaAllah aman ya mbak

    ReplyDelete
  22. Paylater Traveloka ini memudahkan banget untuk traveler yang bujetnya ngepas untuk bisa melakukan perjalanan, asal ingat untuk bayar tagihan tepat waktu aman banget deh

    ReplyDelete
  23. Duh...udah lama ngak jalan-jalan nih, pingin ke Semarang lagi soalnya dulu cuma bisa mampir ke kota lama dan lawang sewu, maklum kampungnya di jawa timur jadi cuma bisa mampir sebentar, next kalau bisa pulkam mau mampir dan nginep di semarang, aku udah cari-cari hotel bagus di Traveloka.

    ReplyDelete
  24. Aku mba menjerit pengen piknik. Akhirnya biar ga stress suka diajak sama suami ke tempat yang dekat saja. Pengen main ke Semarang nih.

    ReplyDelete
  25. Sayang banget pas ke Semarang itu aku ga jalan2 cuma ke Lawang Sewu aja hehehe itupun malam dengan suasana temenku keringet dingin karena pas foto ada yang jablogin pintu...

    iya nih aku rindu piknik kemarin juga sempet searching beberapa tiket ke destinasi yang aku pengen smg bisa kesampean

    ReplyDelete
  26. sekarang kalo mau jalan-jalan ke mana aja ya pake aplikasi traveloka aja. Lengkap!

    ReplyDelete
  27. Pandemi gini emang bikin ragu ya jalan2. Kalau dah mumet banget di rumah sesekali yawda dilakuklan. Kalau prokes udah wajib dilakukan pakai masker, jaga jarak dll, trus paling bener2 mikirin pemilihan waktunya kalau bisa bukan wiken atau liburan, jd bisa lbh jalan2 bebas tanpa banyak ketemu org yg ke sana jg.

    ReplyDelete
  28. Kange Semarang banget bangeett..
    Biasanya main ke Semarang kalau mudik ke Surabaya. Dan nginep, karena Semarang kudu di explor kuliner juga wisatanya.

    ReplyDelete
  29. Beneran kangen jalan jalan, anak anak kayak nya juga dah pada bete belajar di rumah terus. Rekomendasi wisata di semarang nya jadi wishlist nih mbak. Aku tertarik ke kota lama

    ReplyDelete
  30. Salah satu wish list nih jalan-jalan ke Semarang, belum pernah ke sana... Asik ya ada pilihan paylater di Traveloka tapi tetap harus bijak menggunakannya kalau nggak jadi banyak cicilan hehehe

    ReplyDelete
  31. Aku pake travrloka juga mba enaakeeeun harganya pasti2 saja ga berubah. Enak juga bisa jalan2 duluan yaaa. Aku nanti aja nunggu ngumpul duitna πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  32. hopefully suatu hari bisa ke semarang huhu
    Dan keliling2 indonesiaaa

    Kangen banget travelling tanpa batasan sumpah

    ReplyDelete
  33. Kontur Sekarang yang Naik turun itu khas banget. Tiap lewat jalan tol saat mudik, senang deh melewati Semarang. Udah kelihatan kotanya, enggak cuma sawah seperti pemandangan di daerah lain.

    ReplyDelete
  34. Lebaran kemarin (kalau aja pandemi dah berakhir) aku berencana road trip ke Semarang dulu karena mau ke area pecinan. udah nyusun rencana, udah tahu mau ngapain aja. Eh, lha kok dilarang mudik. ya sudah, akhirnya gagal lagi. Semarang dan Solo ini dua kota yang jadi incaranku banget untuk area pecinan dan pasar tradisional. Gtau kenapa suka aja jalan-jalan ke area begini.

    ReplyDelete
  35. Sepertinya kita memang harus berdamai dengan keadaan. Jika jalan-jalan menunggu covid usai entah kapan. Jadi, memang kalau udah nggak kuat rasanya nyesek pengen jalan udah deh pergi saja asal menanati protokol kesehatan. Itu aku bicara pada diriku sendiri hehe.

    ReplyDelete
  36. Wahhh seru banget

    Btw aku juga kebetulan abis pake fitur ini nih buat beli tiket pesawat ke jakarta minggu depan

    Yeayyy finally keluar kota juga
    Sejak pandemi belum pernah lagi huhu

    ReplyDelete