Featured Post

#UsiaCantik dan Mengapresiasi Diri Sendiri

Bu, sekarang umur Ibu sudah berapa?   Pernah sesekali waktu anak keduaku nanyain umur model petugas sensus begitu. Iya sih, jawabnya me...

15 July 2015

Asyiknya Persiapan Idul Fitri di Rumah


Segala macam tentang mudik sedang jadi trending topic di berbagai media. Dan aku pun hanya menunduk lemas karena seumur-umur belum pernah mudik. Envy deh dengan keseruan mudik yang diceritakan teman-temanku.

Tetapi bukankah hidup harus terus berjalan? Nikmati sajalah asyiknya persiapan Idul Fitri di rumah seperti tahun-tahun sebelumnya. Empat tahun yang lalu masih bisa melakukan perjalanan luar kota yang bukan mudik, menengok satu-satunya nenek yang masih ada di desa masa kecil alm. bapakku. Namun karena kini nenek telah tiada, otomatis nggak ada lagi agenda bepergian. Mana jalur Semarang ke arah Yogyakarta dan Solo selalu padat merayap bagaikan wijen yang melapisi onde-onde itu. Tak tersibakkan deh kemacetannya. 

Di daerah tempat tinggalku, suasana jelang Idul Fitri terasa meriah sekali. Selain banyak anak cucu yang pada datang mengunjungi orang tuanya, mushola dan masjid yang ada di dekat rumah makin ramai didatangi orang. Selain ingin menuntaskan ibadah Ramadhan, di penghujung puasa ini tempat-tempat ibadah sudah mulai membuka penyetoran zakat. Berkantung-kantung beras pun akan mulai memadati tempat tersebut.

Selain yang berhubungan dengan ibadah, apalagi sih persiapan Idul Fitri? Harus beli baju baru kah? Duh, yang satu ini kalau dibahas pasti akan menimbulkan war baru lagi deh ;)  Ada yang merasa beli baju sendiri pakai duit-duitnya sendiri tapi kok dinyinyirin, ada lagi yang beranggapan tak perlu membeli baju baru padahal dalam hati sebenarnya udah ngelirik koleksi baju lebaran di online shop. Ya kan ya kaaaannn.... *memandang bayangan diri di cermin :)

Ya sudah deh, tak perlu bahas baju baru. Yuk mendingan ke dapur aja lah. 

tumisan ati sapi, kentang, kapri dan cabe merah -- siap untuk dimasak besok

Untung hari ini sudah libur lebaran, jadi bisa ikutan riweuh di rumah. Urusan masak-memasak memang bukan 'domain'ku, tetapi ya namanya hari spesial lah ya, ikhtiarnya juga harus spesial ;)  Persiapan memasak ini jadi ajang berebut talenan. Di rumah hanya ada 2 talenan, jadi saat Uti mengiris daging, aku mengiris rebusan ati sapi, maka si sulung yang mendapat tugas mengiris-iris kentang pun jadi geger enggak keruan karena tak kebagian talenan. Si talenan pasti bangga banget deh jadi primadona ;)

Mau masak apa siiiyyy rempong bener?

Seperti tradisi masakan lebaran lah, harus ada ketupat, opor dan sambel goreng ati. Sebelum besok dibumbuin dan dimasak dengan santan, hari ini semua bahan-bahan sambel gorengnya ditumis dulu agar nantinya masakan tidak mudah basi. Tak gampang 'ngiler' kalau istilah di daerah sini, itu tuh, kentangnya biar tak mudah berlendir apabila telat dipanasi.

Lebaran kali ini keluarga kami ketambahan satu orang anggota keluarga baru. Kakak keduaku kan beberapa bulan yang lalu menikah. Jadi lebaran kali ini, anak-anakku sudah punya dua orang pakdhe. Dua orang yang mestinya porsi makannya lebih gede dibandingkan kaum perempuan. Jadilah Uti mempersiapkan menu lain selain yang sudah disebutkan di atas tadi. 

daging rendang yang baru dipresto dengan bumbu dasarnya, belum ditambah santan

Meskipun kami sekeluarga besar terdiri dari orang-orang Jawa asli, tak ada salahnya menambahkan rendang dalam daftar menu lebaran. Beli daging sapinya sekalian untuk rencana memasak soto di hari kedua atau ketiga lebaran gitu. Kan setelah 'mblenek' makan yang bersantan kental, soto daging bening bisa menjadi pengurang rasa eneg. Okesip, mari lanjutkan asyiknya persiapan Idul Fitri di rumah ;) 

Daripada ngiri sama yang mudik, mendingan menyibukkan diri di dapur saja lah. Goreng yang ini juga yuuukkk...

kacang mede yang nggemesin ;)

Untuk cemilan, selain sudah menyiapkan kastengel dan nastar (andalan banget ini.... beli di penjual kue maksudnya), agar lebih meriah lagi keluarga kami juga memasak kletikan macam emping dan kacang mede. Yang model begini ini biasanya malah larisnya cepat sekali dibandingkan kue-kue. Baru saja dipindah ke toples dan dihidangkan di meja, tak berapa lama pasti akan lekas licin tandas. Mendingan ditata di toples-toples mini aja kali ya biar ngirit ;)

Bagi sobat blogger lainnya yang tidak mudik, apakah juga punya kisah asyiknya persiapan Idul Fitri di rumah? Share yuukkk....

17 comments:

  1. kacang mede biasanay ada di rumah mertuaku, berarti nanti mbak unik bawain aku tumisan ati sapi aja ya :) mbaaak aku lupa gak bawa Ilana Tan, baru inget hari ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. mb lid ditunggu oleh2 dari semarang dari mb uniek :D

      Delete
    2. Apa2an nih pake nunggu oleh-oleh? :p

      Delete
    3. Aku enggak masak rendang daging nih, masih sisa kah, hehehe

      Delete
  2. sama.. saya jarang mudik, tpi jarang persiapan di rumah, lebih banyak safari syawal ke rumah paman dan bibi hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nggak bisa safari kemana2 nih Mak, nggak ada saudara yg tinggal sekota nih.

      Delete
  3. aku rinduuuuu dengan rumah mak....semoga lebaranmu menyenangkan ya maaak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mama Bo... semoga rindunya lekas terobati dengan facetime yaaaa... muachhh muaacchh untukmu

      Delete
  4. Lebaran ini saya juga gak mudik mak, alhamdulillah malah jadi bisa beresin rumah, bisa main sama Alfi bis angeblog juga hehe. itu talenan saya juga punya 2, satu yg kayu, satu yg plastik, soalnya saya kalo masak juga rempong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, lebaranku penuh dengan agenda 'mengurus rumah' heheheee..

      Delete
  5. Nggak mudik juga nggak apa-apa
    Saya juga nggak mudik kok Jeng
    demikian pula sebagian orang kampung saya dan kampung sebelah jarang ada yang mudik.
    Salam sayang dari Jombang

    ReplyDelete
  6. mak unik rajin bingiiit, solehah bingit masak2 dan bikin kue..toop...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini pasti hinaan...hinaan bersalut tepung kagum bhahahaa.... hayookk sini mak buatin aq kue

      Delete
  7. Hihihi...bissa aja deh istilahnya! Kayak wijen di kueh Onde. Jadi ngebayangin onde pagi-pagi,nih! :)

    ReplyDelete
  8. Mom War Baju Lebaran. :D

    Btw, aku suka bangeet nget nget sama kacang mede. Pesan tanpa ongkir bisa tak? Wkwkwkwk

    ReplyDelete