22 February 2020

Dijamin Nagih, 5 Kuliner Legendaris Khas Malang ini Wajib Kamu Coba!


tak hanya kaya dengan beragam destinasi wisata, Malang juga menawarkan berbagai hidangan kuliner. Termasuk beberapa kuliner legendaris berikut ini.


Udah lama banget nih pengin bisa eksplor Malang bareng teman atau keluarga. Sudah kenal dengan beberapa bloger Malang, tapi kok ya belum rejeki ya bisa menjejak kota dengan kontur wilayah yang dingin dan sejuk ini. Malang menjadi pilihan favorit banyak orang untuk berlibur. Tak sedikit para pelancong yang menjadikannya tempat singgah untuk melepas penat dan quality time bersama orang terkasih. Apalagi, kota ini juga menyediakan berbagai jenis destinasi, mulai dari wisata alam hingga kulinernya yang menggugah selera.

Baca juga ini ya : 5 Alasan Harus ke Purwokerto


Berbicara tentang wisata kuliner khas Malang, ternyata banyak warung makan yang telah ada sebelum Indonesia merdeka loh. Ragam kuliner ini bisa dibilang tak lekang oleh zaman, karena hingga kini pun masih tetap populer dan diminati. Konon, hidangan legendaris ini tetap mempertahankan cita rasa yang khas, meski telah berada di generasi kedua atau ketiga. 

Penasaran seperti apa rasanya? Yuk, simak dulu informasinya berikut ini. 


1. Rawon Brintik 


Rawon Brintik, sumber foto : tribunnews.com

Di tengah dinginnya Kota Malang, menyantap seporsi rawon hangat bisa menjadi pilihan yang tepat. Terlebih, warung rawon yang satu ini tak hanya terkenal dengan kelezatannya, tetapi juga sangat legendaris karena telah ada sejak tahun 1942. Kabarnya, meski saat ini sudah memasuki generasi keempat, racikan bumbu, cara memasak, dan kekhasan hidangannya tetap dipertahankan. 

Secara tampilan fisik, keunikan Rawon Brintik terletak pada daging yang digunakan, yakni bagian dalam, daging lulur (sandung lamur), dan tulang muda. Sedangkan untuk racikan bumbu, kuncinya terletak pada takaran keluak sehingga hidangannya bisa sedap tanpa harus terlalu pekat. 

Jika teman-teman tertarik untuk mencicipinya, hyuuk cuuzz langsung berkunjung ke Jl. KH. Ahmad Dahlan No.39 Kota Malang. Semangkuk rawon hangat yang lezat ini bisa dinikmati dengan kisaran harga sekitar 30 ribu rupiah. 

2. Tahu Lontong 'Lonceng' 


Bagi masyarakat Jawa Timur, Tahu Lontong merupakan salah satu kuliner yang diminati. Hidangan berbahan dasar tahu telur, mentimun, kecambah, lontong, dan bumbu kacang plus petis ini akan memanjakan lidah dengan rasanya yang lezat nan khas. Buat teman-teman yang baru pertama kali mencicipinya pun dijamin takkan kecewa dan justru bisa ketagihan.


Tahu Lontong 'Lonceng', foto : matakota.id

Jadi, tak ada salahnya jika di sela-sela waktu menjelajahi tempat wisata di Malang, kita bisa menikmatinya sebagai menu makan siang atau malam. Salah satu tempat makan yang direkomendasikan adalah Tahu Lontong 'Lonceng' yang konon telah ada sejak tahun 1935. Istilah 'Lonceng' sendiri merujuk pada lokasinya yang berada di depan lonceng di kawasan Jl. Martadinata. 


3. Toko Oen 


Ternyata Toko Oen tuh nggak hanya di Semarang saja lho. Bagi yang ingin berkuliner sembari nostalgia dengan suasana zaman penjajahan Belanda, Toko Oen adalah pilihan yang tepat. Bagaimana tidak, toko yang berlokasi di Jl. Jenderal Basuki Rahmat No. 5 ini tak hanya menawarkan hidangan legendaris yang telah ada sejak tahun 1930, tetapi juga menyuguhkan interior tempat a la tempo doeloe. 

Kalau udah di sini, wajib cicipi sajian es krim yang dibuat dengan bahan alami dan resep rahasia. Dijamin, bakal nagih! Bagi yang ingin menyantap makanan berat, Toko Oen pun menyediakan beberapa pilihan, seperti Sup khas Belanda, steak, dan berbagai menu oriental lainnya. Jangan lupa cek kehalalan makanan juga ya di sana.

Tak perlu khawatir soal harga, karena kita bisa memanfaatkan promo cashback dari ShopBack. Dengan promo ini, kita bahkan bisa berkuliner tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Asyik kaann...


4. Ronde Titoni 




Menikmati suasana malam sambil ditemani semangkuk minuman jahe dan ronde adalah aktivitas yang patut dicoba. Kita bisa sekaligus nongkrong, berkuliner, dan menghangatkan badan di tengah dinginnya Kota Malang. Apalagi, yang kita kunjungi ini adalah kedai angsle dan ronde yang konon telah ada sejak 70 tahun yang lalu. Tak heran jika racikannya sangat khas dan bikin ketagihan. 

Penasaran seperti apa rasanya? Boleh deh dicoba keandalan cita rasa rondenya di Ronde Titoni di Jl. Zainul Arifin No. 17, mulai pukul 18.00 WIB. 


5. Soto Ayam Lombok 


Soto Lombok, sumber : ngalam.co

Bagi para pencinta soto, wajib nih nyobain cita rasa khas kuliner yang konon telah ada sejak tahun 1955 ini. Apalagi warung soto ini terbilang cukup populer, bahkan memiliki beberapa cabang yang tersebar di penjuru Kota Malang. Tapi ya gitu deh, emang harus rela antri di warung legendaris yang beralamat di Jl. Lombok No. 1 ini. 



Itulah beberapa tempat makan legendaris di Kota Malang yang bisa dicoba. Selain kelima tempat tersebut, tentunya masih banyak lagi wisata kuliner yang tak kalah enak untuk dicicipi.

Agar lebih hemat, ketika menjelajah Malang kita bisa memanfaatkan promo cashbackdari ShopBack yang bisa diperoleh dengan berbelanja online. Yuk, manfaatkan cashback dari ShopBack ini untuk menjajal beragam sajian kuliner!

75 comments:

  1. Makanannya sesuai iklim kota Malang yang sejuk ya..semua yang menghangatkan dan berkuah

    ReplyDelete
  2. Mba uniek huaaa aku jd pengen nangis liat makanannya :"

    Baru pernah ke toko oen sama nyobaim bakso asli malang. Klo ke malang lg pengen cobain semua menu ini

    ReplyDelete
  3. Tambah satu lagi, mbak, Bakso Malang Pak Dudut yang endeus malendes top markotop. Aaah jadi laper hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalau disuruh pilih diantara 5 kuliner itu, mungkin aku bakal pilih ronde, tahu lontong lonceng juga sepertinya enak, atau rawon brintik aaaah mau semuanya deh :D

      Delete
  4. Wah enak kabeh mba, ku belum pernah makan soto Lombok, kayanya seger banget tuh, pedesnya kaya apa tuh, banyak lomboknya ya mba?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena letaknya di jl lombok. sotonya pedes kalau banyak sambalnya. hihi. saya sukanya ronde, enak hangat...

      Delete
  5. dari semua list, ronde titoni yang belum pernah cobain

    next mau nyari tempatnyaa deh, hihi

    ReplyDelete
  6. Ronde sama rawonnya menggugah selera banget mbak uniek.. kapan ya aku bisa berkunjung ke malang, kebayang wisata jalan-jalan dan wisata kuliner sepuasnya hehehe

    ReplyDelete
  7. Yang ampuuun mba un aku jadi ngga sabaar deh main ke Malang dan wisata kulineeer hehehe. Semuanya ena - enak bangeet deh

    ReplyDelete
  8. AKu pernah makan semuanya, diajak temen berkeliling waktu di Malang meski kilat hahahaa. Wedang ronde, rawon, soto ahh semua suka aplagi kalo lagi adem2 gimana gituu.

    ReplyDelete
  9. Pengen ajak anak2 menjelajah Malang sambil hunting foto dan kulineran. Mudah2an bisa terealisasi tahun depan

    ReplyDelete
  10. Mbaa, kenapa aku belum pernah nyoba semua makanan ini pas ke Malang ya? Duh kayaknya harus ke Malang lagi

    ReplyDelete
  11. Belum pernah makan rawon. Dulu, kirain rawon itu kayak semur karena warnanya mirip. Tapi, sekarang penasaran juga karena kayaknya beda banget dari semur.

    ReplyDelete
  12. Wah aku jadi pengen coba semuanya mba. Mba kalau tahu lontong lonceng itu kayak gado-gado atau sayur pecel gitu bukan ya? Soalnya mirip. Terus mba aku baru tahu tenrnyata bisa berbelanja dengan shopback bisa banyak keuntungannya ya

    ReplyDelete
  13. Aduuhh jadi kangen Malang parah nih mbakk. Soto, rawon itu fave bgt kl lagi traveling. Kapan2 kucoba semua ah pas ke Malang

    ReplyDelete
  14. gemes lihat rondenya, apalagi malang lagi sejuk2nya. Memang kalo kulineran, yg favorit bukan cuma cari yg hitz tapi juga yang legendaris begini, udah nyata terbukti bertahun-tahun terpercaya dan laris soalnya.

    ReplyDelete
  15. juni saya mau ke malang mbak, yay ada postingan ini, jadi tahu kalau Toko Oen bukan ada di semarang aja :) mau ah ke sini nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama iih, teh...
      Aku juga tertarik sama Toko Oen.
      Kalau di Bandung tu semacam Roti Gempol gitu gak?

      Delete
  16. Baaah...padahal saya bacanya siang terik. Tapi kok mupeng lihat tampilan gambar rondenya yaa hahaha...saya juga baru sekali ke malang, itu pun duluuuu. dan belum ke sana lagi

    ReplyDelete
  17. Aku yg arek Suroboyo aja jaraaanggg banget ke Malang, Mba :(
    Mupeeenggg banget!
    Kulinernya enak2, murah2, hawanya sejuuuk
    Malang so lovely!

    ReplyDelete
  18. Langsung ngiler rondenya, pas baca pas dingin-dingin gerimis gini, jd langsung kebayang betapa nikmatnya semangkok ronde. Semoga suatu hari bisa liburan lagi ke malang. Ini kota sungguh uwuuu sekali 😁

    ReplyDelete
  19. noted mbak, kalo mampir ke malang mau cobain semua makanan ini ah, bikin penasaran nih semuanya, apalagi yang lontong hehhe

    ReplyDelete
  20. Liat beginin jd pen bgt kapan kpan main ke malang sekalian kuliner.. pling bikin mupeng itu soto ayam lombok nya nih hhaha

    ReplyDelete
  21. Wahhh bikin ngiken penampakan rawonnya, apalagi ada sambel setan. Eh tapi tahu lontong nya kayak kuliner Surabaya, mungkin karena deket juga wilayah nya ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kok typo sih, ngiler maksudnya.

      Oh ternyata Soto Lombok itu asal namanya dari lokasi berjualan nya ya mbak. Seger pasti makan soto di tengah udara Malang yang dingin

      Delete
  22. Kalau rawon brintik itu asal namanya dari mana, ya? Apakah karena toge pendeknya yang bikin tampak brintik, atau karena pemiliknya berambut brintik? Hehehe..

    ReplyDelete
  23. Aduuh Mbak, pagi-pagi gini lihat nasi rawon jadi lapeer!
    Kayaknya enak banget, deh, sarapan pakai nasi rawon atau nasi soto lombok, pastinya segeer..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa, semua kuliner di Malang tuh super endolitaaaa

      Delete
    2. Karena Malang sangat jauh, kayaknya harus bikin nasi rawon sendiri deh. Cari dulu resepnya deh!

      Delete
  24. Aku nggak tahu ya kenapa rawon itu kalo dimakan selalu identik ama telor asin. Kayaknya pas banget :)

    ReplyDelete
  25. Aku penasaran pengen deh nyobain nasi rawonnya kayaknya enak. Kalau toko oen itu sih emang udah legend banget ya

    ReplyDelete
  26. aku belum pernah ke malang, maakk... waktu tinggal di solo, ngegampangin krna deket. eh keburu balik ke bogor ga sempet ke malang hik hiki

    ReplyDelete
  27. Sayang banget pas ke Malang ga cicipin smeua kuliner ini mba hahaha duh jadi pengen semoga ntar bisa nih liburan ke sana

    ReplyDelete
  28. Wisata ke malang berarti mata sejuk, paru-paru segar, lidah dimanjakan, perut kenyang dan tidur nyenyak ya, mba. Malang aku padamu *efek Malang masih jadi kota impian inih*.

    ReplyDelete
  29. Wah..kelimanya sangat menarik nih. Catat2 dulu ah..mbok2 berkesempatan ke Malang lagi.. TFS dik..

    ReplyDelete
  30. Penasaran sama ronde.. manis banget ngg mba Un? Kalau ngg aku mau cobain

    ReplyDelete
  31. Raeon Malang emang enak. Warnanya ga sehitam rawom surabaya tapi rasanya ga kalah joss. Lontong lonceng aku malah baru drnger tuh

    ReplyDelete
  32. Penasaran dengan rawon brintik. Kok namanya brintik. Kalau di Jogja brintik artinya keriting

    ReplyDelete
  33. makannya bikin ngiler semua nih...
    tapi aku paling penasaran pengen nyobain rawon brintik nya :)

    ReplyDelete
  34. Duuh kangen banget sama rawon Malang. Sepertinya saya belum pernah menemukan rawon enak di Batam. Jadi ingin kembali main ke Malang.

    ReplyDelete
  35. Kangen Malang deeh, makanannya enak, wisatanya seru dan asyik untuk dijelajahi walau berjalan kaki, kapan ya bisa piknik lagi huhu

    ReplyDelete
  36. Ya ampun lihat rawon auto laper. Di Jogja jarang ada yang jual rawon. Ibuku suka banget Rawon ini dan pas ke Malang mampir ke sini juga

    ReplyDelete
  37. Fix, sesok masak rawon. Langsung ngiler aku sama kkuweknya. Apalagi pakek daging etelan. Hm
    .. yummyy!

    ReplyDelete
  38. Aku sih pgn nyoba si sotonya. Kulir Indonesia yg plg aku suka tuh sotoooo πŸ™ˆ

    ReplyDelete
  39. Ke 5 kulineran ini belum aku coba pas aku ke Malang mba. Malah cari baksonya waktu kesana hehe

    ReplyDelete
  40. Toko Oen yang di Semarang dan Malang itu sama gak, sih? Kayaknya sama, ya. Tapi, saya belum pernah cobain yang di Semarang. Kalau di Malang, suka sama lumpianya

    ReplyDelete
  41. Wah aku blm nyobain Rondenya. Kalau Toko Oen kmrn aku pas ke Malang gak nyobain krn banyak yg bilang ragu halal gaknya heuheu.
    Kalau rawon kmrn aky nyoba deket stasiun lupa namanya ntrvaku cek. Itu terkenal dan enak juga lho mba. Jd pas nyampek pagi sarapan itu nyam haha

    ReplyDelete
  42. rondenya dong my fav banget, selalu suka sam ronde sejak tinggal di Jogja, enak ke abdan hangat gitu, pas banget kalau dimakan lagi musim dingin begini

    ReplyDelete
  43. Wah Dewi sering ke malang tapi enggak pernah ke lima tempat di atas. Harus cobain nih! Selama ini seringnya berburu bakso dan nasi goreng. Makasih infonyambak Uniek, buat hidup Dewi lebih berwarna di kota Malang *cihuy...

    ReplyDelete
  44. Senang deh kuliner di Malang ya, aku juga suka maen ke sana apalagi pas jenguk mertua hehe

    ReplyDelete
  45. Duh, ngiler deh ah lihat makanan-makanannya. Udah pernah coba ke-5 jenis makanan ini. Tapinya bukan asli Malang sana. Yang ada di sini. Aku suka semuanya deh. Nah tuh ah, sekarang jadi kepengen makan rawon deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tadi ngiler sama Rawon, sekarang mupeng lihat soto. Banyakin sambelnya pasti maknyoooos :D

      Delete
  46. Hujan hujan gini jadi pengen makan ronde mbaaa. Pastinya enak nih mba dan bikin badan jadi lebih hangat

    ReplyDelete
  47. Di Malang ada rawon juga ya. Kirain cuma di Surabaya saja. Penasaran deh sama yang bau bau Belanda itu, wajib didatengin tu kalo udah sampai ke Malang.

    ReplyDelete
  48. Wah pas baca artikel ini pas mendung begini.. Semuanya bikin jadi laper dan kalo mau jajan bisa pakai shopback juga. Asyik nih. Di sini sudah ada belum ya

    ReplyDelete
  49. Wahhh pagi-pagi belum sarapan udah liat foto beginian. Bikin ngiler banget nih. Perut jadi krubuk-krubuk. Ntar kalau ke Malamg mau mampir juga ah ke sini..

    ReplyDelete
  50. Beberapa hari kemarin juga pas makan ada promo dari Shopback, kak..
    Tapi aku belum paham cara makenya gimana?
    Instal apps nya dulu gitukah...? Trus topup uangnya?

    ReplyDelete
  51. Mbak, baksonya manaaa? Hahah ke malang nggak lengkap rasanya kalo nggak makan bakso yang enak2 ituu huhu jadi ngiler :))

    ReplyDelete
  52. belum makan tahu lontong lonceng. saya kalau ke malang carinya ketan duren dekat alun2

    ReplyDelete
  53. Pagi pagi gini liat suguhan makanan berkuah bikin ngiler mba hehe, fix lah buat lunch nanti carinya sotonya aja

    ReplyDelete
  54. yaampun, malang tuh selalu menggoda untuk didatangi lagi dan lagii..
    btw, beberapa kali ke malang tapi belum pernah nyobain semua kuliner yang disebutin diatas..

    ah, cupu banget aku..

    wajib coba nih kalo ke malang lagi..

    ReplyDelete
  55. Enak-enak semuaaa makanan ini mbak Un. Semoga tahun ini bisa menjelajahi Malang ya. Ini belum waktunya makan siang jadi pengen makan haha

    ReplyDelete
  56. Waaa banyak yang enak ya. Apalagi Malang kan dingin, cocok kalau makan atau minum yang hangat-hangat. Aku pas ke Malang belum sempat kulineran

    ReplyDelete
  57. Rawon brintik, tahu lontong lonceng, dan toko oen emang favorit banget. Tapi masih banyak sih ya kuliner favorit di Malang, ada lagi rawon jenggot, rujak semeru, bakso dan mie dempo. Hiks, jadi kangen pengen ke Malang lagi

    ReplyDelete
  58. Ini menunya semua makanan yang kusuka, makanan yang cocok disantap di daerah dingin πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

    Keren ya, banyak yang masih eksis sejak zaman kolonial.

    Semoga aku bisa nyicip menu2 itu saat ke Malang. Aamiin...

    ReplyDelete
  59. Tahu telur sama tahu tek sama nggak ya Mbak? Saya dulu sering beli tahu tek khas Malang tp d Manado hihi

    ReplyDelete
  60. Mba Uniek, aku belum pernah ke malang lho.. tapi liat tentang kuliner malang di tulisan ini aku sih yakin kalo ke malang nanti bakal bolak balik makan 5 kuliner legendaris khas malang ini.. liatnya aja bikin nagih, apalagi kalo udah makan langsung yak..

    ReplyDelete
  61. Wih aq baru tau ada toko oen di kota Malang. Btw aq dah lama bgt gak k Malang, trakhir kali tahun 2011 wih udh 9th πŸ˜‚ yug lah mbak ksana sma GRes sambil kulineran

    ReplyDelete
  62. ini baca reviewnya jadi lapeer, Mba. Menggiurkan sekali. Saya bookmark nih, one day saya bermain ke Malang wajib mampir kesini, kalau ada waktu.

    ReplyDelete
  63. Aku baca ini pas Depok diguyur hujan dan Masyaallah...syedep banget dah rasanya ngebayangin doang hahha. Lapaar maaak

    ReplyDelete
  64. Dari lima daftar di atas baru mampir ke Toko Oen aja nih. Katanya ada bakso yang terkenal banget, lupa nama warungnya, tapi susah parkir soalnya mepet jalan raya.

    ReplyDelete
  65. 5 daftar diatas itu yang baru aku coba yg toko oen itu, yg eskrim legendaris hihi. Tapi untuk rawon, lontong itu memang list yg wajib di coba kalo d Malang

    ReplyDelete
  66. Rawon masuk juga, salah satu makanan kesukaanku

    ReplyDelete
  67. Mbak Unieeek, tanggung jawab nih aku jadi kangen berat sama Malang. Malang itu kota kelahiran ibuku. Duh ngiler berat lihat rawon-nya dan wedang ronde-nya.

    ReplyDelete
  68. Pengen yang ronde titoni mba uniek, dikasih es mantep banget itu
    huwaaa, lezat. Aku belum pernah makan itu semua. Ke Malang sekali doangdan belum sempat explore

    ReplyDelete